Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perbankan & Keuangan » OJK Bongkar Jurus Baru Transparansi Bank

OJK Bongkar Jurus Baru Transparansi Bank

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 1.281
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ORANG bilang, “Kepercayaan itu kayak kaca, sekali retak sulit disatukan lag”, begitu pula di dunia perbankan, kalau laporan dan informasinya buram, publik gampang curiga, Kondisi itu membuat Otoritas Jasa Keuangan [OJK] sadar, sehingga mereka bikin aturan baru biar semua lebih jernih.

Dalam siaran pers dilaman resmi OJK, dijelaskan Peraturan OJK (POJK) Nomor 18 Tahun 2025 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank, OJKmeluncurkan jurus anyar demi memperkuat disiplin pasar, bikin informasi bank lebih terbuka, dan tentu saja menambah kepercayaan publik. Aturan ini keluar 16 September 2025 di Jakarta, dan mulai berlaku pada Februari 2026.

Kalau rumah punya jendela besar dan kaca bening, tamu bisa langsung lihat, “Oh, rumahnya rapi, terang, aman buat ditinggali”, begitu juga perbankan, makin terbuka, makin dipercaya, kalau masih gelap-gelapan?, siap-siap dicurigai, minimal ditanya-tanya.

Itulah yang mau dibongkar OJK, bank nggak boleh lagi sembunyiin informasi penting, mulai dari laporan keuangan, risiko, sampai bunga kredit, semua harus jelas. Publik biar bisa menilai sehat tidaknya sebuah bank tanpa harus main tebak-tebakan.

Sebenarnya, ini bukan aturan yang benar-benar baru, ada pendahulunya, POJK Nomor 37/POJK.03/2019, tapi seperti handphone jadul yang cuma bisa SMS, aturan lama udah ketinggalan zaman.

POJK 18/2025 hadir sebagai versi upgrade lebih lengkap, lebih modern, dan menyesuaikan standar internasional, proses penyusunannya pun nggak asal comot. OJK minta masukan dari bank, asosiasi, investor, akademisi, sampai regulator luar negeri. Bahkan ikut mempertimbangkan rekomendasi Basel Committee on Banking Supervision (BCBS), Islamic Financial Services Board (IFSB), plus hasil evaluasi Program Internasional, seperti FSAP dan ROSC A&A.

Bahasanya keren, nggak cuma best practice, tapi juga best fit, jadi cocok sama Indonesia, nggak asal comot aturan luar negeri.

Seandainya kamu  lagi ujian sekolah, ada siswa yang jawabannya ditutup-tutupi, guru pasti curiga. Nah, biar nggak ada lagi bank yang “tutup kertas jawaban”. OJK minta semua laporan penting dipublikasikan, antara lain laporan keuangan dan kinerja keuangan (biar kelihatan sehat atau megap-megap), laporan eksposur risiko dan permodalan (semacam cek darah dan kolesterol), laporan informasi atau fakta material (breaking news kalau ada kejadian penting).

Selain itu, laporan suku bunga dasar kredit (biar nasabah nggak kaget liat cicilan), dan laporan lain sesuai aturan, termasuk laporan keberlanjutan, tata kelola terintegrasi, serta laporan keuangan emiten/perusahaan publik. Intinya, semua yang relevan buat publik harus dihidangkan terbuka, bukan ditaruh di laci.

OJK juga mikirin, siapa yang bikin laporan ini?, biar nggak asal-asalan, bank wajib punya penyusun laporan dengan sertifikasi Chartered Accountant (CA) level tertentu. Jadi nggak ada lagi cerita laporan keuangan disusun “ala kadarnya” atau hasil browsing tutorial YouTube.

Lebih jauh, direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas syariah juga ikut andil dalam pengawasan, jadi, laporan ini bukan sekadar kertas formalitas, tapi hasil kerja serius yang dijaga integritasnya. Kalau ada bank yang ngeyel?, siap-siap kena sanksi administratif, baik berupa denda maupun teguran.

Berdiri tegak

Aturan ini nggak pandang bulu,, berlaku buat bank umum konvensional, bank syariah, unit usaha syariah, bahkan kantor cabang bank luar negeri, jadi, semua kena kewajiban yang sama, nggak ada alasan “beda genre.”

OJK pun kasih waktu enam bulan buat adaptasi, jadi, aturan resmi berlaku Februari 2026, setelah itu, aturan lama dicabut. Ibarat ganti kalender, lembar lama dilepas, masuk tahun baru dengan aturan segar.

Transparansi bukan cuma soal formalitas, ibarat jualan makanan, orang bakal lebih yakin kalau bisa lihat dapurnya bersih. Kalau dapurnya ditutup rapat, konsumen jadi waswas.

Dengan aturan baru ini, nasabah bisa lebih tenang, investor lebih pede, dan pasar lebih disiplin, ujung-ujungnya, stabilitas Keuangan Nasional makin kuat. Kalau stabil, bank Indonesia bisa lebih kompetitif, nggak cuma di dalam negeri, tapi juga di level regional bahkan global.

Lewat POJK Nomor 18 Tahun 2025, OJK seakan bilang “Bank jangan kayak pacar PHP, bilang serius tapi jarang update status”, semua harus terbuka, jelas, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Kalau bank makin transparan, publik makin percaya, kalau publik percaya, industri perbankan makin kokoh, dan kalau kokoh, sistem keuangan Indonesia bisa berdiri tegak.

Pepatah bilang, “Air jernih berasal dari sumber yang bersih”, dengan aturan baru ini, OJK berusaha memastikan perbankan kita ngalir jernih, bukan keruh penuh misteri.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pingin Tahu ? Alex Ng-Vlog Sambil Main Jet Ski, Ni Ceritanya..

    Pingin Tahu ? Alex Ng-Vlog Sambil Main Jet Ski, Ni Ceritanya..

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.442
    • 0Komentar

    ia langsung tergunggah untuk menikmati panorama lintasan dayung terbaik di dunia dengan menggunakan jet ski

  • Berjasa Terhadap Negara, Presiden Menganugerahi 335 Tokoh Tanda Kehormatan

    Berjasa Terhadap Negara, Presiden Menganugerahi 335 Tokoh Tanda Kehormatan

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 770
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo memberikan tanda kehormatan kepada sedikitnya 335 tokoh yang dianggap telah berjasa kepada negara di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/8/2021). Penganugerahan ini didasarkan pada Keppres No 76, 77, 78/TK Tahun 2021 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa. “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik […]

  • Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Raden Fatah Palembang Raih Akreditasi Unggul

    Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Raden Fatah Palembang Raih Akreditasi Unggul

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.589
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu politik UIN Raden Fatah Palembang mendapatkan akreditasi unggul, nilai akreditasi ini tertuang dalam website BAN PT/Sapto (19/03/2024). Berdasarkan hasil penilaian assesment Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan tinggi. “Proses penilaian ini melewati proses panjang, mulai dari penyusunan dokumen borang, Assesment kelayakan dan Assesment lapangan serta […]

  • Jasa Kurir Paket  Jalur Udara  Dongkrak Omzet Pos Indonesia

    Jasa Kurir Paket  Jalur Udara  Dongkrak Omzet Pos Indonesia

    • calendar_month Jumat, 25 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.608
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – PT Pos Indonesia mengklaim jasa kurir paket pengiriman cargo jalur udara  mendongkrak omzet, meskipun pada Awal Januari adanya penyesuaian  tarif yang diberlakukan antara 30%-40%. Manager Marketing PT Pos Palembang, Paridu mengatakan kenaikan omzet tersebut didominasi dari paket ekpress, terutama pada jenis makanan, salah satunya oleh-oleh empek-empek. “Mau tidak mau, pengiriman oleh-oleh empek […]

  • Ingat, Pesan UAS Kepada Pemimpin Daerah, Apa Saja ?

    Ingat, Pesan UAS Kepada Pemimpin Daerah, Apa Saja ?

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, OKI- Dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW Sungai Kecamatan Lempuing, Belida Lempuing Jaya OKI,  Ust. Abdul Somad mengaku merasa nyaman menyampaikan ceramah, karena Ormas-ormasnya yang hadir, seperti FPI dan Banser berbaur akrab. “Yang seperti inilah kita harapkan. Karena nanti ada 7 golongan yang mendapat pertolongan di naungan singgasana Allah. Mereka itu di antaranya orang-orang […]

  • Jika Serius Digarap Lahan Rumah Bisa Tekan Pengeluaran & Hasilkan Uang, Salah Satu Buktinya Seperti Dilakukan Emak-emak Warga Kecamatan Muara Jaya, Begini Pengakuannya

    Jika Serius Digarap Lahan Rumah Bisa Tekan Pengeluaran & Hasilkan Uang, Salah Satu Buktinya Seperti Dilakukan Emak-emak Warga Kecamatan Muara Jaya, Begini Pengakuannya

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 736
    • 0Komentar

    GERAKAN Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) mendapatkan respon positif dari masyarakat, salah satunya Parnatin, warga Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU. Saat dibincangi disela-sela kunjungan Gubernur Herman Deru dikawasan itu belum lama ini, ibu rumah tangga ini menyebut memanfaatkan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan dapur  sangat tepat dilakoni oleh kalangan ibu rumah tangga. “Pekarangan rumah saya manfaatkan […]

expand_less
WordPress Archive Dometric – Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit Domex – Night Club WordPress Theme Domik – Responsive Architecture WordPress Theme Domina – Domain For Sale & Auction Plugin Dominus – Tattoo Studio Elementor Template Kits Domnoo – Pizza & Restaurant WordPress Theme Don Peppe – Pizza and Fast Food WordPress Theme Donalfarm | Agriculture Organic Farming WordPress Theme Donatenow – Donation & Charity Elementor Template Kit Donche – News & Magazine Template Kit