Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Kominfo Muba Siaga Karhutla, Dari Spanduk Sampai Podcast, Semua Dikerahkan Demi Hutan Tak Jadi Sate Alam!

Kominfo Muba Siaga Karhutla, Dari Spanduk Sampai Podcast, Semua Dikerahkan Demi Hutan Tak Jadi Sate Alam!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 524
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


ZAMAN sekarang, berita hoaks bisa nyebar lebih cepat daripada asap bakaran daun jambu. Nah, di Musi Banyuasin alias Muba, yang kadang panasnya bisa bikin gorengan mateng sendiri di luar rumah, Dinas Kominfo-nya nggak tinggal diam. Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga, bukan cuma duduk manis sambil ngopi, tapi udah ngacir ikut Bimtek Media dan Komunikasi Krisis soal kebakaran hutan dan lahan alias karhutla. Ini semacam pelatihan ninja komunikasi, biar pas asap mulai mengepul, mereka bisa nyebar info secepat admin gosip seleb TikTok.

Kebakaran hutan itu bukan cuma bikin udara jadi bau arang dan cucian bau asap, tapi juga bikin ekonomi nyungsep, kesehatan ambruk, dan pariwisata kapok datang. Makanya, Kominfo Muba ngambil jurus lima langkah selamatkan hutan. Dari flayer warna-warni sampai podcast ala-ala Deddy Corbuzier versi hutan, semua dikerahkan. Kalau bisa hutan diselamatkan lewat pantun, mungkin mereka udah bikin lomba pantun anti-karhutla di TikTok!

Strateginya?, jangan remehkan spanduk dan baliho, di Muba, itu bukan sekadar kain yang nyangkut di pohon kelapa. Tapi itu seperti billboard pengingat dosa kalau ada yang masih bandel bakar lahan. Dipasang di Ring 1 perusahaan, spanduk-spanduk itu seperti CCTV moral, ngingetin siapa pun yang lewat “Bakar lahan? Jangan bro, bisa nginap gratis di hotel prodeo!”

Gak cukup di jalan, kampanye juga nyasar ke dunia digital, flayer dan banner diposting di media sosial, bahkan sampai ke grup WA ibu-ibu PKK dan akun Instagram desa. Di Muba, admin medsos desa bisa lebih update daripada akun gosip nasional. Jadi, info tentang larangan bakar lahan bisa nyelip di antara foto kucing lucu dan resep pempek.

Dinas Kominfo Muba juga jago bikin konten, mereka nyetel podcast edukatif bareng BPBD dan Forkopimda di Radio Gema Randik 97 FM, lengkap dengan live YouTube di Muba TV. Jadi kalau ada yang bosan dengerin lagu galau, bisa dengerin edukasi soal karhutla. Durasinya? Cukup buat nemenin ngepel rumah sambil merenungi hidup dan pentingnya menjaga alam.

Layanan 112 pun jadi andalan. Gratis dan bebas pulsa, bisa dipakai lapor kalau ada titik api. Ini kayak hotline mantan, tapi bedanya nggak bikin baper, malah nyelamatin hutan. Bahkan, mereka punya grup WhatsApp 112 buat para petugas. Kalau ada yang nge-share foto api nyala, bukan dikomen “keren bang,” tapi langsung diterjunkan tim pemadam. Serius tapi tetap digital!

Bimtek yang diikuti Herryandi di Palembang bukan buat gaya-gayaan. Ini penting, karena komunikasi krisis itu seperti nasi goreng tengah malam harus cepat, tepat, dan bikin lega. Kalau telat, yang ada malah krisis tambah merajalela, informasi simpang siur, dan netizen langsung nyalain pemerintah padahal yang bakar si pemilik lahan.

Pepatah bilang “Lebih baik mencegah daripada menyiram”. Di Muba, pepatah itu diupgrade “Lebih baik bikin konten edukatif daripada bikin klarifikasi setelah api menjalar”. Kominfo Muba belajar dari pengalaman, bahwa mengedukasi warga itu kayak nyiram tanaman harus rutin dan sabar. Gak bisa sekali share langsung paham, kadang perlu diselingi giveaway biar semangat baca.

Apa jadinya kalau komunikasi nggak jalan saat krisis? Bisa kacau! Bayangin, warga lihat asap tapi nggak tahu itu dari bakaran sampah, ladang, atau mantan yang lagi ngamuk. Nah, di sinilah peran Kominfo kayak GPS moral mengarahkan publik menuju pemahaman yang benar, biar nggak salah sangka apalagi salah ambil tindakan.

Perkara karhutla ini bukan urusan sepel, ini urusan udara, kesehatan, ekonomi, bahkan masa depan. Tapi kalau dikomunikasikan dengan gaya yang bosenin dan formal kayak pidato Senin pagi, ya susah diterima. Makanya Kominfo Muba pakai bahasa rakyat, gaya medsos, dan platform digital. Karena kadang, satu meme bisa lebih nyadarin orang daripada satu pidato satu jam.

Langkah-langkah cerdas Kominfo Muba ini patut ditiru, bukan hanya karena mereka kreatif, tapi karena mereka sadar bahwa menjaga hutan itu bukan cuma tugas petugas. Tugas bersama, dari camat sampai emak-emak, dari pemilik lahan sampai admin medsos, karena kalau hutan terbakar, bukan cuma satwa yang kehilangan rumah, tapi kita semua kena getahnya secara harfiah dan metaforis.

Jadi, kalau ada yang masih iseng bakar lahan, siap-siap viral bukan karena jadi seleb TikTok, tapi karena masuk berita “Warga Dibekuk karena Bakar Hutan demi Tanam Singkong”. Sementara itu, Kominfo Muba tetap sigap, terus edukasi, dan bikin kita makin sadar jaga hutan itu gaya hidup, bukan cuma soal spanduk dan sosmed, tapi soal masa depan kita. Ingat! mending banjir like karena konten edukatif daripada banjir air mata karena asap!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapa Kampung Kapitan, Fitri Ingin Warga Aktif Sampaikan Keluhan

    Sapa Kampung Kapitan, Fitri Ingin Warga Aktif Sampaikan Keluhan

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda terus blusukkan ke tiap kelurahan yang ada di Kota Palembang. Tak hanya sampai disana, Fitri pun beraudiensi dengan ketua RT/RW, tokoh masyarakat dan warga di seputaran kelurahan yang ia kunjungi. Seperti hari ini, Rabu (13/3/2019) Fitri bersama jajarannya melakukan kunjungan kerja ke kantor Kelurahan 7 Ulu dan beraudiensi dengan […]

  • Warga Sumsel Dirantau Dihimbau Jangan Mudik

    Warga Sumsel Dirantau Dihimbau Jangan Mudik

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

    WARGA Sumsel yang ada diperantauan dihimbau jangan mudik saat Idul Fitri 1441 H. Himbuan ini dikemukakan Gubernur Sumsel Herman Deru ditengah wabah COVID-19 merebah saat ini. Dia juga menekankan, warga tersebut tetap berada di perantauan selama wabah Covid-19 masih menyerang secara masif di Indonesia demi keamanan bersama. Bahkan dia menegaskan, jika pun nantinya para perantau […]

  • Hotspot Lampung Melonjak, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Cegah Karhutla

    Hotspot Lampung Melonjak, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Cegah Karhutla

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Lampung melonjak menjadi 26 titik pada Kamis (27/8/2026) sehingga mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Beberapa hari terakhir, kenaikan hotspot Lampung terpantau. Data satelit NOAA20 pada Sistem Informasi Sipongi Kementerian Kehutanan menyebutkan 11 titik […]

  • “ Lupo Dengan Burung Dewek “

    “ Lupo Dengan Burung Dewek “

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.152
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini Kacibob lagi kesenengan meliharo burung setiap pagi apo sore selalu dimandike idak pernah telat buat mandike burungnyo, seperti biasa pagi ini pun Kacibob mandike burung kesayangannyo . Kacibob : “ Kur….. Kur…. Kur….. Burung bagus hargonyo mahal “ Bini Kacibob : “ Kak mandike burung terus dak malek apo ???? “ Kacibob : […]

  • Pemerintah Kembangkan IKM, Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional

    Pemerintah Kembangkan IKM, Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 831
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mendengarkan aspirasi-aspirasi yang disampaikan sebagai upaya untuk mendorong industri kecil menengah (IKM) untuk terus berkembang di pasar lokal maupun global, sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN). Hal itu dilakukan Menko Perekonomian saat mengunjungi dua lokasi usaha di Jawa Barat yang dapat tetap bertahan di masa pandemi. Dalam […]

  • Rakor dengan KPK, HD : Saya Bukan Mr Clean, Ingatkan, Tidak Ada Jual Beli Jabatan

    Rakor dengan KPK, HD : Saya Bukan Mr Clean, Ingatkan, Tidak Ada Jual Beli Jabatan

    • calendar_month Rabu, 5 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya dan Sekretaris Daerah (Sekda) Nasrun Umar membuka Rapat Koordinasi Teknis Manajemen ASN se Provinsi Sumsel yang diselenggarakan KPK RI, di Auditorium Bina Praja, Rabu (5/12/2018). Rapat ini diharapkannya dapat meningkatkan pencegahan korupsi di lingkungan Sumsel. “Saya bukan Mr Clean.  Sebagai Kepala Daerah […]

expand_less
WordPress Archive Magcloud – Hosting Domain Elementor Template Kit Maggz – Viral Magazine Theme Magic Answers plugin Magic SEO – Automatic WordPress SEO MagiCards – decks of cards to shuffle | WP plugin Magine – Business Blog WordPress Theme Maglobe – Magazine & News Elementor Template Kit Magnar – Elementor Agency WordPress Theme MAGNET – Creative Business WordPress Theme Magnis – Corporate Multipurpose WordPress Theme