Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Semangati Pelaku Kuliner Pempek Palembang, Sandiaga : Nggak Lepas dari 4 Hal Ini, Lakukan yang Terbaik, Sisanya Serahkan Allah SWT, InsyaAllah Usaha akan Maju

Semangati Pelaku Kuliner Pempek Palembang, Sandiaga : Nggak Lepas dari 4 Hal Ini, Lakukan yang Terbaik, Sisanya Serahkan Allah SWT, InsyaAllah Usaha akan Maju

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
  • visibility 4.245
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong para pelaku kuliner pempek khas Palembang, Sumatera Selatan, agar dapat memperkuat produknya dari sisi kreativitas, inovasi, dan kolaborasi, agar bisa memperluas pasar. Sehingga, tidak hanya pasar domestik tapi juga pasar global.

Hal ini dikarenakan, pempek yang berbahan dasar ikan, apabila digoreng kering dan renyah, akan sangat gurih jika dipadukan dengan kuah saus hitam atau yang biasa disebut cuko. Sehingga pempek ini dapat merepresentasikan cita rasa kuliner khas nusantara.

“Kalau kita ingat Kota Palembang pasti kita ingat pempek, Sungai Musi, dan Jembatan Ampera. Ini yang harus kita kembangkan kreativitas dan inovasi untuk mengambil peluang menjadi pemenang,” kata Menparekraf, saat menjadi pembicara dalam Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, di Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya, Palembang, Kamis (30/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Menparekraf dibantu Ny. Yenni salah seorang pengusaha pempek, belajar membuat pempek kapal selam yang berisi telur bebek. Menurutnya, ada sensasi tersendiri ketika membuat pempek.

“Sensasinya lain ya agak lembut-lembut dan ternyata membuat kapal selam cukup rumit. Di Jakarta pempek kapal selam itu menjadi salah satu jokes, kalau mau lawan orang Indonesia susah, apalagi orang Sumatera Selatan, karena kapal selam saja dimakan. Dan ini yang mudah-mudahan menjadi story telling agar produk-produk ekonomi kreatif di Palembang semakin menarik wisatawan,” katanya.

Selain pempek, Kota Palembang juga terkenal dengan kuliner khas lainnya seperti pindang, tekwan, laksan, dan burgo. Ragam kuliner dengan kearifan lokal ini menunjukkan subsektor kuliner Palembang sangat potensial dan harus dikembangkan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dengan seluruh stakeholders terkait.

Dikatakan Sandiaga, Kemenparekraf terus berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif melalui berbagai program dan kegiatan. Salah satunya melalui kehadiran Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Palembang.

Program ini bertujuan untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengonversi kreativitas, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensi lokal.

“Saya harap hari ini kita bisa saling belajar. Dulu saya juga pengusaha sebelum kerja di Kementerian. Mulai bangun usaha karena di-PHK tahun 1997 dan karyawannya cuma tiga. Dan alhamdulillah hari ini sudah membuka lapangan kerja bagi 30 ribu karyawan di seluruh Indonesia. Hal ini juga tidak lepas dari kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan yang paling penting kerja ikhlas. Lakukan yang terbaik, dan sisanya serahkan kepada Allah SWT, insyaAllah usaha kita akan maju,” katanya.

Bagi para pengusaha yang sulit untuk mendapatkan akses modal usaha, Menprekraf mengarahkan untuk mendaftarkan diri menjadi nasabah PT. Permodalan Nasional Madani (PNM). Karena, ia yakin bahwa kemudahan akses permodalan yang diberikan oleh PNM sangat sesuai, tepat sasaran, dan tepat manfaat. Lantaran banyak pelaku usaha khususnya ibu-ibu yang sangat membutuhkan permodalan demi kelangsungan usahanya, tanpa adanya beban agunan.

Pada akhir acara, Menparekraf Sandiaga menyerahkan sertifikat bagi penerima Bantuan Insentif Pemerintah Jaring Pengaman Usaha (BIP JPU) tahun 2021 ke lima orang pelaku paiwisata dan ekonomi kreatif di Palembang. Diantaranya Pash Songket, Muntasir, Tarzani, Ria, dan Rika Herlina.

“Kita harapkan ini akan menjadi sinyal kebangkitan UMKM khususnya di subsektor ekonomi kreatif kuliner, kriya, dan fesyen. Sehingga bukan hanya pempek yang dikenal di Palembang tetapi produk ekonomi kreatif juga dapat menjadi unggulan, agar pariwisata dan ekonomi kreatif di Palembang segera bangkit dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” harapnya.

Turut hadir Direrktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Hariyanto; Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Rosidin; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Aufa Syahrizal; Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Kemas Isnaini Madani. [***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masih Pandemi,  Menag: Ajak Meriahkan Malam Iduladha dalam Takbir Akbar Virtual

    Masih Pandemi, Menag: Ajak Meriahkan Malam Iduladha dalam Takbir Akbar Virtual

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 702
    • 0Komentar

    MEMERIAHKAN malam Hari Raya Iduladha 1442 H, Pemerintah menggelar Takbir Akbar Virtual. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat, khususnya umat Islam, ikut menyambut malam Iduladha dengan menggemakan takbir dari rumah masing-masing. “Mari meriahkan malam Hari Raya Iduladha dalam Takbir Akbar Virtual,” ajak Menag di Jakarta, Senin (19/7/2021). Menurut Menag, Takbir Akbar Virtual akan dihadiri […]

  • Model Koperasi Sawit Muba Disiapkan Jadi Percontohan Hilirisasi Nasional

    Model Koperasi Sawit Muba Disiapkan Jadi Percontohan Hilirisasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Model koperasi sawit Musi Banyuasin (Muba) disiapkan menjadi percontohan hilirisasi perkebunan, yang menghubungkan petani, koperasi hingga industri. Gagasan ini mengemuka dalam Seminar Nasional Optimalisasi dan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi di Gedung Opproom Kabupaten Muba, Selasa (11/8/2026). Sekitar 800 peserta dari 16 provinsi mengikuti seminar yang mempertemukan koperasi sawit, petani, pelaku perkebunan, BUMN serta kementerian […]

  • CERITA BUMBU JUMAT BICIK MOYA [Pindang Tempoyak Ikan Patin & Cinta yang Tak Pernah Masam]

    CERITA BUMBU JUMAT BICIK MOYA [Pindang Tempoyak Ikan Patin & Cinta yang Tak Pernah Masam]

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 589
    • 0Komentar

    SEMUA bermula dari bau.Bukan bau pengkhianatan, bukan pula bau chat mantan yang muncul jam dua pagi. Ini… bau tempoyak. Bau yang bisa bikin satpam komplek nyari asalnya sambil bawa senter. Bau yang bisa bikin Google Maps nyasar. Sebagai penyelidik rasa senior, Bicik Moya langsung tahu ada sesuatu yang besar sedang terjadi di dapur. Mangkuk-mangkuk berbaris […]

  • Beras Sudah Ditarik, Menko PMK Sidak Terkait Bansos Beras Batu di Pandeglang

    Beras Sudah Ditarik, Menko PMK Sidak Terkait Bansos Beras Batu di Pandeglang

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    TERKAIT kabar penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras batu di Pandeglang, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pos Pandeglang dan tempat penggilingan gabah di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, belum lama ini. Melalui keterangan resminya dalam sidaknya itu, Menko Muhadjir mengatakan berdasarkan laporan dari […]

  • Melihat dari Dekat Layanan Posyandukdes Capil OKI

    Melihat dari Dekat Layanan Posyandukdes Capil OKI

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melalui Deputi Pelayanan Publik, Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA mengunjungi sekaligus melakukan penilaian kepada layanan kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu, (13/11/2021). Pada kesempatan itu Deputi Layanan Publik memantau sejumlah inovasi layanan di Disdukcapil OKI seperti layanan administrasi kependudukan di hari libur, layanan […]

  • Pergerakan Pesawat Masa Pandemi Capai 1.054 Flighti

    Pergerakan Pesawat Masa Pandemi Capai 1.054 Flighti

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.298
    • 0Komentar

    PERGERAKAN pesawat di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada Kamis (28/04/2022) atau H-4 kemarin, menembus 1.054 flight hampir menyamai sebelum Pandemi Covid. Pergerakan ini merupakan capaian tertinggi pergerakan pesawat di masa pandemi. Sebelum pandemi, pergerakan pesawat bisa mencapai hingga 1.200 flight per hari. Saya gembira sekali. Ini pertama kali melampaui 1.000 flight dalam dua tahun terakhir […]

expand_less
WordPress Archive MainWP Clone MainWP Code Snippets MainWP Comments MainWP Favorites MainWP File Uploader MainWP Google Analytics Extension MainWP iThemes Security MainWP Links Manager MainWP Maintenance MainWP Page Speed