Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Mudik Aman & Inflasi Terkendali, Ini Strategi Sumsel 2026

Mudik Aman & Inflasi Terkendali, Ini Strategi Sumsel 2026

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RAPAT Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring dari Ruang Sumsel Command Center. Rakornas yang dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir,

Rapat ini menjadi momen penting karena membahas tiga agenda utama, pengendalian inflasi, kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, serta evaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.

Dalam arahan yang disampaikan  Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, terungkap bahwa inflasi nasional per Februari 2026 tercatat di angka 4,76% (year-to-year) dan 0,68% (month-to-month).

Angka ini menunjukkan kondisi ekonomi yang relatif stabil, namun tetap membutuhkan perhatian serius.

Salah satu indikator yang disebut Mendagri adalah postur anggaran daerah, daerah dengan realisasi pendapatan dan belanja tinggi biasanya menandakan kesehatan ekonomi yang baik karena mendorong perputaran uang di masyarakat.

Data terbaru menunjukkan, realisasi pendapatan daerah nasional per 6 Maret 2026 mencapai 11,68%, naik dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar 10,66%.

Meski demikian, secara nominal gabungan provinsi, angka tahun ini Rp39 triliun, sedikit lebih rendah dibanding tahun lalu Rp42 triliun. Fakta ini menegaskan bahwa meski inflasi terkendali, pemerintah tetap harus waspada menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, terutama menjelang momentum Lebaran.

Salah satu perhatian utama pemerintah adalah arus mudik Idul Fitri yang selalu menimbulkan kepadatan lalu lintas dan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok. Dalam Rakornas, Mendagri menegaskan langkah strategis yang telah disepakati pemerintah pusat, termasuk penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari 16 hingga 27 Maret 2026.

Kebijakan ini tidak hanya menyesuaikan dengan libur Nyepi pada 19 Maret, tetapi juga bertujuan mengurangi kepadatan transportasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Selain itu, Mendagri menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah, termasuk di Sumatera Selatan, agar memperhatikan kesiapsiagaan bencana, mengingat mobilitas masyarakat tinggi dan faktor cuaca yang tidak menentu. Kepala daerah juga diingatkan untuk menjamin keamanan lingkungan bagi warga yang meninggalkan rumah, serta mengantisipasi fenomena panic buying yang dapat memicu lonjakan inflasi mendadak.

Di Sumatera Selatan, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra menegaskan kesiapan pemerintah provinsi untuk menindaklanjuti arahan pusat. Beberapa langkah konkret yang disiapkan antara lain, menjaga ketersediaan pangan selama arus mudik.

Memastikan infrastruktur jalan layak dilalui pemudik agar arus transportasi lancar, perbaikan jalan strategis sebelum arus mudik dimulai dan menertibkan pasar tumpah yang berpotensi menghambat lalu lintas.

Strategi ini tidak hanya penting dari sisi keamanan dan kenyamanan, tetapi juga untuk mencegah lonjakan harga kebutuhan pokok yang bisa mengganggu kestabilan inflasi.

Meskipun persiapan Sumsel terlihat matang, ada sisi lain yang patut menjadi perhatian. Fokus utama pemerintah sering kali berada di Ring 1, yaitu jalur utama dan wilayah perkotaan yang mudah dijangkau. Namun, daerah Ring 2 dan Ring 3 juga berpotensi menghadapi tantangan serupa, terutama terkait distribusi pangan dan akses transportasi.

Selain itu, meski kebijakan WFA efektif mengurangi kepadatan transportasi, koordinasi dengan sektor swasta dan masyarakat tetap penting agar implementasinya optimal. Jangan sampai ada ketimpangan informasi atau penyediaan infrastruktur yang kurang memadai, yang justru bisa memicu panik di masyarakat.

Di sisi edukatif, rakornas ini mengingatkan bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar angka, tapi juga terkait kesejahteraan nyata masyarakat. Inflasi yang terkendali akan meningkatkan daya beli, mendorong konsumsi lokal, dan menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang.

Oleh karena itu, langkah-langkah konkret seperti pengamanan pangan, perbaikan jalan, dan penataan pasar menjadi bagian dari strategi ekonomi mikro yang berdampak makro.

Persiapan menghadapi Idul Fitri 1447 H di Sumatera Selatan menunjukkan keseriusan pemerintah provinsi dalam mengantisipasi risiko inflasi, kepadatan transportasi, dan kebutuhan masyarakat.

Meski tantangan tetap ada, langkah-langkah strategis seperti WFA, pemantauan pangan, dan perbaikan infrastruktur adalah kunci menjaga kenyamanan pemudik dan stabilitas ekonomi daerah.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalin Kerjasama, Wagub Sumsel Terima Silaturahmi Kepala PT Jasa Raharja  Cabang Sumsel

    Jalin Kerjasama, Wagub Sumsel Terima Silaturahmi Kepala PT Jasa Raharja  Cabang Sumsel

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 773
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel Ir  H Mawardi Yahya, menerima kunjungan dan silaturahmi  Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumsel  di  ruang kerja Wagub   Kamis, (26/8). Dalam pertemuan ini Kepala PT Jasa Raharja  Cabang Sumsel H. Abubakar Aljufri, SE melaporkan program kerja yang telah dilaksanakan  salah satunya terkait dengan  pertanggung jawaban wajib kecelakaan (iuran wajib), dan dana kecelakaan […]

  • Rawan Banjir, Masyarakat Harus Dukung Pembangunan Pompa Sungai Bendung

    Rawan Banjir, Masyarakat Harus Dukung Pembangunan Pompa Sungai Bendung

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.488
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Topografi Kota Palembang sekitar 60% nya merupakan daerah rawa dari sejumlah anak sungai di Palembang yang mulai mendangkalan dan menyempit sehingga berpontesi rawan banjir.Oleh karena itu masyarakat diminta mendukung pembangunan pompanisasi Sungai Bendung. Drs Harobin Mastofa, Sekretaris Daerah Kota Palembang mengatakan pembangunan pompanisasi Sungai Bendung yang pengerjaannya fisiknya […]

  • Alex : LRT Bikin Palembang Jadi Mahal

    Alex : LRT Bikin Palembang Jadi Mahal

    • calendar_month Sabtu, 10 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    Dibangun bukan hanya untuk transportasi semata, melainkan infrastruktur yang mampu mengangkat derajat masyarakat menjadi lebih tinggi,

  • Masyarakat diingatkan hati-hati, Sebagian Wil.Indonesia Berpotensi Hujan, Petir dan Angin Kencang

    Masyarakat diingatkan hati-hati, Sebagian Wil.Indonesia Berpotensi Hujan, Petir dan Angin Kencang

    • calendar_month Senin, 23 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.520
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Masyarakat di Indonesia diingatkan selalu hati-hati, pasalnya sebagian wilayah Indonesia berpotensi turun hujan lebat disertai petir. Hal itu diungkapkan dalam laporan  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang memperkirakan hujan lebat terjadi pada 23-25 April 2018. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R Prabowo dalam keterangannya mengatakan adapun hujan lebat disertai petir tersebut terjadi […]

  • Ancaman Hukuman Mati Menanti Otak Pembunuh PNS Aprianiti

    Ancaman Hukuman Mati Menanti Otak Pembunuh PNS Aprianiti

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    MASIH Ingat, kan dengan pembunuhan dilakukan Yudi terhadap temannya,  Aprianiti, PNS Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah V Satuan Kerja Metropolis Palembang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang jasadnya dikubur di TPU Kandang Kawat dengan di cor minggu lalu. Kini Yudi dan satu pelaku lainnya sudah meringkuk di Sel Tahanan, dan Polisi terus melakukan […]

  • Sepanjang 10 Kilometer Sungai Dawas Muba Tercemar Minyak

    Sepanjang 10 Kilometer Sungai Dawas Muba Tercemar Minyak

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Aktifitas penambangan minyak secara tradisional di area sekitar aliran Sungai Dawas Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin saat ini telah berdampak ke pencemaran Sungai Dawas. Berdasarkan informasi, hingga Selasa (25/6/2024) siang sudah sepanjang 10 kilometer di Sungai Dawas tercemar dampak dari meluing-nya atau natural flow sumur minyak. “Sekarang tugas utama kita fokus agar tidak […]

expand_less
WordPress Archive Grand Portfolio WordPress Grand Restaurant Cafe WordPress Theme Grand Wedding WordPress Grandium – Hotel Booking WordPress Theme Grandpoza – Construction WordPress Theme Granite – Construction & Building Company Elementor Template Kit Grankare – Senior Care WordPress Theme Granny – Elegant Restaurant & Cafe WordPress Theme Grano – Organic & Food WordPress Theme Grape – Professional & Flexible Admin Template