Selasa, 1 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Kalau Sampah Bisa Jadi Listrik, Masa Masih Jadi Beban!

Kalau Sampah Bisa Jadi Listrik, Masa Masih Jadi Beban!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 736
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada pepatah lama bilang, “di mana ada tumpukan sampah, di situ ada harapan.” Ya, harapan untuk listrik, bukan harapan mantan kembali. Dan harapan itulah yang sedang diolah secara serius dan semoga bukan hanya sekadar seremoni di proyek Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Keramasan di Palembang.

Sabtu akhir pekan lalu, biasanya cocok untuk cuci motor atau tidur siang, malah jadi hari penting bagi Wali Kota Palembang Ratu Dewa, ia mendampingi Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, blusukan ke lokasi proyek di Jalan Mayjen Satibi Darwis, Kertapati. Bukan untuk sekadar selfie di atas tumpukan sampah atau bikin video di media sosial, sebut saja TikTok yang bikin viral di TPS, tapi tujuannya untuk memantau progres proyek yang katanya akan menyulap bau jadi cahaya.

Bayangkan, tumpukan sampah yang selama ini bikin kita menutup hidung saat lewat, bakal berubah jadi energi listrik. Kayak mantan yang dulu nyakitin, sekarang malah bantu bayar PLN. Proyek PSEL ini ibarat pacar idaman guna mengurangi beban, memberi manfaat, dan nggak bikin bau-bau drama.

Wali Kota Ratu Dewa menyampaikan dukungannya dengan nada semangat proyek ini jadi solusi dari masalah sampah Palembang. Tapi semoga bukan cuma jadi solusi di spanduk.

Lantas ? jangan jadi beban di kemudian hari, karena pengelolaan yang setengah hati, banyak masukan dan arahan dari Pak Menteri katanya siap ditindaklanjuti. Nah, semoga bukan ditindak-nanti.

Menteri Lingkungan Hidup pun menekankan pentingnya teknologi dan pemilahan sampah yang benar. Organik ya organik, non-organik ya jangan dicampur kayak hubungan yang nggak jelas statusnya. Karena bau itu datang bukan karena sampahnya banyak, tapi karena kita males memilah mirip kayak kehidupan yang nggak disortir, akhirnya jadi berantakan.

Pak Menteri juga mengingatkan bahwa proyek ini bukan sulap, tapi peraturan. Lebih tepatnya, Perpres No. 35 Tahun 2018. Ini bukan main-main. Kalau gagal, kita bukan cuma gagal mengelola sampah, tapi juga gagal paham soal masa depan.

Contohlah Kota Tokyo yang sudah menerapkan Waste-to-Energy (WTE) sejak zaman Tamagotchi masih ngetren. Di sana, pembakaran sampah menghasilkan listrik yang cukup untuk menerangi ratusan ribu rumah tanpa bau bakaran. Sementara di Stockholm, Swedia, sampah organik diolah jadi biogas untuk bus kota. Jadi penumpang nggak cuma bisa duduk nyaman, tapi juga sadar bahwa mereka naik bus berbahan bakar semangka busuk dan kulit kentang.

Sementara kita? Kadang masih buang popok ke sungai, terus komplain karena ikan makin susah dicari. Hadeh..!!.

Semua pihak, dari Pemkot sampai kementerian, bilang siap kerja sama. Tapi ingat, pengelolaan sampah itu bukan soal proyek besar doang. Itu juga soal kebiasaan kecil masyarakat dan konsistensi pemerintah. Jangan sampai proyeknya canggih, tapi warganya masih buang bungkus nasi ke parit depan rumah. Jangan sampai mesinnya modern, tapi SOP-nya kayak zaman penjajahan.

Kalau proyek ini hanya selesai di tataran seremoni, ya sama saja kayak pesta pernikahan mewah tapi rumah tangganya bubar di bulan kedua.

Kalau proyek ini berhasil, maka Palembang akan mencatat sejarah dari kota yang dikeluhkan karena sampah, jadi kota yang jadi panutan pengelolaan sampah nasional. Tapi kalau gagal? Ya.., kita hanya akan mewariskan satu hal pada anak cucu bau, dan tak ada yang lebih menyedihkan daripada meninggalkan dunia ini dalam keadaan cucu kita masih mengeluh soal aroma TPA yang menyelimuti pagi hari.

Maka dari itu, mari kita dukung PSEL Keramasan ini dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar kunjungan dan liputan, tapi juga pengawasan dan pelibatan karena urusan sampah bukan hanya milik tukang angkut, tapi tanggung jawab kolektif.

Dan untuk kita semua, yang masih suka buang sembarangan ingatlah, sampah yang kau buang hari ini, bisa jadi tagihan listrik cucumu nanti.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Karhutla di Sumsel Tahun Ini, Ini Yang Dilakukan PTPN VII

    Antisipasi Karhutla di Sumsel Tahun Ini, Ini Yang Dilakukan PTPN VII

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.429
    • 0Komentar

    DIREKTUR PTPN VII Doni P. Gandamiharja mengatakan pihaknya optimis kejadian 2019 tidak terulang kembali lagi tahun ini. Sebab perseroan telah melakukan berbagai upaya dan inisiatif dari sisi pencegahan. Selain menambah embung dan melakukan pendalaman embung, pihaknya kata Doni juga telah menambah petugas patroli yang mereka rekrut langsung dari masyarakat hingg 100 orang. “Kami bahkan tambah […]

  • Dektesi Orang Asing Sejak Dini, Itu Hal Yang Sangat Penting

    Dektesi Orang Asing Sejak Dini, Itu Hal Yang Sangat Penting

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 772
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Seperti diketahui orang asing masuk di wilayah kota Palembang, melalui beberapa pintu dan ada yang bisa di pantau dengan teknologi canggih tapi juga perlu ada pemantauan di lapangan, sehingga keberadaannya bisa diketahui perkembangannya menyimpang atau tidaknya dari izin awal maksud kedatangannya. Hal itu disampaikan oleh, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Palembang, Bambang Wicaksono, […]

  • Saat Pandemi Covid,  Penjualan Madu Naik 200 Persen, Produsen Kewalahan Penuhi Permintaan

    Saat Pandemi Covid, Penjualan Madu Naik 200 Persen, Produsen Kewalahan Penuhi Permintaan

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 960
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19 nampaknya membuat masyarakat mulai sadar akan pola hidup sehat. Tidak hanya menerapkan Protokol kesehatan, tetapi juga menjaga imunitas tubuh. Salah satunya adalah madu yang dipercaya dapat menjaga imunitas tubuh. Hal itu pun membuat permintaan madu di pasaran naik. Seperti yang dirasakan Pemilik Madu Alas Roban, Lailatul Mafiyah yang saat ini tengah disibukkan dengan […]

  • Dorong Inovasi Teknologi Asli Tiongkok untuk Pencitraan Medis,Telefield Medical Imaging Menyelesaikan Pendanaan Putaran Pra-A

    Dorong Inovasi Teknologi Asli Tiongkok untuk Pencitraan Medis,Telefield Medical Imaging Menyelesaikan Pendanaan Putaran Pra-A

    • calendar_month Jumat, 19 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 742
    • 0Komentar

    HONG KONG SAR – Media OutReach – Telefield Medical Imaging (TMI) Limited adalah penyedia teknologi, peralatan, dan solusi pencitraan ultrasound AI 3D terkemuka di dunia. Ini menawarkan sistem penilaian skoliosis ultrasonik 3D bebas radiasi perintis yang disebut Scolioscan, yang memberikan solusi baru untuk penilaian skoliosis yang aman dan efisien. Perusahaan telah mendapatkan pengakuan dan dukungan […]

  • Idul Adha & Audit Hati,[Hewan Kurban & Keikhlasan]

    Idul Adha & Audit Hati,[Hewan Kurban & Keikhlasan]

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.149
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pagi jumat kemarin langit Palembang mendung, seperti mau turun hujan, namun  siapa sangka, semangat warga tetap menyala terang, seperti kompor gas tiga tungku. Trotoar penuh, halaman masjid tumpah ruah, jalanan sampai berubah jadi sajadah dadakan. Dari yang jalan kaki pakai sarung bolong, sampai yang naik motor pakai parfum sebotol semua datang dengan satu […]

  • Sumsel Siap Tuan Rumah Rakor Protokol se-Indonesia

    Sumsel Siap Tuan Rumah Rakor Protokol se-Indonesia

    • calendar_month Senin, 3 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.509
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Sumsel, Drs. Iwan Gunawan Syaputra, M. Si mengungkapkan pihaknya siap, jika Sumsel dipercaya menjadi penyelenggaraan Rakor Protokol se Indonesia. Hal itu dikatakannya saat menghadiri Rakor Bidang Keprotokolan se Sumsel di hotel Arista, Senin (3/12/2018). “Sebelumnya memang belum ada penyelenggaraan seperti ini. Namun intinya […]

expand_less
WordPress Archive Themify Post Type Builder Themify Post Type Builder Extra Fields Themify Post Type Builder Relation Themify Post Type Builder Search Themify Post Type Builder Submissions Themify Postline WordPress Theme Themify Responz WordPress Theme Themify Shopdock WooCommerce Theme Themify Shoppe WooCommerce Theme Themify Simfo WordPress Theme