Ekonomi

AI Dorong UMKM Sumsel, Generasi Muda Jadi “Sultan Muda”

ist

TRANSFORMASI digital mulai merambah dunia UMKM di Sumatera Selatan.

Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mencetak generasi pengusaha muda yang inovatif.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menerima Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (7/4/2026), untuk membahas langkah konkret pengembangan UMKM berbasis teknologi.

Dalam audiensi yang berlangsung hangat, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penggerak ekonomi daerah.

Menurutnya, Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk melahirkan hingga 100 ribu pengusaha muda, namun tantangan utama adalah membangun motivasi dan literasi digital di kalangan masyarakat.

“Ke depan, kita ingin membangun semangat pemuda untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja. Menjadi pribadi yang ‘nyari gawe’ sekaligus ‘nyari lokak’ bagi sesama,” ujar Herman Deru, menekankan filosofi lokal yang menjadi semangat program “Sultan Muda.”

Program ini bertujuan mendorong generasi muda menjadi pengusaha digital yang tidak hanya aktif di kota besar, tetapi juga mampu menjangkau pasar di desa-desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Kehadiran AI diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional UMKM, mulai dari manajemen stok, strategi pemasaran digital, hingga analisis tren pasar.

Sementara itu, Tiar Nabilla Karbala menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Ia menekankan bahwa program “Sultan Muda” sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam mempermudah akses kewirausahaan di seluruh Indonesia.

“Kami siap mendukung melalui pelatihan AI serta mendorong pemerataan akses teknologi hingga ke daerah-daerah. Teknologi bukan hanya untuk kota besar, tetapi harus sampai ke desa agar seluruh pengusaha muda mendapat peluang yang sama,” ungkap Tiar Nabilla.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi momentum awal bagi generasi muda Sumsel untuk memanfaatkan AI dalam mengembangkan UMKM. Selain pelatihan, pemerintah pusat dan daerah tengah menyiapkan program pendampingan digital, workshop strategi pemasaran online, serta dukungan permodalan yang lebih mudah diakses.

Analisis para pakar ekonomi digital menilai, langkah ini relevan dengan tren global. UMKM yang memanfaatkan AI dan teknologi digital tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dengan target 100 ribu pengusaha muda, Sumatera Selatan berpotensi menjadi pusat inovasi digital di sektor UMKM.

Gubernur Herman Deru menegaskan, kunci keberhasilan terletak pada keberanian generasi muda untuk memulai usaha dan memanfaatkan peluang digital.

“Teknologi AI bukan pengganti kreativitas, tapi alat yang mempercepat pertumbuhan. Generasi muda harus berani mencoba, berani gagal, dan terus berkembang,” tambahnya.

Audiensi ini menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia melalui teknologi. Sinergi antara pusat dan provinsi diharapkan mampu mencetak wirausaha muda yang tangguh, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan revolusi industri 4.0.

Dengan langkah ini, Sumatera Selatan menyiapkan generasi pengusaha digital yang tidak hanya menguasai pasar lokal, tetapi juga siap bersaing di era global. Program “Sultan Muda” pun menjadi simbol transformasi UMKM berbasis teknologi, sekaligus inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. (***)

To Top