Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Hotspot Sumsel Tinggal 60 Titik, Mengapa Udara Palembang Masih Buruk?

Hotspot Sumsel Tinggal 60 Titik, Mengapa Udara Palembang Masih Buruk?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID- Jumlah titik panas di Sumatera Selatan (Sumsel) tinggal 60 titik, meski demikian belum serta-merta menjadi kabar baik bagi kualitas udara, pasalnya turunnya hotspot dari 107 menjadi 60 titik itu belum bisa membuat udara menjadi sehat, bahkan persoalan kabut asap di Palembang masih menjadi perhatian.

Data Kementerian Kehutanan menjelaskan, jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Sumsel berkurang 47 titik berdasarkan pemantauan hingga Sabtu (10/10/2026) pukul 21.00 WIB.

Angka tersebut berasal dari Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi), yang memantau titik panas menggunakan data satelit.

Penurunan itu menjadi perkembangan positif dalam pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, jumlah hotspot bukan satu-satunya indikator untuk menilai kondisi udara yang dihirup masyarakat.

Situasi nasional justru menjelaskan juga ada peningkatan. Kementerian Kehutanan mencatat 793 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi pada Sabtu malam, naik dari 437 titik sehari sebelumnya.

Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 288 titik, meningkat dari 122 titik. Sementara itu, Sumsel berada di angka 60 titik, Kalimantan Barat 44 titik, Kalimantan Selatan 28 titik, Jambi satu titik, dan Riau nihil. Ada sejumlah faktor yang membuat penurunan hotspot tidak selalu diikuti membaiknya kualitas udara dalam waktu bersamaan.

Titik panas yang terdeteksi satelit merupakan indikator awal adanya potensi kebakaran, bukan pengukuran langsung tingkat pencemaran udara. Sebaliknya, asap dari kebakaran yang telah terjadi masih bisa bertahan dan terbawa angin hingga ke wilayah lain.

Lokasi kebakaran, besarnya api, jumlah asap yang dihasilkan, arah angin, serta kondisi atmosfer ikut menentukan apakah asap menyebar, menumpuk, atau berangsur menghilang dari suatu kawasan. Artinya, meskipun jumlah hotspot di Sumsel menurun, kondisi udara di Palembang tetap perlu dinilai melalui pengukuran kualitas udara dan pemantauan sebaran asap terkini.

Faktor cuaca juga perlu diperhitungkan dalam melihat perkembangan karhutla di Sumsel. Stasiun Klimatologi Sumsel mencatat curah hujan pada dasarian pertama Oktober berada dalam kategori rendah, yakni 0–50 milimeter di wilayah Sumsel.

Sebagian besar wilayah juga diprakirakan masih berpeluang mengalami curah hujan rendah pada dasarian kedua Oktober.

Minimnya hujan dapat membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar. Kondisi ini menjadi alasan penting bagi petugas untuk tetap meningkatkan pengawasan, meskipun jumlah titik panas di Sumsel sudah berkurang.

Sementara itu, citra satelit Himawari yang dianalisis BMKG pada 7 Oktober sebelumnya menunjukkan sebaran asap di sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan. Data tersebut memberikan gambaran adanya sebaran asap pada tanggal pengamatan, tetapi belum cukup untuk memastikan kondisi udara Palembang pada Minggu (11/10/2026).

Untuk mengetahui apakah udara Palembang benar-benar membaik, data hotspot perlu dibaca bersama hasil pemantauan kualitas udara, citra sebaran asap, dan kondisi angin terbaru.

Masyarakat juga perlu memperhatikan informasi resmi sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama apabila asap terlihat pekat atau muncul gangguan pernapasan.

Penurunan jumlah hotspot menjadi perkembangan yang patut dicatat. Namun, ukuran keberhasilan penanganan karhutla bukan hanya berkurangnya titik panas, melainkan juga terkendalinya kebakaran dan membaiknya kondisi udara yang dirasakan masyarakat.

Dengan demikian, pertanyaan mengenai kondisi udara Palembang belum dapat dijawab hanya dari angka 60 hotspot. Data kualitas udara terbaru tetap diperlukan untuk memastikan apakah pencemaran masih tinggi atau sudah berangsur menurun. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukcapil OKI Terapkan Percetakan Mandiri

    Dukcapil OKI Terapkan Percetakan Mandiri

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    DUKCAPIL OKI mulai 1 Juli sudah menerapkan pencetakan mandiri dokumen kependudukan KK dan Akta Kelahiran “Warga sudah bisa mencetak sendiri dokumen kependudukan (KK dan Akte Kelahiran) dengan menggunakan kertas HVS putih 80 gram ukuran A4,” ungkap Hendri, Jumat [3/7/2020]. Dengan kemudahan tersebut, jelas dia pemohon tidak perlu lagi datang ke Kantor Disdukcapil untuk mengambil dokumen kependudukan […]

  • Jangan Lakukan Kesalahan, ASN Harus Kerja Maksimal

    Jangan Lakukan Kesalahan, ASN Harus Kerja Maksimal

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Aparat Sipil Negara (ASN), pejabat pemerintah, pejabat negara agar bekerja dengan sebaik-sebaiknya dan tidak melakukan kesalahan. “Kalau kita berbuat kejahatan, makan uang negara dan uang rakyat, suatu saat tidak akan aman, hari ini aman mungkin besok atau lusa anda tidak aman. Ketika sebelum […]

  • Pemkab Muba Gerak Cepat Perbaiki Jalan Tebing Bulang-Sungai Dua 

    Pemkab Muba Gerak Cepat Perbaiki Jalan Tebing Bulang-Sungai Dua 

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 854
    • 0Komentar

    KONDISI jalan rusak ditambah musim penghujan membuat jalan yang berlobang semakin rusak parah dan menampung genangan air. Mendapatkan laporan tersebut, membuat Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas PU PR bergerak cepat untuk memperbaiki ruas jalan rusak tersebut. Menurut laporan Kepala Dinas PU PR Kabupaten Muba, H Herman Mayori MT bahwa perbaikan jalan dilakukan pada lokasi di […]

  • Curhat Dirut RSMH kepada Walikota Palembang, Terkait Apa ?

    Curhat Dirut RSMH kepada Walikota Palembang, Terkait Apa ?

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang – Dirut RSMH dr Mohammad Syahril mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palembang atas telah dibuatnya kolam retensi di sekitar lingkungan RSUP dr Mohammad Hoesin Palembang. Dirinya berharap kolam retensi tersebut dapat segera difungsikan serta dapat terkoordinasi dengan saluran lainnya yang ada. Hal ini diutarakan Dirut RSMH dr Mohammad SyahrSyahril saat audiensi […]

  • Terus Kendalikan Inflasi, Pemkab Muba Kembali Gelar Operasi Pasar 

    Terus Kendalikan Inflasi, Pemkab Muba Kembali Gelar Operasi Pasar 

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SANGA DESA- Guna melakukan pengendalian inflasi, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Muba bekerjasama dengan Perum Bulog Sumsel Babel dan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, kembali melaksanakan operasi pasar dan kali ini bertempat di Halaman Kantor camat Sanga Desa, Selasa (7/8/2024). Acara dibuka Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi […]

  • Festival Sriwijaya 2019, Tim Teater Muba Raih Juara Terbaik Tiga

    Festival Sriwijaya 2019, Tim Teater Muba Raih Juara Terbaik Tiga

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    FESTIVAL Sriwijaya merupakan satu diantara festival terbesar yang dilaksanakan di Indonesia dengan mempergelarkan berbagai macam kebudayaan bertaraf nasional dan internasional yang pada tahun 2019 ini memasuki pelaksanaannya yang ke-28 digelar pada 16-22 Juni 2019. Dalam pelaksanaannya tahun ini di Festival Sriwijaya XXVIII 2019 yang dipusatkan di Palembang yakni di plataran Benteng Kuto Besak, Tim Teater […]

expand_less
WordPress Archive Pertaev – Electric Vehicle & Charging Station Elementor Template Kit Perukar – Barber WordPress Theme Peruma – Real Estate & Property Listing Elementor Template Kit Pesce – Seafood Restaurant WordPress Theme Pesi Questionnaire – Multiresult Survey and Quiz WordPress Plugin Pesta | Event Planner & Organizer WordPress Theme Pestco – Pest Control Elementor Template Kit Petca – Pet Care Elementor Template Kit PetCare – Pet Boarding and Care Centre Template Kit Petcio – Pet Store WooCommerce WordPress Theme