Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Grup Menyimpang di Medsos, Bukan Cuma ‘Unfriend’, Tapi Harus ‘Unroot’!

Grup Menyimpang di Medsos, Bukan Cuma ‘Unfriend’, Tapi Harus ‘Unroot’!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 649
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada satu pepatah tua dari kampung halaman saya yang bunyinya kira-kira begini “Kalau tikusnya diusir, tapi lubangnya tetap terbuka, besok-besok bisa pindahan rombongan”. Nah, pepatah itu cocok betul buat menggambarkan dunia digital kita hari ini, khususnya soal grup-grup menyimpang yang berkeliaran di platform media sosial macam Facebook.

Baru-baru ini, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Pak Angga Raka Prabowo, tampil dengan semangat membara layaknya Bapak RT yang baru tahu ada anak muda ngopi sambil nyetel lagu dangdut remix tengah malam, beliau langsung bertindak.

Enam grup Facebook bermuatan menyimpang sudah diblok. Enam! Itu kalau diibaratkan sate kambing, sudah satu tusuk lebih. Tapi sayangnya, ini bukan sate, ini konten jahat yang bisa ngerusak masa depan anak-anak kita.

Pak Angga juga bilang, jangan sampai dunia digital kita berubah jadi pasar malam liar, di mana semua dagangan ada, tapi nggak semua layak ditonton anak kecil.

Apalagi kalau isi grupnya udah kayak sinetron tengah malam zaman dulu gelap, menyimpang, dan bikin orang dewasa pun garuk-garuk kepala. Makanya, bukan cuma di-unfriend, tapi harus di-unroot!. Dicabut sampai ke akar-akarnya, kayak nyabut singkong yang nyelip di tengah kebun.

Kalau nggak, grup yang satu diblok, besok nongol tiga lagi. Kayak jamur di musim hujan. Lha wong yang bikin kontennya aja belum ketangkap. Ini seperti nangkep maling tapi cuma dipelototin doang dari balik tirai. Malingnya joget-joget, kita cuma nulis status di Facebook “Ya Tuhan, lindungilah generasi muda dari maksiat digital”.

Pak Wamen bilang, dalang penyebar konten menyimpang ini harus dihukum seberat-beratnya. Betul sekali, karena ini bukan sekadar soal moral, tapi soal masa depan. Anak-anak kita ini ibarat kertas putih, jangan sampai dilukis pakai spidol permanen warna hitam pekat. Masa depan bangsa ini bukan tempat uji coba konten yang nyeleneh dan nyasar.

Langkah untuk menggandeng Meta dan platform digital lain juga perlu kita apresiasi, ini ibarat ngajak pemilik rumah buat pasang CCTV di setiap sudut dan jendela digitalnya, karena bagaimana pun, rumah besar bernama media sosial ini nggak bisa dijaga sendirian. Harus ada yang bersih-bersih tiap hari, jangan sampai jadi sarang laba-laba beracun.

Dan yang paling penting masyarakat harus ikut nyemplung, jangan cuma jadi penonton yang ngedumel sambil ngopi. Ada kanal aduankonten.id tuh, jangan disangka itu tempat curhat kayak akun gosip.

Itu tempat serius buat lapor, kalau nemu grup nyeleneh, langsung aja lapor, jangan pakai caption, “Ckckck makin parah zaman sekarang.” Lah, zaman sekarang makin parah, karena kita kebanyakan ‘ckckck’, tapi kurang ‘klik’ laporannya.

Ingat pepatah digital dari netizen bijak “Scroll-scroll juga, tapi jangan sampe moral jadi lowbat”. Jangan tunggu anak-anak kita belajar dari grup yang salah. Jangan sampai ruang digital jadi ajang bebas kayak lomba tarik tambang di pasar malam rame, tapi nggak jelas ujung pangkalnya.

Kalau perlu, kita bikin gerakan “Jempol Sehat, Generasi Kuat”. Klik yang baik-baik, tonton yang mendidik, dan unfollow yang merusak. Karena dunia maya kita ini udah kayak kebun bunga. kalau nggak dirawat, bisa tumbuh semak belukar, kalau dibiarkan, bisa jadi tempat uler ganti kulit.

Ya jelas, jangan biarkan anak-anak kita tumbuh di dunia digital yang bebas kayak kucing liar nyari ikan asin di dapur. Butuh penjaga, butuh pagar, dan butuh hati yang peka.

Pemerintah sudah bertindak, platform digital digandeng, sekarang giliran kita, jangan cuma jadi penonton drama digital, tapi jadilah penjaga moral yang tidak tidur, walau sedang rebahan.

Karena kalau ruang digital bersih, bukan cuma generasi muda yang sehat. Kita juga bisa scrolling sambil senyum, bukan sambil ngelus dada dan geleng kepala. Dan itu, saudara-saudara, adalah tanda-tanda “akun-akun suram telah musnah, digantikan oleh akun-akun yang pancarkan cahaya”.

Mari kita bantu bersihin dunia maya karena kalau bukan kita, siapa lagi? kalau bukan sekarang, ya nanti keburu di-tag ke grup yang nggak-nggak.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KBTG Menangkan MongoDB APAC Innovation Awards 2023

    KBTG Menangkan MongoDB APAC Innovation Awards 2023

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.703
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, BANGKOK, THAILAND –  Pada tanggal 30 Maret 2023, KASIKORN Business-Technology Group (KBTG) dinobatkan sebagai pemenang MongoDB APAC Innovation Award 2023 dalam kategori Customer-Focused melalui MAKE by KBank, sebuah money management aplikasi untuk generasi baru. Penghargaan ini menghormati proyek dan orang-orang yang bermimpi besar, merayakan penggunaan data yang inovatif untuk membangun aplikasi yang menarik […]

  • Perubahan Iklim Makin Terasa, Ruang Hidup Masyarakat Ikut Terancam

    Perubahan Iklim Makin Terasa, Ruang Hidup Masyarakat Ikut Terancam

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Perubahan iklim sekarang bukan lagi cerita soal apa yang mungkin terjadi puluhan tahun ke depan. Dampaknya mulai terasa dalam hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Musim yang sulit ditebak, hujan dengan intensitas tinggi, cuaca panas yang lebih menyengat, sampai kondisi laut yang berubah menjadi tanda bahwa lingkungan sedang mengalami tekanan. Bagi masyarakat yang […]

  • Tingkatkan Layanan Pengaduan,  Kemenkes Luncurkan Chatbot WhatsApp PeduliLindungi

    Tingkatkan Layanan Pengaduan, Kemenkes Luncurkan Chatbot WhatsApp PeduliLindungi

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 693
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN kesehatan (Kemenkes) terus berupaya memperbaiki fitur dan layanan PeduliLindungi terutama untuk mempercepat respon dan meningkatkan pelayanan pengaduan masyarakat terkait vaksinasi COVID-19. Chief Digital Transformation Office Kemenkes, Setiaji, mengatakan selama ini pengaduan diarahkan ke email sertifikat@pedulilindungi.id atau call center 119 exit 9. Namun untuk melengkapinya, Kemenkes juga meluncurkan Chatbot WhatsApp PeduliLindungi untuk melengkapi saluran pengaduan […]

  • Pantau Protokol Kesehatan Shalat di Masjid Agung Palembang

    Pantau Protokol Kesehatan Shalat di Masjid Agung Palembang

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.505
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru memantau penerapan protokol kesehatan ibadah shalat di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo. Pantauan itu dilakukannya dengan mengecek langsung poster himbauan memakai masker,  kemudian penempatan physical distancing bagi jemaah. Ia juga sempat mengunjungi beberapa ruangan di dalam masjid seperti sekretariat Ikatan Remaja Masjid (Irma) hingga ke kantor Pengurus Yayasan Masjid Agung […]

  • 299 Manggala Agni Dikerahkan Hadapi Karhutla Sumsel, Bara Diburu, Penegakan Hukum Jalan

    299 Manggala Agni Dikerahkan Hadapi Karhutla Sumsel, Bara Diburu, Penegakan Hukum Jalan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 299 personel Manggala Agni dikerahkan untuk menangani karhutla di Sumatera Selatan. Selain memburu bara yang masih tersimpan di bawah permukaan gambut, Kementerian Kehutanan juga menjalankan penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran di lokasi kebakaran. Penguatan personel dilakukan karena karhutla masih muncul di sejumlah wilayah rawan, terutama Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Muara […]

  • Kali ke-8, Muara Enim Peroleh WTP

    Kali ke-8, Muara Enim Peroleh WTP

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.632
    • 0Komentar

      PEMKAB Muara Enim memperoleh dan mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-8 kalinya secara berturut-turut.   Penghargaan diberikan langsung Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Harry Purwaka, Jumat [7/5/2021].   Penghargaan ke -8 atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2020.   Plh. Bupati Nasrun Umar berterima terimaksih kepada BPK-RI atas […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce License Manager WooCommerce Lightspeed POS Integration WooCommerce Live Notifications WooCommerce Local Delivery Shipping WooCommerce Local Pickup Plus WooCommerce LookBook – Shop by Instagram – Shoppable with Product Tags WooCommerce Lottery - WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Lottery – WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Magnifier – Image Panning with Slider WooCommerce Mailchimp Discount