Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Rumah Aspirasi, Tempat Curhat Warga, Bukan Tempat Cari Hoaks

Rumah Aspirasi, Tempat Curhat Warga, Bukan Tempat Cari Hoaks

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • visibility 817
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di zaman serba digital ini, informasi menyebar lebih cepat dari ayam tetangga bertelur. Baru juga kucing garuk tembok, sudah ada yang ngaku-ngaku tahu isi perut pemerintah. Salah satu isu terbaru yang beredar kayak gorengan sore hari adalah “Katanya Rumah Aspirasi cuma buka sampai 27 Juni.”

Waduh, ini sih bukan lagi salah paham, tapi sudah masuk ke ranah ngarang tingkat dewa. Untung Kepala Dinas Kominfo Palembang, Pak Adi Zahri, langsung turun tangan. Bareng Asisten I Pak M Ichsanul Akmal, beliau meninjau langsung Rumah Aspirasi dan menyatakan dengan tegas, lantang, dan tidak goyah meski diterpa angin kabar burung Program Rumah Aspirasi tetap lanjut, jalan terus, gak pake rem tangan!.

Bayangkan, program ini ibarat warung kopi gratis buat rakyat, tempat ngeluh boleh, tempat usul juga boleh, bahkan mau curhat masalah gorong-gorong mampet pun bisa. Dalam sehari bisa sampai 200 orang datang. Itu artinya warga Palembang bukan cuma butuh jalan mulus, tapi juga butuh ruang buat bicara. Dan Rumah Aspirasi adalah jawabannya. Rumah Aspirasi itu seperti tempat tambal ban di pinggir jalan mungkin kecil, tapi menyelamatkan banyak perjalanan hidup.

Jadi kalau ada yang bilang bakal ditutup, bisa dipastikan itu bukan kabar dari langit, tapi dari “planet sebelah”. Pemerintah Kota Palembang, lewat program ini, justru sedang membangun jembatan komunikasi langsung antara rakyat dan pemimpin. Tidak perlu lagi pakai kode-kode kayak gebetan pemalu, tinggal datang dan bicara. Mau usul soal lampu jalan? Bisa. Mau komplain soal air mampet? Monggo. Mau ngasih ide kreatif? Silakan.

Yang lebih menggembirakan, semua layanan di sini gratis!. Iya, g-r-a-t-i-s. Jadi kalau masih ada yang males datang cuma karena bisikan hoaks, itu ibarat menolak durian gratis karena katanya ada ularnya padahal belum dibuka!

Memang benar kata orang tua zaman dulu “Air yang keruh jangan langsung diminum, dicek dulu sumbernya”. Begitu juga informasi, jangan asal telan kabar burung dari grup WA keluarga yang isinya lebih banyak forward-an daripada sayur sop di kantin.

Masyarakat harus cerdas, kritis, tapi juga optimis, rumah Aspirasi bukan cuma bangunan, tapi semangat. Semangat mendengar, semangat melayani, dan semangat memperbaiki. Jangan biarkan kabar miring merusak niat baik.Toh, bukankah pepatah juga bilang “Kalau ada tempat curhat gratis dan langsung didengar pemerintah, kenapa harus percaya hoaks dari tetangga yang bahkan belum mandi?”.

Kalau mau bicara soal pelayanan publik, kita mesti jujur mengakui program Rumah Aspirasi Pemerintah Kota Palembang ini adalah satu dari sedikit ruang yang betul-betul membuka telinga dan hati untuk rakyat. Ini bukan sekadar program tempelan buat gaya-gayaan atau basa-basi politis, tapi benar-benar jadi “kompor semangat” yang menghangatkan hubungan warga dengan pemerintah.

Coba pikir di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota, saat masyarakat sering merasa “didekatkan hanya saat pilkada, lalu dilupakan saat sudah berkuasa”, Rumah Aspirasi muncul sebagai oase. Sebagai tempat berteduhnya keluh kesah yang sering kali tak punya tempat. Dan yang paling penting, warga dilayani tanpa bayar, tanpa perlu sewa mikrofon, dan tanpa perlu pakai dasi. Cukup datang, cerita, dan langsung ditindaklanjuti. Ini seperti warung kopi rakyat versi resmi yang dengar bukan cuma tetangga, tapi pejabat.

Nah, ketika muncul isu bahwa layanan ini akan berhenti tanggal 27 Juni, itu ibarat ada yang nyebarin kabar “matahari nggak akan terbit besok”  bikin heboh, tapi jelas-jelas ngawur. Dan seperti kata pepatah modern “Kalau hoaks datang mengetuk, jangan langsung dibukakan pintu. Siapa tahu itu utusan dari grup WA sebelah”.

Masyarakat Palembang harus makin cerdas, jangan mau jadi bola pingpong yang dipukul sana-sini oleh informasi liar. Apalagi saat sudah ada jalur resmi untuk menyampaikan semua keresahan, jangan malah beralih ke jalur gosip dan kabar burung. Itu seperti punya mobil tapi malah nebeng becak tetangga buat ke pasar.

Dan kepada semua penyebar hoaks, cukuplah jadi penyebar bibit cabai atau bibit kelor. Jangan ikut-ikutan menyebar kabar palsu yang bikin gaduh suasana. Karena kalau terus-menerus begitu, lama-lama Anda bukan cuma bikin repot warga, tapi juga bikin panas hati yang sedang mencoba percaya.

Rumah Aspirasi ini ibarat sumur umum di tengah kampung siapa saja boleh datang, bawa wadah masing-masing, dan pulang dengan harapan baru. Maka, kalau ada yang mau meracuni airnya dengan hoaks, jangan dibiarkan. Ajak diskusi, ajak datang langsung, suruh lihat sendiri. Biar tahu bahwa yang katanya ditutup itu ternyata tetap buka, tetap melayani, dan tetap semangat.

Seperti kata pepatah lama yang sudah dimodifikasi sesuai zaman “Daripada menyebar isu yang tak berdasar, lebih baik menyebar senyum dan aspirasi yang bisa didengar”. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Formasi CPNS Pemkot Palembang Paling Banyak, Mau Tahu ?

    Formasi CPNS Pemkot Palembang Paling Banyak, Mau Tahu ?

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.177
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten/Kota di Sumsel kini telah menerima jatah atau kuota untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Berdasarkan kuota, daerah paling banyak mendapatkan jatah CPNS yakni Kota Palembang sebanyak 916 formasi. Sedangkan, paling sedikit yakni Kabupaten Empat Lawang sebanyak 53 formasi. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII, Agus Sutiadi mengatakan, jumlah 3983 […]

  • 10 Tahun REDD+, Mengapa Perjuangan Menyelamatkan Hutan Belum Usai?

    10 Tahun REDD+, Mengapa Perjuangan Menyelamatkan Hutan Belum Usai?

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Menyelamatkan hutan tak cukup dengan cara menghentikan penebangan pohon, ada yang lebih penting, yaitu dengan menekan deforestasi, apalagi ada persoalan lain yang tak kalah rumit, misalnya bagaimana memastikan hasilnya terukur, pendanaannya berkelanjutan, dan komitmen antarnegara benar-benar berjalan di lapangan. Persoalan ini menjadi salah satu perhatian dalam REDD+ Community of Practice Regional Meeting for […]

  • OPD Jangan Semata Andalkan APBD Jalankan Program Kerja, Harus Inovatif Kata Pejabat di Palembang Ini

    OPD Jangan Semata Andalkan APBD Jalankan Program Kerja, Harus Inovatif Kata Pejabat di Palembang Ini

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 724
    • 0Komentar

    ORGANISASI Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang dituntut lebih inovatif dalam merancang program kerja. Hal ini dikemukakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah -Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Palembang, Harrey Hadi. Dia mengatakan, masih ada OPD yang semata mengandalkan atau tergantung pada APBD dalam melaksanakan program kerja. Semua OPD jangan berharap dari APBD. […]

  • Amar Bank Memenangkan 2 Asia Pacific Enterprise Awards 2021

    Amar Bank Memenangkan 2 Asia Pacific Enterprise Awards 2021

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.623
    • 0Komentar

    PT Bank Amar Indonesia Tbk (“Amar Bank”), perusahaan teknologi dengan lisensi perbankan dan bank digital pure-play pertama dan satu-satunya di Indonesia, mengumumkan pencapaiannya di ajang bergengsi Asia Pacific Enterprise Awards (APEA) 2021 atas peraih Corporate Excellence Award kategori Industri Jasa Keuangan. Pada saat yang sama, Presiden Direktur Amar Bank Vishal Tulsian juga dianugerahi Master Entrepreneur […]

  • Kominfo Palembang Sambut Baik Program Beasiswa

    Kominfo Palembang Sambut Baik Program Beasiswa

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.461
    • 0Komentar

    Pingintau.id,- Program beasiswa tahunan bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan baik di dalam maupun luar negeri yang dibuka kembali oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) disambut baik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Pasalnya, selain masyarakat, program beasiswa tersebut juga terbuka bagi PNS, anggota TNI/POLRI, dan masyarakat umum non-PNS dari Kementerian/LPNK/BUMN/ Pegawai Swasta/Pelaku startup yang […]

  • Kemenag Terbitkan Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri saat Pandemi, Silahkan Baca

    Kemenag Terbitkan Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri saat Pandemi, Silahkan Baca

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 647
    • 0Komentar

    IDUL Fitri 1442 H/2021 M masih dalam suasana pandemi. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid. Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 07 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid. “Panduan diterbtikan dalam […]

expand_less
WordPress Archive Kaffa – Cafe & Coffee Shop WordPress Theme + RTL Kaffen – Coffe Shop & Restaurant Elementor Template Kit Kahlo – Art Gallery and Museum WordPress Theme Kajuh – Carpenter Elementor Template kit Kaleido | Photography Theme for WordPress Kalisa - Blog & Magazine WordPress Theme Kalium – Creative Multipurpose WordPress & WooCommerce Theme Kalkulat – Multipurpose Business WordPress Theme Kalles – Clean, Versatile, Responsive Shopify Theme – RTL support Kalles - Versatile Elementor WooCommerce Theme