Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Ketika Palembang Dilamar China, Ada Tiga Paket “mahar” Ditawarkan, Apa Tuh!

Ketika Palembang Dilamar China, Ada Tiga Paket “mahar” Ditawarkan, Apa Tuh!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 855
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau Palembang ini manusia, mungkin sekarang lagi kayak gadis manis yang sering dikejar-kejar jodoh. Sudah cantik, punya sejarah panjang, tapi masih suka kena banjir kalau nangisnya deras.

Eh,.. datanglah segerombolan “calon mertua” dari China, lengkap dengan lamaran tiga jurus teknologi canggih, janji manis, dan harapan hidup bahagia tanpa takut kebanjiran lagi.

Di bawah rindangnya pohon kelapa bukan peribahasa, ini sungguhan di Pondok Kelapa Jalan Demang Lebar Daun, Wali Kota Palembang Ratu Dewa membuka pintu rumah makan dan hatinya untuk para investor dari Negeri Tirai Bambu.

Pertemuan ini tak cuma urusan makan-makan pempek dan teh tawar, di balik piring-piring penuh santapan itu, bergulir rencana besar menyelamatkan Palembang dari banjir, membuatnya jadi kota canggih, dan menjadikan Sungai Musi berkilauan kayak jalan tol baru dicat.

Investor dari China nggak main-main. Mereka datang membawa tiga proposal kerja sama yang kalau dilihat dari kertasnya saja sudah bikin ngiler, pertama, teknologi penanggulangan banjir super canggih, karena Palembang memang kota pesisir sungai, tapi bukan berarti tiap gerimis harus berubah jadi kolam renang gratis.

Investor ini menawarkan sistem drainase pintar, pompa air otomatis, bahkan prediksi banjir berbasis kecerdasan buatan (AI). Bayangkan kalau hujan mau deras, sistem langsung kasih alarm, kayak aplikasi ojek online yang ngasih tahu hujan gerimis di jalanan.

Kedua, smart city ala masa depan, semua ingin hidup nyaman lampu jalan otomatis, CCTV pintar, parkiran online, sampai pemantauan jalan berlubang pakai drone.

Palembang digadang-gadang bisa menjadi kota futuristik, kayak dalam film science fiction, tapi tetap dengan aroma kemplang di tiap sudut, ke tiga revitalisasi Sungai Musi jadi magnet wisata, maksudnya dulu, Sungai Musi jadi jalur dagang rempah, sekarang mau disulap jadi jalur wisata dan ekonomi.

Bayangkan Musi malam-malam ada lampu warna-warni di jembatan, kapal wisata muter-muter sambil live music, pasar apung jualan model pempek, laksan, celimpungan. Kalau ini berhasil, bukan cuma PAD naik, tapi juga bisa mengembalikan kejayaan Palembang sebagai primadona sungai Nusantara.

Ratu Dewa bukan wali kota yang gampang dibuai janji manis. meski tawaran ini terdengar kayak proposal pernikahan ala drama Korea penuh bunga dan harapan, beliau tetap pasang rem.

Ia langsung memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup, PUPR, Kominfo, dan bagian Kerjasama untuk “menguliti” semua rencana itu sampai bersih.” Kita kaji dan kita bahas polanya seperti apa,” ujar Ratu Dewa, mirip seperti orang tua yang mau mantu tapi tetap cek KTP, kartu keluarga, dan slip gaji calon menantu, kemarin.

Beliau juga menekankan asa besarnya adalah agar kerjasama ini tidak cuma wacana di atas kertas glossy, tapi benar-benar terwujud, terpelihara, dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Palembang.

Kerjasama tersebut pastinya ada untung rugi, untungnya setidaknya,  Palembang bisa loncat beberapa langkah ke depan tanpa harus jungkir balik riset sendirian. Teknologi banjir, smart city, hingga wisata sungai langsung tersedia, kayak paket komplit beli rumah dapat kulkas.

Wisata Sungai Musi yang keren berarti lebih banyak wisatawan, lebih banyak pengusaha lokal yang kecipratan rejeki, dan lebih banyak PAD buat pembangunan daerah dan dengan kerja sama ini, ASN Palembang bisa belajar teknologi baru, bukan cuma jadi penonton.

Namun disisi lain tentunya ada rugi juga, karena bakal ketergantungan tinggi, maksudnya jika semua sistem dipegang vendor asing, Palembang bisa kayak rumah yang remote AC, TV, dan pintunya dipegang orang lain. Mau gerak dikit, mesti minta izin.

Infrastruktur air, data kota, hingga sistem keamanan bisa jadi alat pengaruh politik dan ekonomi di masa depan kalau nggak diatur ketat dari awal, dan sistem canggih itu keren di awal, tapi kalau perawatannya mahal dan Palembang nggak siap, bisa-bisa sistem mangkrak, kayak robot penyapu debu yang mati baterai.

Investasi dari China ini memang menggoda, ibarat daging empuk di tengah hajatan. Tapi perlu diingat, kalau mau makan enak, tetap harus waspada cek bahan, cek bumbu, dan jangan asal telan. Kerjasama ini harus penuh perhitungan, legalitas kuat, berbagi manfaat jelas, dan tetap mengutamakan kedaulatan Palembang sendiri.

Kalau semua beres, maka Palembang bisa bangga dari kota yang dulunya banjir tiap musim hujan, jadi kota pintar yang sungainya berkilauan kayak lukisan. Tapi kalau tidak hati-hati, ya siap-siap Palembang cuma dapat janji-janji manis kayak cokelat kadaluarsa bungkusnya mewah, isinya pahit.

Mari kita berharap, di bawah kepemimpinan Ratu Dewa, Palembang mampu mengambil peluang emas ini dengan cerdas ibarat pepatah, “Minum air Sungai Musi, tetap harus tahu kapan berhenti supaya tidak kelelep,”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PB IKBA Harus Bermanfaat Bagi Pembangunan

    PB IKBA Harus Bermanfaat Bagi Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

    KEBERADAAN Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Banyuasin (IKBA) digarapkan dapat memberikan kontribunsinya dalam memajukan pembangunan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Kabupaten Banyuasin sebagai daerah kelahiran para anggota IKBA. “Saya berharap IKBA berkontribusi dalam pembangunan daerah, teruatama untuk Kabupaten Banyuasain. Jangan sampai kita ini membentuk organisasi tapi tidak memberikan hasil bagi kemajuan daerah kalau tidak […]

  • 2 Warga OKI  Jalani Isolasi di ODP Center Teluk Gelam

    2 Warga OKI  Jalani Isolasi di ODP Center Teluk Gelam

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.533
    • 0Komentar

    DUA orang warga Ogan Komering Ilir (OKI) menjalani isolasi di OKI ODP Center Teluk Gelam. Keduanya,   masing-masing NM (38) asal Kecamatan Teluk Gelam dan JN (27) warga Kecamatan Mesuji Makmur mereka merupakan pelaku perjalanan dari daerah transmisi lokal. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengungkap keduanya mulai masuk karantina terpusat pada pukul 14:00 WIB, […]

  • Nakes RSUD Kayuagung Disuntik Vaksin

    Nakes RSUD Kayuagung Disuntik Vaksin

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.253
    • 0Komentar

    TENAGA kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung (RSUD) mulai disuntik vaksinasi virus Corona jenis sinovac. Sebanyak 600 orang pegawai di rumah sakit tersebut baik yang merupakan tenaga kesehatan (nakes) maupun non kesehatan (non nakes) disuntik secara bertahap. Penyuntikan vaksin dilangsungkan, Senin  (25/1/2021) yang mana tahap pertama direncanakan digelar selama 7 hari dengan batas 90 […]

  • BSB Optimistis Penyaluran KUR Sesuai Target

    BSB Optimistis Penyaluran KUR Sesuai Target

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.994
    • 0Komentar

    BANK Sumselbabel menargetkan pada tahun ini dapat merealisasi target Kredit Usaha Rakyat [KUR] senilai Rp500 juta  menyusul KUR tersebut banyak yang mengajukan. Menurut Sekretaris Perusahaan Bank plat merah milik Pemda di Prov. Sumsel dan Bangka Belitung, Normandi Akil KUR tersebut disalurkan banyak disektor pertanian, perkebunan dan perikanan serta perdagangan ritel. “Sektor pertanian dan perkebunan mendominasi penyaluran […]

  • Fitri Ajak Camat Belajar Mengolah Sampah di Kecamatan Kalidoni

    Fitri Ajak Camat Belajar Mengolah Sampah di Kecamatan Kalidoni

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    MENINDAK lanjuti program mengatasi penumpukan sampah yang semakin banyak dan kurangnya pengelolaan disetiap Kecamatan kota Palembang, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda secara langsung menghadirkan 18 camat untuk melihat secara langsung bagimana proses peleburan sampah. Hal ini dibenarkan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda,  sengaja saya mengajak seluruh camat yang ada di kota Palembang ini untuk melihat bagaimana […]

  • Beasiswa Bidiksiba untuk 49 Anak Berprestasi

    Beasiswa Bidiksiba untuk 49 Anak Berprestasi

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.907
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas kemampuan dan keberhasilan para siswa siswi,PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melaksanakan pelepasan peserta Program Beasiswa Sekitar PT Bukit Asam Tbk (Bidiksiba) tahun ajaran 2022/2023 pada 17 Agustus 2022 di Lapangan KBL PTBA Tanjung Enim. Bidiksiba merupakan program beasiswa pendidikan yang diberikan PTBA kepada siswa lulusan SLTA atau sederajat dari […]

expand_less
WordPress Archive Djaen – Restaurant Elementor Template Kit Djompo Kit – Senior Care Elementor Template Kit D’leh – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Dlisting – Real Estate WordPress Theme Docar – Repair Shop Elementor Template Kit Doccure – Doctor & Clinic Appointment Booking and Medical Management WordPress Theme Doccure – HTML Angular Vue & Laravel Clinic & Doctor Appointment Booking Template + Admin Dashboard Docle – Digital Agency Services Template Kit Docly - Documentation And Knowledge Base WordPress Theme with bbPress Helpdesk Forum Docmet – HealthCare and Medical WordPress Theme