Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » “Kuasai Mesinmu Sendiri”

“Kuasai Mesinmu Sendiri”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
  • visibility 662
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KECERDASAN buatan (AI) itu ibarat pesta pernikahan digital, maka selama ini Indonesia lebih sering jadi tamu undangan yang cuma dapat sisiran kue, bukan jadi empunya hajatan, duduk manis di pojokan, ikut tepuk tangan, tapi nggak punya suara soal musik apa yang diputar.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, akhirnya nyenggol kita semua untuk sadar diri jangan terus jadi penonton, ayo mulai nyusun panggung sendiri.

AI itu kayak gorengan, semua doyan, tapi nggak semua bisa bikin sendiri, di dunia, yang bisa bikin ‘gorengan AI’ level tinggi ya masih negara-negara barat.

Mereka punya minyak panasnya (komputasi), adonannya (data), sampai bumbunya (algoritma) sendiri. Kita? masih sibuk beli dari mereka, lalu dimakan rame-rame sambil nanya “Ini resepnya pakai apa ya?”.

Nezar nggak mau Indonesia cuma jadi ladang panen data buat AI luar negeri, beliau ngajak mikir, masa kita punya nikel, boron, sama segala macam mineral langka yang jadi ‘bahan baku AI’, tapi kitanya nggak punya dapur? Pepatah bilang, “Punya padi jangan cuma bikin bubur di warung orang”.

Masalahnya, selama ini kita kayak anak kos yang pengen bikin nasi goreng, tapi baru punya rice cooker dan niat doang.

Dana R&D kita baru 0,24% dari PDB, ibarat mau bikin sate kambing tapi baru punya tusuknya doang, komputasinya lemah, infrastrukturnya masih bolong-bolong, dan talenta digital kita masih kurang sekitar 2,7 juta orang. Waduh, kalau ini lomba estafet AI, kita baru ngikat sepatu.

Lucunya, walaupun AI itu ‘cerdas’, tapi tetap punya sifat ‘ikut siapa yang bikin’. Foundation model AI hari ini lahir di barat, dilatih dengan data-datanya bule, dan nilai-nilainya pun kearah situ semua, jadi jangan heran kalau AI sering ngasih jawaban bias, stereotip, bahkan kadang-kadang salah alamat.

Bayangkan kalau AI disuruh bikin skripsi tentang budaya lokal, bisa-bisa “rendang” disangkanya varian sambal Meksiko!

Nezar bilang kita harus mulai bikin regulasi sendiri, tapi regulasi yang bukan cuma copy-paste dari barat, melainkan yang ngerti “rasa” Indonesia. Kita harus punya ‘Atlas AI’ versi lokal, biar kecerdasan buatan juga paham, kearifan lokal itu bukan bug, tapi fitur.

Soal talenta? Ini nih PR besar, kalau talenta digital kita ini seperti sepakbola, Indonesia butuh pemain timnas sebanyak 12 juta orang, tapi yang sudah siap baru 9,3 juta.

Sisanya? mungkin masih nunggu dipanggil seleksi, atau masih sibuk main Mobile Legends. Nezar yakin, kalau SDM kita kuat, kita bisa akalin keterbatasan infrastruktur. Bahasa kampungnya, “Kalau otaknya encer, ember bocor pun bisa jadi gayung”.

Satu pesan penting, transformasi digital jangan dipisah-pisah kayak warteg, yang satu ambil ayam, yang satu tempe. Ini bukan lauk pauk, tapi satu rantai ekosistem.

Pendidikan, keamanan, ekonomi, hingga nilai lokal semua dan harus ikut muter roda digital bareng. Kalau satu macet, yang lain bisa oleng. Kayak motor triplek boncengan lima, kalau yang di depan ngantuk, yang di belakang bisa masuk parit.

Sudah waktunya Indonesia stop jadi konsumen pasif di meja makan AI dunia, punya bahan,  punya selera, tinggal  bangun dapurnya.

Jangan sampai anak cucu  nanti cuma bisa bilang “AI-nya pintar, tapi bukan buatan kita,”. Kata orang tua zaman dulu, “Orang bijak menanam pohon, meski tahu dia tak akan makan buahnya”.  Tanam sekarang, biar generasi mendatang bisa panen AI yang berdaulat, bermartabat, dan pakai rasa lokal!

Kalau AI itu masa depan, harus pastikan masa depan itu punya KTP Indonesia, jangan cuma numpang lewat di WhatsApp, tapi harus tumbuh dari tangan kita.

Ingat!, kecerdasan buatan itu penting, tapi yang lebih penting jangan sampai kita jadi bangsa yang kehilangan kecerdasan asli.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walkot Lubuklinggau Ajak Warganya Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Apa Komentar Stafsus Presiden ?

    Walkot Lubuklinggau Ajak Warganya Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Apa Komentar Stafsus Presiden ?

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

    KEBERHASILAN Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui RSUD Sekayu melakukan operasi  jantung terbuka kepada warga Indonesia di beberapa Provinsi khususnya di Sumsel dan Bangka Belitung (Babel) menuai apresiasi dan pujian dari banyak pihak. Kamis (18/2/2021) dalam rangka kunjungan ke Kantor Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono tampak Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe meminta bantuan langsung ke […]

  • Simak, Nah.. Ada Tips dari Febby Rastanty terkait bikin Foto OOTD Konser jadi Epic dengan Galaxy S23 Ultra

    Simak, Nah.. Ada Tips dari Febby Rastanty terkait bikin Foto OOTD Konser jadi Epic dengan Galaxy S23 Ultra

    • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.836
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Samsung -Menonton konser musisi favorit belakangan ini bukan hanya untuk menikmati alunan musik yang dibawakan di atas panggung. Di luar itu, yang tidak kalah penting adalah bagaimana memaksimalkan pakaian kamu agar bisa jadi outfit of the day (OOTD) yang epic di media sosial. Aktris dan entrepreneur Febby Rastanty jadi satu dari sekian banyak concert-goers yang senang mengabadikan ragam concert style di sosial media. Kehadiran […]

  • Ramadan & Jelang Idul Fitri 1443 H, Cari Solusi untuk Kendali Harga Sembako

    Ramadan & Jelang Idul Fitri 1443 H, Cari Solusi untuk Kendali Harga Sembako

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 881
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palembang  melakukan pengendalian terkait ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok serta barang penting lainnya nampaknya terus dilakukan saat ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Meskipun terdapat beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan dikarenakan adanya kemacetan panjang yang dialami oleh para pelaku usaha, namun Pemkot Palembang terus berusaha dalam mencarikan […]

  • Pandemi Belum Berakhir, Kapolda Sumsel Imbau Personel Polri Tetap Waspadai COVID-19

    Pandemi Belum Berakhir, Kapolda Sumsel Imbau Personel Polri Tetap Waspadai COVID-19

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    KEPALA Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Irjen Pol. Toni Hermanto, mengimbau kepada personel yang tersebar di 17 kabupaten dan kota untuk tetap mewaspadai penularan COVID-19 karena pandemi tersebut belum berakhir. Hal itu dinyatakan langsung dikatakan saat memimpin apel perdana mengawali tugasnya sebagai Kapolda Sumsel di mapolda Palembang, Kemaren. Masalah COVID-19 tetap menjadi perhatian utama dalam melaksanakan […]

  • Menkeu Bebaskan Bea Masuk Barang Yang Diimpor, Apa Manfaatnya ?

    Menkeu Bebaskan Bea Masuk Barang Yang Diimpor, Apa Manfaatnya ?

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK 175/PMK.04/2021 tentang pembebasan bea masuk atas impor kembali barang yang telah diekspor. Peraturan tersebut mulai berlaku efektif pada 4 Februari 2022 dan untuk memudahkan perdagangan. “Melalui aturan ini DJBC berupaya untuk menyederhanakan prosedur, memodernisasi pelayanan, serta meningkatkan kepastian hukum dalam memberikan […]

  • 3 Jurus Ini Diyakini Bisa Menyelesaikan Pandemi Covid-19 di Indonesia

    3 Jurus Ini Diyakini Bisa Menyelesaikan Pandemi Covid-19 di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19 saat ini masih terus berlanjut seiring kasus virus yang berasal dari  Wuhan China ini kondisi turun naik terjadi di masyarakat. Pemerintah RI terus berupaya menyelesaikan kasus tersebut, kerja keras pun tak henti-hentinya dilakukan pemerintah. Bahkan pemerintah juga selalu mengingatkan pemerintah daerah untuk terus mengingatkan masyarakat menjaga protol kesehatan [protokes] guna menekan angka penyebaran […]

expand_less
WordPress Archive CK – Lawyer Template Kit CL Team – Team Showcase WordPress Plugin Claire – Personal Portfolio Elementor Template Kit Clamby – Fashion Ecommerce Elementor Template Kit ClanyEco– Cleaning Services WordPress Theme ClaPat – Creative Masonry Blog WordPress Theme Classiads - Classified Ads WordPress Theme Classiera – Classified Ads WordPress Theme Classified Ads Script – Infinity Market Classifieds – Classified Ads WordPress Theme