Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Rumah Aspirasi, Tempat Curhat Warga, Bukan Tempat Cari Hoaks

Rumah Aspirasi, Tempat Curhat Warga, Bukan Tempat Cari Hoaks

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • visibility 795
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di zaman serba digital ini, informasi menyebar lebih cepat dari ayam tetangga bertelur. Baru juga kucing garuk tembok, sudah ada yang ngaku-ngaku tahu isi perut pemerintah. Salah satu isu terbaru yang beredar kayak gorengan sore hari adalah “Katanya Rumah Aspirasi cuma buka sampai 27 Juni.”

Waduh, ini sih bukan lagi salah paham, tapi sudah masuk ke ranah ngarang tingkat dewa. Untung Kepala Dinas Kominfo Palembang, Pak Adi Zahri, langsung turun tangan. Bareng Asisten I Pak M Ichsanul Akmal, beliau meninjau langsung Rumah Aspirasi dan menyatakan dengan tegas, lantang, dan tidak goyah meski diterpa angin kabar burung Program Rumah Aspirasi tetap lanjut, jalan terus, gak pake rem tangan!.

Bayangkan, program ini ibarat warung kopi gratis buat rakyat, tempat ngeluh boleh, tempat usul juga boleh, bahkan mau curhat masalah gorong-gorong mampet pun bisa. Dalam sehari bisa sampai 200 orang datang. Itu artinya warga Palembang bukan cuma butuh jalan mulus, tapi juga butuh ruang buat bicara. Dan Rumah Aspirasi adalah jawabannya. Rumah Aspirasi itu seperti tempat tambal ban di pinggir jalan mungkin kecil, tapi menyelamatkan banyak perjalanan hidup.

Jadi kalau ada yang bilang bakal ditutup, bisa dipastikan itu bukan kabar dari langit, tapi dari “planet sebelah”. Pemerintah Kota Palembang, lewat program ini, justru sedang membangun jembatan komunikasi langsung antara rakyat dan pemimpin. Tidak perlu lagi pakai kode-kode kayak gebetan pemalu, tinggal datang dan bicara. Mau usul soal lampu jalan? Bisa. Mau komplain soal air mampet? Monggo. Mau ngasih ide kreatif? Silakan.

Yang lebih menggembirakan, semua layanan di sini gratis!. Iya, g-r-a-t-i-s. Jadi kalau masih ada yang males datang cuma karena bisikan hoaks, itu ibarat menolak durian gratis karena katanya ada ularnya padahal belum dibuka!

Memang benar kata orang tua zaman dulu “Air yang keruh jangan langsung diminum, dicek dulu sumbernya”. Begitu juga informasi, jangan asal telan kabar burung dari grup WA keluarga yang isinya lebih banyak forward-an daripada sayur sop di kantin.

Masyarakat harus cerdas, kritis, tapi juga optimis, rumah Aspirasi bukan cuma bangunan, tapi semangat. Semangat mendengar, semangat melayani, dan semangat memperbaiki. Jangan biarkan kabar miring merusak niat baik.Toh, bukankah pepatah juga bilang “Kalau ada tempat curhat gratis dan langsung didengar pemerintah, kenapa harus percaya hoaks dari tetangga yang bahkan belum mandi?”.

Kalau mau bicara soal pelayanan publik, kita mesti jujur mengakui program Rumah Aspirasi Pemerintah Kota Palembang ini adalah satu dari sedikit ruang yang betul-betul membuka telinga dan hati untuk rakyat. Ini bukan sekadar program tempelan buat gaya-gayaan atau basa-basi politis, tapi benar-benar jadi “kompor semangat” yang menghangatkan hubungan warga dengan pemerintah.

Coba pikir di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota, saat masyarakat sering merasa “didekatkan hanya saat pilkada, lalu dilupakan saat sudah berkuasa”, Rumah Aspirasi muncul sebagai oase. Sebagai tempat berteduhnya keluh kesah yang sering kali tak punya tempat. Dan yang paling penting, warga dilayani tanpa bayar, tanpa perlu sewa mikrofon, dan tanpa perlu pakai dasi. Cukup datang, cerita, dan langsung ditindaklanjuti. Ini seperti warung kopi rakyat versi resmi yang dengar bukan cuma tetangga, tapi pejabat.

Nah, ketika muncul isu bahwa layanan ini akan berhenti tanggal 27 Juni, itu ibarat ada yang nyebarin kabar “matahari nggak akan terbit besok”  bikin heboh, tapi jelas-jelas ngawur. Dan seperti kata pepatah modern “Kalau hoaks datang mengetuk, jangan langsung dibukakan pintu. Siapa tahu itu utusan dari grup WA sebelah”.

Masyarakat Palembang harus makin cerdas, jangan mau jadi bola pingpong yang dipukul sana-sini oleh informasi liar. Apalagi saat sudah ada jalur resmi untuk menyampaikan semua keresahan, jangan malah beralih ke jalur gosip dan kabar burung. Itu seperti punya mobil tapi malah nebeng becak tetangga buat ke pasar.

Dan kepada semua penyebar hoaks, cukuplah jadi penyebar bibit cabai atau bibit kelor. Jangan ikut-ikutan menyebar kabar palsu yang bikin gaduh suasana. Karena kalau terus-menerus begitu, lama-lama Anda bukan cuma bikin repot warga, tapi juga bikin panas hati yang sedang mencoba percaya.

Rumah Aspirasi ini ibarat sumur umum di tengah kampung siapa saja boleh datang, bawa wadah masing-masing, dan pulang dengan harapan baru. Maka, kalau ada yang mau meracuni airnya dengan hoaks, jangan dibiarkan. Ajak diskusi, ajak datang langsung, suruh lihat sendiri. Biar tahu bahwa yang katanya ditutup itu ternyata tetap buka, tetap melayani, dan tetap semangat.

Seperti kata pepatah lama yang sudah dimodifikasi sesuai zaman “Daripada menyebar isu yang tak berdasar, lebih baik menyebar senyum dan aspirasi yang bisa didengar”. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Berjalan, Petugas Samsat Tak Boleh Sungkan Jumput Bola

    Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Berjalan, Petugas Samsat Tak Boleh Sungkan Jumput Bola

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    PENGHAPUSAN denda kendaraan bermotor [BBNKB] II di Sumsel sejak kemarin, 1 Agustus sudah berlaku. Program Penghapusan Sanksi Administrasi PKB dan Pembebasan BBNKB II di Lounching, di kantor Samsat Palembang I. Salah satunya program ini direalisasikan bertujuan untuk menyikapi Pemulihan Ekonomi Sumsel (PES) agar merangsang kembali roda perekonomian dan meningkatkan PAD. Selain itu memberikan kemudahan dan membantu masyarakat di […]

  • Dampak Pipa Bocor, DPRD PALI Desak Bantuan

    Dampak Pipa Bocor, DPRD PALI Desak Bantuan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KEBOCORAN pipa gas di Sungai Deras, Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (27/2/2026), meninggalkan dampak lebih dari sekadar kobaran api. Insiden pada jaringan milik PT Pertamina (Persero) itu memicu kepanikan warga dan menghentikan aktivitas di sekitar lokasi selama proses pemadaman berlangsung. Api berhasil dikendalikan tim gabungan beberapa jam […]

  • Optimalkan Kajian Ilmu Sosial-Politik-Kaeagamaan  dengan Big Data, Laboratorium FISIP UIN Raden Fatah Hadirkan Pakar

    Optimalkan Kajian Ilmu Sosial-Politik-Kaeagamaan  dengan Big Data, Laboratorium FISIP UIN Raden Fatah Hadirkan Pakar

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    KEBERADAAN Big Data memberikan menjadi salah satu tonggak perubahan paradigma dalam memahami proses sosial. Big Data memberikan warna baru dalam penelitian, Sehingga akademisi dan peneliti harus mulai  untuk menyesuaikan paradigma penelitian Sosial. Untuk itulah Laboratorium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Raden Fatah menggelar Webinar dengan Tema “Riset Ilmu Sosial, Politik dan Keagamaan dengan […]

  • Staf Khusus Diminta Rajin Jemput Bola ke Kemenkeu

    Staf Khusus Diminta Rajin Jemput Bola ke Kemenkeu

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera  Selatan (Sumsel) Herman Deru menerima audiensi perwakilan Kementerian Keuangan di Provinsi Sumsel beserta seluruh Kepala Kanwil Kementerian Keuangan, dalam rangka melaporkan perkembangan implementasi Kebijakan Fiscal tahun 2019 dan Prospek tahun 2020 di Wilayah Provinsi Sumsel. Audiensi ini dilakukan di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Kamis (23/1) siang dan, dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil […]

  • Puisi ini semoga bermanfaat dalam persahabatan

    Puisi ini semoga bermanfaat dalam persahabatan

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.372
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Puisi di bawah ini diperuntukan bagi enter yang menjalin persahabatan yang tak pernah retak. Semoga bisa menjadi bacaan yang bermanfaat. Berikut puisi berjudul “Teman Sejati”.   Teman Sejati Di keheningan malam yang sunyi, Kutemukan sejati, temanku yang setia. Dalam perjalanan hidup yang penuh liku, Kita bertemu, bersama melangkah maju. Teman sejati, kau seperti […]

  • Sumsel Juga Ada Masuk, Ini 60 Finalis STQH Nasional ke-26

    Sumsel Juga Ada Masuk, Ini 60 Finalis STQH Nasional ke-26

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 922
    • 0Komentar

    SELEKSI Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVI tahun 2021 memasuki babak final. Sebanyak 60 peserta ditetapkan sebagai finalis oleh Dewan Hakim berdasarkan perolehan nilai tertinggi. Penetapan finalis dituangkan dalam Surat Keputusan bernomor 02/Kep.DH/STQHN-XXVI/2021 tentang Penetapan Peserta Finalis Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits Tingkat Nasional XXVI Tahun 2021 di Provinsi Maluku Utara. “Keputusan ini […]

expand_less
WordPress Archive Kaffa – Cafe & Coffee Shop WordPress Theme + RTL Kaffen – Coffe Shop & Restaurant Elementor Template Kit Kahlo – Art Gallery and Museum WordPress Theme Kajuh – Carpenter Elementor Template kit Kaleido | Photography Theme for WordPress Kalisa - Blog & Magazine WordPress Theme Kalium – Creative Multipurpose WordPress & WooCommerce Theme Kalkulat – Multipurpose Business WordPress Theme Kalles – Clean, Versatile, Responsive Shopify Theme – RTL support Kalles - Versatile Elementor WooCommerce Theme