Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jasa & Niaga » Wah..Sumsel & Malaysia Mau Balikan Lewat AirAsia!

Wah..Sumsel & Malaysia Mau Balikan Lewat AirAsia!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
  • visibility 688
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KATANYA, kalau jodoh tak ke mana, begitu pula hubungan Sumatera Selatan dan Malaysia, lama terpisah jarak dan wabah, akhirnya ada tanda-tanda CLBK Cinta Lama Bersemi Kembali dalam bentuk rute penerbangan langsung yang konon akan segera nyala kembali.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, kedatangan tamu istimewa di markas OJK Sumsel bukan markas ojek, ya bro, ini tempat ngurus duit, bukan antar jemput cinta.

Yang datang bukan debt collector, tapi Konsul Jenderal Malaysia dari Medan, Mr. Shahril Nizam Abdul Malek. Gaya pakai jas, senyum santun, dan aura “let’s do business” terpancar sejak pintu dibuka.

Tapi jangan salah, walau judulnya diplomasi, suasananya gak kaku. Nggak ada meja bundar atau naskah pidato formal. Lebih mirip nongkrong sore sambil nyeruput teh tarik dan ngobrolin nasib penerbangan yang sempat tenggelam di awan pandemi.

Kalau kata pepatah Melayu “berkawan biar berasap, berunding biar berteh tarik” Nah, sore itu rasanya kayak diplomasi rasa roti canai gerobakan.

Yang jadi menu utama sore itu bukan rendang atau nasi minyak, tapi harapan lama rute langsung Kuala Lumpur – Palembang bisa terbang lagi.

Rute ini dulunya bukan sekadar wacana, tapi beneran eksis. Bahkan sebelum pandemi melanda, menurut data dari BPS tahun 2019, Sumatera Selatan sempat kedatangan hampir 16 ribu wisatawan mancanegara setahun, dan lebih dari separuhnya datang dari Malaysia.

Bisa dibilang, turis Malaysia ke Palembang itu ibarat cuko buat pempek—selalu nempel dan bikin nagih. Tiap bulan, sekitar 800-an orang Malaysia nyelonong ke Sumsel bukan untuk cari mantu, tapi cari kuliner dan budaya yang bikin kangen.

Tapi semua itu buyar saat dunia mendadak dikunci, langit ditutup, pesawat parkir, dan rute KL–Palembang ikut hilang kayak sandal hotel. Nah, sore itu, harapan itu diangkat lagi dan kali ini bukan sekadar sayap kata-kata.

Pak Deru langsung nyamber semangat, bukan cuma soal pesawat bisa mendarat, tapi ekonomi juga harus ikut lepas landas.

Kalau dijabarkan dalam bahasa dagelan, beliau bilang “Bila langit terbuka, duit pun mengalir, yang senang bukan cuma calo koper, tapi juga UMKM, hotel, tukang becak, sampai penjual songket di lorong!”.

Sementara itu, Konjen Shahril tampak tenang setenang opor ayam kampung yang kehabisan santan. Tapi kalimatnya bikin semua tersenyum “Sumsel ini macam gadis kampung yang rupawan. Elok nian, belum banyak disolek. Tapi potensinya luar biasa”.

Langsung, Gubernur senyum-senyum sendiri, mungkin merasa jadi “bapaknya gadis kampung” yang dimaksud. Suasana makin cair, makin akrab, dan makin mendekati bentuk stand-up comedy diplomatik.

Pak Deru datang nggak sendiri, bro, rombongannya lengkap, dari Asisten II Ekonomi, Kepala Bappeda, sampai Kepala Dinas Penanaman Modal. Ini bukan show of force, tapi show of serius.

Pesan yang ingin dikirimkan jelas. “Kalau Malaysia siap investasi, Sumsel bukan cuma siap menyambut, tapi siap ngurusin izin dengan senyum manis.

Asal jangan minta dibuatkan sinetron judulnya ‘Cinta Dalam Izin Investasi’”, dan momen paling lucu terjadi pas sang Konjen bertanya “Bagaimana sektor pariwisata di Palembang sekarang?”

Pak Deru menjawab enteng tapi tajam “Wisata kami ini kayak kuah tekwan, bro. Ringan, bening, tapi kalau dicicip, bikin kangen”.

Langsung ruangan pecah tawa. Diplomasi sore itu berubah jadi talkshow humor politik ringan, dengan bumbu optimisme dan aroma teh tarik.

Oh iya, pertemuan ini digelar usai acara Kickoff Sultan Muda Digination Fest. Namanya emang kayak konser DJ Marshmello, tapi isinya edukatif soal digitalisasi anak muda.

Acara ini jadi latar belakang penting Sumsel sedang menggenjot anak muda melek digital, dan dalam waktu yang sama, memperluas jejaring ekonomi lintas negara. Kalau kata Pak Deru, ini semua adalah bagian dari paket “Dari langit, ke layar, dari bandara ke browser”.

Kini sinyalnya makin jelas. AirAsia sudah membuka peluang, Pemprov Sumsel udah bilang “yes boss”, dan Malaysia tampaknya tinggal pilih tanggal.

Kalau semua lancar, kita mungkin bakal lihat turis Malaysia nongkrong di Benteng Kuto Besak sambil makan pempek lenjer, terus posting foto dengan caption “From KL with love, makan pempek sampai lupa diet”.

Dan siapa tahu, nanti bakal ada Festival Teh Tarik Internasional di Jakabaring. Karena jujur aja, hubungan dua bangsa kadang cukup dimulai dari secangkir teh, seiris pempek, dan sebiji niat baik.

Jadi, kita tunggu momen itu. Ketika pesawat pertama AirAsia nyelonong lagi dari KL ke Palembang, bukan cuma mesin yang menderu, tapi harapan juga ikut terbang.

Kalau kata pepatah “Sekali layar terkembang, pantang investor ditolak mentah-mentah”.

Tamat dulu. Tapi bisa lanjut kalau AirAsia udah resmi mendarat. Siap-siap beli tiket ya, bro. Siapa tahu bisa sekalian dagang pempek frozen di KL.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenparekraf Sosialisasikan Aplikasi BPUP Bagi Pelaku Parekraf

    Kemenparekraf Sosialisasikan Aplikasi BPUP Bagi Pelaku Parekraf

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.457
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyosialisasikan aplikasi Bantuan Pemerintah bagi Usaha Pariwisata (BPUP) 2021 sebagai upaya mempermudah penyaluran bantuan bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dari sisi pendataan dan mekanisme distribusinya. Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana saat sosialisasi aplikasi BPUP yang digelar secara virtual, Jumat (12/11/2021) menjelaskan, aplikasi ini […]

  • Pasca Isu Konflik, Suka Mukti Kondusif, Warga Beraktivitas Seperti Biasa

    Pasca Isu Konflik, Suka Mukti Kondusif, Warga Beraktivitas Seperti Biasa

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    KONDISI di desa Sukamukti Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir aman dan kondusif pasca isu konflik di areal lahan PT Tree Kreasi Marga Mulya (TMM). Hal itu diungkap Jontan Likamardi Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Sukamukti Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dihubungi Minggu, (19/12). . “Dari kemarin-kemarin kondisi di desa ini kondusif. Tidak […]

  • Muba Rintis Desa Sadar Kerukunan

    Muba Rintis Desa Sadar Kerukunan

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    KETURUNAN antar umat beragama dan etnis serta zero konflik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi acuan banyak daerah dan berbagai pihak. Bahkan, saat ini Bumi Serasan Sekate dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza diam diam sedang merintis untuk implementasi Desa Sadar Kerukunan yang akan dirintis di Desa Suka Damai Kecamatan Tungkal Jaya dan bertahap nantinya akan […]

  • Lawan Jepang, Timnas U-19 Siap Tempur Hingga Adu Finalti

    Lawan Jepang, Timnas U-19 Siap Tempur Hingga Adu Finalti

    • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.123
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA  -Tim nasional sepak bola U-19 Indonesia bersiap untuk tampil hingga babak adu tendangan penalti saat menghadapi Jepang di laga perempat final Piala U-19 Asia 2018, Minggu (28/10/2018). “Kami sudah mengantisipasi semua kemungkinan yang akan terjadi, termasuk jika laga imbang di waktu normal dan berlanjut ke babak tambahan maupun adu tendangan penalti,” ujar kata […]

  • Bank Sumsel Babel Komit Tagih Kredit Macet

    Bank Sumsel Babel Komit Tagih Kredit Macet

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.309
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Bank Sumsel Babel (BSB) berkomitmen dalam menekan angka non performing loan (NPL)/  setelah  membentuk tim khusus yang berjumlah 9 orang untuk menyelesaikan kredit macet  dari debitur. Faisol Sinin, Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel mengatakan tim khusus menjalankan tugas sesuai arahan manajemen.”Adanya tim khusus tersebut sangat efektif karena hingga sekarang debitur terus ditagih, debitur […]

  • Kurang Dalam Sepekan, Tim Hukum dan Advokasi JADI Laporkan 4 Kasus Pelanggaran Netralitas Aparatur Negara

    Kurang Dalam Sepekan, Tim Hukum dan Advokasi JADI Laporkan 4 Kasus Pelanggaran Netralitas Aparatur Negara

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.279
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, -Tim Hukum dan Advokasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati HM Dja’far Shodiq – Abdi Yanto SH, MH (JADI), kembali mendatangi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Ogan Komering Ilir untuk melaporkan dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara, Jum’at (11/10/2024). Tim Hukum dan Advokasi JADI Sepriadi Pirasad, SH, M.H didampingi Bayu Cuan, SH, MH […]

expand_less
WordPress Archive Fit Coach – Health, Yoga and Lifestyle WordPress Theme Fit Factory – Fitness Gym Elementor Template Kit Fit Point – Gym & Fitness Elementor Template Kit Fitben – Gym Fitness WordPress Theme FitGym – Fitness & Gym Elementor Template Kit Fitness Care – Gym WordPress Theme Fitness Club – Health & Gym WordPress Theme Fitness Pro – Gym WordPress Theme Fitnez – Fitness & Gym Elementor Template Kit FitPro – Events Fitness Gym Sports WordPress Theme