Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Inflasi hingga Rumah Rakyat Dijaga Bareng Pusat–Daerah, Jangan Sampai Cabai Ikut Ngeluh

Inflasi hingga Rumah Rakyat Dijaga Bareng Pusat–Daerah, Jangan Sampai Cabai Ikut Ngeluh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 749
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HIDUP rakyat itu sebenarnya sederhana, hanya dengan kalimat perut harus kenyang, kepala harus punya atap, dan sesekali tersenyum tipis walau harga cabai bikin mata melotot.

Kalau dua hal itu beres, hidup lebih adem. Kalau nggak, jangan heran kalau senyum ikut luntur. Makanya isu inflasi dan rumah rakyat selalu panas, meski dibungkus rapat resmi, slide warna-warni, dan angka-angka yang bikin kepala ikut puyeng.

Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, H. Edward Candra, hadir dalam rapat daring pengendalian inflasi daerah sekaligus evaluasi program 3 Juta Rumah. Layar penuh grafik, tapi isu yang dibahas dekat banget sama perut dan atap rakyat sehari-hari.

Edward menyampaikan intisari “Pemprov Sumsel siap mendukung program pusat menjaga inflasi dan percepatan rumah layak huni,” kata Sekda H. Edward Candra, sepertinya singkat, padat, dan kredibel paparannya di Senin (12/1/2026).

Bahkan inflasi sering tampil gagah di layar presentasi, ada grafik naik turun, angka persen dengan dua digit di belakang koma, istilah ekonomi yang terdengar pintar.

Tapi, di lapangan, inflasi terasa nyata, yaitu cabai naik, minyak langka, beras makin mahal, dan uang belanja cepat habis.

Sementara rakyat jarang peduli persentase, yang terasa jelas cuma dompet makin tipis.

Makanya pemerintah harus serius, bukan sekadar agar terlihat sibuk, namun karena inflasi yang tak terkendali bisa bikin rumah tangga panas, dan panas yang ini bukan karena cinta, melainkan karena dapur berasap tanpa lauk, kadang rakyat cuma berharap harga stabil dulu, simpel, tapi menyentuh.

Masalahnya, inflasi  itu terkadang bukan cuma soal kurang barang, tapi soal distribusi yang kurang rapi.

Misalnya kadang barangnya ada, tapi nyangkut di jalan. Stok cukup tapi harga keburu naik. Oleh sebab itu, peran pemerintah daerah jadi penting dengan tujuan memastikan barang bergerak lancar, pasar diawasi, harga tak dimainkan pihak tertentu.

Edward menambahkan tipis “Tentu ada tantangan di lapangan, tapi kami fokus memastikan program sampai ke masyarakat.”

Program 3 Juta Rumah terdengar megah dan optimis, tapi tantangannya bukan di niat, melainkan eksekusi. Banyak cerita klasik, seperti lahannya ada tapi status ribet, anggaran ada tapi proses lambat, data penerima belum rapi, atau rumah dibangun tapi lokasinya jauh dari sumber penghidupan. Akhirnya, rumah berdiri tapi penghuninya nggak betah.

Rumah sudah dibangun, tapi jangan-jangan rumahnya ikut ngambek di gudang.Pertanyaannya, apakah rumah benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan?

Oleh karena itu, rapat memang penting, tapi rakyat cuma mau satu hal, yaitu hasil terasa di lapangan, bukan notulen rapi, foto dokumentasi lengkap, atau target di slide cantik.

Dapur lebih tenang

Jadi  solusinya begini, data harus cepat & akurat, distribusi & lokasi realistis supaya rumah murah tidak menambah biaya hidup, dan koordinasi & transparansi antara pusat dan daerah harus terus dijaga. Semua tetap dikemas ringan & kocak, bukan daftar panjang yang bikin pusing pembaca.

Kadang pemerintah rapat serius, rakyat cuma bisa senyum tipis “Harga naik, rapat tetap jalan, semoga hasilnya terasa.”

Misal saat Edward bicara soal inflasi “Kita pantau harga cabai, beras, dan minyak goreng. Semoga tidak ada yang nakal di pasar,” sekilas serius, tapi bikin senyum tipis, karena rakyat tahu, cabai memang suka membandel sendiri, bikin emak-emak pulang dari warung sayur ngeluh.

Jadi,  inflasi dan rumah rakyat memang bukan cuma soal angka. Ini soal kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.

Negara hadir bukan saat pidato selesai, tapi ketika harga stabil dan rumah bisa ditempati layak. Rakyat tidak menuntut kesempurnaan. Yang mereka harapkan adalah niat baik konsisten dan kerja nyata berkelanjutan.

“Pusat dan daerah harus bersinergi, menjaga harga, dan mempercepat penyediaan rumah. Tujuannya satu, kesejahteraan masyarakat.”

Apalagi inflasi  bisa terkendali dampaknya membuat dapur lebih tenang. Rumah layak membuat tidur nyenyak. Saat dua hal ini dijaga serius,  tentu hidup rakyat pelan-pelan membaik.

Saat inflasi terkendali dan rumah rakyat layak huni, hidup pelan-pelan lebih adem. Pusat dan daerah bertugas, rakyat yang merasakan manfaat. Seperti pepatah bilang, “Sepintar-pintarnya tupai melompat, akhirnya juga balik ke pohon.” maksudnya ya…urusan perut dan atap tetap harus dijaga dong!. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • VAKSINASI COVID-19 LINDUNGI DIRI, LINDUNGI NEGERI

    VAKSINASI COVID-19 LINDUNGI DIRI, LINDUNGI NEGERI

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.631
    • 0Komentar

      Paket Advokasi Vaksinasi COVID-19  Paket advokasi ini menyasar kepala daerah mulai dari Gubernur, Walikota, Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas dan semua Pemangku Kepentingan di daerah.  Tujuan paket advokasi ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lengkap tentang vaksinasi COVID-19 kepada kepala daerah memobilisasi sumber daya dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak seperti media, akademisi, tokoh […]

  • Diawali Pembacaan Syair, Lawang Borotan di Resmikan Jadi Destinasi Wisata Berbasis Sejarah & Budaya Kota Palembang, Pj Walikota : Semoga Berkah & Kembali Bisa Mendunia

    Diawali Pembacaan Syair, Lawang Borotan di Resmikan Jadi Destinasi Wisata Berbasis Sejarah & Budaya Kota Palembang, Pj Walikota : Semoga Berkah & Kembali Bisa Mendunia

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.591
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Pj Wali Kota A Damenta secara resmi melaunching Lawang Borotan sebagai destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya di Kota Palembang, Jumat (25/10/2024).   Kegiatan ini dikemas dengan sangat menarik, diawali dengan pembacaan syair Perang Menteng hingga penampilan teatrikal diasingkannya Sultan Mahmud Badaruddin II melewati Lawang Borotan yang diperankan oleh Komunitas Batang Hari (Kobar) […]

  • Target Palembang Seluruh Kecamatan Gunakan Jargas, Kapan ?

    Target Palembang Seluruh Kecamatan Gunakan Jargas, Kapan ?

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.670
    • 0Komentar

    DI Indonesia, kebutuhan gas rumah tangga biasanya berasal dari gas bumi yang telah diolah ke bentuk liquified petroleus gas yang disimpan dalam tabung atau LPG tabung. Namun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini di sejumlah daerah tengah giat-giatnya memanfaatkan jaringan gas [jargas] seperti halnya seperti ada di negara maju. Palembang salah satu kota yang berkomitmen memanfaatkan jargas, […]

  • Ketimbang Respons Isu Korupsi KTP, Ganjar Lebih Baik Fokus Sampaikan Gagasan

    Ketimbang Respons Isu Korupsi KTP, Ganjar Lebih Baik Fokus Sampaikan Gagasan

    • calendar_month Minggu, 3 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.822
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bakal calon presiden yang diusung PDI-Perjuangan Ganjar Pranowo, diharapkan fokus menyampaikan gagasan daripada merespons isu korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el). Selama beberapa tahun terakhir, nama Ganjar kerap dikait-kaitan terlibat dalam kasus korupsi tersebut. “Tentu itu akan lebih baik dan menunjukkan kualitas Pak Ganjar sendiri, bahwa beliau concern terhadap persoalan-persoalan programatik, persoalan platform, dan […]

  • Ibu Negara Kagum, Sebut Gampo Muba Karya Lokal, Kualitas Internasional  

    Ibu Negara Kagum, Sebut Gampo Muba Karya Lokal, Kualitas Internasional  

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    “Ada jaket boomber, payung, dan kerajinan lainnya yang berbahan dasar getah gambir. Alhamdulillah ibu Iriana tadi sangat support dengan kehadiran Gambo Muba yang menurutnya bisa menjadi trend fashion yang menyasar semua kalangan,”

  • CATATAN PINGGIR :“TikTok Dibekukan – Ketegasan Hukum & Tantangan Ekonomi Kreator”

    CATATAN PINGGIR :“TikTok Dibekukan – Ketegasan Hukum & Tantangan Ekonomi Kreator”

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.440
    • 0Komentar

    “SEPERTI menegakkan benang dalam kain, setiap kebijakan harus seimbang antara aturan dan dampaknya bagi masyarakat”. Pepatah ini terasa relevan ketika Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengambil langkah membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) TikTok Pte. Ltd. Keputusan Komdigi diumumkan pada Jumat (3/10/2025) oleh Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, di Jakarta. TikTok […]

expand_less
WordPress Archive Formidable Forms – User Tracking Formidable Forms – WPML Multilingual Formidable Forms – Zapier Formina: Elementor Form Addon Forpets – Food Shop WooCommerce Theme Forstron – Legal Business WordPress Theme Fortuna – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Fortunio – Carpenter, Forestry, Wood Manufacture Theme Forum – A Responsive WordPress Theme for bbPress Foruum SaaS & Software Startup Elementor Template Kit