Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Disikat KKP, Bisnis Arwana Super Red Tanpa Izin Kandas di Tengah Jalan

Disikat KKP, Bisnis Arwana Super Red Tanpa Izin Kandas di Tengah Jalan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • visibility 862
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau ada ikan yang bisa dibilang “sultan” di dunia akuarium, Arwana Super Red lah jagonya. Ikan ini bukan cuma berenang, tapi juga bawa aura mahal, kayak Rolls-Royce yang hidup di dalam air, ibarat juga Ferrari di dunia otomotif. Tapi sayangnya, masih saja ada manusia yang merasa dirinya lebih licin dari belut, nekad memperdagangkan Arwana Kalimantan ini tanpa izin resmi.

Baru-baru ini, tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menurunkan “pasukan srigala laut” mereka untuk menyegel tiga lokasi usaha ilegal di Pontianak dan Kubu Raya.

Mereka menemukan ratusan ekor Arwana Kalimantan, ikan yang seharusnya dijaga macam mahkota kerajaan,  malah diperjualbelikan tanpa Surat Izin Pemanfaatan Jenis Ikan (SIPJI) dan Surat Angkut Jenis Ikan (SAJI). Kalau di dunia manusia, ini kayak jual berlian pakai kardus bekas, tanpa kuitansi.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, sudah memperingatkan aspek legalitas itu bukan sekadar formalitas doang. Ini soal menjaga spesies yang sudah masuk daftar “rawan punah” di Red Data Book IUCN, bahkan sudah diborgol di Appendix I CITES sejak 1975. Artinya, Arwana ini levelnya kayak anggota boyband internasional tidak boleh diperlakukan sembarangan, apalagi diperdagangkan pakai jalan belakang.

Penindakan tegas ini bukan semata-mata soal prosedur, tapi lebih kepada mempertahankan warisan hayati negeri. Kita ini dikaruniai kekayaan biodiversitas yang, kalau dijual eceran satu-satu, mungkin cukup buat beli pulau pribadi di Karibia. Tapi kalau cuma dikejar untung jangka pendek, kekayaan itu bakal lenyap kayak es krim di tengah gurun Sahara.

Tiga lokasi disegel, dua pelaku berinisial AH dan AG diamankan. Dengan nada serius  dan mungkin sedikit wajah kecut.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Ipunk, menyampaikan mereka berpotensi kena denda administratif, semoga dendanya cukup berat buat bikin mereka kapok, dan mikir dua kali sebelum jualan ilegal lagi.

Sebenarnya, berbisnis ikan hias itu sah-sah saja, malah bisa jadi ladang rejeki yang basah (secara harfiah dan metaforis). Tapi ya itu tadi, jangan sampai mentalitas “asal cuan” bikin kita lupa ada regulasi dan tanggung jawab moral.

Kata Menteri Sakti Wahyu Trenggono, usaha ikan hias itu harus legal, lestari, dan elegan  kayak jual parfum mahal, bukan jual cilok di pinggir jalan.

Bayangkan, jika semua orang sembarangan ambil dan jual Arwana Kalimantan, nanti anak cucu kita cuma bisa lihat arwana di gambar stiker, bukan di akuarium. Mau? Tentu tidak. Maka mari kita rawat Arwana kita sebagaimana kita merawat akun media sosial penuh cinta, penuh perhatian, dan jangan asal jual tanpa password.

Kalau kata pepatah, “Ada udang di balik batu,” maka di kasus ini jelas ada “arwana di balik izin.” Maka dari itu, mari kita dukung KKP dalam menjaga harta karun negeri ini, supaya Arwana Super Red tetap berenang gagah, bukan tinggal cerita sedih di masa depan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Pansus DPRD Setujui LKPJ Gubernur Sumsel TA 2019

    5 Pansus DPRD Setujui LKPJ Gubernur Sumsel TA 2019

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.107
    • 0Komentar

    LIMA panitia khusus (pansus) DPRD Sumsel menyetujui  Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)  Gubernur Sumsel Tahun Anggaran (TA) 2019 pada rapat paripurna XIII DPRD Provinsi Sumsel melalui video conference yang dipimpin oleh  Wakil Ketua DPRD Sumsel H.Muchendi Mahzareki SE  didampingi Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati dan Wakil Ketua DPRD Sumsel Kartika Sandra Desi. Juga dihadiri […]

  • Jaga Perbatasan RI – Malaysia Di Kalbar, Kodam Sriwijaya Berangkatkan Prajurit

    Jaga Perbatasan RI – Malaysia Di Kalbar, Kodam Sriwijaya Berangkatkan Prajurit

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri (Yonif) 144/Jaya Yudha (JY) Kodam II/Swj akan di berangkatkan untuk melaksanakan Pengamanan Perbatasan antara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Malaysia di Kalimantan Barat (Kalbar). Rencana pemberangkat tersebut disampaikan pada saat Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi menerima paparan Danrindam II/Swj Kolonel Inf Ibnu Jarwadi, dalam rangka Rencana Latihan […]

  • Target Terlampaui, Berkat Dukungan Semua Pihak Menjadi Faktor Pesatnya Perkembangan Rumah Tahfidz di Sumsel

    Target Terlampaui, Berkat Dukungan Semua Pihak Menjadi Faktor Pesatnya Perkembangan Rumah Tahfidz di Sumsel

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    LANGKAH Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan taat terhadap agama melalui rumah Tahfidz nampaknya berbuah manis. Hal itu terbukti dengan pesatnya perkembangan rumah Tahfidz di Sumsel saat ini. Dimana, menurut Herman Deru, saat ini rumah Tahfidz di Sumsel sudah mencapai 4 ribu yang tersebar di seluruh penjuru Sumsel. “Target […]

  • Serukan Indonesia Jangan Menyerah, Video Tim Isolasi Covid 19 Muba Viral

    Serukan Indonesia Jangan Menyerah, Video Tim Isolasi Covid 19 Muba Viral

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

    Di saat tim medis dan tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 di Indonesia telah menyerukan kepasrahan dan kalimat menyerah lainnya menangani Covid-19, justru berbanding terbalik yang dialami tenaga medis dan tim isolasi di Kabupaten Musi Banyuasin. Di Kabupaten Muba, tenaga medis dan tenaga medis yang menangani Covid-19 mengajak para tenaga medis lainnya di Indonesia untuk tidak […]

  • Polda Sumsel Larang Rayakan Malam Penggantian Tahun Baru

    Polda Sumsel Larang Rayakan Malam Penggantian Tahun Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    POLDA Sumsel memastikan tidak ada pesta perayaan malam pergantian tahun di Provinsi Sumatera Selatan. Jika ada yang melanggar, akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. “Kegiatan masyarakat baik itu hiburan atau apa pun yang menyebabkan terjadinya kerumunan (pada malam pergantian tahun) akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kabid Humas Polda Sumsel, […]

  • Duh, Ampun Dech Enceng Gondok Kotorin Sungai Musi

    Duh, Ampun Dech Enceng Gondok Kotorin Sungai Musi

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.671
    • 0Komentar

    ECENG Gondok tampak tumbuh subur dibelantaran Sungai Musi, tepatnya di sepanjang daerah Ulu. Bahkan di musim hujan ini air terlihat meninggi, mirisnya eceng gondok yang tumbuh subur di pinggir Sungai Musi terlihat terbawa arus ketengah alur Sungai.Sungai Musi pun terkesan kumuh dan kotor sehingga tak elok dipandang mata. Pantuan ST, Kamis [19/12/2019] sore, dari atas […]

expand_less
WordPress Archive Sterling | Responsive WordPress Theme Sticky HTML5 Music Player WordPress Plugin Sticky Radio Player WordPress Plugin – Full Width Shoutcast and Icecast HTML5 Player Still - Steel Factory & Manufacturing Elementor Template kit Stock Market & Forex Charts | WordPress Plugin Stock Photos – WordPress Plugin Stockholm – A Genuinely Multi-Concept Theme Stockie – Multi-purpose Creative WooCommerce Theme Stockton – Business & Financial Consulting WordPress Theme StockUpp Advanced Shipping for WooCommerce