Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Campak Masih Mengintai, Ini Cara Aman Lindungi Anak

Campak Masih Mengintai, Ini Cara Aman Lindungi Anak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CAMPAK masih mengintai, bahkan di era vaksin lengkap sekalipun. Dua kasus baru di Australia pada Februari 2026 yang melibatkan WNA dengan riwayat perjalanan dari Indonesia membuat pemerintah dan orang tua tersentak.

Meski vaksin sudah disuntik, anak-anak dan orang dewasa tetap berisiko, apalagi yang belum lengkap imunisasinya.

Jadi, jangan panik, tapi tetap waspada surveilans diperketat, imunisasi ditingkatkan, dan perilaku hidup bersih harus dijaga.

Awal Februari, seorang perempuan 18 tahun menempuh rute Jakarta-Perth.

Dengan vaksin lengkap, ia merasa tenang, tapi demam dan ruam muncul. Hasil pemeriksaan PCR memastikan dugaan positif campak.

Tengah bulan, seorang anak perempuan 6 tahun yang belum imunisasi melakukan perjalanan Jakarta-Sydney dan mengalami gejala serupa.

Kedua kasus ini membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) langsung menyalakan ‘sirine’ surveilans rumah sakit siaga, imunisasi tambahan bagi anak usia sekolah digalakkan, dan edukasi masyarakat ditingkatkan.

Andi Saguni, Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit, menekankan langkah cepat sangat penting.

“Notifikasi IHR diterima, langsung ditindaklanjuti,” ujarnya.

Kemenkes memastikan belum ada penetapan status KLB nasional, tapi kesiagaan tetap tinggi. Jadi, meski angka 2025 menunjukkan 11.094 kasus, dan 2026 hingga Februari sudah 550 kasus, semuanya masih bisa dikendalikan asal orang tua tidak lengah.

Mengapa Campak Masih Bisa Menyerang?

Mitos pertama campak cuma menyerang anak-anak. Salah! Virus ini bisa menyerang siapa saja yang tidak imun atau sistem imunnya menurun.

Mitos kedua vaksin lengkap bikin kebal 100%. Nyatanya, vaksin sangat efektif, tapi beberapa faktor seperti usia, kondisi kesehatan, dan jadwal imunisasi yang terlambat bisa menurunkan kekebalan.

Vaksin itu ibarat pagar rumah yang menjaga anak dari tamu tak diundang, yaitu virus campak. Kalau pagar bolong atau belum lengkap, virus bisa tetap masuk. Imunisasi tambahan dan penguatan surveilans jadi “lapisan keamanan ekstra” untuk mencegah virus menyebar lebih luas.

Tips Cara Aman dari Campak

  1. Cek Status Imunisasi Anak – Pastikan semua vaksin sesuai jadwal, terutama MR (Measles-Rubella).

  2. Pantau Gejala – Demam dan ruam merah di wajah, leher, atau punggung harus segera diperiksa.

  3. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat – Cuci tangan rutin, etika batuk, pakai masker bila perlu, dan konsumsi makanan bergizi.

  4. Kurangi Kontak Saat Gejala Muncul – Isolasi sederhana di rumah mencegah penularan ke orang lain.

  5. Liburan Aman – Saat bepergian ke luar negeri, pastikan imunisasi lengkap dan tetap waspada.

Dengan langkah ini, orang tua bisa lebih tenang tanpa harus panik berlebihan.

Campak memang licik, tapi imunisasi lengkap, perilaku bersih, dan pemantauan aktif bisa menekan penyebarannya secara maksimal.

Fakta & Data Terjaga

  • 11.094 kasus campak sepanjang 2025, 550 kasus hingga Februari 2026
  • Dua kasus WNA dari Indonesia ke Australia pada Februari 2026
  • Langkah Kemenkes surveilans, imunisasi tambahan, siaga fasilitas kesehatan, edukasi PHBS
  • Belum ada KLB nasional
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 2.751 Jiwa Warga Mengungsi Akibat Banjir Meluas di Aceh Timur

    Sebanyak 2.751 Jiwa Warga Mengungsi Akibat Banjir Meluas di Aceh Timur

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.326
    • 0Komentar

    LEBIH dari dua ribu warga Aceh Timur mengungsi akibat banjr di sejumlah kecamatan. Sebelumnya dua gampong dilaporkan masih terendam, namun banjir susulan terjadi setelah hujan lebat kembali mengguyur kawasan tersebut. Perkembangan pada Sabtu (1/1), pukul 09.00 WIB, banjir di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, menyebabkan 2.751 atau 769 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman. […]

  • Dimulai Dari Sanga Desa, PI Bakal Bangun 50 Unit Rumah Untuk MBR, Tiap Kecamatan PI Targetkan 1 Hektare, Bupati Muba Sarankan Sasar 4 Daerah Ini, Kenapa ?

    Dimulai Dari Sanga Desa, PI Bakal Bangun 50 Unit Rumah Untuk MBR, Tiap Kecamatan PI Targetkan 1 Hektare, Bupati Muba Sarankan Sasar 4 Daerah Ini, Kenapa ?

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    DEWAN Pengurus Daerah Pengembang Indonesia (DPD PI) Provinsi Sumsel menargetkan pada tahun bisa membangun 50 unit rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di wilayah Kabupaten Muba, tepatnya di Desa Ngulak Kecamatan Sanga Desa. Demikian diungkapkan Ketua DPD PI Sumsel, Miraj Barito saat melakukan audiensi dengan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin di […]

  • pendaftaran-cpns

    Duh, Penerimaan CPNS Dinilai Janggal, Netizen Protes

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    Kemenkeu melakukan proses seleksi sesuai aturan yang juga dilakukan oleh Kementerian lainnya

  • Direksi Pertamina Jenguk Korban Insiden Plumpang di RSPP

    Direksi Pertamina Jenguk Korban Insiden Plumpang di RSPP

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.460
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id – Jajaran Direksi PT Pertamina (Persero) menjenguk korban insiden Terminal BBM Plumpang, Jakarta yang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Pusat pada Sabtu (4/3). Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury.   Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, menyampaikan duka cita atas insiden yang terjadi di Terminal BBM Plumpang, “Saya mewakili […]

  • Aksi Demo Kemaren, Mahasiswa Stisipol Candradimuka Jalani Rawat Inap di Rumah Sakit

    Aksi Demo Kemaren, Mahasiswa Stisipol Candradimuka Jalani Rawat Inap di Rumah Sakit

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    AKSI demo menolak Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) di Halaman Gedung DPRD Prov. Sumsel sempat ricuh sehingga menyebabkan beberapa mahasiswa menjadi korban. Salah satunya, Desi [19] mahasiswa Stisipol Candradimuka Palembang, Desi (19) Mahasiswa Stisipol  Candradimuka Palembang, Program Studi [Prodi]  Administrasi Negara (ADM). Darah manis terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit [RS] AK Gani untuk menjalani rawat […]

  • Merdeka Run 2026 Punya Cerita Berbeda, Gisel Kejar PR, Fanny Ghassani Pilih Have Fun, Ivar Jenner Jadi Penyemangat

    Merdeka Run 2026 Punya Cerita Berbeda, Gisel Kejar PR, Fanny Ghassani Pilih Have Fun, Ivar Jenner Jadi Penyemangat

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Merdeka Run 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar catatan waktu. Pasalnya persiapan menuju lomba yang digelar Sabtu (29/8) pagi tersebut, ada cerita berbeda dari tiga figur yang ikut meramaikan suasana, yakni Gisella Anastasia, Fanny Ghassani, dan Ivar Jenner. Ketiganya sama-sama datang mengambil race pack di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, Jumat (28/8). Namun, […]

expand_less
WordPress Archive Listify – WordPress Directory Theme ListingEasy – Directory Listing WordPress Theme ListingEasy Directory WordPress Theme ListingHub – WordPress Business Directory Listing Plugin ListingPro – Directory & Listing WordPress Theme ListingPro - Directory & Listing WordPress Theme Listio – Directory Listing & Real Estate WordPress Theme Listivo – Classified Ads & Directory Listygo – Directory & Listing WordPress Theme Litl’ Pal – Animal Shelter & Charity WordPress Theme