Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Ini Bahaya Mangancam Anak-anak dari Tik Tok, Kata Kominfo

Ini Bahaya Mangancam Anak-anak dari Tik Tok, Kata Kominfo

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 5 Jul 2018
  • visibility 1.098
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Pada Selasa (3/7/2018), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi memblokir aplikasi video musik asal China yang tengah populer di Indonesia, Tik Tok. Padahal, aplikasi yang di negara asalnya bernama Dou Yin tersebut masih terbilang baru di Indonesia. Meski baru, Tik Tok masuk daftar 10 besar aplikasi paling banyak di-download di Indonesia, Thailand, Malaysa, dan Filipina. Di Google Trends, Tik Tok terpantau digandrungi oleh anak muda di Asia Tenggara.

Menkominfo RI, Rudiantara, menuturkan bahwa pemblokiran ini dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPS) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Menurutnya, pemblokiran Tik Tok bersifat sementara. Mengutip Warta Ekonomi.co.id, Kominfo mengajukan beberapa syarat yang harus dipenuhi agar aplikasi video musik itu bisa aktif kembali.

Banyaknya konten negatif bagi anak-anak disebut-sebut sebagai alasan utam pemblokiran Tik Tok. Kira-kira, apa saja bahaya aplkasi Tik Tok?

  1. Mayoritas Pengguna Berusia di Bawah 18 Tahun, sedangkan Tik Tok Mengandung Banyak Konten Tak Layak 

Hampir rata rata pengguna aplikasi Tik Tok berusia di bawah 18 tahun. Bahkan, mayoritas adalah anak berusia antara 5-10 tahun atau usia sekolah dasar. Tentunya, hal ini membahayakan bagi perkembangan mental generasi penerus bangsa. Pemikiran dan pendirian mereka cenderung belum stabil.

Jika melihat sekilas, memang banyak konten di Tik Tok yang tidak layak untuk anak, apalagi anak usia antara 5-10 tahun. Anak-anak usia tersebut rentan sekali tercemar dengan beragam pengaruh negatif, yang tentu bisa timbul dari tontonan serta kegiatan mereka pada aplikasi Tik Tok. Di tambah lagi, Kominfo menemukan adanya konten porno yang tentunya bukan saja tak layak, tapi sangat berbahaya bagi anak di bawah umur.

Salah satu hal yang paling bahaya yakni bisa mebuat grup chat berisi orang tidak dikenal dengan rentang usia berbeda, mulai dari yang masih sangat muda sampai yang sudah remaja akhir. Setelah berkenalan dengan orang di grup tersebut, biasanya percakapan dilanjutkan dengan chat pribadi. Contoh hal yang fatal yakni adanya anak di bawah umur yang mengirimkan foto telanjang dada kepada orang asing yang dikenalnya melalui grup tersebut.

  1. Potensi Cyber Bullying

Aplikasi TikTok kebanyakan menyajikan video singkat yang berdurasi kurang lebih 15 detik. Banyak anak yang meng-upload video tentang diri mereka. Ada yang tiba tiba saja terkenal. Akan tetapi, aplikasi Tik Tok ini juga bisa dilihat atau didtonton orang segala usia dan dari berbagai kalangan. Padahal, terkadang, anak-anak memiliki karakter melakukan tindakan berlebihan.

Nah tindakan mereka yang berlebihan bisa saja memicu orang dewasa yang tak bijak melakukan cyber bullying. Padahal, anak di bawah umur cenderung memiliki emosi yang labil. Jadi, kata-kata kasar, meme meledek, penghinaan, tentu berakibat buruk terhadap perkembangan psikologis mereka. Namun, bagaimana lagi? Di dunia internet, penyebaran cyber bullying sulit dibendung dan dengan cepat menyebar luas. Orang yang tidak puas dengan keadaan yang ditampilkan juga bisa menyebabkan timbulnya cyber bullying terhadap anak.

  1. Memicu Sikap Narsisme Berlebihan

Untuk mendukung sikap sikap narsisme, pengguna Tik Tok rela melakukan apapun untuk mengejar jumlah like. Tak anyal, hal tersebut membuat pengguna Tik Tok bertingkah laku aneh. Di antara mereka ada yang sengaja membuat video Tik Tok saat menirukan gerakan salat. Bahkan, ada juga yang membuat Tik Tok di depan jenazah saudaranya sendiri. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk mengejar jumlah like.

Karena itu, sekarang banyak sekali postingan maupun meme di sosial media yang mengejek aplikasi ini serta penggunanya. Bahkan, beberapa orang memberi julukan kepada para pengguna Tik Tok dengan sebutan Generasi Perusak Moral Bangsa karena hampir para penggunanya sama sekali tidak mementingkan nilai moral dalam segala video yang mereka buat.

Bahkan, di laman change.org, Agustiawan Imron membuat petisi berjudul “Blokir Aplikasi Tik Tok” yang memuat permohonan kepada Menkominfo Rudiantara agar memblokir aplikasi Tik Tok.

“Semakin lama, aplikasi tiktok lebih terlihat sebagai aplikasi untuk menyalurkan kebodohan banyak kalangan. Contohnya: Video tiktok anak-anak yang joget (maaf) dan bahkan sampai ke video pornografi. Bahkan yang terbaru adalah tiktok menjadikan sholat/ibadah sebagai alat hiburan,” tulisnya dalam penjelasan petisi tersebut.

  1. Bahaya Laten Pedofilia

Tak menutup kemungkinan, pengguna Tik Tok yang kebanyakan anak di bawah umur bisa menjadi surga konten bagi para pengidap pedofilia.

  1. Eksploitasi Anak Terbuka Lebar

Secara tidak langsung aplikasi ini menjadi pintu besar bagi eksploitasi anak. Beberapa konten yang viral dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menjadi sesuatu yang menghasilkan nilai komersial. Ini tentu tak baik bagi perkembangan mental anak sebelum dia dewasa.[WE]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Lahat Berharap dari Ajang Turnamen Gub Cup, Putra Lahat Bergabung di SFC

    Bupati Lahat Berharap dari Ajang Turnamen Gub Cup, Putra Lahat Bergabung di SFC

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru dihadapan para peserta turnamen U-20 dan masyarakat Lahat menegaskan,  pembukaan Gubernur Cup 2019 di Kabupaten Lahat merupakan pembukaan yang ketiga kalinya setelah Kabupaten Muara Enim dan Kota Pagar Alam. Sepakbola lanjut Gubernur merupakan olahraga milik rakyat. Karena itu Pemprov. Sumsel  memprogramkan Sejuta Bola. “Hari ini, Saya intruksikan full tim SFC […]

  • HUT Pusri ke -64, Santunan dan Do’a Bersama 1.500 Anak Yatim dan Wisuda Tahfidz Binaan Pusri

    HUT Pusri ke -64, Santunan dan Do’a Bersama 1.500 Anak Yatim dan Wisuda Tahfidz Binaan Pusri

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.404
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – HUT ke-64 pada 24 Desember mendatang, PT Pusri Palembang kembali melaksanakan kegiatan Pemberian Santunan dan Do’a Bersama 1.500 Anak Yatim dan Wisuda Tahfidz Binaan Pusri yang dilaksanakan di Lapangan di Depan Kantor TJSL PT Pusri Palembang, Rabu (13/12). Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini, melalui TJSL Pusri mengadakan kegiatan santunan sebagaisalah satu wujud kepedulian Pusri […]

  • TTG – Pj Bupati OKI raih penghargaan Lencana Bakti Inovasi Desa

    TTG – Pj Bupati OKI raih penghargaan Lencana Bakti Inovasi Desa

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Dalam puncak acara Gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara XXV di Mataram, Nusa Tenggara Barat (15/07/24), Pj Bupati OKI. Ir. Asmar Wijaya, M.Si. Dianugerahi penghargaan Lencana Bakti Inovasi Desa oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI. Prof. Dr. (HC) Abdul Halim Iskandar, M.Pd. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi […]

  • Tiga Tahun Berturut Bupati Dodi Reza dan Pemkab Muba Dinobatkan Terpopuler di Media

    Tiga Tahun Berturut Bupati Dodi Reza dan Pemkab Muba Dinobatkan Terpopuler di Media

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.965
    • 0Komentar

    REALISASI program dan capaian prestasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tidak pernah luput dari perhatian media. Tak pelak, hasilnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di tahun 2020 ini kembali dinobatkan Humas Indonesia di ajang Anugerah […]

  • Ini Kesiapan Tol Trans Jawa Jelang Nataru

    Ini Kesiapan Tol Trans Jawa Jelang Nataru

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.372
    • 0Komentar

    HIMBAUAN Pemerintah agar warga membatasi mobilitas di akhir/awal tahun baru 2022, membuat Mukti berulang berfikir. Awalnya, eksekutif muda di Jakarta itu berniat untuk menikmati perjalanan darat, menjajal jalur tol Trans Jawa dengan mobil baru. Meski masih ragu, toh Mukti tetap berselancar; mencari info jalur tol menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Hasilnya? Kementerian Pekerjaan […]

  • Ketika Penyandang Disabilitas Jadi Pengemudi Ojek di GBK

    Ketika Penyandang Disabilitas Jadi Pengemudi Ojek di GBK

    • calendar_month Sabtu, 15 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) melibatkan penyandang disabilitas yang memiliki kendaraan roda tiga menjadi ojek di lokasi pertandingan kejuaraan empat tahunan khusus atlet difabel ini di Gelora Bung Karno (GBK). Direktur Transportasi Inapgoc, Adrianto Djokosoetono mengatakan, bagi pemilik kendaraan roda tiga ini nantinya memberikan layanan transportasi bagi pengunjung disabilitas, khususnya pengguna […]

expand_less
WordPress Archive Agrios – Agriculture Farming WordPress Theme Agrofields – Food Shop & Grocery Market WP Theme Agrool – Agriculture Farming Elementor Template Kit Agrox – Agriculture Organic Farming WordPress Theme Aguvic – Creative Digital Agency Elementor Template Kit AH Personal – Creative Resume & Blog Theme AH Survey – WordPress Survey Builder With Multiple Questions Types AhaMag | Modern Magazine HTML Template AhaShop – Clothing & Fashion WordPress Theme AHENCY – Creative Digital Agency Elementor Template Kit