Pemerintahan

Miris, Sumsel Masuk Urut 4 Kegiatan Pungli di Indonesia

stop-pungli

Ternyata miris nian, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masuk dalam urutan ke-4 se-Indonesia dalam catatan tim Saber Pungli, dengan OTT 57 kasus dan tersangka 99 orang.

SUMSELTERKINI.ID,  Palembang – Ternyata miris nian, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masuk dalam urutan ke-4 se-Indonesia dalam catatan tim Saber Pungli, dengan OTT 57 kasus dan tersangka 99 orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Nasrun Umar mengakui, apabila kegiatan pungli masih terjadi di Sumsel. “Kalau bebas (pungli), pasti belum. Kami tidak bisa berbohong kepada masyarakat,” tegasnya usai Sosialisasi Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) di Hotel Aryadutha Palembang, Kamis (14/9/2017).

Kegiatan sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 Tentang Sapu Bersih Pungli tersebut menurut Nasrun, dilakukan dalam rangka membebaskan Provinsi Sumatera Selatan dari pungli.

“Sosialisasi ini mengarah kesana. Apa yang harus dilakukan, untuk mencegah pungli, yang telah merusak sendi-sendi kami,” tegasnya.

Untuk itu dengan kegiatan ini setidaknya dapat dipraktekan di lapangan agar masalah penyakit pungli ini dapat dicegah. Maksimal solusinya  dengan kegiatan rutin  melakukan sosialisasi atau penyuluhan terhadap PNS .

Berdasarkan rekapitulasi OTT dan tersangka Pungli per 12 September 2017. Khusus wilayah Sumatera, Sumsel menempati urutan kedua dengan OTT 57 kasus dengan tersangka 99 orang dari 10 provinsi. Sementara, urutan pertama ditempati Provinsi Sumatera Utara dengan OTT 133 kasus dengan tersangka 212 orang.

Untuk urutan nasional, Provinsi Sumsel menempati urutan ke-4. “Jangan  berpikir nomor 4 cukup tinggi. Tapi, apakah tim saber yang bekerja dengan baik atau tidaknya. Kita boleh berasumsi tinggi, kalau dasarnya sama,” imbuhnya.

Adanya kegiatan Pungli, berdampak terhadap ekonomi biaya tinggi, rusaknya tatanan masyarakat, menghambat pembangunan, masyarakat dirugikan, munculnya ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Comments

Terpopuler

To Top