Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » “Ketika AI Turun ke Sawah & Kuliah di Tiongkok: Cerita dari Masa Depan yang Sudah Kepeleset ke Masa Kini”

“Ketika AI Turun ke Sawah & Kuliah di Tiongkok: Cerita dari Masa Depan yang Sudah Kepeleset ke Masa Kini”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
  • visibility 533
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JANGAN salah, kawan, kalau dulu nenek moyang kita menjinakkan kerbau buat bajak sawah, sekarang cucu-cucunya sedang menjinakkan AI buat bajak data, dan bukan sembarang data, tapi data sawah, data empang, data cuaca, data jumlah ikan mujair yang lagi males kawin karena suhu kolam naik setengah derajat.

Dunia sudah makin canggih, bahkan hama wereng pun kayaknya sebentar lagi bisa jadi influencer TikTok kalau tidak segera diimbangi sama kecerdasan buatan.

Jumat lalu, suasana Gedung Sapta Pesona mendadak seperti setting film “Transformers Petani Bangkit”. Bukan karena ada Optimus Prime masuk bawa cangkul, tapi karena Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, ketemu langsung dengan Duta Besar Tiongkok, Wang Lutong belum lama ini. Pertemuan itu bukan sekadar jabat tangan lalu makan pastel, mereka sepakat kerja bareng buat meng-update ladang-ladang kita biar nggak ketinggalan zaman. Katanya, AI bakal diturunkan langsung ke sawah dan empang.

Jadi begini, Bung…

AI yang biasanya dipakai buat prediksi saham, cari filter Instagram, atau nulis caption aesthetic, kini disuruh ngebantu petani cari waktu tanam yang pas, sampai mengukur mood ikan gurame buat bertelur. Canggih, ‘kan? Kalau dulu petani lihat langit dan embun, sekarang lihat dashboard dan grafik. Yang penting jangan lihat mantan, itu bikin gagal panen perasaan…hahay..

Namun nggak cuma soal teknologi doang, lho… Meutya Hafid juga bilang kalau kerja sama ini bakal nambah “darah segar digital” lewat talenta muda Indonesia.

Sekarang sudah banyak anak-anak muda kita kuliah di Universitas Tsinghua di Beijing, Universitas yang katanya kalau pintunya dibuka ke Indonesia, IQ kolektif kita bisa naik dua digit.

Saking semangatnya, Pak Sekjen Komdigi, Pak Ismail, usul supaya Universitas Tsinghua buka cabang langsung di Indonesia. Gokil, nanti kita bisa bilang ke orang, “Lulusan Tsinghua, bro, kampusnya di sebelah pasar, deket tukang bakso”. Kan prestisnya tetap naik meski parkirnya becek.

Nah, ini yang diam-diam jadi penting, Indonesia ngajak kerja sama Tiongkok asal satu syarat penting, semua harus taat sama hukum dan aturan main di sini. Jangan nanti data kita dipanen lebih dulu daripada padi.

Dalam perumpamaan lama, kita ini kayak punya ladang emas, tapi jangan sampai kita cuma disuruh jagain portal parkirnya doang.

Kerja sama ini bisa jadi jembatan antara lumpur sawah dan kilau semikonduktor. Tapi ingat!, teknologi tanpa petani ya seperti WiFi tanpa password, banyak yang nyambung, tapi nggak ada arah. Maka, penting banget buat semua pihak dari petani, pemerintah daerah, kampus, sampai dukun hujan buat gotong royong menyukseskan digitalisasi ini.

Biar AI yang bekerja, tapi tetap tangan manusia yang menanam harapan, kalau dulunya pepatah bilang, “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian,” sekarang bisa di-update jadi “Belajar-belajar ke Beijing, bertani-bertani di Bandung”

Atau ini “Kalau bisa pakai drone, ngapain pakai galah?”

Oleh sebab itu, dunia sudah tidak seperti dulu, Bung, bukan cuma anak Jaksel yang bisa ngebut naik skuter listrik sambil ngopi, tapi petani di Subang juga bisa prediksi hasil panen lewat AI. Kalau kerja sama ini berjalan mulus, maka masa depan kita bukan lagi soal rebutan cangkul, tapi rebutan sinyal satelit buat nanem cabai.

Ingat!, Indonesia ini ibarat lumbung raksasa yang sedang mengatur ulang isi kepalanya, dari tradisional jadi digital. Maka, mari  kawal kerja sama ini, bukan cuma biar jadi headline doang, tapi biar nasi di piring makin bergizi, dan AI-nya gak cuma pinter, tapi juga gak sombong, gak pelit data, dan gak suka ngaduin kita ke algoritma luar negeri.

Klik bait bonus “AI Ngubek Sawah, Tsinghua Ngubek Kampus, Indonesia Ngubek Masa Depan: Gak Nyangka Ternyata Ini yang Terjadi!”

He..he… masa depan udah di depan mata, tinggal jangan salah pintu masuk.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Depan,  DPR RI Minta Pemerintah Perioritaskan Anggaran Untuk Masyarakat Kurang Mampu

    Tahun Depan, DPR RI Minta Pemerintah Perioritaskan Anggaran Untuk Masyarakat Kurang Mampu

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 540
    • 0Komentar

    KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani menyambut baik Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2023 yang disampaikan Kementerian Keuangan kepada DPR yang pro rakyat. Ia pun meminta agar Pemerintah tetap mengalokasikan dana subsidi bagi warga miskin pada Rancangan APBN 2023. “Kebijakan fiskal tahun anggaran 2023 yang […]

  • Pemberangkatan Calon Jamaah Haji, Masih Tunggu Keputusan

    Pemberangkatan Calon Jamaah Haji, Masih Tunggu Keputusan

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 M sembari menunggu informasi resmi dari Arab Saudi. Wamenag Zainut Tauhid Saadi mengatakan bahwa kemungkinan penyelenggaraan haji tahun ini masih terbuka meski dengan pembatasan kuota. “Kami masih optimis kemungkinan diselenggarakannya haji tahun ini masih terbuka,” tegas Wamenag saat mengikuti Rapat Koordinasi Bidang Haji se Kalimantan […]

  • Sembuh dari COVID-19, Pasien 07 Asal Tulung Disambut Antusias Warga

    Sembuh dari COVID-19, Pasien 07 Asal Tulung Disambut Antusias Warga

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.386
    • 0Komentar

    MESKI angka positif corona di Sumatera Selatan terus bertambah, kabar baik datang dari pasien 07 asal Ogan Komering Ilir. Setelah diisolasi selama 14 hari di  wisma atlet Palembang, pasien inisial T (20) tersebut diperbolehkan karantina mandiri di rumah. Saat tiba di Kampung halamannya di Tulung Selapan Ilir OKI, pasien ini disambut antusias warga sekitar. Warga […]

  • Menkominfo Nyatakan, Ulama dan Santri Berkontribusi Besar dalam Penanganan Pandemi

    Menkominfo Nyatakan, Ulama dan Santri Berkontribusi Besar dalam Penanganan Pandemi

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.566
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, mengatakan perjuangan melawan pandemi COVID-19 bukanlah perjuangan pemerintah semata. Perjuangan ini melibatkan banyak pihak dan elemen masyarakat, termasuk para santri dan ulama. “Peran tersebut di antaranya dilakukan para santri dan ulama yang berkontribusi besar, khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi,” […]

  • Kalau Lisa BLACKPINK Bisa, Kenapa Kartini Nggak?

    Kalau Lisa BLACKPINK Bisa, Kenapa Kartini Nggak?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di balik kain brokat dan lipatan jarik yang menjuntai anggun, terselip makna perjuangan yang lebih dalam dari sekadar busana. Di acara “Woman in Kebaya” yang digelar  Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jumat lalu (25/4), Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, tampil bukan hanya sebagai tamu kehormatan, namun  juga sebagai duta semangat Kartini yang dibalut […]

  • nikah-massal-palembang

    Ikutan Nikah Gratis Yuk di BKB, Tapi Gak Boleh Bujang dan Gadis..!!

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menggelar arak-arakan pengantin yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan acara resepsi nikah massal yang akan digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada tahun ini, tepatnya pada 10 Oktober mendatang.

expand_less
WordPress Archive Autostar – Car Rental WordPress Theme AutoTrics – Car Repair & Auto Service Elementor Template Kit Autozpro – Auto Parts WooCommerce WordPress Theme Autrics | Car Services and Auto Mechanic WordPress Theme Autumn – Responsive Prestashop 1.6 Theme with Blog Autusin - Auto Parts & Car Accessories Shop Elementor WooCommerce WordPress Theme Auxo – Minimal WooCommerce Shopping WordPress Theme Auzora – Drone Aerial Photography Elementor Template Kit AV Studio – One Page WordPress Theme Avada | Website Builder For WordPress & WooCommerce