Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » CATATAN PINGGIR : “Ketika Cabe Rawit Lebih Hot dari Kebijakan Pangan Daerah!”

CATATAN PINGGIR : “Ketika Cabe Rawit Lebih Hot dari Kebijakan Pangan Daerah!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 529
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG krisis cabe rawit? Harga sayur naik? Santai… Jangan buru-buru nuduh emak-emak nyetok lima kilo! Di balik layar dapur itu, ada program serius bernama Kerja Sama Antar Daerah (KAD), kalau dijalankan dengan benar bisa jadi pahlawan pangan. Asal, ya itu tadi… jangan cuma jadi bahan rapat dan selfie pemimpin daerah.

Kalau harga cabe naik, biasanya yang kena semprot pertama adalah petani, lalu emak-emak, dan terakhir tukang ojek yang cuma nganterin belanjaan. Padahal di tengah hiruk-pikuk harga kebutuhan pokok yang kayak roller coaster itu, ada satu program yang sebenarnya cukup heroik KAD, atau seharusnya kita sebut saja, “Kompak Antar Daerah, jangan cuma seremonial!”.

Program ini, menurut Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, adalah langkah konkret untuk menjaga inflasi tetap kalem kayak kucing dikasih snack. Beliau bilang, sejak 2022, program ini sudah bantu ketersediaan pangan dan jaga daya beli warga Palembang. Tapi pertanyaannya udah maksimal belum, bro?

Bayangkan kalau KAD ini kayak hubungan LDR antara kota penghasil beras dan kota penggila mie instan. Komunikasi dan komitmen itu kuncinya. Jangan kayak LDR toxic, yang intens di awal tapi ghosting pas panen gagal. KAD seharusnya jadi jembatan cinta logistik antar daerah, bukan cuma dokumen penuh cap pejabat yang fotonya langsung masuk spanduk depan kantor.

Coba kita lirik negara lain, di India, ada Essential Commodities Act yang mengatur barang pokok agar distribusinya nggak kayak mantan hilang pas dibutuhkan. Di Vietnam, ada koperasi lintas wilayah yang jaga stok dan harga. Kita? Kadang masih sibuk adu spanduk “Padi Kita Terbaik se-Pulau Jawa Tapi Belum Tembus Pasar Sumatera.” Lah, gimana tembus, wong dikirimnya pakai doa dan harapan?

Pak Prima juga menyinggung keterlibatan PD Pasar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Biasanya yang digratiskan itu nasi kotak waktu kampanye. Tapi sekarang mau digratiskan makanan bergizi buat rakyat? Wah, luar biasa. Asal jangan bergizi di baliho doang, ya!

Ayo, PD Pasar jangan cuma jadi tempat ibu-ibu ghibah sambil milih terong. Jadilah juga penyalur bahan pangan strategis. Bikin aplikasi kayak “PasarLangsung” atau “BeliSayurTiapHari.” Biar distribusi lancar, emak-emak bahagia, tukang ojol pun dapat orderan tiap pagi.

Jangan lupa kutipan tajam dari mantan Sekjen PBB “Ending hunger is not about charity, it’s about justice.” – Ban Ki-moon, UN Secretary-General (2007–2016), pidatonya di ECOSOC, New York, 2013.

Artinya Mengakhiri kelaparan bukan soal amal, tapi soal keadilan.

Kutipan itu bukan puisi, tapi peringatan kalau harga bahan pokok naik terus, itu bukan karena semesta sedang tidak berpihak. Bisa jadi karena keadilan logistik dan kolaborasi belum merata, jangan-jangan, antar daerah kita ini hubungannya masih kayak teman tapi makan sendiri-sendiri.

Jembatan emas

KAD itu penting, bro. Tapi yang lebih penting adalah keberlanjutan dan evaluasinya, jangan cuma evaluasi sambil ngopi dan pamer slide presentasi full animasi. Lihat lapangan, tanya tukang sayur, ngobrol sama sopir truk logistik. Biar tahu realitanya bukan sekadar grafik menurun, tapi juga jalan berlubang dan biaya tol yang bisa buat beli satu dus mie ayam.

Kita sebagai masyarakat, cuma pengin ngingetin program bagus kayak KAD ini bisa jadi jembatan emas, asal dijalankan dengan niat tulus dan strategi matang. Tapi kalau cuma jadi alat pajangan waktu kunjungan kerja, ya mohon maaf… nasibnya bisa sama kayak proposal lomba rebana tingkat kecamatan dianggurin sampai tahun depan.

Pepatah hari ini “Kalau perut rakyat lapar, jangan kasih janji kasih nasi. Tapi ingat, nasinya jangan fiktif, apalagi pakai sambal photoshop.”

Untuk jadi renungan kita semua di waktu malam hari sambil ditemani nyamuk-nyamuk yang lapar, yakni dalam dunia penuh inflasi dan harga cabai yang mendadak naik kayak follower seleb TikTok, mari kita doakan agar pemimpin daerah tak hanya rajin rapat, tapi juga rajin turun ke pasar. Nyicipin harga, ngobrol sama pedagang, dan sadar bahwa cabe rawit itu bukan sekadar komoditas, tapi harga diri dapur rakyat harus stabil benar benar stabil bukan sementara esok naik lagi.

Jangan sampai KAD cuma jadi singkatan dari “Kita Akan Diam” dan dicari solusinya sampe stabil selamanya..he. Salam sayur kol dan harga minyak goreng yang tak lagi naik-turun seperti ayunan.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak kepadatan penduduk pada kualitas hidup perkotaan di Kota-kota besar

    Dampak kepadatan penduduk pada kualitas hidup perkotaan di Kota-kota besar

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.848
    • 0Komentar

    DALAM kehidupan masyarakat tekanan yang dialami oleh masalah perkotaan seperti kepadatan penduduk sering kali berdampak pada kualitas hidup masyarakat yang meliputi perumahan, ketahanan pangan, layanan masyarakat, perkembangan masyarakat, kemiskinan dan lain sebagaianya. Kepadatan penduduk dikota-kota besar merupakan suatu fenomena yang semakin besar dan mengkhawatirkan diberbagai belahan dunia, terutama pada negara-negara berkembang. Kota-kota besar seperti Jakarta  […]

  • Jelang Idul Fitri, Pj Gub Sumsel beri santunan ribuan anak yatim

    Jelang Idul Fitri, Pj Gub Sumsel beri santunan ribuan anak yatim

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.376
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni berbagi kebahagiaan  bersama ribuan anak yatim piatu. Kegiatan ini bertajuk ‘Senyum 1445 bersama Pj Gubernur Sumsel’ yang digelar di Masjid Jamik Tjik Luwo Al Murhaniah, Talang Jambe, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (4/4/2024). Sebagai bentuk perhatiannya pada anak yatim menjelang lebaran atau hari Raya Idul Fitri […]

  • Gambo Muba  Mampu Angkat Ekonomi Petani, Bakal Masuk Kurikulum Muatan Lokal

    Gambo Muba  Mampu Angkat Ekonomi Petani, Bakal Masuk Kurikulum Muatan Lokal

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    KAIN  khas karya anak negeri Musi Banyuasin yakni “Gambo Muba” cukup terkenal di industri fashion. Bahkan, Gambo Muba tersebut kini jadi sorotan nasional dan internasional. Tidak dapat dipungkiri, semua mata memandang karena keunikan corak dan pewarna dihasilkan dari bahan alami. Kesuksesan Thia Yufada Dodi Reza dalam membawa Gambo Muba ini tentu tidak mudah, barang yang […]

  • Silahkan Kritik Polri, Mabes Polri Gelar Lomba Seni Mural

    Silahkan Kritik Polri, Mabes Polri Gelar Lomba Seni Mural

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.459
    • 0Komentar

    MABES Polri bakal menggelar festival atau lomba seni mural Piala Kapolri 2021, dengan tema ‘Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif di Masa Pandemi Covid-19’ termasuk kritikan. Terkait dengan hal tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengeluarkan kebijakan terbaru kepada seluruh masyarakat yang akan mengikuti acara tersebut. Kapolri mempersilahkan […]

  • 6.360 Vial Vaksin COVID-19 Tiba, Pemkab Muba Tunjuk 31 Pasyankes Distribusikan

    6.360 Vial Vaksin COVID-19 Tiba, Pemkab Muba Tunjuk 31 Pasyankes Distribusikan

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    SEBANYAK 6.360 vial atau dosis vaksin COVID-19 telah tiba di Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (25/1/2021). Dengan pengawalan ketat petugas, armada angkut vaksin tiba di Dinas Kesehatan Muba sekitar pukul 11.30 WIB. Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS melalui Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Seftiani Peratita SS MKes yang juga selaku Jubir Gugus Tugas […]

  • Sayurbox Berkolaborasi dengan CKB Logistics Selenggarakan Program CSR untuk Penurunan Stunting
    CSR

    Sayurbox Berkolaborasi dengan CKB Logistics Selenggarakan Program CSR untuk Penurunan Stunting

    • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.284
    • 0Komentar

    Sayurbox Berkolaborasi dengan CKB Logistics Selenggarakan Program CSR untuk Penurunan Stunting SayurboxAugust 24 2023 Pingintau.id -Sayurbox, platform supply chain agritech yang menghubungkan konsumen dengan produk segar langsung dari petani, dengan bangga mengumumkan kolaborasi dengan PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics). Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam mendukung inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang berfokus […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce shortcodes for kingComposer WooCommerce Show Variations as Single Product On Shop & Category Plugin WooCommerce Side Cart – Slide-In Cart with Ajax & Mini Cart Features WooCommerce Simple Auctions WooCommerce Simple Storewide Sale WooCommerce Single Product Page Builder WooCommerce Slack WooCommerce Smart Coupons Woocommerce SMS/WhatsApp Notifications WooCommerce SnapScan Gateway