Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Golput Dipelaksanaan Pemilu

Golput Dipelaksanaan Pemilu

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
  • visibility 1.855
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAHASAN mengenai masa Demokrasi Pancasila tidak akan lengkap jika tidak membahas Golput. Menjelang pemilihan umum tahun 1977 timbul suatu gerakan di antara beberapa kelompok generasi muda, terutama mahasiswa, untuk memboikot pemilihan umum karena dianggap kurang memenuhi syarat yang diperlukan untuk melaksanakan pemilihan umum secara demokratis. Yang disebut antara lain ialah kurang adanya kebebasan- kebebasan (civil liberties) yang merupakan prasyarat bagi suatu pemilihan umum yang jujur dan adil. Untuk melaksanakan sikap ini mereka bertekad untuk tidak mengunjungi masing-masing tempat pemilihan umum (TPS). Mereka menamakan dirinya Golongan Putih atau Golput.

 

Banyak media massa kemudian mempunyai keinginan untuk mengukur pengaruh dari Golput ini atas pemilihan umum. Perlu diperhatikan bahwa ada beberapa kategori pemilih resmi yang ditentukan oleh pemerintah. Di antaranya ada dua kategori yang relevan, yaitu kategori suara tak sah dan kategori yang tak menggunakan hak pilih. Dalam banyak media massa dua kategori ini dijadikan satu, dan Golput dinyatakan termasuk di dalamnya. Pengelompokan itu memang menghasilkan angka yang cukup tinggi yaitu 6,6% (1971), 9,1% (1977), 8,5% (1982), 8.7% (1987), dan 9,1% (1992).

 

Pandangan ini dapat diragukan kebenarannya karena secara teoritis Golput tidak termasuk kategori suara tidak sah, kecuali jika di antara mereka ada yang dengan sengaja merusak kertas pemilihan. Lebih besar kemungkinan Golput termasuk kategori yang tak menggunakan hak pilih. Jumlah kategori ini (termasuk Golput) adalah 0,7% (1971), 3,5% (1977), 4,8% (1982), 3,8% (1987), dan 4,9% (1992), jelas lebih rendah.

 

Mengenai kategori tidak menggunakan hak pilih perlu disadari bahwa kategori ini sukar dihitung karena tidak hanya mencakup Golput namun juga menyangkut orang yang tidak datang ke TPS karena sakit, atau sedang dalam perjalanan, atau yang tidak peduli. Sekalipun demikian, harus diakui bahwa angka dari mereka yang “tak menggunakan hak pilih” dalam pemilihan umum 1977 dan pemilihan umum berikutnya, menunjukkan kenaikan dibanding dengan hasil pemilihan umum 1971. Bagaimanapun juga gerakan Golput telah menunjuk pada salah satu kelemahan dari rezim otoriter Orde Baru dan hal itu patut dihargai.

Di daerah-daerah pedesaan masyarakat yang enggan berbaur di partisipasi Politik dikarenakan mereka tidak mau masuk ke dalam urusan politik banyak masyarakat yang sengaja tidak datang ke TPS dan memilih untuk pergi ke kebun, ini dikarenakan sudah ada kejanggalan dan hal yang membuat rasa kepercayaan mereka berkurang kepada calon pemimpin, akhirnya mereka memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilihnya.

 

Dengan banyaknya presentase masyarakat di Indonesia yang melakukan golput dari tahun ke tahun, tentunya ini sangat berpengaruh pada sistem demokrasi di negara kita . Negara demokrasi yang seharusnya seluruh masyarakatnya mengikuti partisipasi Politik dan menggunakan hak pilihnya , malah tidak menggunakan hak pilihnya. Tentunya untuk memperbaiki kepercayaan masyarakat, sistem pemilu di negara kita harus sesuai dengan perosedur berdasarkan peraturan perundang undangan tanpa adanya kecurangan di saat pelaksanaan pemilu.[***]

 

Penulis: M Dapid Saputra

Mahasiswa Ilmu Politik

UIN Raden Fatah Palembang

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Hidup, Desa Pasti Kuat

    Koperasi Hidup, Desa Pasti Kuat

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di tanah Sumatera Selatan, kabar baik datang bak durian runtuh 100% desa sudah gelar Musyawarah Desa (Musdes), dan koperasi desa pun bertumbuhan bak cendawan di musim hujan. Tak ayal, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, pun menjura sambil melempar pujian setinggi langit. Katanya, “Sumsel luar biasa!” dan kita pun ikut senyum-senyum, tapi, tunggu […]

  • Terpilih Secara Aklamasi, Juni Alpan Suri Jabat Ketua Umum KONI OKI

    Terpilih Secara Aklamasi, Juni Alpan Suri Jabat Ketua Umum KONI OKI

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.080
    • 0Komentar

    KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musrokab) dengan agenda pemilihan ketua umum masa bakti 2021-2025 di Gedung Olahraga (GOR) Biduk Kajang, Senin (12/4/2021). Musorkab KONI Kabupaten OKI dihadiri Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Hendri Zainuddin yang diwakili Wakil Ketua Umum I, Ahmad Yani bersama […]

  • Pemkab OKI Dan Media Sinergi Lawan Covid-19

    Pemkab OKI Dan Media Sinergi Lawan Covid-19

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    PEMERINTAH  Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan komitmen untuk meningkatkan sinergi dengan media massa dalam percepatan pengendalian Covid-19. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Alexander Bustomi mengatakan di tengah pandemi COVID-19 saat ini sinergitas dengan media massa khususnya sangat dibutuhkan untuk menyuarakan informasi yang real terkait kondisi yang ada. “Di tengah wabah […]

  • Hasil Swab 9 PDP di Muba Dinyatakan Negatif

    Hasil Swab 9 PDP di Muba Dinyatakan Negatif

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    UPAYA antisipasi pencegahan serta penanggulangan wabah Covid-19 atau virus corona di Kabupaten Musi Banyuasin terus dimaksimalkan. Tercatat, Senin (13/4/2020) dari Hasil Swab BBLK Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Muba sebanyak 9 PDP dinyatakan negatif. “Ada 13 PDP, dan 9 diantaranya hasil Swab-nya sudah keluar dan dinyatakan negatif COVID 19,” ungkap Juru Bicara COVID-19 Musi […]

  • Pandemi Masih Berlanjut, Indonesia Mengajak Negara Anggota PBB Bersama Hadapi Pandemi

    Pandemi Masih Berlanjut, Indonesia Mengajak Negara Anggota PBB Bersama Hadapi Pandemi

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 635
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo mengajak para pemimpin dunia yang tergabung dalam Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memerangi wabah global COVID-19 secara bersama-sama. Agar, pandemi yang masih merebak saat ini dapat dikendalikan di masa mendatang. “Kita harus lakukan bersama-sama dalam memberikan harapan bahwa pandemi COVID-19 akan bisa tertangani dengan cepat adil dan merata,” ujar Presiden Joko Widodo ketika Pidato […]

  • Launching Pilkada Hingga Pelantikan PPS Alami Perubahan Jadwal

    Launching Pilkada Hingga Pelantikan PPS Alami Perubahan Jadwal

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    KOMISI Pemilihan Umum [KPU] Sumsel menyebutkan meski dipastikan Pilkada tidak diundur, namun beberapa kegiatan tahapan Pilkada yang telah disusun, dipastikan mengalami perubahan, seperti Launching Pilkada hingga Pelantikan PPS yang ada. Ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, mengatakan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 7 Kabupaten di Sumsel tahun ini akan terganggu. “Belum ada instruksi untuk mundur (Pelaksanaan […]

expand_less
WordPress Archive Delimondo Responsive WordPress Theme | 5 Styles DeliPress – Magazine and Review WordPress Theme Deliver.ee – Instant/appointment delivery from Store Module Deliverra – Food & Grocery Delivery App Elementor Template Kit Delivery Boy For Multi-Restaurants Flutter App Delivery Drivers for Vendors MarketPlace Delivery Drivers Manager Delizus | Restaurant Cafe WordPress Theme Demed – Medical Clinic Elementor Template Kit Dement – Coffee Shop Elementor Template Kit