Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Duh, Aroma Dak Sedap dari Usaha Ternak Bikin Warga Tanjung Rancing Mengeluh

Duh, Aroma Dak Sedap dari Usaha Ternak Bikin Warga Tanjung Rancing Mengeluh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Feb 2019
  • visibility 1.125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini,co,id. Kayuagung – Keberadaan ternak ayam yang berada di sekitar pemukiman penduduk Kelurahan Tanjung Rancing Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dinilai sebagian warga menganggu lantaran kerap kali menebarkan aroma tak sedap dari kotoran ayam dari usaha ternak ayam potong. Meski sudah berungkali mengadu, warga mengaku, pihak terkait terkesan tidak mengacuhkan keluhan warga.

Disisi lainnya, yang uniknya, keberadaan kandang ayam ini dikenal berada di RT 04 Tanjung Rancing, Kabupaten OKI, namun setelah dicek kembali, pihak Kecamatan Kayuagung mengatakan secara administrasi lokasi kandang tercatat juga di Desa Pandan Arang Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Yang lebih unik lagi, domisili kediaman salah satu pemilik usaha ternak ayam Paiman, dinyatakan masuk di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, namun dipercaya menjabat sebagai Ketua Rukun Tetangga (RT) 14 Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung.

Mengenai keluhan warga sendiri, diungkapkan salah seorang warga yang enggan disebut nama ini. Menurut pria paruh baya ini, usaha ternak milik dua kakak beradik yakni Paiman dan Saliman ini mulai dirasakan menganggu setelah masa panen selesai.

“Ternak ayam potong berada berdekatan dari rumah warga sehingga berdampak seringkali lalat masuk dalam rumah warga yang disertai aroma busuk yang berasal dari limbah kotoran. Belum lagi, lalat akan menyebar kerumah di sekitaran landasan ayam pada saat ayam menjelang dan sesudah semua ayam panen,” ungkapnya.

Dirinya bersama warga mengaku terganggu terhadap usaha ternak ayam yang ditenggarai berkerjasama dengan PT Musi Raya ini mengharapkan kepada pengusaha ayam ternak dapat memberikan solusi atas keluhan warga.

“Terus terang saja, selama ini kita hanya mengharapkan kesadaran untuk memberikan solusi. Tapi nyatanya, setelah bertahun-tahun, keluhan ini seperti diabaikan saja,” sesalnya.

Dituturkannya, ia bersama warga lain tidak mempermasahkan keberadaan ternak hewan potong ini. Ia justru mendukung, dengan usaha ayam potong ini, sedikit banyak terciptanya lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Namun disisi lain, ia juga mengharapkan penanganan limbah dan dampak lain dari usaha ini tidak merugikan warga di sekitar kandang.

“Boleh saja berusaha, namun tidak lantas mengabaikan kesehatan dan mendengarkam keluhan warga sekitar. Terlebih, salah satu pemiliknya merupakan perangkat RT,” katanya.

Diakhir pembicaraan, ia juga mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten OKI melalui dinas terkait untuk turun menyelesaikan permasalahan ini.

“Warga resah dan sudah jenuh menghadapi bau kurang sedap ditambah serbuan lalat yang menyebar hingga masuk rumah. Sudah semestinya, pemerintah turun langsung mengatasi ini,” harapnya.

Sementara itu, disaat disambangi ke kediaman Paiman, istrinya menginformasikan bahwa suaminya sedang tidak berada di rumah.

“Bapak sedang ada kegiatan dengan warga yang hendak melangsungkan pernikahan,” jelasnya Selasa (13/2/2019).

Meskipun demikian, pewarta media ini telah meninggalkan identitas berupa nomor telepon seluler, namun sayangnya,  hingga berita ini diturunkan,  belum didapat keterangan apapun mengenai informasi usaha ayam potong ini.

Camat Kayuagung Dedi Kurniawan melalui Kepala Seksi Trantib Yusnursal melalui ponsel mengatakan, sekitar 25 Oktober 2018 lalu bersama Dinas terkait, yakni Dinas Peternakan, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur dinas lainnya telah memeriksa usaha ternak ayam ini. Menurutnya, dari informasi yang ia peroleh dari dinas peternakan, untuk penanganan usaha ini sendiri tidak ditemukan permasalahan.

“Usaha ini sebenarnya sudah dinyatakan memenuhi kriteria sebagai usaha ternak ayam. Kelengkapan berupa penyemprotan dan obat-obatan lainnya juga tersedia,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengatakan meski usaha ternak ini belum memiliki perijinan, namun ia mengakui, dirinya dan Tim tidak dapat berbuat lebih banyak lantaran keberadaan usaha ini bukan di wilayah Kabupaten OKI. “Saat diperiksa tempo hari, boleh dikatakan Tim salah alamat, karena usaha ini mas.{**]

 

Penulis : Indra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Pertama di Indonesia Terima Tanda Waktu Nasional

    Sumsel Pertama di Indonesia Terima Tanda Waktu Nasional

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.789
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang – Badan Standarisasi Nasional (BSN) menobatkan Sumsel sebagai Provinsi pertama di Indonesia yang mendapatkan Tanda Waktu Nasional (Mock up) dari BSN. Kepala BSN Drs. Kukuh S. Achmad M.Sc mengatakan tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah untuk membangkitkan kesadaran dan semangat masyarakat Indonesia akan pentingnya mutu nasional. “Jadi tujuannya adalah meningkatkan kesadaran kita semua […]

  • 125 acara  ditargetkan tingkatkan PAD  pariwisata, Ratu Dewa sebut program prioritas Palambang

    125 acara  ditargetkan tingkatkan PAD pariwisata, Ratu Dewa sebut program prioritas Palambang

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 1Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Walikota Palembang Ratu Dewa,  adanya 125 acara  ditargetkan dapat meningkatkan PAD sektor pariwisata. “Dengan adanya event pariwisata yang banyak dan besar diharapkan dapat meningkatkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang di sektor pariwisata,” ujarnya. Selain itu, Ratu Dewa juga menargetkan program prioritas Pemkot Palembang ialah mempercantik wajah kota akan berpengaruh pada […]

  • Sumsel Siap Kembangkan Potensi Pariwisata Lokal

    Sumsel Siap Kembangkan Potensi Pariwisata Lokal

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 974
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Menteri Pariwisata Republik Indonesia Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc, Walikota Palembang H. Harno Joyo, Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho, Ph.D dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar menggelar Dialog Publik Pembangunan Manusia. Diskusi publik yang berlangsung di Auditorium Graha Universitas Sriwijaya diikuti sekitar 500 […]

  • Agung Laksono Tolak Gunakan Fasilitas VVIP Bandara SMB II

    Agung Laksono Tolak Gunakan Fasilitas VVIP Bandara SMB II

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.242
    • 0Komentar

    KEJADIAN mengejutkan saat Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro), HR Agung Laksono akan bertolak ke Jakarta melalui bandara SMB II Palembang, Minggu (6/10/2019) hari ini. Pasalnya, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar ini yang semula dijadwalkan berangkat melalui ruang VVIP bandara, mendadak beralih ke ruang keberangkatan umum. Hal ini spontan dilakukannya karena Ketua […]

  • Antre Takjil di Tangga Takat, Ada Cerita di Baliknya

    Antre Takjil di Tangga Takat, Ada Cerita di Baliknya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DI Tangga Takat itu tak jauh beda dari pasar kaget ramai, riuh, dan penuh harap. Bedanya, yang diburu bukan diskon besar-besaran, tapi sebungkus takjil untuk berbuka. Sejak matahari masih tinggi, warga sudah berdatangan ke kawasan Jalan KH Azhari. Ada yang santai, ada yang pasang strategi. Yang datang cepat pilih posisi, yang telat mulai melirik celah. […]

  • Sudah 100 %, Koperasi Muba Tinggal Dipanen

    Sudah 100 %, Koperasi Muba Tinggal Dipanen

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    RAPAT koordinasi secara virtual mungkin terdengar membosankan bagi sebagian orang, apalagi kalau disandingkan dengan kata monitoring dan evaluasi. Tapi tunggu dulu, yang satu ini beda. Di balik layar Zoom itu, ada semangat dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang sedang unjuk gigi bahwa koperasi desa dan kelurahan di wilayah mereka bukan cuma sudah terbentuk, tapi sudah […]

expand_less
WordPress Archive Gavello – Captivating Minimalist Blog WordPress Theme Gazek – Agency Portfolio Elementor Template Kit Gazek – Customer Review WordPress Theme GDN Magazine Theme Gear HTML5 Audio Player Gearnix – Gaming Gear & Accessories Tailwind CSS WooCommerce Theme Gecko – Powerful Ajax WooCommerce Theme Gedebvge – Responsive One Page Portfolio Theme Gedung- Contractor & Building Construction Elementor Template Kit Geegs – Content Creator & Streamer Elementor Template Kit