Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » BPOM Terbitkan Emergency Use Authorization untuk Vaksin AstraZeneca

BPOM Terbitkan Emergency Use Authorization untuk Vaksin AstraZeneca

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
  • visibility 760
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Pengawasan Obat dan Makanan menerbitkan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin AstraZeneca atau Covid-19 Vaccine AstraZeneca. Vaksin itu dikembangkan oleh Oxford University bekerja sama dengan AstraZeneca menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector (ChAdOx 1).

“Vaksin AstraZeneca didaftarkan ke BPOM melalui dua jalur, yaitu jalur bilateral oleh PT. Astra Zeneca Indonesia dan jalur multilateral melalui mekanisme COVAX Facility yang didaftarkan oleh PT.Bio Farma,” urai Kepala BPOM Penny K. Lukito dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Vaksin AstraZeneca yang diperoleh Indonesia melalui mekanisme COVAX Facility diproduksi oleh SK Bioscience Co. Ltd., Korea, dan telah masuk dalam daftar yang disetujui oleh WHO Emergency Use Listing (EUL). Sementara vaksin AstraZeneca yang didaftarkan melalui jalur bilateral adalah produksi AstraZeneca Eropa dan Siam Bio Science Thailand. Adanya perbedaan fasilitas produksi mendorong BPOM melakukan evaluasi kembali untuk memastikan bahwa khasiat, keamanan, dan mutunya sesuai. Vaksin AstraZeneca sudah disetujui di beberapa negara, antara lain Inggris, Uni Eropa, Kanada, Saudi Arabia, Mesir, Malaysia, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko. Vaksin Astra Zeneca adalah vaksin kedua yang disetujui masuk dalam daftar WHO EUL setelah vaksin produksi Pfizer BioNtech.

“BPOM telah melakukan proses evaluasi untuk keamanan, khasiat, dan mutu dari vaksin AstraZeneca tersebut. Proses evaluasi dilakukan bersama-sama dengan Tim Ahli yang tergabung dalam Komite Nasional Penilai Obat, ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization), dan Klinisi terkait lainnya,” jelas Kepala BPOM.

Untuk evaluasi keamanan, berdasarkan data hasil uji klinik yang disampaikan, pemberian Vaksin Astra Zeneca dua dosis dengan interval 4-12 minggu pada total 23.745 subjek dinyatakan aman dan dapat ditoleransi dengan baik. Dari evaluasi khasiat, pemberian vaksin AstraZeneca menunjukkan kemampuan yang baik dalam merangsang pembentukan antibodi, baik pada populasi dewasa maupun lanjut usia.

Efikasi vaksin dengan dua dosis standar yang dihitung sejak 15 hari pemberian dosis kedua hingga pemantauan sekitar dua bulan menunjukkan efikasi sebesar 62,10 peren. Hasil ini sesuai dengan persyaratan efikasi untuk penerimaan emergensi yang ditetapkan oleh WHO, yaitu minimal efikasi 50 persen. Sedangkan untuk aspek mutu, BPOM melakukan evaluasi menyeluruh dari dokumen mutu yang disampaikan dengan hasil bahwa vaksin secara umum telah memenuhi syarat.

“Sebagaimana vaksin COVID-19 yang sebelumnya telah memperoleh EUA, sebelum produk siap untuk digunakan, BPOM melakukan proses pelulusan produk (lot release) dan setelah diberikan pelulusan produk, maka vaksin tersebut siap untuk digunakan dalam program vaksinasi,” ujarnya.

Ditambahkan Penny, BPOM berkomitmen untuk terus mengawal mutu vaksin sepanjang jalur distribusinya, mulai keluar dari industri farmasi hingga disampaikan kepada masyarakat melalui vaksinasi. Dalam hal ini, Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM terus mengawal dan melakukan pendampingan kepada Dinas Kesehatan dalam pengiriman dan penyimpanan vaksin agar tetap sesuai dengan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB).

BPOM juga berkoordinasi dengan berbagai lintas sektor, yaitu Kementerian Kesehatan serta Komite Nasional dan Komite Daerah Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas dan Komda PP KIPI) dalam mengawal keamanan vaksin.

Dalam Program Vaksinasi COVID-19 di Indonesia, sudah terdapat tiga jenis vaksin yang memperoleh Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin CoronaVac produksi Sinovac adalah vaksin pertama yang mendapatkan EUA pada 11 Januari 2021, disusul dengan vaksin produksi PT. Bio Farma pada 16 Februari 2021, dan yang terakhir pada 22 Februari 2021, BPOM juga menerbitkan EUA untuk vaksin AstraZeneca.

Vaksin AstraZeneca sebanyak 1,1 juta dosis tiba di Indonesia, Senin (08/03/2021), melalui Terminal Kargo, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Vaksin tersebut datang setelah mendapatkan Persetujuan Pemasukan Obat Jalur Khusus (Special Access Scheme/SAS) pada tanggal 6 Maret 2021. Setiba di Tanah Air vaksin langsung dikirim untuk disimpan di Gudang PT. Bio Farma di Bandung. Dilanjutkan dengan sampling dan pemeriksaan fisik vaksin oleh tim dari BPOM dan Balai Besar POM di Bandung pada hari Selasa (09/03/2021), untuk melakukan pengecekan suhu penyimpanan, kesesuaian bets, tanggal kedaluwarsa, dan sebagainya.

Di akhir keterangannya, Kepala BPOM kembali mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi ini.

“Meskipun program vaksinasi telah dilaksanakan tetapi masih diperlukan jumlah cakupan vaksinasi yang cukup memadai dan waktu untuk mencapai herd immunity. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap perlu menjalankan protokol kesehatan, dengan terus menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas),” tandasnya. [***]

Kominfo RI

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Karhutlah, Muba Gratiskan Alat Buka Lahan untuk Petani Muba

    Tekan Karhutlah, Muba Gratiskan Alat Buka Lahan untuk Petani Muba

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 946
    • 0Komentar

    DIAWALI dengan parade defile peserta Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 dari 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan, opening ceremony Peda KTNA di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berjalan semarak dan meriah, Senin (24/6/2019). Ribuan peserta Peda KTNA ke-13 tampak khidmat dan antusias mengikuti jalannya rangkaian Peda KTNA yang kali ini […]

  • Jasa Usaha Pariwisata Boleh Dibuka, Tapi…

    Jasa Usaha Pariwisata Boleh Dibuka, Tapi…

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    BABAT Supat, setelah lebih kurang ditutup selama 4 bulan pasca pandemi, Rabu, 19/08/2020 Plt. Kadispopar Muba didampingi Kabid Pariwisata dan Kabid Olahraga Dispopar serta Camat Kecamatan Babat Supat, Rio Aditya SSTP, MSi mengunjungi destinasi wisata Embung Senja di Kecamatan Babat Supat. Plt. Kadispopar Muba, M. Fariz, SSTP, MM dalam kunjungannya mengatakan bahwa sekarang jasa usaha […]

  • Sempat Bawa Kabur Sepeda Motor Curian, Pelaku Curanmor Ditangkap

    Sempat Bawa Kabur Sepeda Motor Curian, Pelaku Curanmor Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    SEMPAT membawa kabur 1 unit sepeda motor hasil curiannya, Dedi Irawan (26) dan Rustam Efendi alias Ujang (31)  warga Desa Serigeni Lama Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  berhasil ditangkap polisi. Terjadinya aksi tindak pidana curanmor  yang dilakukan pelaku, Senin (29/6/2020) kemarin sekira pukul 01.30 Wib, di halaman SDN 01/02 Kampung V Desa Serigeni […]

  • TUMI, Terdepan dalam Inovasi Gaya Hidup Perjalanan dengan Peluncuran Toko Virtual yang Pertama

    TUMI, Terdepan dalam Inovasi Gaya Hidup Perjalanan dengan Peluncuran Toko Virtual yang Pertama

    • calendar_month Jumat, 5 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.609
    • 0Komentar

    TUMI, merek internasional yang mewah dan terkemuka untuk traveling, gaya hidup, dan performa, meluncurkan terobosan baru Toko Virtual TUMI untuk meluncurkan debut koleksi Musim Semi 2021, yang menghadirkan pengalaman omnichannel yang holistik dan lebih baik bagi para pelanggan di Asia Pasifik dan Timur Tengah. Toko Virtual TUMI menginspirasi para pelanggan untuk memulai perjalanan melalui titik […]

  • Peletakan Batu Pertama Pembungunan Masjid Al -Hayza

    Peletakan Batu Pertama Pembungunan Masjid Al -Hayza

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru melakukan menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Hayza di Desa Serinanti, Pedamaran, Kab.Ogan Komering Ilir [OKI]. Dalam arahannya H. Herman Deru menyebutkan tanah yang menjadi lokasi pembangunan masjid dengan luas lahan hampir 2 hektar yang nantinya dapat dimanfaatkan bagi warga dan pengguna jalan. Karena sepanjang ruas jalan Lintas Timur daerah Pedamaran […]

  • Libur Nataru, Kelayakan Pesawat Harus di Cek

    Libur Nataru, Kelayakan Pesawat Harus di Cek

    • calendar_month Minggu, 12 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan, untuk melakukan pengetatan protokol kesehatan (prokes) dan melaksanakan pengecekan kelaikan pesawat (ramp check) di bandara-bandara, dalam persiapan menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022. Menhub mengatakan, Bandara Soekarno – Hatta (Soetta) merupakan bandara tersibuk di Indonesia, yang saat ini […]

expand_less
WordPress Archive FOX - WooCommerce Currency Switcher Professional - Multi Currency [WOOCS] Wood Workshop – Carpenter and Craftsman WordPress theme WoodArt – Artisan Template Kit WooDelivery | Delivery & Pickup Date Time for WooCommerce Woodex – Carpenter and Craftman Business WordPress Theme WoodMart – Responsive WooCommerce WordPress Theme Woodstock – Electronics Responsive WooCommerce Theme Woody – Elementor Coming Soon WordPress Theme Woodzone – Carpenter & Craftsman Elementor Template Kit WooEvents – Calendar and Event Booking