Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sumsel Ditetapkan Jadi Daerah Percontohan Nasional Upaya AKIP

Sumsel Ditetapkan Jadi Daerah Percontohan Nasional Upaya AKIP

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 25 Jan 2018
  • visibility 990
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Kali ini Sumsel mendapatkan predikat A (Sangat Baik) atas hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) tahun 2017 yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB).

Dari laporan hasil evaluasi AKIP, Provinsi Sumsel mendapatkan nilai 80,01 dengan predikat A, kemudian rata-rata nilai Kabupaten/Kota di Sumsel sebesar 55,87 dengan Predikat CC. Dengan meraih peringkat A, Sumsel ditetapkan menjadi sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam upaya peningkatan AKIP melalui efektivitas, efisiensi, dan capaian reformasi birokrasi.

Laporan hasil evaluasi AKIP tersebut diserahkan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Hotel Radisson Golf and Convention Center Batam, Kepulauan Riau, Kamis (25/1/2018).

Selain Provinsi Sumsel, Menteri PANBR juga menyerahkan laporan hasil evaluasi AKIP 2017 kepada Pemerintah daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah I yang meliputi seluruh daerah di pulau Sumatera, Banten dan Jawa Barat.

Dalam sambutan dan arahannya, Menteri PANRB Asman Abnur menyapaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumsel yang telah berhasil mendapatkan predikat A (Sangat Baik). Menurutnya, melalui prestasi yang diraih Sumsel tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi daerah lainnnya untuk lebih baik lagi hingga mampu meraih predikat tertinggi memuaskan.

“Beliau, pak Alex ini salah satu yang paling gigih untuk mendapatkan predikat A, sepanjang acara yang pertama saya lihat adalah tampilnya Pak Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Kenapa begitu, karena Sumsel mendapat predikat A jadi penampilan pak Gubernur tentunya percaya diri,” ujarnya.

Sementara itu, selain menerima laporan hasil evaluasi AKIP, Gubernur Sumsel Alex Noerdin juga berkesempatan menjadi nara sumber pada sesi berbagi pengalaman tentang upaya peningkatan AKIP bersama nara sumber lainnya yakni Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, dan Wali Kota Padang, H. Mahyeldi.

Dalam kesempatan sharing session tersebut, Gubernur Sumsel Alex Noerdin memaparkan banyak hal tentang Sumsel, diantaranya mengenai prioritas pemda Provinsi dalam pembangunan Sumsel, kemudian visi dan misi, serta tantangan dalam pelaksanaan pembangunan Sumsel seperti terbatasnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Sekarang kita Sumatera Selatan dapat predikat A, tahun depan target kita dapat predikat AA. Tapi, tahun depan gubernurnya bukan saya lagi, semoga target itu bisa tercapai,” harapnya.

Selain itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin juga sempat menayangkan video tentang kesiapan pelaksaan Asian Games di Palembang yang membuat terpukau seluruh hadirin. Menurut Alex, dirinya sengaja menampilkan tentang Asian Games karena karena semua pembangunan infrastruktur yang ditampilkan bukan baru akan dibangun melainkan secara keseluruhan sudah selesai dibangun, hanya ada beberapa yang belum selesai seperti Light Rail Transit (LRT) yang akan selesai pada Februari mendatang.

“Jadi semua yang saya tampilkan tadi menunjukan itulah yang namanya efektifitas yang efisien yang sebenarnya. Kalau tidak bagaimana bisa Sumatera Selatan bisa menjadi tuan rumah Asian Games,” ujar Alex.

Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, untuk mengukur perkembangan AKIP, pihaknya telah melakukan evaluasi setiap tahunnya meliputi berbagai kategori penilaian yang tujuannya bukan hanya penetapan nilai namun juga sebagai langkah dalam meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan capaian reformasi birokrasi.

“Di tahun 2017 lalu kita telah melakukan evaluasi kepada 82 Kementerian dan Lembaga, kemudian 34 Provinsi dan 510 Kabupaten/Kota di Indonesia, hari ini laporan hasil evaluasi AKIP yang kita serahkan sebanyak 172 kepada Kabupaten/Kota dan 22 Provinsi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, laporan hasil evaluasi AKIP yang diserahkan merupakan hasil evaluasi yang telah dilakukan dalam tahun 2017. Evaluasi tersebut dilakukan berdasarkan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, dan Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas.[fr]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HKIS-1 Crowned Gold Stevie® Award dari SUNeVision untuk Inovasi Teknologi,Menampilkan Stasiun Pendaratan Kabel Canggih dan Solusi Konektivitas

    HKIS-1 Crowned Gold Stevie® Award dari SUNeVision untuk Inovasi Teknologi,Menampilkan Stasiun Pendaratan Kabel Canggih dan Solusi Konektivitas

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.920
    • 0Komentar

      HONG KONG SAR – SUNeVision Holdings Ltd. (‘SUNeVision’, SEHK: 1686), penyedia pusat data dan pusat konektivitas nomor satu di Hong Kong, telah memenangkan Penghargaan Gold Stevie® untuk Inovasi dalam Pengembangan Teknologi – Industri Komputer dalam Penghargaan Stevie Asia-Pasifik tahunan ke-10. Penghargaan ini mengakui keunggulan teknologi HKIS-1 SUNeVision, stasiun pendaratan kabel pembawa-netral (CLS) dengan infrastruktur […]

  • “Lowongan Banyak, Tapi Cocok Nggak? Siapa Lolos?”

    “Lowongan Banyak, Tapi Cocok Nggak? Siapa Lolos?”

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.333
    • 0Komentar

    PERNAH nggak kau naksir seseorang, tapi begitu mau melamar ternyata syaratnya panjang nian? Harus mapan, harus rajin, harus begini begitu. Nah, kurang lebih begitulah suasana rekrutmen baru dari Disnakertrans Muba bareng PT Bata Tama Wijaya (BTJ).Lowongan memang banyak, peluangnya besar, tapi tetap saja cocok atau tidak, kembali ke syarat. Cerita ini mulai menggelinding ketika Disnakertrans […]

  • Cegah Tanah Ambles, KLH Wajibkan Water Farming

    Cegah Tanah Ambles, KLH Wajibkan Water Farming

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID -Tak semua air yang dipompa dari dalam tanah bisa kembali ke tempat asalnya, pasalnya selama bertahun-tahun, air tanah inilah menjadi andalan manusia di muka bumi guna memenuhi kebutuhan rumah tangga, gedung perkantoran, kawasan usaha hingga industri. Sementara dibagian lain, proses pengisian ulang cadangan air di bawah permukaan bumi sering kali tidak berjalan seimbang dengan […]

  • Polri Bongkar 13 Pinjol Ilegal, 57 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polri Bongkar 13 Pinjol Ilegal, 57 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 599
    • 0Komentar

    POLRI terus berupaya memberantas pinjaman online (pinjol) ilegal sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi. Kabareskrim Polri, Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa saat ini, Polri sudah ada 13 kasus pinjol ilegal yang dibongkar dengan puluhan tersangka. “Penanganan kasus pinjaman online ilegal yang dilaksanakan oleh jajaran Polri sesuai dengan instruksi Presiden melalui Bapak Kapolri, […]

  • Pemprov. Sumsel Alokasikan Dana Infrastruktur untuk Mura

    Pemprov. Sumsel Alokasikan Dana Infrastruktur untuk Mura

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    PEMPROV.Sumsel menggelontorkan dana senilai Rp81 miliar untuk Kabupaten Musi Rawas guna pembangunan infrastruktur. Menurut Gubernur Sumsel Herman Deru sebagai Kabupaten yang termasuk tertua di Sumsel dan pemekaran namun kabupaten ini tidak tertinggal. Dia menilai untuk lepas dari sebuah Kabupaten yang berpredikat tertinggal itu tidak gampang bukan hanya syarat administrasi tapi juga syarat-syarat pembangunan yang di […]

  • Kisah Repli Agustiar, Anak Petani yang Kini Jadi Influencer & Aktor Muda

    Kisah Repli Agustiar, Anak Petani yang Kini Jadi Influencer & Aktor Muda

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.399
    • 0Komentar

    PROFESI influencer dan aktor merupakan salah satu peluang bisnis yang menjanjikan di era digital seperti saat ini, dengan menjadi influencer dan aktor seseorang bisa meraup penghasilan yang cukup besar dengan cara mengiklankan produk-produk orang lain atau menerima endors. Menjadi seorang influencer dan aktor tentu saja bukan hal yang mudah, untuk menjadi seorang influencer dan aktor beberapa orang rela […]

expand_less
WordPress Archive Shelly – School Template Kit for Elementor Sheon – Multipurpose WooCommerce Theme ShiftCV | Blog Resume Portfolio WordPress Shina – Real State Property WordPress Theme Shindig – A Rocking Single Event WordPress Theme Shine – WooCommerce Responsive Theme Shipping Details Plugin for WooCommerce Shokusei – Japanese Restaurant & Sushi Bar Elementor Template Kit Shop (Shopping Cart) & APIs Modules for Stock Manager Advance Shop the Look Pro for WooCommerce