WARGA Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, merasakan guncangan cukup kuat saat gempa M5,3 terjadi pada Sabtu (20/3), pukul 22.02 WIB. Pusat gempa berada 55 km barat laut Ternate dengan kedalaman 11 km.
BPBD Kota Ternate melaporkan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat setempat. Warga merasakan guncangan selama 3 detik hingga mengakibatkan panik. Kepanikan memicu warga keluar rumah. BPBD setempat masih belum menerima kerusakan akibat gempa tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan guncangan gempa yang diukur dengan MMI atau Modified Mercalli Intensity menunjukkan Ternate, Halmahera Barat dan Tidore pada III MMI. Parameter III MMI mengambarkan getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Berdasarkan analisis InaRISK, Kota Ternate termasuk salah satu wilayah administrasi di Provinsi Maluku Utara dengan potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Terdapat 7 kecamatan di Kota Ternate dengan luas 11.176 hektar pada potensi tersebut.
Melansir situs resmi BNPB, minggu, Pascagempa, BNPB terus memonitor dan melakukan koordinasi dengan BPBD Kota Ternate dan provinsi terkait perkembangan terkini.[***]