Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kasus ISPA di Kalbar Tembus 165 Ribu saat Karhutla, Ini Kelompok yang Paling Rentan

Kasus ISPA di Kalbar Tembus 165 Ribu saat Karhutla, Ini Kelompok yang Paling Rentan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kalimantan Barat menembus 165.747 kasus sejak awal Januari hingga awal Agustus 2026. Angka tersebut menjadi perhatian di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang turut menurunkan kualitas udara.

Asap Karhutla memang bukan hanya membuat jarak pandang berkurang atau udara terasa pengap. Pasalnya kabut yang menyelimuti wilayah terdampak itu, terdapat partikel dan sejumlah polutan yang dapat masuk ke sistem pernapasan.

Kondisi itu pun membuat kelompok tertentu harus mendapat perlindungan lebih. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit penyerta termasuk kelompok yang paling rentan ketika kualitas udara memburuk akibat asap kebakaran.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat, agar tidak menganggap remeh paparan asap Karhutla, terutama ketika konsentrasi polutan di udara meningkat.

Salah satu ancaman yang perlu mendapat perhatian serius adalah partikel halus PM2,5. Ukurannya yang sangat kecil sehingga membuat partikel tersebut dapat masuk jauh ke saluran pernapasan dan berisiko mengganggu kesehatan.

Selain PM2,5, asap kebakaran juga dapat membawa karbon monoksida, nitrogen dioksida, serta berbagai senyawa berbahaya lainnya.

Paparan dalam kondisi berat dapat memperburuk gangguan kesehatan yang sebelumnya sudah dimiliki seseorang.

Pada anak-anak, risikonya menjadi perhatian karena paru-paru dan sistem kognitif masih berkembang.

Sementara bagi lansia, paparan polusi dapat memperberat gangguan pernapasan dan meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya.

Kelompok ibu hamil dan penderita penyakit bawaan juga tidak boleh luput dari perhatian.

Oleh sebab itu, perlindungan terhadap kelompok rentan perlu dilakukan sejak kualitas udara mulai memburuk, bukan setelah muncul keluhan kesehatan.

Data ISPA di sejumlah wilayah Kalimantan memperlihatkan persoalan kesehatan akibat penurunan kualitas udara bukan perkara kecil. Di Kalimantan Selatan mencatat 18.423 kasus ISPA, sedangkan Kalimantan Tengah melaporkan lebih dari 3.000 kasus hanya dalam periode 10 hingga 16 Agustus 2026.

Melihat perkembangan tersebut, Kemenkes memperkuat layanan kesehatan di wilayah yang terdampak Karhutla. Sebanyak 321 tenaga kesehatan tambahan telah dimobilisasi untuk membantu pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit rujukan.

Dukungan logistik juga diperkuat. Kemenkes mendistribusikan 262.000 masker medis dan N95, 119 unit oksigen konsentrator, 40.000 pasang sarung tangan medis, serta 4.900 set alat pelindung diri ke wilayah terdampak.

Tak hanya mengandalkan pelayanan ketika warga sudah mengalami gangguan kesehatan, Kemenkes juga menyiapkan langkah perlindungan sejak tingkat pencegahan.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk, membatasi masuknya udara luar ke dalam rumah, serta menggunakan penyaring udara bila tersedia. Penggunaan masker respirator seperti N95 juga menjadi salah satu langkah perlindungan ketika harus berada di tengah paparan asap.

Sementara untuk warga sendiri mulai mengalami keluhan kesehatan, pemeriksaan sebaiknya tidak ditunda. Puskesmas dan fasilitas kesehatan disiapkan untuk melakukan deteksi serta penanganan lebih cepat, termasuk memastikan obat-obatan esensial tersedia.

Kemenkes juga menyiagakan Rumah Oksigen di sejumlah titik. Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruangan dengan udara yang lebih terlindungi dari asap dan dilengkapi oksigen konsentrator untuk membantu warga yang mengalami keluhan sesak napas akut.

Perlindungan tidak berhenti pada pencegahan dan pengobatan awal. Pasien yang mengalami kondisi lebih berat membutuhkan penanganan lanjutan serta rujukan cepat agar risiko komplikasi dapat ditekan.

Kewaspadaan terhadap dampak kesehatan Karhutla sendiri telah disiapkan Kemenkes sejak Mei 2026. Pemerintah daerah telah mendapat surat edaran terkait potensi krisis kesehatan akibat musim kemarau dan polusi udara.

Di tengah musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September, kualitas udara di wilayah terdampak Karhutla tetap perlu diperhatikan. Terutama bagi kelompok rentan, langkah sederhana seperti mengurangi paparan asap, menggunakan masker yang sesuai, dan segera mencari pertolongan ketika muncul gangguan pernapasan dapat menjadi bagian penting dari perlindungan kesehatan.

Dengan ancaman Karhutla yang masih dapat muncul selama musim kering, kewaspadaan terhadap asap dan kualitas udara bukan hanya diperlukan ketika kabut sudah terlihat. Perlindungan sejak awal menjadi kunci agar dampak ISPA dan gangguan kesehatan lain tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSU Rasa Duren, Manis di Dalam, Tapi Jangan Sampai Ketipu Kulitnya!

    BSU Rasa Duren, Manis di Dalam, Tapi Jangan Sampai Ketipu Kulitnya!

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    JIKA anda lagi jalan-jalan di pasar, lihat durian montok, dan harganya murah banget, baru dibuka, eh isinya busuk dan ada ulatnya. Nah, begitu juga cerita soal tautan palsu Bantuan Subsidi Upah (BSU), kelihatannya resmi, padahal jebakan betmen digital! Di era serba online ini, link palsu sudah kayak tuyul zaman modern nggak kelihatan, tapi bisa nguras […]

  • Kunjungi Turki, CEO Bybit Bertemu Afiliasi, Start-up, & Klien

    Kunjungi Turki, CEO Bybit Bertemu Afiliasi, Start-up, & Klien

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.715
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  ISTANBUL, TURKI – Ben Zhou, salah satu pendiri dan CEO pertukaran crypto teratas Bybit minggu lalu, mengunjungi Turki untuk bertemu dengan afiliasi, start-up, dan klien untuk membahas cara terbaik untuk mendukung adopsi crypto di wilayah dan membuka jalan bagi pertumbuhan yang berkelanjutan. Zhou mengatakan tim Bybit akan menggunakan informasi yang diperoleh dari pertemuan mereka […]

  • Kita Memenangkan Gugatan Polusi Udara Jakarta!

    Kita Memenangkan Gugatan Polusi Udara Jakarta!

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    LEBIH dari dua tahun sejak Gugatan Warga atas Polusi Udara Jakarta dilayangkan oleh Koalisi Ibukota, akhirnya putusan gugatan dibacakan pada Kamis, 16 September 2021. Good news: Majelis Hakim berpihak pada usaha membuat udara Ibukota menjadi lebih bersih. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memenangkan sebagian tuntutan para penggugat. Tergugat yang dalam hal ini adalah Presiden […]

  • Plakat Tinggi Muba Resmi Punya SPBU Satu Harga

    Plakat Tinggi Muba Resmi Punya SPBU Satu Harga

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    RESMI Plakat Tinggi Kabupaten Muba miliki SPBU Satu Harga sejak bergulirnya Program BBM Satu Harga yang dicanangkan Presiden RI Ir. Joko Widodo pada 2017 lalu. Pertamina (Persero) terus mengemban tugas dari pemerintah untuk melaksanakan program BBM Satu Harga di Wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) yang tersebar di seluruh wilayah nusantara. Setelah di Kecamatan Lalan […]

  • Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+

    Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.407
    • 0Komentar

    Galaxy S24 dan S24+ memberikan pengalaman gaming yang mengesankan berkat didukung chipset Exynos 2400   Samsung Galaxy S24 Series sukses mendapat animo luar biasa dari konsumen di Indonesia berkat pengalaman terbarukan dari Galaxy AI yang tak bisa ditemukan di HP lain. Menariknya lagi, kehadiran Galaxy S24 Series turut menegaskan posisi Samsung sebagai pemimpin global dalam teknologi […]

  • Tidak Benar, Gubernur Larang Tarawih

    Tidak Benar, Gubernur Larang Tarawih

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 675
    • 0Komentar

    TERKAIT beredar luasnya video soal larangan shalat tarawih dan shalat Ied oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Forkopimda Sumsel di sejumlah WhatsApp grup dan media sosial sejak minggu (18/4/2021) siang, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel Rika Efianti SE. MM memberikan klarifikasi bantahan. Dikatakan Karo Humas dan Protokol Rika, bahwa larangan tersebut tidak […]

expand_less
WordPress Archive Aragon – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Arai Interior & Furniture Elementor Template kit Arangi – Organic WooCommerce Theme Aravt – Creative MultiPurpose Theme Arcade Storefront WooCommerce Theme Arcane – The Gaming Community Theme Arcdeco – Architecture & Interior Design WordPress Theme Archa – Interior Design & Architecture Elementor Template Kit ArchBuro – Architecture Bureau Template Kit ArcherBooks - Author & eBook Resume Elementor Pro Template Kit