Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Muba Expo 2025: Latihan Bersinergi Sebelum Panggung Dibuka

Muba Expo 2025: Latihan Bersinergi Sebelum Panggung Dibuka

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 791
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU biasanya rapat pemerintah identik dengan wajah kaku, meja panjang, dan kopi yang cepat dingin sebelum sempat diminum, beda cerita dengan rapat persiapan Muba Expo 2025, Rabu (20/08/2025) di Ruang Serasan Sekate, rapat dipimpin Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Alva Elan. Suasananya serius, tapi kalau diperhatikan baik-baik, ada semacam “rehearsal komedi” sebelum panggung besar benar-benar dibuka.

Sebab, apa yang dibicarakan bukan sekadar tenda pameran atau panggung hiburan. Tapi soal kolaborasi lintas sektor dari OPD, Forkopimda, TP PKK, Dharma Wanita, sampai perusahaan swasta. Bayangkan saja, semua duduk satu meja, seperti keluarga besar yang mau gelar hajatan akbar. Bedanya, kalau di kampung biasanya ribut soal menu prasmanan, di sini ribut soal strategi promosi, koordinasi OPD, sampai peluang investasi.

Kolaborasi lintas sektor ini ibarat main orkes dangdut. Kalau ada yang salah nada, bukannya meriah malah jadi bahan ketawa. Pemerintah minta OPD aktif, Disperindag promosi, Diskominfo jadi corong informasi, perusahaan swasta tampil gagah di stand, perbankan siap buka peluang modal, sementara UMKM lokal jadi bintang utama, semua punya peran, semua harus kompak.

Kalau dipikir-pikir, konsep bersinergi ini mirip main bola tarkam. Ada kiper (Diskominfo) yang tugasnya jangan sampai bola informasi bocor ke luar. Ada striker (Disperindag) yang harus rajin bikin gol berupa promosi UMKM Muba. Ada juga wasit, yaitu Forkopimda, yang kadang harus meniup peluit kalau ada OPD yang sibuk sendiri kayak Cristiano Ronaldo tapi nggak pernah passing bola.

Asisten Ekonomi Alva Elan tegas bilang, “Muba Expo harus jadi kebanggaan bersama, bukan sekadar acara meriah. Semua OPD harus maksimal”. Nah, di sinilah dagelannya kalau biasanya OPD saling menghindar ketika diminta laporan, sekarang mereka harus saling cari muka, biar kelihatan siap mendukung, latihan sinergi pun jadi tontonan menarik, meski tanpa tiket masuk.

Yang bikin rapat persiapan Muba Expo 2025 ini unik adalah cara semua pihak mencoba menyatukan ego, seperti sedang mengatur orkestra, tapi pemainnya bukan musisi, melainkan camat, OPD, dan pengurus PKK.

Bayangkan saja kalau masing-masing jalan sendiri OPD bikin stand tanpa koordinasi, perusahaan sibuk selfie di booth, sementara UMKM bingung kenapa stand sebelah lebih ramai, bisa kacau.

Karena itu, rapat persiapan ini jadi “latihan bersinergi sebelum panggung dibuka”. Di sinilah pemerintah belajar, bahwa kolaborasi bukan cuma jargon, tapi benar-benar harus dipraktikkan. Kalau tidak, expo nanti bisa seperti resepsi pernikahan tanpa MC tamu bingung, pengantin salah masuk pintu, musik dangdut salah nada.

Beda dengan berita resmi yang sering kaku, rapat diisi orang-orang serius dengan kertas catatan, tapi dalam hati masing-masing mungkin ada yang mikir, “Nanti stand kita jangan kalah sama stand sebelah ya, minimal lampunya lebih terang atau ada bonus kopi gratis.” Nah, ini yang bikin lucu kompetisi terselubung antar OPD, tapi dibungkus kata manis bernama sinergi.

Kepala Disperindag Muba, Nwardi Endang, dengan wajah semangat bilang “Muba Expo 2025 bukan sekadar pesta rakyat, tapi sarana strategis untuk menampilkan capaian pembangunan, memperluas peluang investasi, dan mendukung UMKM”.

Kalimat itu terdengar berat, tapi coba bayangkan versi dagelannya expo bukan cuma tempat orang jajan pempek dan foto di depan lampu kelap-kelip, tapi juga tempat UMKM lokal bisa ketemu investor. Semacam speed dating antara pedagang gorengan dan bankir awalnya canggung, tapi siapa tahu pulang-pulang sudah jadi partner bisnis.

Di sinilah nilai SEO “UMKM Muba” dan “Investasi Muba” relevan. Bahwa expo ini harusnya jadi momentum, bukan sekadar kenangan. Kalau tahun lalu pengunjung pulang hanya bawa balon sama brosur, tahun ini targetnya pulang bawa kartu nama investor dan ide usaha baru.

Yang menarik dari Muba Expo 2025 adalah bagaimana pemerintah mencoba menyeimbangkan antara hiburan rakyat dan seriusnya promosi investasi, dari sisi rakyat, yang penting ada musik, ada jajanan, dan ada hadiah doorprize. Dari sisi pemerintah, yang penting ada kontrak bisnis, ada kolaborasi BUMN-BUMD, dan ada investor masuk.

Rapat persiapan pun terasa seperti latihan stand-up comedy serius tapi kadang bikin ngakak, misalnya, ketika Diskominfo diminta lebih gencar promosi, mungkin ada yang nyeletuk dalam hati, “Promosi di medsos jangan cuma upload flyer, bikin reels biar viral. Kalau bisa, pakai sound TikTok yang lagi hits, biar anak muda sekalian ikut nonton expo”.

Jika OPD benar-benar pakai strategi itu stand pameran dinas bisa viral bukan karena brosur tebal, tapi karena joget trending bareng camat. Pada akhirnya, rapat persiapan ini bukan sekadar formalitas, inilah awal latihan bersinergi, dari meja rapat yang kaku, semua pihak diajak membuka diri, saling koordinasi, dan memastikan expo nanti benar-benar spektakuler.

Karena kalau semua kompak, Muba Expo 2025 bisa jadi bukan cuma puncak perayaan HUT ke-69 Kabupaten Muba, tapi juga jadi mesin penggerak ekonomi baru,  UMKM yang naik kelas, investasi yang masuk, hingga hiburan rakyat yang bikin ngakak bareng.

Jadi, jangan heran kalau nanti Muba Expo 2025 bukan hanya ajang jalan-jalan, bisa jadi, inilah momen ketika ketawa rakyat dan kontrak bisnis duduk bareng di satu panggung.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Tindak Pidana Pinjol, Pemerintah Akan Lakukan Moratorium Penerbitan Izin Pinjaman Online

    Banyak Tindak Pidana Pinjol, Pemerintah Akan Lakukan Moratorium Penerbitan Izin Pinjaman Online

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 717
    • 0Komentar

    PERPUTARAN dana atau nilai omzet financial technology peer to peer lending atau pinjaman online mencapai Rp260 Triliun sehingga itu harus diperhatikan. Presiden Joko Widodo menekankan bahwa tata kelola pinjaman online (pinjol) harus diperhatikan dan dilaksanakan dengan baik mengingat telah ada lebih dari 68 juta rakyat yang mengambil bagian di dalam aktivitas kegiatan teknologi finansial tersebut. […]

  • Kapan Harus Pakai Masker?

    Kapan Harus Pakai Masker?

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.046
    • 0Komentar

    SEMUA orang wajib pakai masker agar terhindar dari penularan COVID-19. Tapi kapan sih sebenarnya kita harus pakai masker? Kenakan masker dengan benar saat kita sedang mengalami gejala serupa COVID-19, terutama bila sudah curiga namun belum melakukan tes. Kalau kita termasuk kelompok berisiko tinggi, seperti lansia atau memiliki komorbid (penyakit penyerta), baiknya juga mengenakan masker saat […]

  • Tri Patri Abadi Buka Pintu untuk Wujudkan KEK TAA 

    Tri Patri Abadi Buka Pintu untuk Wujudkan KEK TAA 

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.387
    • 0Komentar

    SETELAH melalui perjalanan panjang dan kerja keras untuk mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) menjadi kenyataan, kini masyarakat Sumsel bisa sedikit lega. Pasalnya PT. Tri Patria Abadi telah membuka pintu seluas-luasnya dan ingin bekerjasama dalam mewujudkan KEK TAA dalam waktu dekat. Direktur Operasional PT. Tri Patri Abadi, Hasanuddin Ariandi mengaku dalam menjadikan KEK […]

  • demo-gedung-ylbhi

    Gedung YLBHI Berantakan Setelah Dirusak Masa, Hari Ini Ditutup Sementara

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    Setelah menjadi bulan-bulanan masa tadi malam, gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Jakarta di Menteng Jakarta Pusat ditutup sementara guna membereskan semua barang yang rusak.

  • Ramadan di Sukarami, Ada Rebana, Ada Berkah

    Ramadan di Sukarami, Ada Rebana, Ada Berkah

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ramadan emang bulan penuh berkah, tapi kali ini berkahnya makin nambah berkat aksi  dari Tim Penggerak PKK Kota Palembang belum lama ini. Tim ini turun langsung ke Jalan Surya Sakti, Kelurahan Sukarami, bagi-bagi bantuan buat warga. Dan bukan cuma sembako, loh—ibu-ibu pengajian juga kebagian alat rebana buat makin semarakin kegiatan mereka. Ketua TP […]

  • Piala Danlanud H. AS Hanandjoeddin Bikin Belitung Kian Hidup

    Piala Danlanud H. AS Hanandjoeddin Bikin Belitung Kian Hidup

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KEJUARAAN Tinju Amatir Terbuka Piala Danlanud H. AS Hanandjoeddin 2026 menghadirkan lebih dari cuma pertandingan olahraga. Selama enam hari pelaksanaan pada 20-25 April 2026 di GOR Tanjungpandan Belitung, kegiatan ini menggerakkan berbagai sektor sekaligus, mulai dari ekonomi lokal hingga partisipasi masyarakat. Panitia menyelenggarakan kejuaraan ini dalam rangka HUT ke-80 TNI Angkatan Udara. Mereka tidak hanya […]

expand_less
WordPress Archive WordPress Multilingual Contact Form 7 Addon WordPress Multilingual Gravity Forms Multilingual Add-On WordPress Multilingual MailChimp WordPress Multilingual Media Add-On WordPress Multilingual Multisite WordPress Multilingual String Translation Addon WordPress Multilingual Translation Analytics Add-On WordPress Multilingual Translation Management Addon WordPress Multilingual WooCommerce Gateways Country Limiter Add-On WordPress Multilingual Yoast SEO Addon