Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Cabe Jamu Madura Rp130 Ribu/Kg, 220 KPM Kemensos Dibidik Masuk Pasar Ekspor

Cabe Jamu Madura Rp130 Ribu/Kg, 220 KPM Kemensos Dibidik Masuk Pasar Ekspor

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Cabe jamu Madura dengan harga beli hingga Rp130 ribu per kilogram kini menjadi komoditas pemberdayaan 220 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Para penerima PKH dan Sembako itu dibidik beralih menjadi petani mandiri yang terhubung dengan pasar ekspor.

Program tersebut dikembangkan Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dengan menggandeng PT Mega Inovasi Organik (PT MIO) sebagai mitra pembina sekaligus offtaker komoditas pertanian organik.

Hasil panen petani nantinya dikumpulkan melalui Koperasi Dewa Dewi Ramadaya yang berfungsi sebagai collecting point. Harga beli cabe jamu organik dari tingkat koperasi disepakati berada pada kisaran Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.

Skema tersebut diproyeksikan meningkatkan harga yang diterima petani sekitar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.

Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin, Ishaq Zubaedi Raqib, mengatakan program ini diarahkan untuk mengubah posisi KPM dari penerima bantuan sosial menjadi pelaku ekonomi mandiri berbasis pasar.

“Bantuan sosial dirancang sebagai jaring pengaman sementara, namun pemberdayaan ekonomi harus berdaya selamanya,” ujar Ishaq dalam sosialisasi Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Kemensos dengan PT MIO di Pendopo Kantor Camat Bluto, Sumenep, Jumat (7/8/2026).

Menurut Ishaq, Kemensos melakukan filterisasi data untuk memastikan KPM yang bergabung berada pada usia produktif sehingga dapat menjalankan budidaya cabe jamu organik secara optimal.

Petani juga mendapatkan pendampingan teknis dari PT MIO dan Koperasi Dewa Dewi Ramadaya. Pendampingan dilakukan agar proses budidaya hingga pascapanen memenuhi standar yang dibutuhkan pasar ekspor.

Sebanyak 220 KPM tergabung dalam Kelompok Masyarakat (Pokmas) Jamu Maju Bersama. Mereka tersebar di 16 desa pada enam kecamatan di Kabupaten Sumenep, yakni Bluto, Gili Genting, Guluk-Guluk, Pasongsongan, Ambunten, dan Saronggi.

Untuk mendukung budidaya, Kemensos menyalurkan 11.000 bibit cabe jamu, 4.400 bibit lada, dan 11.000 bibit tajar kepada peserta program.

Dukungan juga diberikan untuk tahap pascapanen berupa dua paket solar dryer atau pengering tenaga surya serta paket perbaikan dan renovasi gudang penyimpanan cabe jamu milik Koperasi Dewa Dewi Ramadaya.

Masing-masing peserta mendapatkan peralatan kerja berupa gunting panen, gunting pangkas, sepatu boot APD, dan sarung tangan. Kemensos juga menyalurkan 17 unit tangga lipat, dua unit tandon air, serta peralatan pengolahan pascapanen berupa kompor, tabung gas elpiji, dan panci.

Tenaga Ahli Menteri Sosial, Ahmad Rifai, mengatakan pemberdayaan petani cabe jamu tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi hilirisasi komoditas pertanian.

“Jadi kita tidak jual barang mentahnya tapi barang jadi, dalam rangka pengentasan kemiskinan,” kata Ahmad.

Ia mengatakan program tersebut melibatkan pemerintah, swasta, koperasi, dan masyarakat. Kemensos menjalankan fungsi pemberdayaan, PT MIO berperan sebagai mitra swasta sekaligus offtaker, sedangkan koperasi dan Pokmas menjadi bagian dari rantai produksi dan pengumpulan komoditas.

Pengembangan cabe jamu organik tersebut ditargetkan dapat terhubung dengan pasar di Eropa, Amerika, dan Australia.

Kerja sama Kemensos, PT MIO, Koperasi Dewa Dewi Ramadaya, dan Pokmas Jamu Maju Bersama diharapkan membangun rantai usaha yang memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus mendorong KPM menjadi pelaku ekonomi mandiri. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi, Palembang Terapkan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

    Resmi, Palembang Terapkan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    BERAKHIRNYA penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ke II kota Palembang, Pemerintah Kota Palembang, kini mulai dilakukan persiapan menuju tatanan baru New Normal melalui Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan. Dalam Rapat Evaluasi penetapan status kota Palembang, Walikota Palembang, H. Harnojoyo menyampaikan,  dengan beralihnya status menjadiPenegakan Disiplin Protokol Kesehatan, masyarakat kota Palembang diharapkan saat ini untuk […]

  • Cerita Lama, Gaya Baru : Lutung Kasarung Bukan Dongeng Biasa, Kok Bisa!

    Cerita Lama, Gaya Baru : Lutung Kasarung Bukan Dongeng Biasa, Kok Bisa!

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.417
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di era ketika anak-anak lebih kenal Elsa ketimbang Cindelaras, lebih apal nama idol Korea daripada pahlawan nasional, siapa sangka ada seekor lutung yang bisa bikin kita bangga lagi sama kisah sendiri? Bukan lutung yang main lempar-lempar pisang di kebun binatang, tapi Lutung Kasarung, kisah klasik dari tanah Sunda yang kini tampil mentereng dalam […]

  • BPJPH, MUI, dan Hebitren Bersama Kampanyekan Sertifikat Halal, Hal Ini Karena Masyarakat Masih Bingung Siapa Yang Berhak Mengeluarkan Sertifikasi Halal

    BPJPH, MUI, dan Hebitren Bersama Kampanyekan Sertifikat Halal, Hal Ini Karena Masyarakat Masih Bingung Siapa Yang Berhak Mengeluarkan Sertifikasi Halal

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 814
    • 0Komentar

    BADAN Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) bersama-sama terus mengkampanyekan informasi-informasi terkait sertifikasi halal. “Sosialisasi bersama, antara MUI Pusat, BPJPH, DPP Hebitren, dan LPPOM MUI Jatim, ini dikemas dengan Forum Group Discussion (FGD),” kata ketua pelaksana, H Noor Shodiq Askandar, di Surabaya, Sabtu (12/6/2021). Noor […]

  • Jaga Kebutuhan Batu Bara, Menkeu Tetapkan PMK Denda dan Dana Kompensasi

    Jaga Kebutuhan Batu Bara, Menkeu Tetapkan PMK Denda dan Dana Kompensasi

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Kebutuhan Mendesak Berupa Denda dan Dana Kompensasi Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral supaya pendapatan semakin meningkat. PMK yang diundangkan pada 2 Maret 2022 ini diharapkan dapat mengakomodir […]

  • Puluhan Gram Sabu Diamankan, Bandar pun Tak Berkutik Lagi Setelah di Cokok Aparat, Begini Ceritanya Ungkap Kapolres Muara Enim

    Puluhan Gram Sabu Diamankan, Bandar pun Tak Berkutik Lagi Setelah di Cokok Aparat, Begini Ceritanya Ungkap Kapolres Muara Enim

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.205
    • 0Komentar

    SETELAH sempat malang melintang mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rambang Niru, tepatnya di Desa Lubuk Raman, Patrias Kori (35) akhirnya berhasil diamankan beserta barang bukti diduga narkotika jenis sabu dalam jumlah yang cukup banyak. Dari informasi yang berhasil didapatkan, pelaku Kori berhasil diamankan di pondok yang berada di kebun karet di Desa Lubuk […]

  • Pusri IIIB Dikebut [Menanam Teknologi, Menuai Swasembada]

    Pusri IIIB Dikebut [Menanam Teknologi, Menuai Swasembada]

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.139
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau dulu kita sering dengar pepatah “bagai padi, makin berisi makin merunduk,” maka sekarang ada versi barunya dari Pusri Palembang anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) ini makin tua pabriknya, makin boros ngisep gas, oleh sebab itu lahirlah ide untuk membangun Pabrik Pusri IIIB, pabrik pupuk rasa milenial yang nggak cuma hemat […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Variation Swatches and Photos WooCommerce Variation Swatches( Color, Image or Button ) WooCommerce Variation Swatches Images WooCommerce Variation Swatches Master WooCommerce Variation Swatches Pro WooCommerce Variations as Products WooCommerce Variations Table WooCommerce Variations to Table – Grid WooCommerce Vinyl Stickers Labels Design WooCommerce Waitlist