Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » “Ketika Desain Jadi Jalan Menuju Indonesia yang Tak Cuma Maju Tapi Juga Nggak Ngenes”

“Ketika Desain Jadi Jalan Menuju Indonesia yang Tak Cuma Maju Tapi Juga Nggak Ngenes”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 625
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA baru saja meluncurkan logo baru untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-80. Bentuknya unik angka 8 dan 0 saling terkait membentuk simbol tak hingga atau dalam bahasa anak desain infinity.

Indah, filosofis nian katanya melambangkan kesatuan abadi. Tapi… di tengah gemerlap simbol itu, mari kita duduk sebentar, tarik napas dalam-dalam, lalu merenung (pakai sandal jepit juga boleh) apakah bangsa ini sudah menuju keabadian sejahtera, atau baru sampai keabadian seremoni?

Delapan dekade bukan usia main-main, kalau negara ini manusia, dia sudah sepuh, mungkin pensiunan yang tiap pagi nyiram tanaman sambil muter lagu Bengawan Solo. Tapi sebagai bangsa, usia 80 adalah titik refleksi apakah kemerdekaan ini sudah terasa nyata di dapur rakyat? Apakah pembangunan sudah membuat orang senyum sambil ngopi, bukan gelisah sambil nyicil?

Logo boleh ‘tak hingga’, tapi jangan sampai yang tak hingga justru antrean bantuan, cicilan utang, dan buffering pembangunan yang jalannya kaya siput kena flu.

Presiden Prabowo saat peluncuran logo bilang “Logo ini bukan sekadar visual, melainkan simbol pemersatu bangsa” Wah, mantap! Semoga logo ini benar-benar jadi simbol yang menyatukan bukan cuma menyatukan kertas spanduk dan baliho tiap 17 Agustusan, tapi juga menyatukan harapan dan kenyataan.

Proses desain logo ini keren, dikoordinasi Kementerian Ekonomi Kreatif, sayembara terbuka, kolaborasi dengan ADGI, dan hasilnya dipilih langsung oleh Presiden dari 245 karya. Ini bukan sekadar lomba desain, tapi bentuk kepercayaan negara pada kreativitas anak bangsa, dan ini patut diapresiasi.

Tapi seperti pepatah warung kopi bilang “Sebagus-bagusnya lukisan, tetap lebih penting nasi di piring”.Oleh karena itu,  desain boleh memukau, tapi jangan lupa rakyat butuh isi dukungan, ruang ekspresi, panggung usaha, dan lapak hidup yang layak.

Logo adalah wajah, tapi wajah yang cantik juga butuh hati yang hangat. Semoga semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” benar-benar menjadi arah nyata  bukan hanya tulisan di kaus panitia lomba balap karung.

Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menegaskan bahwa ini bukan akhir, melainkan awal dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif. Nah, ini kabar baik.

Ekonomi kreatif bukan hanya soal desain atau film, tapi juga tentang penjual stiker lucu, pembuat meme cerdas, tukang sablon, hingga pedagang konten edukatif di TikTok.

Kalau benar ruang-ruang ini diperluas, diberi pelatihan, dana, regulasi yang mendukung, dan akses pasar yang jelas kita bisa punya bangsa yang bukan cuma konsumtif, tapi produktif dan inovatif. Desain bisa jadi pintu rezeki, bukan hanya pajangan seremoni.

Seperti kata simbah “Jangan cuma mewarnai kertas, tapi warnai juga hidup sesama”

Peringatan HUT RI ke-80 ini bisa jadi momentum, atau cuma jadi monumen. Bedanya? Kalau momentum, ada gerak. Kalau monumen, ya… berdiri aja. Keren, tapi diam. Kita berharap, semangat yang dibawa logo ini tak berhenti di backdrop panggung upacara. Tapi masuk ke desa-desa, ke pasar-pasar, ke sekolah, ke aplikasi digital, ke jalan-jalan kecil tempat rakyat berjuang saban hari.

Karena rakyat itu nggak butuh simbol abadi kalau hidupnya masih abai. Tapi rakyat akan bahagia, kalau negara mulai serius memperhatikan hal-hal kecil listrik yang stabil, internet lancar, harga cabe yang ramah, dan lapangan kerja yang nyata, dan pupuk aman.

Logo ini keren, filosofinya dalam, harapannya tinggi, tapi mari kita sepakat yang abadi itu bukan hanya bentuk, tapi juga semangat.

Delapan puluh tahun merdeka semoga tak membuat kita lupa diri, jangan sampai yang dirayakan hanya simbol, sementara substansi tertinggal. Semoga logo ini bukan hanya jadi desain yang viral, tapi juga jadi jalan menuju kehidupan rakyat yang nggak ngenes lagi.

Karena pada akhirnya, kemerdekaan bukan soal meriah di bulan Agustus  tapi soal bagaimana rakyat tetap bisa tersenyum di tanggal-tanggal tua.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Dampak COVID Terus Berlanjut,  Bulog Siap Salurkan Bantuan Beras PPKM Tahap II

    Bantuan Dampak COVID Terus Berlanjut, Bulog Siap Salurkan Bantuan Beras PPKM Tahap II

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 714
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Kementerian Sosial memberikan kepercayaan kepada Perum BULOG untuk melanjutkan program Bantuan Beras terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap II menyusul selesainya Bantuan Beras PPKM untuk tahap I yang secara keseluruhan berjalan dengan baik dan lancar. Penugasan misi negara berupa Penyaluran Bantuan Beras PPKM tahap II ini, diberikan kepada 8,8 juta Keluarga Penerima […]

  • Teknologi AS, Presiden Meresmikan Pabrik Baja Berteknologi Tinggi di Banten

    Teknologi AS, Presiden Meresmikan Pabrik Baja Berteknologi Tinggi di Banten

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.540
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meresmikan Pabrik Industri Baja PT. Krakatau Steel (Persero) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Selasa (21/9/2021). “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim hari ini saya resmikan Hot Strip Mill #2 PT Krakatau Steel Tbk,” ujar Presiden Joko Widodo melalui siaran virtual yang ditayangkan laman Sekretariat Presiden (Setpres). Pabrik ini, lanjut Presiden, menggunakan teknologi modern yang […]

  • SABIC Peroleh Penghargaan Pemberi Kerja Teratas di APAC

    SABIC Peroleh Penghargaan Pemberi Kerja Teratas di APAC

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.950
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Selama sepuluh tahun berturut-turut, SABIC, pemimpin global dalam industri bahan kimia, telah diakui sebagai “perusahaan top Asia Pasifik” oleh Top Employer Institute, badan sertifikasi terakreditasi global. Fokus SABIC pada kepemimpinan yang berdaya dan berpusat pada manusia, serta merangkul teknologi yang membuat proses menjadi lebih sederhana dan mudah, telah menjadi kunci kesuksesannya yang […]

  • Arab Saudi Puji Haji Indonesia, Petugas Jadi Termotivasi

    Arab Saudi Puji Haji Indonesia, Petugas Jadi Termotivasi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Arab Saudi memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026. Apresiasi tersebut membuat para petugas haji Indonesia semakin termotivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaah, terutama menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Apresiasi itu disampaikan langsung Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah saat mengunjungi layanan […]

  • Hujan Di Pagi Hari

    Hujan Di Pagi Hari

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.758
    • 0Komentar

    Pagi ini awan gelap menutupi langit Seketika dunia di hiasi gelap Segerombolan monyet bergelantungan Berisik riuh menyambut cuaca pagi ini   Tak lama berselang hujan pun turun Membasahi bumi Hembusan angin kencang menyertai Lengkaplah sudah hujan di pagi hari   Secangkir kopi dilengkapi pisang goreng Menemani sahabat membaca berita daring Dari  hari ke hari berita […]

  • Nobar Film Dulmuluk Dulmalik, Kata Fitri – Nandriani :bukan sekedar hiburan, tapi sarat juga pesan moral & inspirasi, bisa jadi renungan

    Nobar Film Dulmuluk Dulmalik, Kata Fitri – Nandriani :bukan sekedar hiburan, tapi sarat juga pesan moral & inspirasi, bisa jadi renungan

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.703
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pasangan calon walikota dan wakil walikota Palembang Fitrianti Agustinda-Nandriani Octarina kompak nonton bareng film Dulmuluk Dulmalik, Senin malam (16/9/2024) di bioskop CGV Transmart Palembang. Film yang disutradarai oleh Aditya Gumay ini, tengah ramai di saksikan  oleh warga Sumsel karena kental dengan bahasa derah sumsel khususnya Palembang. Dalam sambutanya, Fitrianti mengaku bangga dan sangat terpukau […]

expand_less
WordPress Archive YITH Live Chat Premium YITH Multiple Shipping Addresses for WooCommerce Premium YITH Panarea | Restaurant and Food WordPress Theme YITH Panthea | Minimal WooCommerce Theme YITH Payment Method Restrictions for WooCommerce Premium YITH Paypal Adaptive Payments for WooCommerce Premium YITH PayPal Braintree For WooCommerce YITH PayPal Payouts for WooCommerce YITH Petshopper | E-Commerce Theme for Pets Products YITH Point of Sale for WooCommerce