Jumat, 28 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kasus ISPA di Kalbar Tembus 165 Ribu saat Karhutla, Ini Kelompok yang Paling Rentan

Kasus ISPA di Kalbar Tembus 165 Ribu saat Karhutla, Ini Kelompok yang Paling Rentan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kalimantan Barat menembus 165.747 kasus sejak awal Januari hingga awal Agustus 2026. Angka tersebut menjadi perhatian di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang turut menurunkan kualitas udara.

Asap Karhutla memang bukan hanya membuat jarak pandang berkurang atau udara terasa pengap. Pasalnya kabut yang menyelimuti wilayah terdampak itu, terdapat partikel dan sejumlah polutan yang dapat masuk ke sistem pernapasan.

Kondisi itu pun membuat kelompok tertentu harus mendapat perlindungan lebih. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit penyerta termasuk kelompok yang paling rentan ketika kualitas udara memburuk akibat asap kebakaran.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat, agar tidak menganggap remeh paparan asap Karhutla, terutama ketika konsentrasi polutan di udara meningkat.

Salah satu ancaman yang perlu mendapat perhatian serius adalah partikel halus PM2,5. Ukurannya yang sangat kecil sehingga membuat partikel tersebut dapat masuk jauh ke saluran pernapasan dan berisiko mengganggu kesehatan.

Selain PM2,5, asap kebakaran juga dapat membawa karbon monoksida, nitrogen dioksida, serta berbagai senyawa berbahaya lainnya.

Paparan dalam kondisi berat dapat memperburuk gangguan kesehatan yang sebelumnya sudah dimiliki seseorang.

Pada anak-anak, risikonya menjadi perhatian karena paru-paru dan sistem kognitif masih berkembang.

Sementara bagi lansia, paparan polusi dapat memperberat gangguan pernapasan dan meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya.

Kelompok ibu hamil dan penderita penyakit bawaan juga tidak boleh luput dari perhatian.

Oleh sebab itu, perlindungan terhadap kelompok rentan perlu dilakukan sejak kualitas udara mulai memburuk, bukan setelah muncul keluhan kesehatan.

Data ISPA di sejumlah wilayah Kalimantan memperlihatkan persoalan kesehatan akibat penurunan kualitas udara bukan perkara kecil. Di Kalimantan Selatan mencatat 18.423 kasus ISPA, sedangkan Kalimantan Tengah melaporkan lebih dari 3.000 kasus hanya dalam periode 10 hingga 16 Agustus 2026.

Melihat perkembangan tersebut, Kemenkes memperkuat layanan kesehatan di wilayah yang terdampak Karhutla. Sebanyak 321 tenaga kesehatan tambahan telah dimobilisasi untuk membantu pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit rujukan.

Dukungan logistik juga diperkuat. Kemenkes mendistribusikan 262.000 masker medis dan N95, 119 unit oksigen konsentrator, 40.000 pasang sarung tangan medis, serta 4.900 set alat pelindung diri ke wilayah terdampak.

Tak hanya mengandalkan pelayanan ketika warga sudah mengalami gangguan kesehatan, Kemenkes juga menyiapkan langkah perlindungan sejak tingkat pencegahan.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk, membatasi masuknya udara luar ke dalam rumah, serta menggunakan penyaring udara bila tersedia. Penggunaan masker respirator seperti N95 juga menjadi salah satu langkah perlindungan ketika harus berada di tengah paparan asap.

Sementara untuk warga sendiri mulai mengalami keluhan kesehatan, pemeriksaan sebaiknya tidak ditunda. Puskesmas dan fasilitas kesehatan disiapkan untuk melakukan deteksi serta penanganan lebih cepat, termasuk memastikan obat-obatan esensial tersedia.

Kemenkes juga menyiagakan Rumah Oksigen di sejumlah titik. Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruangan dengan udara yang lebih terlindungi dari asap dan dilengkapi oksigen konsentrator untuk membantu warga yang mengalami keluhan sesak napas akut.

Perlindungan tidak berhenti pada pencegahan dan pengobatan awal. Pasien yang mengalami kondisi lebih berat membutuhkan penanganan lanjutan serta rujukan cepat agar risiko komplikasi dapat ditekan.

Kewaspadaan terhadap dampak kesehatan Karhutla sendiri telah disiapkan Kemenkes sejak Mei 2026. Pemerintah daerah telah mendapat surat edaran terkait potensi krisis kesehatan akibat musim kemarau dan polusi udara.

Di tengah musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September, kualitas udara di wilayah terdampak Karhutla tetap perlu diperhatikan. Terutama bagi kelompok rentan, langkah sederhana seperti mengurangi paparan asap, menggunakan masker yang sesuai, dan segera mencari pertolongan ketika muncul gangguan pernapasan dapat menjadi bagian penting dari perlindungan kesehatan.

Dengan ancaman Karhutla yang masih dapat muncul selama musim kering, kewaspadaan terhadap asap dan kualitas udara bukan hanya diperlukan ketika kabut sudah terlihat. Perlindungan sejak awal menjadi kunci agar dampak ISPA dan gangguan kesehatan lain tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Muba Dukung Lawan Covid-19

    Masyarakat Muba Dukung Lawan Covid-19

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    MENCEGAH dan memutus rantai penyebaran virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin , bersama Forkopimcam dan Puskesmas melakukan penyemprotan desinfektan secara massal di rumah-rumah warga dan fasilitas umum, Rabu (1/4/2020). Penyemprotan serentak di 15 Kecamatan, setiap desa yang ada di kecamatan tersebut bahu-membahu melakukan penyemprotan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19. Momentum ini […]

  • Perang dengan COVID-19, Gebernur Serukan Masyarakat Sholat Hajat Serentak di Rumah Masing-masing

    Perang dengan COVID-19, Gebernur Serukan Masyarakat Sholat Hajat Serentak di Rumah Masing-masing

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumsel gencar melakukan penanganan terhadap penyebaran wabah Corona Virus atau Covid-19 yang saat ini merambah ke wilayah Sumsel. Berbagai upaya antisipasi, pencegahan, dan penanganan pun juga telah dilakukan Pemprov Sumsel dibawah pimpinan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dengan memperketat akses masuk Sumsel, menghimbau agar masyarakat menggalakkan hidup sehat dengan menjaga asupan makan, mencuci […]

  • Arwana Super Red, Si Merah Bergincu dari Kapuas yang Bikin Ekonomi Cengar-cengir

    Arwana Super Red, Si Merah Bergincu dari Kapuas yang Bikin Ekonomi Cengar-cengir

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.139
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di dunia ikan hias, Arwana Super Red ibarat Miss Universe-nya akuarium. Badannya yang melenggak-lenggok bak model catwalk di Paris, sisiknya mengilap kayak kaca helm anak motor, dan matanya… ah, tajam tapi memikat, seperti lirikan tante-tante waktu lihat diskon daster di pasar swalayan. Makanya tak heran kalau Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sampai gelar […]

  • Serap Beras Lalan, Muba Bakal Libatkan KUD & UMKM

    Serap Beras Lalan, Muba Bakal Libatkan KUD & UMKM

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 893
    • 0Komentar

    RENDAHNYA serapan pemasaran beras dari Kecamatan Lalan di wilayah Kabupaten Muba menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Muba. Diketahui, selama ini serapan pemasaran beras asal Kecamatan Lalan lebih banyak diserap oleh daerah-daerah di luar Kabupaten Muba. “Nah, ke depan pemasaran beras dari Kecamatan Lalan ini akan dimaksimalkan di Muba sendiri dengan melibatkan KUD (Koperasi Unit Desa) dan pelaku […]

  • Diikuti  Klub Kecamatan, Kompetisi Sepak Bola U-20 Tingkat Kab. Muara Enim Resmi Bergulir

    Diikuti  Klub Kecamatan, Kompetisi Sepak Bola U-20 Tingkat Kab. Muara Enim Resmi Bergulir

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.444
    • 0Komentar

    DALAM rangka menggairahkan persepakbolaan di Kabupaten Muara Enim sekaligus melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pembangunan Percepatan Sepak Bola Nasional, Minggu siang (18/10) didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Perekobang), Riswandar, S.H., M.H., mewakili Bupati Muara Enim membuka Kompetisi Sepak Bola U-20 Tingkat Kabupaten Muara Enim di Stadion Sekundang Bara, Muara Enim. Dalam sambutannya, […]

  • Tipu Korban Jadi Pegawai Honorer, Oknum PolPP Palembang Dituntut Dua Tahun Penjara

    Tipu Korban Jadi Pegawai Honorer, Oknum PolPP Palembang Dituntut Dua Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.307
    • 0Komentar

    SEORANG oknum honorer Sat Pol PP dilingkungan pemerintah Kota Palembang harus menjalani sidang di kursi pesakitan. Oknum yang diketahui Aprizal tersebut menjadi terdakwa kasus dugaan penggelapan dengan pidana penjara selama 2 tahun kurungan. Hal itu terjawab setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Arief Budiman SH menuntut Aprizal dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) […]

expand_less
WordPress Archive Aragon – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Arai Interior & Furniture Elementor Template kit Arangi – Organic WooCommerce Theme Aravt – Creative MultiPurpose Theme Arcade Storefront WooCommerce Theme Arcane – The Gaming Community Theme Arcdeco – Architecture & Interior Design WordPress Theme Archa – Interior Design & Architecture Elementor Template Kit ArchBuro – Architecture Bureau Template Kit ArcherBooks - Author & eBook Resume Elementor Pro Template Kit