Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Nikah Dini Makin Sepi Peminat, Gara-Gara BRUS, Jomblo Remaja Kini Lebih Bijak Pilih Masa Depan daripada Mas Kawin!

Nikah Dini Makin Sepi Peminat, Gara-Gara BRUS, Jomblo Remaja Kini Lebih Bijak Pilih Masa Depan daripada Mas Kawin!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 597
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FENOMENA nikah dini di Indonesia makin hari makin mirip warteg tengah malam sepi peminat! Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian Agama, dalam tiga tahun terakhir, jumlah pasangan usia di bawah 19 tahun yang menikah terus merosot.

Dari 8.804 pasangan pada 2022, turun ke 5.489 di 2023, dan tinggal 4.150 pasangan saja di 2024. Apa yang bikin tren ini turun? Apakah karena remaja makin sadar atau karena harga sewa gedung nikah makin mahal? Bukan, saudara-saudara. Jawabannya ada di satu program ciamik BRUS Bimbingan Remaja Usia Sekolah.

Jadi begini ceritanya, dahulu kala, ketika cinta remaja masih sering dikira seperti sinetron jam 7 malam penuh drama, air mata, dan nikah buru-buru kalau ketahuan pegangan tangan di kantin banyak anak muda yang melompat ke pelaminan tanpa sempat mikir panjang. Alasannya? Macam-macam. Ada yang karena dikejar cinta, ada yang kejar setoran, ada pula yang kejar deadline orang tua.

Tapi sekarang, generasi Z makin sadar bahwa nikah itu bukan kayak beli pulsa 10 ribu, gampang, cepat, dan bisa dibatalin kalau salah nomor. Lewat program BRUS, para remaja diajak ngobrol, dibimbing, bahkan diajak mikir pakai hati dan logika.

Bayangkan, ada 100 penghulu se-Indonesia yang ikut Bimbingan Teknis (Bimtek) khusus untuk jadi fasilitator BRUS. Mereka nggak cuma datang bawa buku nikah, tapi juga bawa ilmu untuk ngajarin remaja soal konsep diri, pengambilan keputusan, dan memahami agama dengan cara yang nyambung sama kehidupan masa kini.

Kalau dulu remaja belajar soal cinta dari lirik lagu dan status WA mantan, sekarang mereka belajar dari para penghulu yang sudah kenyang asam garam urusan rumah tangga.

Penghulunya pun gak kaku, bro. Mereka dibekali cara menyampaikan materi dengan pendekatan psikologis dan spiritual. Bukan cuma ngajarin syarat rukun nikah, tapi juga ngajarin cara bertahan di tengah badai cinta dan cobaan cicilan.

Contohnya si Rendi, siswa kelas 11 SMA di Subang, dulu tiap patah hati dia langsung nulis surat lamaran nikah pakai kertas binder. Tapi setelah ikut sesi BRUS yang difasilitasi Pak Haji Sarman penghulu legendaris di kampungnya Rendi sadar bahwa hatinya belum siap. “Saya baru ngerti, cinta itu bukan cuma rasa, tapi juga rencana,” kata Rendi sambil menghapus air mata pakai ujung lengan seragam.

Ada juga Nita, yang dulu berpikir bahwa satu-satunya cara menyelamatkan hubungan pacaran 3 bulan adalah dengan kawin lari. Tapi setelah dia ikut sesi BRUS tentang konsep diri dan mengenal potensi pribadi, dia malah daftar kuliah ke jurusan Psikologi dan aktif di komunitas anti-perkawinan anak.

Pepatah lama bilang, “Biar lambat asal selamat. Biar jomblo asal berilmu,”. Program BRUS ini bukan cuma menurunkan angka perkawinan dini, tapi juga sedang membangun pondasi bangsa dari anak-anak mudanya.

Daripada nikah muda dan ribut karena belum tahu cara ngatur uang belanja, lebih baik pacaran sehat sambil belajar manajemen emosi dan tanggung jawab. Kalau cinta itu rumah, maka BRUS adalah tukang bangunan yang ngajarin bikin pondasinya dulu sebelum pasang genteng.

Kementerian Agama, lewat BRUS, telah menanamkan satu nilai penting pada generasi muda  bahwa menikah itu bukan lomba cepat-cepatan, tapi perjalanan panjang yang butuh persiapan matang.

Kini, remaja Indonesia makin jago mikir. Mereka tahu bahwa cinta sejati tak selalu harus segera disahkan lewat ijab kabul. Kadang, cinta terbaik adalah yang sabar menunggu sambil sama-sama tumbuh. Jadi, wahai jomblo-jomblo usia sekolah, tetap semangat! Jangan buru-buru menikah hanya karena temen udah punya undangan, apalagi cuma gara-gara takut kehabisan stok.

Ingat, lebih baik menunggu yang tepat daripada menyesal karena terburu-buru ngucap “sah” di pelaminan tapi bingung bayar tagihan!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunker Minyak di Muba Bakal Diresmikan

    Bunker Minyak di Muba Bakal Diresmikan

    • calendar_month Jumat, 14 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.902
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,PALEMBANG – PT PDPDE Gas- BUMD milik Pemprov Sumsel rencananya dalam waktu dekat akan meresmikan bunker minyak di Kabupaten Muba. Pernyataan tersebut diungkapkan Dirut PDPDE Gas Mudai Madang ketika bersilahturahmi dengan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Kamis (13/12/2018). Ia mengatakan pada 19 Desember 2018 ini di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan diresmikan Bunker Minyak, dan […]

  • Menkominfo: Sukseskan PON Papua, Kominfo Siapkan Media Center dan Perkuat Komunikasi Publik, PON Juga Akan Disaksikan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri

    Menkominfo: Sukseskan PON Papua, Kominfo Siapkan Media Center dan Perkuat Komunikasi Publik, PON Juga Akan Disaksikan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.071
    • 0Komentar

    PEKAN Olahraga Nasional (PON) XX di Papua akan berlangsung bulan Oktober 2021 mendatang. Seratus hari dari sekarang, perhelatan olahraga nasional empat tahunan akan digelar di tengah pandemi Covid-19. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan pihaknya menyiapkan dukungan berupa media center dan pelaksanaan komunikasi publik agar PON Papua makin semarak. “Yang penting sekali […]

  • Bedah Film Game Change

    Bedah Film Game Change

    • calendar_month Minggu, 6 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.032
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Warung Kopi [Warkop] Oemah Mumed kembali menggelar diskusi sekaligus bedah film Game Change di Warkop oemah mumed yang terletak di jalan Pramuka NO B5 Palembang, Sabtu (5/1/2019). Film ini memberikan gambaran di balik layar strategi kampanye calon presiden AS John McCain pada 2008 silam. Perjalanan dimulai dari pemilihan Gubernur Alaska Sarah Palin […]

  • Fornas Juli 2022, Semoga Jadi Ajang Kenal-kenal Obyek Wisata Palembang

    Fornas Juli 2022, Semoga Jadi Ajang Kenal-kenal Obyek Wisata Palembang

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    FESTIVAL Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) rencananya digelar Juli 2022 mendatang di Palembang, setidaknya membawa dampak positif untuk dunia pariwisata Sumsel. Pengurus Gateball Provinsi Sumsel secara langsung beraudinsi ke Walikota Palembang Harnojoyo guna memperkenalkan lebih dekat salah satu cabang olah raga (Cabor) geteball kepada masyarakat kota Palembang. Walikota Palembang Harnojoyo sangat menyambut baik akan kegiatan tersebut, […]

  • Cegah Kenaikan Kasus Covid-19, Pemerintah Terus Pantau Mobilitas Masyarakat Pascalibur

    Cegah Kenaikan Kasus Covid-19, Pemerintah Terus Pantau Mobilitas Masyarakat Pascalibur

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 649
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN kasus Covid-19 di Indonesia relatif masih terkendali, di mana kasus aktif nasional saat ini berada pada angka 5,2 persen dibandingkan kasus global yang mencapai 11,09 persen. Untuk menjaga kondisi tersebut, khususnya selepas masa libur Lebaran tahun ini, pemerintah terus memantau peningkatan mobilitas masyarakat dan penanganannya untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Menteri Koordinator (Menko) Bidang […]

  • MWC NU Tungkal Jaya Bangun Kantor

    MWC NU Tungkal Jaya Bangun Kantor

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Tungkal Jaya – Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-95 Nahdlatul Ulama (NU),  Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tungkal Jaya memulai Pembangunan Gedung Kantor MWC NU Tungkal Jaya. Pembangunan gedung kantor ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi didampingi PWNU Sumsel, Heri Chandra […]

expand_less
WordPress Archive Advanced Grid Blog Layout Design Advanced Heading and Animated Text for Elementor Advanced iFrame Pro Advanced Justified Portfolio Builder Advanced Mailchimp integration with ARForms Advanced Masonry Portfolio Builder Advanced Product Features Showcase for Elementor Advanced Product Fields for WooCommerce Advanced Security – PHP Register/Login System Advanced Segments Jetpack CRX Addon