Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Dari Buku ke Bisnis, Mungkinkah Student Preneur Cetak Pengusaha Muda!

Dari Buku ke Bisnis, Mungkinkah Student Preneur Cetak Pengusaha Muda!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • visibility 1.187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumseltterkini.co.id, -Pemerintah Kota Palembang lagi bikin gebrakan baru, Program Student Preneur jadi salah satu proyek Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa – Prima Salam (RDPS), dalam 100 hari kerja mereka. Untuk merealisasikannya, baru-baru ini Palembang menggandeng PT Pusri.

Program ini digadang-gadang bisa mencetak generasi muda yang nggak cuma pinter teori, tapi asanya juga jago untuk cari cuan sejak dini. Keren nggak tuh kalau sukses !

Tapi, sebelum kita tepuk tangan duluan, kita mesti cek nih. Ini beneran gebrakan yang bakal mengubah masa depan anak-anak Palembang atau cuma proyek yang bakal redup seiring berjalannya waktu?

Jadi, konsepnya tuh gini. PT Pusri siap kasih beasiswa buat 250 siswa SMP berprestasi yang tinggal di sekitar mereka. Selain itu, program ini juga bakal ngajarin siswa tentang kewirausahaan. Jadi, mereka nggak cuma disuruh menghafal buku, tapi juga bakal belajar bikin kerajinan, menjahit, melukis, sampai bikin vlog. Udah kayak kelas kreator zaman now!

Pemerintah Kota Palembang sendiri punya target lebih besar 1.000 siswa ikut program ini dalam setahun. Seminggu dua kali mereka bakal dapet kelas khusus biar makin jago. Di atas kertas sih keren banget, tapi kita udah sering lihat program ambisius yang ujung-ujungnya malah melempem. Nah, gimana biar Student Preneur ini nggak bernasib sama?

Jangan salah, program-program kayak gini sebenarnya udah pernah dicoba di tempat lain, tapi nggak semua berhasil. Ada program Sekolah Enterpreneur Muda yang awalnya heboh, tapi akhirnya zonk, karena minim dana dan nggak ada mentor yang beneran paham bisnis. Terus, ada juga Balai Latihan Kerja (BLK) yang katanya bakal bikin anak muda siap kerja, tapi malah banyak yang bingung harus ngapain setelah lulus. Bukan malah dapet kerja, tapi malah balik nganggur.

Terus, program magang yang katanya bikin anak muda siap terjun ke dunia industri? Eh, malah banyak yang cuma dijadiin tenaga kerja murah tanpa ada jenjang karier jelas. Kalau Student Preneur nggak mau masuk daftar program gagal, pemerintah harus serius nih ngelola dan ngawasin program ini.

Supaya Student Preneur nggak jadi proyek seremonial doang, ada beberapa hal yang harus diperhatiin Kurikulum Jangan Kaleng-kaleng Jangan cuma ngajarin bikin vlog atau kerajinan doang, tapi harus ada strategi biar karya mereka bisa dijual dan bertahan di pasaran. Ajarkan juga soal digital marketing dan manajemen bisnis, biar mereka ngerti cara cuan yang bener. Mentor Harus yang Beneran Paham Bisnis Jangan cuma guru yang kasih teori doang, tapi harus ada praktisi bisnis yang udah sukses biar siswa dapet insight dari dunia nyata.

Bukan sekadar tahu teori, tapi ngerti juga tantangan dunia usaha. Jangan lepasin siswa setelah lulus Program ini harus ada lanjutan, misalnya dengan bikin komunitas wirausaha muda atau inkubator bisnis buat mereka yang mau serius. Jangan sampai habis setahun, terus bubar jalan dan ilmunya cuma jadi kenangan.

Evaluasi Terus, Jangan Cuma Pas Awal Doang Harus ada laporan rutin soal progres program ini. Jangan cuma di-launching heboh terus nggak ada kabarnya. Kalau ada kendala, harus segera diperbaiki biar nggak mandek di tengah jalan. Libatkan Banyak Pihak, Jangan Andalkan PT Pusri Doang PT Pusri emang keren udah mau support, tapi kalau cuma bergantung ke satu perusahaan, program ini bisa lemah. Harus ada dukungan dari berbagai perusahaan, komunitas bisnis, dan bahkan influencer yang bisa bantu nge-branding Student Preneur ini biar makin keren.

Student Preneur punya potensi gede buat bikin anak muda Palembang jadi lebih kreatif dan mandiri secara finansial. Tapi kalau eksekusinya asal-asalan, ya bakal jadi proyek gagal berikutnya.

Jadi, buat RDPS dan tim, jangan sampai program ini cuma jadi janji politik doang. Harus beneran dieksekusi dan evaluasi dengan serius biar hasilnya nyata! Masyarakat juga harus ikut ngawal biar ini nggak jadi proyek yang hilang begitu aja.

Jikan ini sukses, Student Preneur bisa jadi contoh buat kota lain. Kalau gagal? Ya siap-siap aja jadi bahan omongan warga! Kita tunggu kelanjutannya, semoga bukan sekadar wacana. [***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Ado Gawe “ Plembang Nian

    “Ado Gawe “ Plembang Nian

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.314
    • 0Komentar

    Sekarang ini sudah masuk ditahun ajaran baru baik sekolah atau perguruan tinggi swasta dan negeri, banyak yang kepengen nak sekolah dan jugo banyak yang nak masuk kuliah tidak kalah jugo banyak yang nak nyari gawe. Akan tetapi beda hal dengan wong Plembang. Ini ceritonyo !!!!! Kacibob : “ Hari mak ini segalonyo mahal, perekonomian ancur […]

  • “Dari Mushaf ke Metaverse [Ketika Qur’an Tak Lagi Hanya Bersandar di Rak, Tapi Juga Nongkrong di Browser]”

    “Dari Mushaf ke Metaverse [Ketika Qur’an Tak Lagi Hanya Bersandar di Rak, Tapi Juga Nongkrong di Browser]”

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dulu, orang kalau mau ngaji Qur’an harus buka lemari dulu, cari mushaf yang biasanya sudah disampul plastik bening atau kain batik hadiah tahlilan. Sekarang? cukup klik, geser, atau sentuh layar, zaman memang sudah seperti kentang goreng di microwave cepat, praktis, tapi tetap renyah iman kalau dinikmati dengan khusyuk. Luar biasa dan keren, Lajnah […]

  • Misi Rahasia Pemkot & BPOM di Pasar Tradisional

    Misi Rahasia Pemkot & BPOM di Pasar Tradisional

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau kata orang tua dulu, “Lebih baik pahit karena jamu, daripada manis karena racun.” Nah, kira-kira begitulah intisari dari pertemuan antara Sekretaris Daerah Palembang, Pak Aprizal Hasyim, dengan BPOM Palembang. Bukan sedang membahas ramuan awet muda atau resep nasi minyak anti gagal, tapi ini soal urusan yang jauh lebih krusial keselamatan isi perut […]

  • Nyantai Sejenak, Timnas All Star Nikmati Pesona Danau Ranau

    Nyantai Sejenak, Timnas All Star Nikmati Pesona Danau Ranau

    • calendar_month Sabtu, 23 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.737
    • 0Komentar

    “Minggu kita sudah bertanding lagi, besok kita fokus pada pertandingan melawan tim OKUS,” Sumselterkini.co,id, OKUS – Roadshow  Timnas All Star sudah hampir dua bulan di Sumatera Selatan, mereka dihabiskan untuk bertanding bola mengikuti  Turnamen Alex Noerdin Cup 2019. Sekitar 13 pertandingan di Kabapaten yang berbeda mereka hadapi, dan semuanya menang. Para pemain dan panitia pun […]

  • 220 Tenaga Pendamping Dikukuhkan, Tenaga Pendamping Harus Ubah Pola Pikir Petani

    220 Tenaga Pendamping Dikukuhkan, Tenaga Pendamping Harus Ubah Pola Pikir Petani

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    SETELAH sukses  memajukan sektor pertanian melalui rekrutmen 1400  Petugas Pendamping Peningkatan Ekonomi Pertanian (P2EP), kini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali merekrut  220 Tenaga Pendamping Peningkatan Produksi Perkebunan (TPPPP). Ke 220 TPPPP tersebut  bertugas mendampingi para petani dari sektor perkebunan agar lebih produktif dalam  meningkat produksi termasuk  membaca  prospek pemasaran hingga  hilirisasi produk. Menurut Gubernur Sumsel H […]

  • Gubernur Sumsel Raih Penghargaan Pembina Embarkasi Terbaik se- Indonesia

    Gubernur Sumsel Raih Penghargaan Pembina Embarkasi Terbaik se- Indonesia

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 984
    • 0Komentar

    KPHI telah melakukan pengawasan terhadap proses penyelenggaraan ibadah haji di 13 embarkasi haji di Indonesia.

expand_less
WordPress Archive Super Forms – Calculator Super Forms | CSV Attachment Super Forms – Drag & Drop Form Builder Super Forms | Email Templates Super Forms – Front-end Posting Super Forms | Mailchimp Super Forms – Mailster Super Forms – Password Protect & User Lockout & Hide Super Forms – Popups Super Forms – Register & Login