Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Kisah di Ujung Lorong, Roda untuk Rohim

Kisah di Ujung Lorong, Roda untuk Rohim

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 949
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di sudut Palembang yang sunyi tapi tetap hidup dengan suara ketok panci dan ayam jago insomnia, hiduplah seorang lelaki tua bernama A. Rohim. Rumahnya di Jalan Teguh Kandrak RT 28 RW 10 Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan bukan rumah besar dengan gerbang besi dan CCTV. Namun cukup untuk berteduh dari hujan, tidur nyenyak, dan menampung cucu-cucu yang kadang datang cuma buat numpang Wi-Fi.

Sudah beberapa bulan terakhir, Pak Rohim tidak bisa berjalan, bukan karena lagi ikut aksi diam seribu bahasa atau ikut tantangan “tiduran 100 hari demi konten”, tapi karena tubuhnya dikuasai stroke dan tekanan darah tinggi. Kalau tensinya diukur, angkanya, wah.., bisa bikin nyesek kayak liat tagihan listrik pas AC lupa dimatikan seminggu.

Awalnya, keluarga mengira beliau hanya kecapean. Tapi lama-lama, kecurigaan muncul saat posisi tidur beliau konsisten dari subuh ke magrib, dan yang berubah cuma siaran TV.

“Pak, makan dulu…”

“Hmm.”

“Pak, mandi dulu…”

“Hmm.”

“Pak, anak sapi tetangga lahir!”

“Hmm.”

Begitulah, … hidup beliau jadi sunyi seperti sinyal HP di bawah tower rusak!.

Lantas, di hari Selasa yang entah kenapa terasa penting, datanglah tamu dari langit. Bukan malaikat, tapi Ketua Tim Penggerak PKK Palembang, Ibu Dewi Sastrani, turun dari mobil seperti bintang film, lengkap dengan rombongan ada Camat Kertapati, Kepala Dinas Sosial, dan petugas Puskesmas yang mukanya lebih tegang dari kawat jemuran putus.

“Warga lapor, katanya Pak Rohim butuh perhatian,” kata Ibu Dewi sambil melangkah masuk ke rumah.

Pak Rohim hanya melirik. Beliau pikir, ini pasti petugas survei data bansos lagi. Tapi begitu Dewi duduk dan langsung panggil petugas Puskesmas buat cek tensi, suasana jadi berubah.

“Berapa?” tanya Dewi.

“200 lebih, Bu!” jawab petugas, suara sedikit bergetar seperti mau umumkan nilai ujian nasional.

“Ya Allah, ini tensi apa kode diskon belanja online?”

Semua tertawa, kecuali tensimeter yang mau pensiun dini karena shock.

Dengan sigap, Dewi langsung menoleh ke keluarga. “Ini darurat. Saya minta izin, Pak Rohim harus dirujuk ke rumah sakit. Jangan ditunggu-tunggu. Ini bukan flu yang bisa sembuh pakai teh manis dan kipas bambu.”

Keluarga akhirnya setuju. Anak laki-laki Pak Rohim, Mas Ujang, mengangguk dengan mata berkaca-kaca. “Iya Bu, kami ikhlas. Yang penting Bapak bisa segera sehat.”

Namun, Dewi tahu bahwa penyembuhan tidak hanya dimulai dari rumah sakit. Ia lalu membuka bagasi mobil dan mengeluarkan tiga hadiah satu paket sembako, uang santunan, dan sebuah kursi roda mengilap, lengkap dengan bantal dudukan.

“Ini bukan hadiah, tapi harapan,” kata Dewi. “Supaya setelah ini, Pak Rohim bisa keliling halaman lagi meski pakai roda.”

Pak Rohim mencoba tersenyum. Senyum itu memang tidak simetris, tapi hangatnya melebihi nasi goreng tengah malam.

Sebelum beranjak, Dewi menepuk pundak Mas Ujang. “Jagain bapakmu baik-baik. Kadang, roda kehidupan itu bukan tentang naik atau turun. Tapi siapa yang dorong dan siapa yang rela didorong.”

Petugas puskesmas pun bersiap, kursi roda dibuka, dan Pak Rohim dengan dibantu tiga orang dan satu tenaga semangat keluarga akhirnya berpindah dari ranjang ke kursi roda. Sebuah momen yang mungkin kecil bagi dunia, tapi besar bagi seorang lelaki yang lama terkunci dalam diam.

“Pak, siap berangkat?” tanya camat sambil senyum.

Pak Rohim mengangkat jempol. Dalam diamnya, ada tawa kecil.

Dan saat mobil ambulance mulai menjauh dari gang sempit, tetangga-tetangga berdiri di pinggir jalan. Beberapa melambaikan tangan, lainnya menahan air mata. Bukan karena sedih, tapi karena sadar: ternyata, di kota ini, masih ada orang yang peduli.

Kadang, hidup kita tidak selalu bisa dikendalikan. Seperti Pak Rohim, tubuh bisa lumpuh, dan tekanan darah bisa naik lebih cepat dari harga telur. Tapi satu hal yang pasti harapan tidak pernah lumpuh. Ia tetap hidup lewat tangan-tangan yang datang memberi, lewat senyum yang tak pamrih, dan lewat kursi roda yang jadi kendaraan semangat baru.“Jangan takut hidupmu berhenti berjalan. Tak apa tak punya kaki yang kuat, asal ada hati yang masih bisa digerakkan.”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait PHK, Manajemen Hotel Sandjaja Angkat Bicara

    Terkait PHK, Manajemen Hotel Sandjaja Angkat Bicara

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.493
    • 0Komentar

    “Karena keuangan Hotel Sandjaja belum memungkinkan, maka permintaan PHK karyawan tidak ditanggapi. Baru sekitar September 2017, para karyawan dipanggil sebanyak 60 orang untuk dimediasi.

  • Pemasang Mahkota Raja Jokowi  Sudah Diketahui, BPN Prabowo-Sandi Minta PDIP Minta Maaf

    Pemasang Mahkota Raja Jokowi  Sudah Diketahui, BPN Prabowo-Sandi Minta PDIP Minta Maaf

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA  – Pemasang alat peraga kampanye bergambar capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dengan atribut mahkota raja di sekitar wilayah Banyumas, sempat menjadi teka-teki namun akhirnya diketahui ternyata adalah pendukung Jokowi. Atas hal itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta PDIP meminta maaf. Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman, mengatakan terkait pengakuan […]

  • Banjir Nagari Simpang Sugiran Sumbar, 406 KK Sempat Terisolasi

    Banjir Nagari Simpang Sugiran Sumbar, 406 KK Sempat Terisolasi

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.493
    • 0Komentar

    BADAN Nasional Penanggulangan Bencana [BNPB] melaporkan 406 KK sempat terisolasi akibat banjir yang terjadi di Nagari Simpang Sugiran, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu akhir pekan lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota menginformasikan hujan deras berdurasi 4 jam ini memicu Sungai Bt. Bondar Datuak […]

  • ODP Center Bakal Beroperasi Setelah Disidak DPRD Pagaralam

    ODP Center Bakal Beroperasi Setelah Disidak DPRD Pagaralam

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.663
    • 0Komentar

    DPRD Bersama Pemkot Pagaralam mengadakan rapat tertutup terkait penanganan Covid-19 Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD Jeny Shandiyah dan beberapa anggota, Sekda Kota Pagaralam, Samsul Bahri, Kepala Dinas Kesehatan Desi Elfiani, Direktur RSUD Besemah Dian Netha. Saat di wawancara Sumselterkini.co.id, Senin, (27/4/2020) Juru bicara Gugus tugas Samsul Bahri mengatakan, rapat hari ini membahas tentang berbagai hal […]

  • HAORNAS 2020, Bank Sumsel Babel dukung Gerakan Sejuta Bola
    CSR

    HAORNAS 2020, Bank Sumsel Babel dukung Gerakan Sejuta Bola

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.899
    • 0Komentar

    DALAM rangka turut memeriahkan peringatan HAORNAS 2020 yang dilaksanakan bertempat di Plaza GOR Stadion Jakabaring Palembang, Rabu [9/9/2020] Bank Sumsel Babel memberikan bantuan CSR 1.000 bola kaki kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan yang diserahkan secara simbolis oleh  Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin kepada Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru. Pemberian […]

  • Rakornas PHRI, Alex : Selamat Nikmati Kuliner Palembang

    Rakornas PHRI, Alex : Selamat Nikmati Kuliner Palembang

    • calendar_month Kamis, 5 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.247
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang  – Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam sambutanya menyampaikan rasa terimakasih kepada Menpar yang telah mendukung Sumsel menjadi salah satu tujuan wisata Indonesia. Menurut Alex, berkat dukungan Kemenpar, Palembang Provinsi Sumsel dapat dikenal di berbagai negara.”Terima kasih sekali kepada pak menteri yang sudah mendukung Sumatera Selatan. Selamat datang bapak dan para peserta Rakornas, selamat […]

expand_less
WordPress Archive GetCab | Online Taxi Service WordPress Theme Getleads High-Performance Landing Page WordPress Theme GetResponse for NEX-Forms Getstall – Grocery Store Elementor Template Kit Gettree – Garden & Landscaping Elementor Template Kit GGWEPE – Esports & Gaming Elementor Template Kit Gift Wrapper for WooCommerce Gifting for WooCommerce Subscriptions Gifts Shop | Handmade Souvenirs WooCommerce WordPress Theme Gild – Agency Elementor Template Kit