Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mari Lestarikan, Si Jidat Merah Terancam Punah

Mari Lestarikan, Si Jidat Merah Terancam Punah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
  • visibility 552
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERBURUAN besar-besaran, kerusakan ekosistem, dan penjualan di situs-situs dunia maya jadi penyebab turunnya populasi tuntong hingga masuk kategori Kritis IUCN dan dengan kondisi tersebut maka Satwa langka tersebut perlu dijaga serta dilestarikan.

Hewan reptil satu ini namanya masih lumayan asing terdengar di telinga. Tuntong laut (Batagur borneoensis) adalah satu di antara 29 spesies kura-kura air tawar dan darat di Indonesia. Hewan ini lebih banyak hidup di kawasan air payau, misalnya, muara dan anak sungai, hutan bakau, dan daerah yang masih dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Persebarannya meliputi Pulau Sumatera, Kalimantan, dan sebagian kecil di Malaysia, Thailand, serta Brunei Darussalam.

Ia memiliki sejumlah nama alias, misalnya, masyarakat Sumatera menyebutnya sebagai beluku, di Kalimantan diketahui sebagai tum-tum. Hewan bertempurung atau karapas keras ini dikenal juga sebagai tuntung atau tuntong semangka. Ini lantaran punggung kerapasnya berwarna gading atau cokelat muda kehijau-hijauan mirip buah semangka.

Sewaktu usia di bawah enam bulan, karapasnya berlunas tiga dan seiring berjalannya waktu, maka akan berubah menjadi satu lunas saja. Pada kura-kura jenis akuatik ini, karapasnya lebih datar dan ringan bila dibandingkan kerabatnya yaitu kura-kura darat di mana tempurungnya seperti kubah dan berat.

Bobot lebih ringan dari karapas tuntong ini disebabkan adanya rongga kosong di antara tulang-tulang tempurung yang bernama fontanelles. Sehingga reptil ini dapat berenang dengan cepat dan tidak tenggelam. Sebagian besar waktunya dihabiskan di permukaan air kendati pada pagi atau sore hari mereka naik ke darat untuk berjemur.

Persamaannya dengan kura-kura darat, keluarga Geoemydidae ini punya scute atau lapisan sisik keras terbuat dari keratin demi memperkuat tempurung mereka. Mereka juga herbivora dan menyukai buah serta sayuran. Pada beberapa kasus, mereka mengonsumsi limbah plastik di perairan karena mengira sebagai makanan.

Panjang tubuh tuntong 60–100 sentimeter dan lebar karapas 30–40 cm. Umumnya tubuh tuntong betina lebih besar dari pejantan. Hewan ini punya rahang atas yang bergerigi serta lima kuku tajam di kaki depan dan empat lainnya di kaki belakang. Warna kepala tuntong umumnya cokelat keabu-abuan dan mempunyai garis merah mencolok di bagian jidat di antara kedua mata. Sehingga, hewan itu kerap dijuluki si Jidat Merah.

Apabila masuk musim kawin terjadi sexual dismorphism atau perubahan pada pejantan. Pada masa tersebut, bagian leher hingga kepala tuntong jantan berubah warna menjadi putih keabu-abuan dipadu bintik hitam dan tentu saja jidat merahnya. Mereka akan bermigrasi saat musim kawin tiba dan tuntong betina dapat menghasilkan 12–24 butir telur.

Lantaran keunikan-keunikan tadi telah mengundang perburuan secara masif, baik untuk dijual atau dijadikan koleksi oleh para pehobi reptil dari seluruh dunia. Tuntong bahkan diperjualbelikan terang-terangan di etalase dagang lokapasar (marketplace) dengan harga Rp4 juta–Rp10 juta untuk anakan hingga dewasa. Situasi ini membuat keberadaan si Jidat Merah perlahan mulai sulit ditemui di kawasan pesisir yang menjadi habitatnya.

Ancaman Kepunahan

Alih fungsi lahan kawasan pesisir dan hutan mangrove turut menjadi penyumbang menurunnya populasi tuntong. Hal itu makin diperparah oleh perubahan iklim yang sangat ekstrem dan membuat tingginya tingkat kegagalan penetasan telur tuntong. Sewaktu bertelur, tuntong akan menggali pasir di tepi pantai sedalam mungkin dan akan langsung diuruk.

Sehingga proses penetasan telur dilakukan alami bergantung kepada intensitas panas matahari, antara 16–32 derajat Celcius. “Suhu panas yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan telur dehidrasi sehingga gagal menetas,” kata peneliti biodiversitas dari Universitas Lambung Mangkurat Amalia Rezeki seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, di Aceh Tamiang sebagai salah satu habitat tuntong, telur-telurnya diburu masyarakat setempat sebagai bahan baku masakan bernama tengulik. Tukik atau anak-anak tuntong acap diburu penduduk. Padahal, untuk menjadi tuntong dan siap bereproduksi, diperlukan waktu hingga delapan tahun.

Akibatnya, tuntong masuk dalam daftar 25 spesies kura-kura terlangka di dunia versi Wildlife Conservation Society dan Turtle Conservation Coalition. Hal serupa juga diakui Tortoise and Freshwater Turtle Specialist Group International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN). Ini adalah badan global yang mengawasi perdagangan dan perlindungan satwa dunia.

IUCN memasukkan tuntong dalam “Daftar Merah” (Red List) kategori “Kritis” (Critically Endangered/CR) yang berarti reptil ini disebut hampir punah. Lembaga lainnya, yaitu Convention on International Trade of Endagered Species (CITES), menggolongkan tuntung dalam Appendiks II. Artinya, perdagangan tuntong harus diawasi secara ketat.

Pemerintah pun tak tinggal diam dan telah memasukkan reptil bermoncong ini dalam daftar hewan dilindungi seperti dikutip dari Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan UU nomor 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Jauh sebelumnya, dalam Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, tuntong pun masuk daftar hewan dilindungi kategori reptil.

Tuntong juga masuk daftar spesies prioritas nasional kategori reptil dan amfibi di Indonesia untuk dikonservasi lebih lanjut. Ini berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan nomor P.57/Menhut-II/2008 tentang Arahan Strategis Konservasi Spesies Nasional 2008-2018.

 

Konservasi dan Penyelamatan

Upaya konservasi juga telah dilakukan di sejumlah daerah. Misalnya, di Kabupaten Aceh Tamiang, Daerah Istimewa Aceh, ada sosok Joko Guntoro yang bersama Yayasan Satucita Lestari Indonesia melakukan pelestarian tuntong sejak 2011. Ia membangun pusat konservasi di pesisir pantai Aceh Tamiang, habitat tuntong yang masih tersisa di Sumatra.

Bersama beberapa relawan Patroli Tuntong yang sebagian adalah mantan pemburu telur dan anakan hewan tersebut, mereka bergantian mengawasi proses bertelurnya reptil unik ini. Kemudian telur-telur itu dipindahkan ke 58 kandang khusus (ex situ) dan mampu menetaskan hingga hampir 700 anakan. “Tukik akan dilepas ke habitatnya (in situ) ketika telah melewati usia kritis tiga bulan,” kata Joko.

Upaya itu mampu meningkatkan populasi tuntong di Aceh Tamiang hingga 70 persen dalam tiga tahun. Atas upayanya tersebut, alumnus Universitas Gadjah Mada tersebut pernah mendapatkan donasi dari dunia internasional, seperti Presiden Uni Emirat Arab Mohammed Bin Zayed dan Kebun Binatang Chester, London, pada 2016.

Pada 2017, PT Pertamina EP Field Rantau juga ikut membantu pendirian Rumah Informasi Tuntong Laut di Pusung Kapal, Aceh Tamiang. Di tempat seluas 143,6 meter persegi tersebut dibuat bangunan pusat informasi dan perkembangan terbaru dari pelestarian hewan yang telah menjadi ikon Aceh Tamiang.

Pihak Pertamina EP, dalam siaran persnya saat itu, menyebut bahwa kehadiran pusat informasi itu sebagai upaya untuk melestarikan spesies tuntong laut. Juga telah masuk dalam program kerja aspek kelestarian dan perlindungan keanekaragaman hayati.

Ia dan YSCLI pernah terpilih sebagai Disney Conservation Hero yang diberikan The Walt Disney Company pada November 2016. Kemudian pada Desember 2017 didaulat sebagai Pertamina Local Hero untuk Kategori Hijau dan nominasi Kalpataru 2016 Kategori Penyelamat Lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga menerbitkan Qanun nomor 3 tahun 2016 tentang Perlindungan Spesies Tuntong Laut. Semoga berbagai upaya di atas akan meningkatkan populasi tuntong dan menyelamatkannya dari ancaman kepunahan karena rusaknya ekosistem, perburuan liar, dan faktor alam.Indonesia.go.id (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • REFLEKSI HUT RI ke-79 : Ketika bendera merah putih ditiup angin sepoi-sepoi

    REFLEKSI HUT RI ke-79 : Ketika bendera merah putih ditiup angin sepoi-sepoi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Di bawah langit biru yang cerah, di Perum Pesona Harapan Jaya RT 50 Kalidoni Palembang, Sumsel, terlihat puluhan bendera merah putih menghiasi  dipinggir   Jalan Perum Pesona Harapan Tahap I, puluhan bendera merah putih berkibar penuh semangat menjelang HUT RI ke-79 yang tak lama lagi akan dirayakan. Angin sepoi-sepoi menghembus lembut, seolah-olah membelai kain yang menggambarkan […]

  • Ini Himbuan Pemkab Muba Terkait Pembagian Daging Kurban di Idul Adha 1440 H

    Ini Himbuan Pemkab Muba Terkait Pembagian Daging Kurban di Idul Adha 1440 H

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.157
    • 0Komentar

    GUNA menindaklanjuti Himbauan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) menerbitkan Surat Edaran No. 660/115/I/DLH/2019 tanggal 8 Agustus 2019 tentang Pelaksanaan Pembagian Daging Kurban Idul Adha 1440 H tanpa kantong plastik. Hal ini disampaikan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba Herryandi Sinulingga, kemarin. […]

  • Samsung Galaxy A14, ponsel upper entry yang menetapkan standar hape dua jutaan

    Samsung Galaxy A14, ponsel upper entry yang menetapkan standar hape dua jutaan

    • calendar_month Kamis, 9 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 445
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan hape Galaxy A14, ponsel upper entry yang menetapkan standar hape dua jutaan dengan baterai jumbo 5.000mAh yang awet untuk penggunaan hingga dua hari, dan triple camera 50MP dan selfie cam 13MP untuk kemudahan membuat konten-konten awesome di media sosial. Galaxy A14 juga dilengkapi RAM hingga 6GB dan RAM Plus hingga 6GB untuk performa anti-lemot, dan layar […]

  • PKB Sumsel Ganti Nahkoda, Mesin Partai Dipanaskan, Kader Muda Dikasih Setir

    PKB Sumsel Ganti Nahkoda, Mesin Partai Dipanaskan, Kader Muda Dikasih Setir

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 416
    • 0Komentar

    DI internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan, peluit panjang akhirnya ditiup. Bukan tanda bubar barisan, apalagi bubar jalan, tapi menandakan pergantian sopir setelah beberapa tahun setir dipegang Ramlan Holdan. Kini kemudi DPW PKB Sumsel resmi berpindah ke tangan Nasrul Halim atau yang lebih akrab disapa Alung. Mobilnya masih PKB, jalannya tetap politik, tapi rutenya […]

  • Fogging massal di OKI, putus mata rantai DBD

    Fogging massal di OKI, putus mata rantai DBD

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat Bupati Ogan Komering Ilir, Ir. Asmar Wijaya, M. Si memimpin langsung pengasapan dan fogging massal untuk pemberantasan sarang nyamuk. Kegiatan fogging massal tersebut dilaksanakan serentak di 33 puskesmas di 18 Kecamatan se Kabupaten OKI, Jum’at (3/11/2023) pagi. Pj. Bupati, Asmar mengatakan fogging serentak merupakan bagian dari upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)  agar […]

  • Berminatkah !  Galaxy A15 Series Mulai 2 Jutaan, Ini kelebihannya..

    Berminatkah ! Galaxy A15 Series Mulai 2 Jutaan, Ini kelebihannya..

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.368
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Gapai resolusi tahun baru 2024 dengan performa yang pasti lewat peningkatan kinerja prosesor yang signifikan plus memori yang lebih besar, baterai 5.000mAh yang awet sampai dua hari, dan layar Super AMOLED 6,5 inci Memasuki tahun 2024, Samsung resmi mengumumkan kehadiran Galaxy A15 series, smartphone dengan harga mulai 2 jutaan, dengan performa yang lebih kencang untuk meningkatkan pengalaman […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Partial COD – Payment Gateway Restrictions & Fees WooCommerce Partial Orders WooCommerce Password Protected Categories, Products & Pages Plugin WooCommerce Pay Your Price WooCommerce Payment Checkout Plugin: Offline Credit Card Checkout Method WooCommerce Payment Gateway Based Fees WooCommerce Payment Gateways Reporting System WooCommerce PayPal Adaptive Payments Woocommerce PayPal Digital Goods gateway WooCommerce PayPal Express Checkout and PayPal Credit