MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pemerintah harus merancang infrastruktur agar mampu menghadapi guncangan melalui sistem peringatan dini, perencanaan berbasis risiko, dan desain masa depan, saat melakukan kunjungan kerja di Sumatera Selatan pada 10-11 Februari 2026, Pada Selasa (10/2/2026).
Kunjungan dua hari ini bertujuan memperkuat koordinasi pusat-daerah, mempercepat proyek strategis, dan menilai progres pembangunan jalan, jembatan, serta fasilitas publik. AHY menekankan bahwa pembangunan harus memperhitungkan ketahanan terhadap risiko alam dan perubahan iklim.
Menko AHY memimpin Rapat Koordinasi Program Kerja Tahun Anggaran 2026 bersama Gubernur Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, jajaran Forkopimda, serta kepala daerah dari 17 kabupaten dan kota.
Mereka membahas strategi percepatan pembangunan, menetapkan prioritas proyek, dan menentukan mekanisme pemantauan progres berbasis data untuk memastikan transparansi.
AHY menekankan bahwa pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi untuk memberikan manfaat nyata pada mobilitas, keselamatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Para kepala daerah menyepakati langkah koordinasi berkelanjutan agar proyek berjalan sesuai target.
Setelah rapat, Menko AHY meninjau Rumah Susun Universitas Sriwijaya (Unsri). Ia menilai kesiapan hunian mahasiswa dan meminta pihak kampus memastikan hunian memenuhi standar keamanan, kenyamanan, serta mendukung ekosistem kota.
Menko AHY juga meninjau progres penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Palembang. Ia memerintahkan penerapan teknologi deteksi ODOL dan memperkuat pengawasan lapangan agar kebijakan berjalan efektif dan jalan tetap aman bagi semua pengguna.
AHY juga menghadiri Wisuda ke-182 Universitas Sriwijaya di Kampus Indralaya. Ia menyampaikan orasi motivasi singkat dan mendorong generasi muda untuk berperan aktif mendukung pembangunan nasional melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan keterlibatan dalam proyek infrastruktur.
Menko AHY menutup kunjungan dengan meninjau Jembatan Tol Musi V, proyek strategis yang meningkatkan konektivitas Palembang dan sekitarnya. Ia menegaskan bahwa jembatan mempercepat mobilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan dirancang dengan standar konstruksi yang tahan lama. Proyek berjalan sesuai jadwal dan aman untuk jangka panjang.
Selama kunjungan, Menko AHY mendampingi pejabat tinggi kementerian terkait, termasuk Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana Prasarana Permukiman Ronny Hutahayan, serta staf khusus bidang manajemen dan komunikasi publik. Mereka memastikan koordinasi lapangan berjalan lancar.
Kunjungan ini menekankan bahwa sinergi aktif antara pemerintah pusat dan daerah menentukan percepatan proyek infrastruktur strategis, memastikan pembangunan tepat waktu, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Sebagai catatan terakhir, Menko AHY menegaskan pemerintah harus terus mengintegrasikan ketahanan, efektivitas, dan manfaat nyata bagi publik dalam setiap proyek infrastruktur.(***)