Peristiwa

Jakarta Punya Citayam Fashion Week, Palembang Punya “Merdeka Run”: Adu Cepat Balap Lari 60 Meter yang Jadi Idola Baru Malam Ramadan

balap lari palembang
balap lari palembang

Tiktok @B. Made

Jika Jakarta pernah viral dengan street fashion di Citayam, maka pemuda Kota Palembang punya cara yang lebih atletis dan seru untuk mengisi malam-malam di bulan Ramadan 1447 H. Jalan Merdeka, tepatnya di samping Kantor Walikota Palembang, kini bertransformasi menjadi lintasan atletik dadakan yang menyedot perhatian ratusan pasang mata lewat fenomena “Balap Lari Jalanan”.

Bukan balap liar motor yang bising dan berbahaya, aksi para pemuda ini justru menuai pujian karena dinilai sebagai kegiatan yang kreatif, positif, dan tentu saja menghibur bagi warga yang tengah menunggu waktu sahur.

Aturan Main: Adil dan Sportif

Keunikan dari Balap Lari Merdeka ini terletak pada regulasinya yang cukup unik. Untuk menjaga sportivitas, panitia (yang juga terdiri dari kumpulan pemuda setempat) hanya mempertemukan dua peserta yang memiliki kriteria fisik serupa.

“Kami tidak asal tanding. Peserta dibagi berdasarkan kelas berat badan yang sama. Jadi kalau yang satu berbobot 70kg, lawannya juga harus seimbang. Jaraknya pun konsisten, yakni sprint sejauh 60 meter,” ujar salah satu koordinator lapangan saat ditemui di lokasi, Sabtu (28/02/2026).

Lomba ini biasanya dimulai setelah jemaah pulang dari salat Tarawih hingga menjelang waktu sahur. Suasana kompetisi terasa sangat kental namun tetap penuh tawa, menjadikannya alternatif hiburan rakyat yang murah meriah.

Hadiah dari Rakyat untuk Rakyat

Yang tak kalah menarik adalah sistem hadiahnya. Alih-alih menggunakan sponsor besar, modal hadiah bagi sang pemenang murni berasal dari sumbangsih sukarela para penonton yang memadati pinggir Jalan Merdeka.

Kotak donasi diedarkan di sela-sela perlombaan, dan hasilnya langsung diserahkan kepada pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kecepatan dan semangat mereka. “Ini dari kito untuk kito. Uangnya mungkin tidak seberapa, tapi kebanggaan dan keseruannya itu yang mahal,” tambah seorang penonton setia.

Dukungan Warga: Lebih Baik Lari Daripada Tawuran

Inisiatif ini dianggap sebagai langkah cerdas pemuda Palembang untuk menghindari kegiatan negatif seperti tawuran atau balap liar kendaraan bermotor yang sering marak di bulan suci. Dengan beradu lari, energi masa muda mereka tersalurkan ke arah yang lebih sehat.

“Sangat kreatif. Daripada mereka main petasan atau balap motor yang ganggu orang tidur, mending lomba lari begini. Kita yang nonton juga ikut senang, suasananya jadi hidup tapi tetap aman,” kata Ibu Ratna, warga yang kebetulan melintas.

Ikon Baru Wisata Malam Ramadan

Fenomena “Merdeka Run” ini kini mulai viral di media sosial. Banyak netizen yang menyandingkan semangat ini dengan vibes kreatif anak muda di kota-kota besar lainnya. Dengan latar belakang gedung Kantor Walikota yang ikonik, ajang balap lari ini diprediksi akan menjadi daya tarik wisata malam Ramadan yang khas di Palembang.

Bagi Anda yang ingin melihat langsung kecepatan “Sprinter Jalanan” Palembang atau sekadar ingin menyumbang untuk para pemenang, Jalan Merdeka adalah tempatnya. Sebuah bukti bahwa dengan kreativitas sederhana, malam Ramadan bisa diisi dengan tawa, keringat sehat, dan rasa kebersamaan.

To Top