Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Judi Online Berkedok Kripto, Polymarket Diblokir

Judi Online Berkedok Kripto, Polymarket Diblokir

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU dulu judi online identik dengan gambar slot warna-warni yang berkedip seperti lampu hajatan, kini tampilannya jauh lebih “rapi”.

Apalagi platform prediction market seperti Polymarket belakangan ini menjadi sorotan, karena menggunakan sistem berbasis blockchain dan aset kripto untuk memfasilitasi aktivitas spekulasi terhadap suatu peristiwa tertentu.

Platform ini ada yang menggunakan grafik naik turun, istilah blockchain, dompet kripto, sampai prediksi politik dan ekonomi, sekilas terlihat seperti diskusi anak startup.

Di situlah wajah baru perjudian digital muncul, tampil modern, namun tetap mengandung taruhan uang.

Pemerintah pun akhirnya turun tangan, melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses situs Polymarket di Indonesia. Platform berbasis prediction market itu dinilai tetap masuk kategori judi online karena memfasilitasi taruhan berbasis uang terhadap hasil suatu kejadian yang belum pasti.

Sekilas, prediction market memang terlihat berbeda dibanding situs judi online biasa. Tidak ada suara jackpot yang memekakkan telinga atau animasi koin berhamburan.

Pengguna cukup memilih prediksi atas suatu peristiwa, mulai dari politik, olahraga, ekonomi, hingga harga aset digital tertentu. Kalau tebakan benar, ada keuntungan uang yang menunggu.

Karena itu, terkadang orang banyak keliru membedakan antara analisis dan spekulasi.

Kalau investasi ibaratnya menanam pohon mangga lalu menunggu panen, prediction market lebih mirip pasang tebakan siapa yang paling dulu memetik buahnya, karena sama-sama berbicara soal masa depan, tetapi mekanismenya berbeda. Ada unsur taruhan terhadap hasil yang belum pasti.

Fenomena ini menunjukkan kalau judi online terus berubah mengikuti zaman. Kalau dulu tampilannya mencolok dan penuh bonus bombastis, sekarang platform taruhan hadir lebih modern, bersih, bahkan terlihat seperti aplikasi finansial.

Istilah blockchain, aset kripto, dan teknologi digital membuat sebagian orang menganggap aktivitas semacam ini terlihat lebih “cerdas” dibanding perjudian online konvensional. Padahal, secanggih apa pun bungkusnya, substansi aktivitasnya tetap menjadi perhatian regulator, jika ada unsur taruhan uang di dalamnya.

Fenomena prediction market juga bukan hanya menjadi perhatian di Indonesia. Sejumlah negara lain mulai mengambil langkah pembatasan terhadap platform serupa karena dianggap memiliki kemiripan dengan praktik perjudian online.

Di era digital saat ini, batas antara hiburan, investasi, dan spekulasi memang semakin tipis. Bahkan generasi internet hidup di tengah budaya serba cepat, dan mengkhawatirkan, ingin untung cepat, viral cepat, bahkan ikut tren pun harus cepat.

Akibatnya, banyak platform digital dirancang semenarik mungkin agar pengguna betah berlama-lama di dalam aplikasi. Masalahnya, sesuatu yang terlihat modern belum tentu bebas risiko.

Tak ada ruang

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menegaskan pemerintah tidak akan memberikan ruang terhadap segala bentuk judi online di Indonesia, termasuk yang dikemas menggunakan teknologi blockchain maupun aset kripto.

“Pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk judi online di Indonesia. Aktivitas seperti Polymarket mengandung unsur taruhan uang dan spekulasi atas suatu peristiwa yang hasilnya belum pasti, sehingga bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia,” tegas Alexander dalam keterangannya dilaman resmi komdigi belum lama ini.

Menurutnya, pemutusan akses dilakukan sebagai langkah perlindungan masyarakat, terutama generasi muda dan pengguna ruang digital nasional.

Komdigi juga tengah menelusuri akun media sosial yang terafiliasi dengan Polymarket guna dilakukan pembatasan akses secara lebih menyeluruh.

Komdigi turut mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas spekulasi berbasis taruhan digital, termasuk yang menggunakan instrumen aset kripto, karena berpotensi menimbulkan kerugian finansial dan melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Oleh karena itu perlu jadi renungan sebab, teknologi itu hanyalah alat, sementara blockchain maupun aset kripto tidak selalu identik dengan hal negative.

Akan tetapi penggunaannya bisa bergeser ke mana saja tergantung siapa yang memakainya, seperti pisau dapur, ia bisa membantu memasak, tetapi juga bisa melukai kalau digunakan sembarangan. Pemblokiran Polymarket menjadi pengingatkan bahwa dunia digital bukan cuma soal aplikasi canggih dan istilah keren berbahasa Inggris.

Semua ada batas hukumnya, ada etika, dan ada tanggung jawab yang ikut menyertainya, sebab di zaman sekarang, jebakan digital kadang tidak datang dengan wajah menyeramkan, justru hadir dengan tampilan elegan, grafik modern, dan kesan seolah semuanya terlihat aman. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bebasnya Elang Suryana, Bukti Komit Pemerintah Lindungi Jemaah Haji & Evaluasi Sistem Haji

    Bebasnya Elang Suryana, Bukti Komit Pemerintah Lindungi Jemaah Haji & Evaluasi Sistem Haji

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Drama haji 2024 akhirnya menutup satu babak yang cukup menegangkan. Elang Suryana Mahrom, jemaah haji asal Bandar Lampung, akhirnya bisa menghirup udara kebebasan setelah sempat divonis bersalah di Arab Saudi. Awalnya, dia didakwa ikut serta dalam skema penggunaan visa ziarah untuk ibadah haji, tetapi setelah melewati proses banding hingga kasasi, dia dinyatakan tidak […]

  • Wartawan Kepri Deklarasikan Forum Wartawan Maritim, Atase Pers Kedutaan Besar Amerika Serikat Turut Hadir Via Zoom

    Wartawan Kepri Deklarasikan Forum Wartawan Maritim, Atase Pers Kedutaan Besar Amerika Serikat Turut Hadir Via Zoom

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.361
    • 0Komentar

    BERSAMAAN dengan Hari Sumpah Pemuda, para wartawan di Provinsi Kepri yang peduli dengan berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah perairan Provinsi Kepri, mulai dari pencemaran laut, pencurian ikan sampai dengan pelanggaran wilayah perairan Indonesia, akan mendeklarasikan Forum Wartawan Maritim Kepri, Kamis (28/10/2021). Deklarasi tersebut dilakukan saat penutupan kegiatan Pelatihan Jurnalistik Maritim Berwawasan Kebangsaan di Kepri. […]

  • Dorong Industri Marine Lokal Banyuwangi, Lubricants Teken Kontrak Kerjasama Penyediaan Pelumas Meditran SV 40

    Dorong Industri Marine Lokal Banyuwangi, Lubricants Teken Kontrak Kerjasama Penyediaan Pelumas Meditran SV 40

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.519
    • 0Komentar

    PT Pertamina Lubricants melakukan penandatanganan kontrak kerjasama penyediaan pelumas Meditran SV 40 untuk berbagai perusahaan pelayaran kapal motor di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya guna, mendorong industri marine lokal. Kerjasama anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri secara domestik dan Internasional itu, melibatkan beberapa pihak, antara lain, PT Indrayasa Migasa (Distributor […]

  • Palembang ajak warga sukseskan ziarah kubro

    Palembang ajak warga sukseskan ziarah kubro

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.334
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang Ratu Dewa bersama Habib Mahdi Muhammad Syahab melakukan rapat persiapan menyambut Ziarah Kubro 10 – 12 Maret 2023, di ruangan Parameswara, Jumat (3/3) Ratu Dewa berharap acara berjalan dengan kondusif dan mengajak seluruh perangkat daerah untuk membantu mensukseskan acara ziarah kubro tersebut. “Tentu kita harus memastikan para perangkat daerah […]

  • Ceysia & Bubur Brokoli, Dari Dapur Cinta Menuju Juara Balita Sehat

    Ceysia & Bubur Brokoli, Dari Dapur Cinta Menuju Juara Balita Sehat

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 524
    • 0Komentar

    (Bilingual Article / Artikel Dua Bahasa: 🇮🇩 Indonesia – 🇬🇧 English Summary Below) Tulisan utama dalam Bahasa Indonesia. English version available at the end. RUMAH kecil di Palembang, pagi-pagi sekali sudah terdengar suara kocokan telur dan wajan mendesis, bukan karena mau jualan nasi goreng, tapi karena ada ibu bernama Yulianita yang sedang meracik menu rahasia hati ayam, brokoli, […]

  • Gara-gara Sering Gak Hadir Dipelantikan Kades, Bupati OKI Kena Sorot SPM, Ini Kritik-nya ?

    Gara-gara Sering Gak Hadir Dipelantikan Kades, Bupati OKI Kena Sorot SPM, Ini Kritik-nya ?

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.130
    • 0Komentar

    SERIKAT Pemuda Dan Masyarakat (SPM) Sumsel menyoroti kinerja Bupati Kab. Ogan Komering Ilir [OKI],Iskandar, SE terkait tak hadirnya dalam pelantikan Kades terpilih 2020-2026. Koordinator Aksi, Yovi Meitaha, Ketidakhadiran seorang Bupati ini menjadi catatan tersendiri. “Bagaimana pun Kepala Desa ini adalah salah satu perwakilan dalam menjalankan roda pemerintahan di Desa,” kata Yovi beberapa waktu lalu. Apalagi […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Reactor WordPress Theme MyThemeShop Reader WordPress Theme MyThemeShop Report WordPress Theme MyThemeShop Repose WordPress Theme MyThemeShop Risen WordPress Theme MyThemeShop Saturation WordPress Theme MyThemeShop Schema WordPress Theme MyThemeShop School WordPress Theme MyThemeShop Seekers WordPress Theme MyThemeShop Sensational WordPress Theme