Kamis, 15 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » CATATAN PINGGIR : “Ketika Cabe Rawit Lebih Hot dari Kebijakan Pangan Daerah!”

CATATAN PINGGIR : “Ketika Cabe Rawit Lebih Hot dari Kebijakan Pangan Daerah!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 523
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG krisis cabe rawit? Harga sayur naik? Santai… Jangan buru-buru nuduh emak-emak nyetok lima kilo! Di balik layar dapur itu, ada program serius bernama Kerja Sama Antar Daerah (KAD), kalau dijalankan dengan benar bisa jadi pahlawan pangan. Asal, ya itu tadi… jangan cuma jadi bahan rapat dan selfie pemimpin daerah.

Kalau harga cabe naik, biasanya yang kena semprot pertama adalah petani, lalu emak-emak, dan terakhir tukang ojek yang cuma nganterin belanjaan. Padahal di tengah hiruk-pikuk harga kebutuhan pokok yang kayak roller coaster itu, ada satu program yang sebenarnya cukup heroik KAD, atau seharusnya kita sebut saja, “Kompak Antar Daerah, jangan cuma seremonial!”.

Program ini, menurut Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, adalah langkah konkret untuk menjaga inflasi tetap kalem kayak kucing dikasih snack. Beliau bilang, sejak 2022, program ini sudah bantu ketersediaan pangan dan jaga daya beli warga Palembang. Tapi pertanyaannya udah maksimal belum, bro?

Bayangkan kalau KAD ini kayak hubungan LDR antara kota penghasil beras dan kota penggila mie instan. Komunikasi dan komitmen itu kuncinya. Jangan kayak LDR toxic, yang intens di awal tapi ghosting pas panen gagal. KAD seharusnya jadi jembatan cinta logistik antar daerah, bukan cuma dokumen penuh cap pejabat yang fotonya langsung masuk spanduk depan kantor.

Coba kita lirik negara lain, di India, ada Essential Commodities Act yang mengatur barang pokok agar distribusinya nggak kayak mantan hilang pas dibutuhkan. Di Vietnam, ada koperasi lintas wilayah yang jaga stok dan harga. Kita? Kadang masih sibuk adu spanduk “Padi Kita Terbaik se-Pulau Jawa Tapi Belum Tembus Pasar Sumatera.” Lah, gimana tembus, wong dikirimnya pakai doa dan harapan?

Pak Prima juga menyinggung keterlibatan PD Pasar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Biasanya yang digratiskan itu nasi kotak waktu kampanye. Tapi sekarang mau digratiskan makanan bergizi buat rakyat? Wah, luar biasa. Asal jangan bergizi di baliho doang, ya!

Ayo, PD Pasar jangan cuma jadi tempat ibu-ibu ghibah sambil milih terong. Jadilah juga penyalur bahan pangan strategis. Bikin aplikasi kayak “PasarLangsung” atau “BeliSayurTiapHari.” Biar distribusi lancar, emak-emak bahagia, tukang ojol pun dapat orderan tiap pagi.

Jangan lupa kutipan tajam dari mantan Sekjen PBB “Ending hunger is not about charity, it’s about justice.” – Ban Ki-moon, UN Secretary-General (2007–2016), pidatonya di ECOSOC, New York, 2013.

Artinya Mengakhiri kelaparan bukan soal amal, tapi soal keadilan.

Kutipan itu bukan puisi, tapi peringatan kalau harga bahan pokok naik terus, itu bukan karena semesta sedang tidak berpihak. Bisa jadi karena keadilan logistik dan kolaborasi belum merata, jangan-jangan, antar daerah kita ini hubungannya masih kayak teman tapi makan sendiri-sendiri.

Jembatan emas

KAD itu penting, bro. Tapi yang lebih penting adalah keberlanjutan dan evaluasinya, jangan cuma evaluasi sambil ngopi dan pamer slide presentasi full animasi. Lihat lapangan, tanya tukang sayur, ngobrol sama sopir truk logistik. Biar tahu realitanya bukan sekadar grafik menurun, tapi juga jalan berlubang dan biaya tol yang bisa buat beli satu dus mie ayam.

Kita sebagai masyarakat, cuma pengin ngingetin program bagus kayak KAD ini bisa jadi jembatan emas, asal dijalankan dengan niat tulus dan strategi matang. Tapi kalau cuma jadi alat pajangan waktu kunjungan kerja, ya mohon maaf… nasibnya bisa sama kayak proposal lomba rebana tingkat kecamatan dianggurin sampai tahun depan.

Pepatah hari ini “Kalau perut rakyat lapar, jangan kasih janji kasih nasi. Tapi ingat, nasinya jangan fiktif, apalagi pakai sambal photoshop.”

Untuk jadi renungan kita semua di waktu malam hari sambil ditemani nyamuk-nyamuk yang lapar, yakni dalam dunia penuh inflasi dan harga cabai yang mendadak naik kayak follower seleb TikTok, mari kita doakan agar pemimpin daerah tak hanya rajin rapat, tapi juga rajin turun ke pasar. Nyicipin harga, ngobrol sama pedagang, dan sadar bahwa cabe rawit itu bukan sekadar komoditas, tapi harga diri dapur rakyat harus stabil benar benar stabil bukan sementara esok naik lagi.

Jangan sampai KAD cuma jadi singkatan dari “Kita Akan Diam” dan dicari solusinya sampe stabil selamanya..he. Salam sayur kol dan harga minyak goreng yang tak lagi naik-turun seperti ayunan.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Politik UIN Raden Fatah Gelar Seminar Motivasi Bertema Sukses Berpolitik di Usia Muda

    Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Politik UIN Raden Fatah Gelar Seminar Motivasi Bertema Sukses Berpolitik di Usia Muda

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.616
    • 0Komentar

    HIMPUNAN Mahasiswa Prodi Ilmu Politik UIN Raden Fatah Palembang, menggelar seminar motivasi dengan tema sukses berpolitik diusia muda. Acara dilaksanakan di aula FISIP, Rabu 27 Oktober 2021. Acara dihadiri langsung oleh ketiga Narasumber yaitu Jialyka Maharani , S.I. Kom yang merupakan Anggota DPD RI Perwakilan sumsel, Adzanu Gentar S.H. M.H merupakan Anggota DPRD Kota Palembang, […]

  • Selama 14 Hari, Polda Sumsel Ungkap 61 Kasus Narkoba dan Amankan 74 Tersangka, Daerah Mana Saja Yang Banyak Kasus ?

    Selama 14 Hari, Polda Sumsel Ungkap 61 Kasus Narkoba dan Amankan 74 Tersangka, Daerah Mana Saja Yang Banyak Kasus ?

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    POLDA Sumsel dan jajaran mengungkap 61 kasus narkoba dan mengamankan 74 orang tersangka selama minggu kedua bulan Juni 2021. “Mengalami peningkatan kasus pada minggu kedua bulan Juni,” terang Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Senin (14/6). Secara kualitas trend barang bukti yang berhasil disita untuk sabu-sabu menjadi 722,94 gram dan pil ekstasi 119,5 butir, […]

  • Menteri ESDM Janji Bakal Alokasikan 100 Ribu Gas

    Menteri ESDM Janji Bakal Alokasikan 100 Ribu Gas

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.158
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Prabumulih – Menteri ESDM RI Ignasius Jonan meresmikan pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga Kota Prabumulih, di Desa Talang Batu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah Sabtu (30//3/2019). Dengan diresmikannya 6.018 sambungan gas rumah tangga (SR) pada 2018 tersebut, Jargas KIMJ sudah menjangkau 86% rumah tangga di Bumi Seinggok Sepemunyian. Dikatakan Igansius Jonan, pemerintah melalui Kementerian ESDM […]

  • Capai Kisaran 85%, Pagu Anggaran Kemenag Dominasi Untuk Pendidikan

    Capai Kisaran 85%, Pagu Anggaran Kemenag Dominasi Untuk Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 716
    • 0Komentar

    PAGU anggaran Kementerian Agama (Kemenag) didominasi oleh anggaran fungsi pendidikan dengan kisaran 85 persen, sementara fungsi agama hanya sekitar 15 persen. Fungsi pendidikan yang cukup dominan di Kementerian Agama hingga menuntut adanya penguatan koordinasi dengan Kemendikbud, untuk memadukan gerak langkah dalam upaya memajukan pendidikan nasional. Sementara Kementerian Keuangan (Kemenkeu), selalu mendukung Kemenag dalam menjalankan fungsinya […]

  • RENOVA akan Berpartisipasi dalam The Future Energy Show Philippines 2023

    RENOVA akan Berpartisipasi dalam The Future Energy Show Philippines 2023

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.860
    • 0Komentar

    TOKYO, JEPANG – RENOVA, Inc. (Chuo-ku, Tokyo; Direktur Representatif, Presiden, dan Pejabat Eksekutif Tertinggi, Yosuke Kiminami; selanjunya disebut “RENOVA”) mengumumkan bahwa pada hari Senin, 15 Mei 2023 dan Selasa, 16 Mei 2023; RENOVA akan berpartisipasi dalam The Future Energy Show Philippines 2023, sebuah ajang terbesar yang berhubungan dengan energi terbarukan di Filipina.   RENOVA aktif […]

  • Berdasarkan World Economic Outlook, Pemulihan Perekonomian Indonesia di 2022 akan Menguat

    Berdasarkan World Economic Outlook, Pemulihan Perekonomian Indonesia di 2022 akan Menguat

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    BERDASARKAN publikasi World Economic Outlook Juli 2021, perekonomian global 2022 diperkirakan berangsur pulih dan tumbuh sebesar 4,9 persen. Pertumbuhan yang tinggi terutama pada negara berkembang yang diperkirakan akan mampu tumbuh mencapai 5,2 persen. Sejalan dengan prospek membaiknya ekonomi global, pemulihan perekonomian Indonesia di 2022 akan lebih kuat pada rentang pertumbuhan 5,0-5,5 persen. Risiko ketidakpastian terutama […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce shortcodes for kingComposer WooCommerce Show Variations as Single Product On Shop & Category Plugin WooCommerce Side Cart – Slide-In Cart with Ajax & Mini Cart Features WooCommerce Simple Auctions WooCommerce Simple Storewide Sale WooCommerce Single Product Page Builder WooCommerce Slack WooCommerce Smart Coupons Woocommerce SMS/WhatsApp Notifications WooCommerce SnapScan Gateway