Industri

Langkah Indonesia Perkuat Standar Emas, Perhiasan Siap Bersaing Dunia

ist

INDONESIA sedang menorehkan langkah strategis untuk membuat perhiasan lokal bersaing di pasar global dengan standar emas yang diakui internasional, produk emas RI kini bisa diandalkan dari segi kualitas, akurasi, dan kepercayaan konsumen.

Melalui Program Penyelenggara Uji Profisiensi (PUP), pemerintah memastikan setiap gram emas yang diproduksi diuji secara akurat dan konsisten, sehingga pembeli internasional tidak ragu memilih perhiasan Indonesia.

Tahun 2025 mencatat eksport perhiasan Indonesia tembus USD 9,1 miliar, naik 65,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Angka ini menunjukkan  dunia sedang menaruh perhatian besar pada perhiasan Indonesia, tapi kenaikan angka ekspor saja tidak cukup. Apa yang membuat produk RI menonjol adalah jaminan mutu yang nyata, terutama akurasi kadar emas yang diuji dan diverifikasi secara internasional.

Program PUP bukan sekadar formalitas. Laboratorium yang lolos uji profisiensi bisa menunjukkan keabsahan hasil pengujian.

Kepala BSKJI, Emmy Suryandari, menegaskan  ini bukan sekadar sertifikat, tapi bukti nyata bahwa setiap produk memenuhi standar global. Dengan metode simultan, setiap laboratorium menguji sampel pada waktu bersamaan sehingga hasilnya bisa dibandingkan secara objektif.

Strategi ini membuat perhiasan Indonesia bisa dipercaya konsumen di Eropa, Amerika, dan Asia.

BBSPJIKB menjadi pionir dalam layanan uji profisiensi untuk emas, satu-satunya di Indonesia.

Program ini terbuka bagi industri, swasta, bahkan laboratorium yang belum terakreditasi. Transparansi dan akurasi pengujian menjadi senjata utama Indonesia untuk memenangkan kepercayaan pasar global, bukan sekadar angka ekspor.

Bagi pengrajin dan produsen lokal, standar emas internasional bukan hanya formalitas, tapi alat pengakuan kualitas. Setiap pengrajin yang produknya lolos PUP kini bisa menempelkan sertifikasi internasional, memberikan nilai tambah nyata di mata pembeli global.

Dampaknya, perhiasan Indonesia tidak hanya bersinar karena desain, tapi juga karena mutu terjamin.

Kepala BBSPJIKB, Zya Labiba, menambahkan  program ini membantu laboratorium menilai kinerja mereka sendiri, memastikan hasil konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan begitu, momentum pasar global yang sedang naik tidak hanya dimanfaatkan, tapi dikuasai dengan kualitas dan kepercayaan. Indonesia bukan lagi sekadar produsen emas, tapi pemimpin dalam standar pengujian emas di kawasan.

Langkah-langkah ini menegaskan  perhiasan Indonesia siap menembus pasar dunia dengan reputasi yang kuat.

Standar emas internasional, uji profisiensi yang transparan, dan sertifikasi global bukan hanya strategi birokrasi, tapi cara nyata agar produk RI dipercaya dan diminati konsumen global.

Kini, pembeli dunia tidak hanya melihat keindahan, tetapi juga jaminan kualitas emas Indonesia yang terukur dan terpercaya. (***)

To Top