Perbankan & Keuangan

Dukung BSPS Sumsel, BSB Ubah Hunian Warga Jadi Layak

ist

BANK Sumsel Babel (BSB) mengambil peran strategis dalam percepatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Sumatera Selatan.

Melalui kerja sama dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera V, Kementerian PUPR, BSB memastikan bantuan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah tersalur tepat waktu dan tepat sasaran.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kantor Pusat Bank Sumsel Babel, Jakabaring, Palembang, kemarin

Dengan kolaborasi ini, BSB memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang mampu mendukung program pemerintah secara efektif, transparan, dan akuntabel.

PPS Dirut Bank Sumsel Babel, Marzuki menegaskan, Bank Sumsel Babel mengambil peran aktif untuk memastikan setiap dana BSPS digunakan sesuai peruntukan, mulai dari verifikasi rumah hingga pendampingan pembangunan.

“Kami fokus mempercepat proses agar warga Sumatera Selatan dan Bangka Belitung segera menikmati hunian yang layak.”

Program BSPS merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah secara swadaya.

BSB tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga mendampingi proses mulai dari pendaftaran penerima manfaat, penilaian kondisi rumah, hingga monitoring pembangunan.

Langkah ini memastikan bantuan tepat sasaran dan warga dapat melihat progres secara transparan.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera V, Yustin Patria Primordia, menyatakan  kolaborasi dengan BSB menjadi model bagi bank daerah lain di Indonesia.

Pendekatan ini mendukung target Program Tiga Juta Rumah yang digagas pemerintah, dengan fokus memperluas akses hunian layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di Sumatera Selatan, program ini menargetkan wilayah kerja BSB, termasuk kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Kepulauan Bangka Belitung. Bantuan yang diberikan berupa dana stimulan untuk perbaikan fisik rumah, termasuk atap, lantai, dinding, dan fasilitas sanitasi.

Transparansi menjadi prioritas. Setiap penerima manfaat memiliki catatan yang terekam, mulai dari pengajuan, evaluasi rumah, hingga realisasi renovasi.

Sistem ini meminimalkan risiko penyimpangan, memastikan warga dapat memantau proses perbaikan rumah mereka secara langsung.

Selain itu, pendekatan data-driven yang diterapkan BSB memudahkan identifikasi rumah yang paling membutuhkan bantuan. Strategi ini memastikan prioritas diberikan pada kondisi hunian yang kritis, sehingga program BSPS berjalan optimal dan tepat sasaran.

Keberhasilan BSB dalam percepatan BSPS di Sumatera Selatan menunjukkan  bank daerah dapat berperan lebih dari lembaga keuangan.

Bank berfungsi sebagai katalisator perubahan sosial, membantu pemerintah mewujudkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Secara nasional, model kerja sama ini dapat dijadikan acuan bagi bank daerah lain yang ingin mendukung percepatan BSPS.

Dengan sistem terintegrasi, proses pendataan, penyaluran dana, dan monitoring dapat berjalan cepat, efisien, dan transparan.

Dengan kolaborasi ini, Bank Sumsel Babel membuktikan  hunian layak bukan sekadar target program pemerintah, tetapi kenyataan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

BSPS Sumsel, didukung BSB, memberikan dampak nyata pada kualitas hidup warga, dari keamanan dan kenyamanan rumah hingga kesejahteraan keluarga.(***)

To Top