Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Prabowo Subianto Pemimpin Ideal Indonesia

Prabowo Subianto Pemimpin Ideal Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 20 Nov 2018
  • visibility 1.140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA yang sedemikian luas wilayahnya dan beragam budaya serta agamanya membutuhkan sosok pemimpin yang punya wawasan kebangsaan dan mampu memberdayakan masyarakatnya.

Kita pernah memiliki sosok Presiden Soekarno yang dikenal sebagai solidarity maker dan Nation Builder. Lalu, Pak Harto yang waktu itu dikenal sebagai Bapak Pembangunan. Ada pula yang menyebutnya Market Builder. Pengganti selanjutnya mengusung jargon dan agenda baru, yaitu demokratisasi yang dimulai oleh Pak Habibie, Gus Dur, Megawati, Pak SBY, dan JOKOWI.

Dalam suasana sosial-politik, seperti saat ini, mungkin sosok presiden yang diperlukan mirip kapten sepak bola yang berperan sebagai play-maker.

Peran kapten kesebelasan adalah memberdayakan dan menyinergikan para pemain sehingga serangan berlangsung solid, terarah, dan efektif. Namun, perlu dicatat, sehebat apa pun play-maker, jika pemain lainnya tidakberkualitas, serangan juga akan tumpul. Jadi, sangat diperlukan sebuah team-work yang bagus dengan leadershipandal.

Demikianlah, hari-hari ini masyarakat sudah mulai menimbang- nimbang siapakah yang tepat menjadi presiden pada Pemilu 2019 nanti, yang memiliki wawasan kebangsaan dan mengetahui seluk-beluk prioritas tantangannya dalam skala nasional, terbentang dari Aceh sampai Papua.

Tetapi, sebagaimana sebuah kesebelasan sepak bola, posisi wapres dan jajaran kabinetnya sangatlah vital mengingat tidak mungkin agenda pembangunan bangsa sebesar ini hanya digantungkan harapannya kepada sosok seorang presiden.

Ini sebuah negara besar, bukan negara kecil. seperti Brunei atau Singapura. Menjadi sebuah tragedi jika yang terpilih menjadi presiden nanti tidak mampu memainkan perannya sebagai play-maker, sementara pemain lain mutunya tidak bagus karena menjadi menteri hanya lantaran jatah parpol yangtergabung dalam koalisi untuk memenangkan pemilu. Jika team-work seperti ini yang akan muncul pasca-2014, kita semua khawatir kondisi bangsa akan semakin memburuk.

Kita kehilangan momentum lagi untuk membuat berbagai prestasi dan terobosan dari kesemrawutan administrasi pemerintahan yang digerogoti oleh korupsi, lembeknya penegakan hukum, dan program pendidikan yang berjalan di tempat.

Dari sekian banyak pilkada yang angka golputnya rata-rata mendekati 40%, ini sebuah sinyal negatif yang mengkhawatirkan bahwa masyarakat semakin tidak percaya kepada calon- calon pemimpin yang ditawarkan oleh parpol.

Golput

Jika golput ternyata juga membengkak pada Pemilu 2019 nanti, ini mengisyaratkan turunnya kepercayaan rakyat kepada calon presiden yang pada urutannya akan mempersulit kepala negara untuk memberdayakan rakyatnya. Lebih mengkhawatirkan lagi kalau anggota kabinetnya juga semata perwakilan jatah parpol koalisi dengan mengorbankan prinsip integritas dan profesionalitas. Ini mimpi buruk bagi masa depan Indonesia.

Kita memerlukan presiden yang memiliki integritas kuat, memiliki rekam jejak perihal cerita suksesnya, memiliki karakter, dan menguasai problem bangsanya sehingga bisa tampil prima sebagai political playmaker. Jangan sampai pemimpin yang terpilih hanya karena modal popularitas dan legalitas, namun minus integritas dan kapabilitas. Apakah ada calon yang ideal yang mendekati kriteria di atas?

Jika kepemimpinan diproyeksikan sebagai sebuah tim, yang mesti diperhatikan adalah bagaimana menyusun team-work yang secara individual andal, lalu dicari presiden yang punya wibawa moral-intelektual untuk memberdayakan dan menyinergikan anak buahnya, bagaikan seorang konduktor dalam orkestra. Seorang presiden tidak mesti mengetahui secara detil persoalan bangsa.

Yang paling penting memiliki wibawa moral yang ditopang dengan wawasan global dan mendasar apa saja yang menjadi tantangan utama bangsa ini, lalu memilih jajaran pembantunya yang berintegritas dan andal kemampuan teknokratiknya.

Memimpin adalah menginspirasi. Memimpin adalah menggerakkan. Untuk itu, tanpa wibawa moral dan visi yang jelas, sulit menggerakkan anak buah, terlebih lagi menginspirasi dan menggerakkan rakyat Indonesia.

Dalam sejarah pergerakan, banyak tokoh perubahan sosial yang telah lama meninggal, namun pengaruhnya masih bertahan, bahkan berkembang, karena kekuatan ide dan gagasannya serta keteladanannya dalam mencintai dan melayani rakyat yang selalu diceritakan dari generasi ke generasi. Di era informasi ini, sosok seorang pemimpin yang sukses dan dicintai rakyatnya di sebuah negara akan mengundang simpati dan pengikut dari negara lain.

Sebaliknya, jika muncul sosok pemimpin yang dibenci dan dijatuhnya rakyatnya, akan cepat tersebar beritanya ke seluruh dunia dan akan menerima kecaman secara global. Jadi, kepemimpinan nasional di era informasi tidak hanya menjadi isu lokal dan nasional, tapi juga diikuti oleh masyarakat dunia. Dengan seluruh informasi tidak hanya menjadi isu lokal dan nasional, tapi juga diikuti oleh masyarakat dunia.

Dengan seluruh problematika yang ada sangat cocok jika negara ini di pimpin oleh sosok bapak Prabowo subianto, karena tidak kita ragukan lagi tentang kepemimpinannya dengan segudang pengalaman jika terpilih jadi presiden Indonesia nanti, rakyat pedalaman di Aceh sampai Papua akan merasakan dampaknya langsung, termasuk juga negara lain yang sudah puluhan tahun  menanamkan aset uang dan kekuasaannya di negeri dengan sumber alamyang kaya raya ini.

Kami selaku Caleg Partai Demokrat sangat yakin, untuk kemenangan Prabowo dan Sandiaga Uno. Keyakinan itu akan kami wujudkan dengan kerja keras untuk meyakinkan rakyat di setiap dapil yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin dengan cara menyapa langsung dan mendengarkan setiap persoalan yang ada di tenggah-tengah masyarakat sesuai dengan jargon kita Rakyat tidak boleh susah dan makin sejahtera.

Penulis   : Budina Sofyan

Wakil Sekretaris Demokrat Muba

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 50 Sopir Bus Trans Musi Ikut Simulator, Walkot : Keselamatan Penumpang Paling Utama

    50 Sopir Bus Trans Musi Ikut Simulator, Walkot : Keselamatan Penumpang Paling Utama

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    SEBANYAK 50 sopir Bus Trans Musi, PT Trans Musi Palembang [TMPJ] ikut simulator mengemudi kendaraan bus di Ballroom Hoten Santika Premier Palembang. “Yang pasti dalam bertugas harus tetap mengutamakan keselamatan penumpang. Karena disini semua ada standar kecepatannya. Jadi tidak boleh ngebut,”kata Walikota Palembang, Harnojoyo, Rabu [6/1/2021]. Harnojoyo mengharapkan, dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi […]

  • Perjalanan “Ksatria Merah Putih”, Lintas Benua Demi Garuda

    Perjalanan “Ksatria Merah Putih”, Lintas Benua Demi Garuda

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.861
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau bicara soal pengorbanan demi negara, empat pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa ini layak disebut sebagai “ksatria Merah Putih.” Ivar Jenner, Nathan Tjoe-A-On, Marselino Ferdinan, dan Ole Romenij harus menempuh perjalanan luar biasa melelahkan, melintasi tiga benua hanya untuk satu misi: mencuri poin dari Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Perjalanan […]

  • Jenguk Korban, Kakanwil Kemenag Sulsel Minta Jajarannya Pro Aktif Jaga Ketenangan Umat

    Jenguk Korban, Kakanwil Kemenag Sulsel Minta Jajarannya Pro Aktif Jaga Ketenangan Umat

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 697
    • 0Komentar

    BOM bunuh diri terjadi di kompleks Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulsel, Minggu, 28 Maret 2021. Ade sejumlah korban luka yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni meminta jajarannya untuk proaktif menjaga kondisi agar tetap kondusif dan umat beragama tetap tenang. “Semua jajaran Kementerian Agama di wilayah Sulawesi Selatan agar proaktif […]

  • Harus Terus Dicegah, Kemaren Kasus Covid Harian Terendah

    Harus Terus Dicegah, Kemaren Kasus Covid Harian Terendah

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 587
    • 0Komentar

    CATATAN kasus konfirmasi harian Sabtu (12/3/2022) menunjukkan penurunan cukup signifikan menjadi 14.900 kasus. Angka itu lebih rendah daripada kasus per 1 Februari 2022 lalu yang sempat menyentuh angka 16.021 kasus dan pandemi itu harus terus dicegah. Angka keterisian rumah sakit (RS) juga terus turun per hari ini menjadi 23 persen dibandingkan Jumat (11/3/2022) lalu yang […]

  • Pj Bupati OKI serahkan remisi secara simbolis kepada Narapidana dan Anak Binaan

    Pj Bupati OKI serahkan remisi secara simbolis kepada Narapidana dan Anak Binaan

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Masih dalam rangkaian Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2024 tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir, Pj. Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si bersama Forkopimda OKI menyambangi Lapas Kelas IIB Kayuagung untuk menyerahkan remisi secara simbolis kepada Narapidana dan Anak Binaan. Penyerahan Remisi ini dilakukan usai acara Ziarah Nasional di TMP Kesuma Negara […]

  • Berkah HUT-1338, Palembang Diberi Kado Senilai Rp123 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur, Gubernur Pesan Ini, Walikota Jawab Begini  

    Berkah HUT-1338, Palembang Diberi Kado Senilai Rp123 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur, Gubernur Pesan Ini, Walikota Jawab Begini  

    • calendar_month Kamis, 17 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    PUNCAK peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke 1338 dilakukan Sidang Paripurna Istimewa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berjalan dengan khidmat, meski ditengah Pandemi Covid 19. HUT Kota Palembang dilaksanakan sederhan tanpa pesta rakyat, karena sejak dua tahun masih dilanda pagebluk. Meski ditiadakan pesta rakyat seperti HUT Kota Palembang, namun dibalik itu ada berkahnya, […]

expand_less
WordPress Archive Media Consult – Business WordPress Theme Media Grid | Overlay Manager Add-on Media Grid – WordPress Responsive Portfolio Media Hovers WordPress Plugin Media Library Categories Premium MediaCenter – Electronics Store WooCommerce Theme MediaDesk – Magazine WordPress Theme MediaFoundry – Creative Production Studio Theme Median – Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Mediax – Health & Medical WordPress Theme