Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Go-Export Sumsel, Sudah Digital, Siapkah Kita Naik Kapal?

Go-Export Sumsel, Sudah Digital, Siapkah Kita Naik Kapal?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 1.631
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAHKAH lihat orang beli kapal pesiar, tapi dermaganya masih papan kayu? Kapalnya mengkilat, licin dan mulus bisa untuk berkaca,  benderanya pun berkibar, tapi begitu mau sandar… krek. Nah, kira-kira begitu rasa hati melihat peluncuran Aplikasi Go-Export Sumsel kemarin.

Jangan salah paham dulu, ini bukan tulisan nyinyir sambil nyeruput kopi dingin. Ini tepuk tangan yang disertai anggukan sambil bilang, “Bagus nian idenya, tapi ayo kita cek mesin sebelum berlayar jauh”.

Launching Go-Export oleh Gubernur Herman Deru jelas peristiwa penting, sebab Sumsel resmi mengumumkan diri, “Kami tak mau lagi jualan pakai cara lama”. pastinya keren…karena kopi, santan, hingga paha kodok kini punya KTP digital berupa barcode.

Tinggal scan, dan asal-usul jelas, langsung rantai pasok kebuka. Secara konsep, ini efisien, modern bahkan kekinian di era sekarang ini. Bahkan kalau Go-Export manusia, dia sudah pakai jas slim fit.

Tapi di Sumsel, kita tahu satu hal yang bikin repot bukan jasnya, melainkan apakah pemakainya bisa lari saat hujan.

Apalagi di atas kertas, Go-Export terlihat canggih, web ada, android ada, data real-time hingga statistik rapi, namun  masalahnya, ekspor itu bukan cuma urusan kantor ber-AC.  Ada petani kopi di Lahat, pengepul santan di Banyuasin, pelaku hulu yang sinyal HP-nya kadang lebih sering “E” daripada “4G”.

Pertanyaan sederhananya sudah sejauh mana mereka diajak masuk ke kapal ini?. Kalau aplikasinya pintar, tapi penggunanya masih bingung login, ya… jadinya seperti beli rice cooker mahal tapi masih masak nasi pakai tungku.

Solusinya bukan memarahi, tapi mendampingi, pelatihan berulang, pendampingan lapangan, bukan sekali sosialisasi lalu foto bersama.

Barcode itu ibarat label baju, dari jauh terlihat merek terkenal. Tapi kalau jahitannya miring dan bahannya tipis, pembeli dunia langsung ilfeel.

Pasar global itu cerewet, mereka tanya bukan cuma “ini dari mana?”, tapi juga “diproduksi bagaimana?”, “ramah lingkungan atau tidak?”, “berkelanjutan atau cuma kejar kuantitas?”.  Oleh sebab itu,  Go-Export harus diikuti disiplin di lapangan. Standar kualitas jangan cuma gagah di aplikasi, tapi tegas di gudang dan kebun.

Di sinilah peran pemprov bukan hanya sebagai pembuat sistem, tapi penjaga konsistensi, pasalnya jangan sampai aplikasi jadi etalase, sementara isinya masih campur-campur seperti es buah pas buka puasa.

Paha kodok misalnya, memang unik? iya, apalagi pasarnya ada? Tapi isu yang mengikutinya juga ada, mulai dari keberlanjutan sampai etika.

Oleh karena itu, Go-Export perlu lebih dari sekadar menjual barang, ia harus menjual cerita yang benar. Cerita bahwa Sumsel tahu batas, tahu aturan, dan tahu tanggung jawab. Kalau tidak, kita bukan sedang ekspor, tapi mengundang debat.

 

Jangan disimpan di Notulen

Gubernur HD jujur mengakui keterbatasan Pelabuhan Boom Baru, ini pengakuan penting karena digitalisasi tanpa infrastruktur fisik itu ibarat  aplikasi ojek online berada di jalan berlubang, driver siap, aplikasinya lancar, tapi motor oleng di tiap tikungan.

Pembangunan pelabuhan samudra bukan sekadar proyek besar, tapi syarat logis. Kalau Go-Export ingin benar-benar efisien, kapal besar harus bisa sandar tanpa drama antre dan pindah-pindah pelabuhan.

Pepatah bilang, sekali layar terkembang, pantang surut ke belakang. Tapi layar saja tak cukup kalau anginnya tak dijaga dan kapalnya bocor.

Jadi, Go-Export juga jangan berhenti di seremoni, ia harus hidup, dievaluasi, dikritik, dan diperbaiki. Data dipakai, bukan dipajang. Masukan pelaku usaha didengar, bukan disimpan di notulen.

Untuk sebenarnya Sumsel sudah melangkah benar, digitalisasi ekspor adalah keniscayaan, bukan pilihan. Tapi teknologi hanyalah alat. Yang menentukan sampai tidaknya ke tujuan adalah manusia, kebijakan yang konsisten, pendampingan yang sabar, dan keberanian mengakui kekurangan.

Go-Export adalah kapal yang bagus, sebab desainnya juga modern, mesinnya canggih,  sekarang tinggal tugas Pemprov memastikan dermaganya kuat, awaknya terlatih, dan rutenya jelas.

Kalau itu semua dijalankan, bukan mustahil Sumsel benar-benar berlayar jauh bukan sekadar berfoto di pelabuhan. Dan saat kapal itu benar-benar berangkat, kita tak hanya bisa bilang “Sumsel go global”, tapi juga yakin, yang naik kapal bukan cuma aplikasinya, tapi seluruh ekosistemnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wahai Warga Jakarta, Catat Ya, Ini Janji Kampanye Anis –Sandi Perlu Dikawal

    Wahai Warga Jakarta, Catat Ya, Ini Janji Kampanye Anis –Sandi Perlu Dikawal

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.150
    • 0Komentar

    “Maju Kotanya, Bahagia Warganya”, sesuai slogan kampanye keduanya, hari ini mungkin akan “Action.”

  • Peringati HANI 2020, Butuh Peran Masyarakat dan Lingkungan Keluarga

    Peringati HANI 2020, Butuh Peran Masyarakat dan Lingkungan Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.212
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya menyebut, perang melawan narkoba harus dilakukan secara sistematis, terstruktur dan masif oleh semua pihak. Hal itu disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2020 di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, (26/6). Bahkan, tindakan tegas terukur juga harus diberikan kepada para bandar agar […]

  • Indonesia Serukan Gencatan Senjata di Gaza, Kutuk Peristiwa Palestina

    Indonesia Serukan Gencatan Senjata di Gaza, Kutuk Peristiwa Palestina

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    INDONESIA menyerukan gencatan senjata di Gaza, Palestina, menyusul pecahnya pertempuran antara Israel dan gerilyawan Hamas, Palestina. Gencatan senjata tersebut diharapkan dapat diupayakan melalui sesi debat Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang khusus membahas isu Palestina dan Timur Tengah pada Kamis (20/5/2021) pagi waktu New York, Amerika Serikat. “Yang jelas harus ada gencatan senjata atau penghentian […]

  • Fasilitasi KPU Muba, Targetkan Tingkat Partisipasi Masyarakat Diatas Rata-rata

    Fasilitasi KPU Muba, Targetkan Tingkat Partisipasi Masyarakat Diatas Rata-rata

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    BUPATI Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menargetkan tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin terhadap pilkada kedepannya meningkat diatas rata-rata yang ditentukan. Harapan ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Musi Banyuasin Yufizer ST beserta rombongan, Selasa (29/12/2020) di Ruang Audiensi Bupati. Bupati DRA juga sangat menyambut […]

  • Agar Tak Tumpang Tindih, Pemprov Sumsel Minta Raperda Inisiatif Dikaji

    Agar Tak Tumpang Tindih, Pemprov Sumsel Minta Raperda Inisiatif Dikaji

    • calendar_month Senin, 16 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.868
    • 0Komentar

    DPRD Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel) menggelar Rapat paripurna XX (20) dengan agenda mendengarkan pendapat Gubernur Sumsel terhadap Raperda Usul Inisiatif DPRD Provinsi Sumsel,  Tentang  Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Dalam Pencegahan dan pengendalian Wabah Penyakit Menular dan Bencana  (16/11/2020). Rapat paripurna di pimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki dan dihadiri Wakil Gubenur Sumsel […]

  • Pembalap 3 Benua Bakal Ramaikan Muba Internasional Supermoto Cup 2019

    Pembalap 3 Benua Bakal Ramaikan Muba Internasional Supermoto Cup 2019

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

    HANYA berjarak sepekan setelah event Internasional Muba Asia Auto Gymkhana (Slalom) Minggu (1/12/2019) lalu, kini Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] akan menyelenggarakan Muba Internasional Supermoto Cup 2019, pada 7 Desember 2019 di sirkuit internasional Skyland Musi Banyuasin (Muba). Event yang diikuti pembalap 3 Benua yaitu Asia, Australia dan Eropa ini dipastikan meriah dan bakal diramaikan oleh pecinta […]

expand_less
WordPress Archive Device Slider For WPBakery Page Builder Devicer | Electronics, Mobile & Tech Store Devicer – Electronics, Mobile & Tech Store WordPress Theme Devita – Multipurpose Theme for WooCommerce DevKit – Flutter UI Kit Devon – Model Agency Directory WordPress Theme Dewok – Digital Agency Template Kit Dexfly Drone & Aerial Photography Elementor Template Kit Dexfolio – Creative Portfolio & Agency WordPress Theme Dexico – Apartment Rent Elementor Template Kit