Ekonomi

Perdagangan Akhir Pekan, Diperkirakan IHSG Belum Aman

bursa-efek-indonesia

Perdagangan saham siang ini hingga jeda masih melemah, diperkirakan pada penutupan sore akhir pekan ini belum aman. Cita-cita Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk mengukir rekor baru pun makin sulit setelah indeks turun 9 poin atau 0,16% ke 5.884 siang tadi.

Sumselterkini.id, Jakarta – Perdagangan saham siang ini hingga jeda masih melemah, diperkirakan pada penutupan sore akhir pekan ini belum aman. Cita-cita Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk mengukir rekor baru pun makin sulit setelah indeks turun 9 poin atau 0,16% ke 5.884 siang tadi.

Melansir, Okezone, IHSG mengambil jeda dengan 128 saham menguat, 143 saham melemah, dan 125 saham stagnan. Pada jeda perdagangan siang ini, transaksi perdagangan tercatat Rp2,07 triliun dari 5,36 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 1,4 poin atau 0,15% ke 981, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,4 poin atau 0,19% ke 752, indeks IDX30 turun 0,88 poin atau 0,16% ke 534 dan indeks MNC36 naik 0,38 poin atau 0,11% ke 337.

Sektor penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan sektor konsumsi, tambang, manufaktur, industri dasar, infrastruktur, perdagangan dan aneka industri melemah. Sementara sektor perkebunan, keuangan dan properti masih mampu menguat.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) naik Rp6 atau ke Rp360, saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) naik Rp115 ke Rp1.505, dan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik Rp4 ke Rp66.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) turun Rp6 ke Rp336, saham Bumi Resources Tbk (BUMI) turun Rp4 ke Rp278, dan saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) turun Rp140 ke Rp2.700.

Comments

Terpopuler

To Top