Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » RI Ini Pasar Pempek, Masa Teknologinya Cuma Sambal Pecel? (Catatan Diplomasi Digital Prabowo-Putin)

RI Ini Pasar Pempek, Masa Teknologinya Cuma Sambal Pecel? (Catatan Diplomasi Digital Prabowo-Putin)

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
  • visibility 824
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau ada pepatah “besar pasak daripada tiang”, maka Indonesia ini kebalikannya besar pasarnya, kecil pasokan teknologinya. Bayangkan, negeri dengan lebih dari 270 juta penduduk ini ibarat kolam penuh ikan lele, tapi jaringnya bolong-bolong. Sementara tetangga sebelah udah pakai drone buat ternak, kita masih rebutan sinyal 4G di bukit dekat pohon kelapa.

Tapi tenang, angin segar digital datang dari arah Rusia, bukan angin dari Siberia yang bikin telinga beku, tapi angin diplomasi digital yang katanya siap bikin Indonesia naik kelas dari konsumen jadi pemain.

Presiden Prabowo dan Presiden Vladimir Putin baru saja menyaksikan langsung pertukaran MoU strategis digital di Istana Konstantinovsky, sebuah tempat yang terdengar seperti nama pemilik restoran caviar tapi ternyata markas diplomasi serius.

Lho, kok bisa Indonesia gandeng Rusia? Ya bisa aja, wong Rusia itu kayak tetangga yang rumahnya nggak mewah tapi WiFi-nya ngebut dan murah. Bayangkan, 92 persen warga Rusia sudah menikmati internet cepat dengan tarif langganan yang kalau dikonversi cuma Rp95.000–Rp160.000 per bulan,sementara di sini, kadang kuota 10 GB habis cuma buat nonton reels mantan.

Indonesia dan Rusia kini sepakat membentuk semacam Sub-Komite Khusus yang akan ngurusin semua hal mulai dari pelatihan SDM, pertukaran teknologi, produksi konten, sampai seminar bilateral, jika ini berjalan baik, bisa-bisa nanti kita punya film kolaborasi Petualangan Wiro Sableng di Moskow, he..he.

Indonesia ibarat pedagang pempek di pasar global digital. Pembelinya banyak, dagangannya enak, tapi belum punya dapur sendiri. Kita lebih sering jadi pasar empuk, bukan pemain kuat. Apa-apa download, apa-apa nonton, apa-apa impor. Tapi jangan salah, dalam dunia digital, siapa yang punya data, dia raja. Dan Indonesia itu harta karun data dunia, penduduknya banyak, yang main TikTok bejibun, yang buka e-commerce sambil rebahan makin merajalela.

Bandingkan dengan negara lain yang jumlah penduduknya cuma secuil, tapi udah jadi barista kopi digital dunia. Contoh Estonia, negara kecil di Eropa Timur ini hanya punya penduduk setara setengah kecamatan di Bekasi, tapi mereka udah bikin sistem e-government yang bikin kita ngiler. Semua serba digital mau nikah, mau bayar pajak, sampai nyalon kepala desa bisa online!.

Dengan kerja sama digital ini, kita punya peluang besar, tapi ya jangan mentang-mentang udah ada MoU, terus kita rebahan sambil ngopi. Ini bukan sinetron yang jalan sendiri. Kerja sama itu ibarat pernikahan, kalau nggak dirawat, bisa bubar sebelum resepsi. Indonesia harus serius, jangan cuma foto-foto di depan istana lalu hilang arah pas balik ke kantor.

Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital RI, udah bilang tegas bahwa diplomasi digital kita harus menghasilkan sesuatu yang konkret. Jangan sampai deklarasi dan dokumen itu hanya numpang lewat di laci menteri dan dijadikan alas laptop.

Indonesia ini punya potensi luar biasa SDM melimpah, pasar besar, dan kreativitas netizen yang kalau disalurkan baik bisa ngalahin Silicon Valley. Tapi ya itu tadi, jangan sampai kita cuma jadi pasar empek di kancah digital dunia. Sudah saatnya Indonesia bukan hanya menjadi tempat jualan, tapi juga jadi pembuat, penjual, bahkan penentu arah.

Pepatah bilang “Air tenang menghanyutkan, tapi kalau sinyal tenang biasanya ngilang”. Maka mari  bikin gelombang digital ini riuh dan produktif, bukan hanya jadi tren musiman. Dengan kerja sama bersama Rusia ini, semoga teknologi kita bukan cuma sambal pecel buat pempek global, tapi jadi bumbu utama peradaban digital dunia.

Disamping itu, jika Rusia bisa menginspirasi kita bikin internet murah dan cepat, semoga nanti kita juga bisa ekspor konten ke sana. Siapa tahu, sinema Indonesia bisa bikin orang Rusia nangis gara-gara kisah cinta di kontrakan Bekasi karena digitalisasi itu tidak mengenal batas, tapi niat dan kecepatan implementasi. nah, itu yang harus dibikin ngebut.

Kalau selama ini Indonesia lebih sering jadi tukang nge-like dan rajin scroll-scroll manja, maka kerja sama digital dengan Rusia ini ibarat upgrade dari hape jadul ke smartphone flagship. Ini bukan cuma soal sinyal lebih kenceng, tapi juga niat kolektif buat masuk ke dapur teknologi, bukan cuma nongkrong di terasnya. Rusia ngajarin kita bukan cuma cara mancing ikan, tapi juga gimana bikin pabrik jaring sendiri.

SDM kita dilatih, sistem kita dirapikan, dan anak-anak muda kreatif yang selama ini bikin meme bisa disulap jadi programmer dunia. Digitalisasi bukan cuma soal internet cepat, tapi tentang akses yang merata, ekonomi yang tumbuh, dan konten yang kita kendalikan sendiri. Jangan sampai, internet kita cepat tapi kontennya dari luar semua. Masa iya, negara segede ini kontennya cuma diisi prank gorengan dan drama perselingkuhan?.

Kerja sama ini juga jadi pelajaran bahwa dalam dunia digital, kita nggak bisa jalan sendirian. Butuh teman main, partner latihan, bahkan sparring partner dalam bertanding di ring ekonomi digital global. Rusia mungkin bukan negara tetangga, tapi mereka nunjukin bahwa kawan lama bisa jadi pemandu baru. Indonesia butuh lebih banyak kolaborasi strategis, bukan cuma kompetisi harga kuota. Tapi dengan modal pasar ratusan juta jiwa, kreativitas netizen yang nggak ada habisnya, dan kini sokongan kerja sama internasional yang solid, Indonesia punya kesempatan emas buat jadi barista digital dunia. Tinggal kita mau atau masih males manasin air, tinggal kita pilih juga mau terus jadi penikmat sinyal, atau mulai bikin jaringan yang bikin dunia ngiler?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Politik UIN Raden Fatah Gelar Seminar Motivasi Bertema Sukses Berpolitik di Usia Muda

    Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Politik UIN Raden Fatah Gelar Seminar Motivasi Bertema Sukses Berpolitik di Usia Muda

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.608
    • 0Komentar

    HIMPUNAN Mahasiswa Prodi Ilmu Politik UIN Raden Fatah Palembang, menggelar seminar motivasi dengan tema sukses berpolitik diusia muda. Acara dilaksanakan di aula FISIP, Rabu 27 Oktober 2021. Acara dihadiri langsung oleh ketiga Narasumber yaitu Jialyka Maharani , S.I. Kom yang merupakan Anggota DPD RI Perwakilan sumsel, Adzanu Gentar S.H. M.H merupakan Anggota DPRD Kota Palembang, […]

  • DLH Muba Edukasi Warga dan Tertibkan TPS Liar

    DLH Muba Edukasi Warga dan Tertibkan TPS Liar

    • calendar_month Jumat, 25 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Berkenaan dengan Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga (JAKSTRANAS), dimana ditargetkan pada 2025 sampah di Indonesia terkelola 100 %, dalam kaitan ini Pemkab Muba melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus gencar meminimalisir sampah dan tempat pembuangan sampah liar […]

  • Tutup Tahun,  Gubernur Sumsel Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai Rp244,4 Miliar

    Tutup Tahun, Gubernur Sumsel Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai Rp244,4 Miliar

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 790
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan Herman Deru melakukan pelepasan Gebyar Ekspor Komoditas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksankan di PT Berkat Makmur Kontainer, di Jl. R.E. Martadinata No. 3, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Kamis (30/12/2021) Sebanyak 16,61 ribu ton komoditas pertanian Sumsel senilai Rp244,4 miliar ini akan dikirim ke sejumlah negara. Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel mengatakan, pelepasan […]

  • Bina ASN Pemprov Sumsel, Herman Deru : Golnya Kesejahteraan Tak Bisa Ditawar-tawar

    Bina ASN Pemprov Sumsel, Herman Deru : Golnya Kesejahteraan Tak Bisa Ditawar-tawar

    • calendar_month Rabu, 2 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.242
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya bertekad terus akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan. Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan kekuatan yang besar salah satunya melalui kerja yang sinerji antara ulama, umaro dan umat. “Saya dilantik tanggal 1 Oktober lalu, waktu yang tersisa hingga habis tahun […]

  • Raker Forsesdasi Bahas Tiga Agenda Penting

    Raker Forsesdasi Bahas Tiga Agenda Penting

    • calendar_month Sabtu, 28 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.009
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, Jakarta – Sekretaris Daerah Nasrun Umar menggelar Rapat Kerja Dewan Pengurus Pusat Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) yang dipimpin langsung oleh Plh. Sekretaris Jenderal Kemendagri Hamdani di Hotel Aryaduta, Jumat (27/7/2018). Raker yang mengangkat tema “Bersatu Padu Menuju Aparatur Profesional dalam Rangka Mewujudkan Otonomi Daerah” berlangsung pada 27-28 Juli 2018 ini diselenggarakan bertujuan […]

  • Ada Pemotongan Bantuan Sosial,Sekda: Oknum, Siap-siap Kena Sanksi

    Ada Pemotongan Bantuan Sosial,Sekda: Oknum, Siap-siap Kena Sanksi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.264
    • 0Komentar

    PENERIMA Langsung Tunai (BLT) yang bersumber alokasi dana desa Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB Desa) yang sudah mulai digulirkan sejak kemarin, tidak boleh sama dengan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Hal ini penting untuk menghindari bantuan jatuh pada orang yang sama alias penerima bantuan ganda. Demikian disampaikan Bupati Musi […]

expand_less
WordPress Archive Oxygen – WooCommerce WordPress Theme Oyer – Lawyer & Attorney Elementor Template Kit Ozean – Water Sports & Surfing Elementor Template Kit Ozeum | Art Gallery and Museum Theme Ozeum – Modern Art Gallery & Museum Elementor Template Kit Ozlan – Minimal Portfolio WordPress Theme Ozod – Dark Digital Agency Elementor Template Kit Pablo Guadi – Handcrafted Jewelry & Online Shop WordPress Theme Pabrica – Engineering & Industrial Service Elementor Template Kit Package Quantity Discount for WooCommerce