Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Go-Jek Luncurkan Kampanye #UdahWaktunya

Go-Jek Luncurkan Kampanye #UdahWaktunya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 21 Okt 2018
  • visibility 1.470
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA -Rata-rata masyarakat Indonesia yang memanfaatkan kendaraan pribadi menghabiskan waktu di perjalanan hingga 4 jam per hari, yang diakibatkan oleh kemacetan.

Data tersebut berdasarjan hasil survei internal yang dilakukan Go-Jek kepada lebih dari 1000 responden di 8 kota besar di Indonesia. Padahal, masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk hal yang lebih produktif. Fakta tersebut yang mendasari Go-Jek sebagai pelopor penyedia layanan ride-hailing di Indonesia meluncurkan kampanye #UdahWaktunya.

VP Marketing Transport Go-jek, Monita Moerdani, mengatakan, namanya waktu yang dihabiskan di jalan akibat nyetir dan menggunakan kendaraan pribadi bisa menyebabkan masyarakat tidak produktif.

“Waktu tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk bersama keluarga, teman, beristirahat atau melakukan hobi. Data kami menunjukkan, bila masyarakat menggunakan layanan ride-hailing mereka bisa hemat waktu,” jelas Monita di Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Contohnya, jelas Monita, masyarakat Surabaya bisa hemat hingga 45% waktu perjalanan dengan memanfaatkan Go-Ride. Sedangkan, yang memanfaatkan layanan roda empat bisa melakukan kegiatan lainnya sambil menunggu macet.

“Dari hasil survei kami, kedua aktivitas ini lumayan menghabiskan waktu perjalanan. Apalagi, bila konsumen membawa kendaraan pribadi. Dengan kampanye #UdahWaktunya, kami mengajak masyarakat untuk berpindah dari kendaraan pribadi ke layanan ride-hailing dari Go-Jek, karena ini udah waktunya masyarakat tidak terhambat macet,” jelas Monita lagi.

Pernyataan yang sama disampaikan Psikolog Klinis dari Universitas Indonesia, Dessy Ilsanty. Ia mengatakan bahwa masyarakat urban usia produktif yang biasa membawa kendaraan pribadi dan terjebak macet, memiliki tekanan dari lingkungan misalnya harus berada di suatu tempat pada waktu yang ditentukan.

“Sedangkan dia masih berada di tempat yang kurang lebih sama akibat macet, sehingga memunculkan persepsi bahwa kondisi dirinya tidak dapat memenuhi tuntutan yang ada yakni tidak bisa tiba di waktu yang diharapkan. Hal ini lah yang akan memunculkan stress,” kata Dessy.

Monita juga mengatakan, layanan ride-hailing dari Go-Jek memiliki beberapa keunggulan yaitu lebih fleksibel, terjangkau, dan dapat diandalkan.

“Dalam kampanye ini kami juga meluncurkan fitur inovatif edit destination, di mana pelanggan bisa dengan mudah mengganti tujuan mereka lewat aplikasi ketika berkendara dengan Go-Car tanpa perlu membatalkan orderan,” ungkapnya.

Selain itu, Go-Jek juga meluncurkan fitur Go-Car L, dimana masyarakat bisa berkendara dengan mobil yang lebih lega dengan keluarga dan kerabatnya. Lewat fitur ini mobil yang disediakan lebih besar dan mampu memuat hingga 6 orang.

“Namun demikian, fitur ini baru diluncurkan di Surabaya, kedepannya tidak menutup kemungkinan kota-kota lain akan bisa menikmati fitur yang serupa,” kata Monita.

Sementara itu, VP Corporate Affairs Go-Jek, Michael Say, mengatakan bahwa GO-JEK dalam setiap pengembangan produk dan layanan selalu berusaha memecahkan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk tantangan terkait produktivitas.

“Semua layanan Go-Jek bertujuan supaya hidup konsumen kami semakin mudah. Mau bepergian tinggal pilih tanpa repot Go-Ride atau Go-Car, ingin pesan makan ada Go-Food, mau pijat ada Go-Massage,” kata Michael.[**]

Sumber :warta ekonomi.co.id

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemnaker Terjunkan Tim Pengawas Ketenagakerjaan, Karena Ada Calon Tenaga Kerja Coba Kabur

    Kemnaker Terjunkan Tim Pengawas Ketenagakerjaan, Karena Ada Calon Tenaga Kerja Coba Kabur

    • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.491
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melakukan investigasi terkait adanya 5 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang nekat kabur dengan meloncat dari lantai 4 mess penampungan di Balai Latihan Kerja (BLK) Central Karya Semesta (CKS), Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, pada Rabu (9/6/2021) malam. Untuk penanganan kasus tersebut, Menaker Ida Fauziyah memerintahkan […]

  • Rakor dengan KPK, Begini Kata Sekda Sumsel Terkait Optimalisasi Penerimaan Daerah

    Rakor dengan KPK, Begini Kata Sekda Sumsel Terkait Optimalisasi Penerimaan Daerah

    • calendar_month Selasa, 3 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    Masih banyak potensi yang tidak tergali atau kehilangan penerimaan daerah dari berbagai sektor.

  • Tertibkan APK Bermasalah, Bawaslu Palembang Targetkan 10 Hari

    Tertibkan APK Bermasalah, Bawaslu Palembang Targetkan 10 Hari

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang, targetkan 10 hari, untuk menertibkan 91 Alat Peraga Kampanye (APK) dari Calon legislatif (Caleg) berupa Billboard dan reklame berbayar, yang melanggar di Kota Palembang. Ketua Bawaslu Kota Palembang, M. Taufik mengatakan pada, hal itu didasari oleh Surat Edaran (SE) Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), Per […]

  • Kalahkan John Heri, Firdaus Komar Pimpin PWI Sumsel

    Kalahkan John Heri, Firdaus Komar Pimpin PWI Sumsel

    • calendar_month Minggu, 27 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 871
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Diputaran ke dua Firdaus Komar, berhasil mengguli pesaingnya Jon Heri dalam bursa pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Sumatera Selatan. Dimana dalam putaran pertama, empat kandidat PWI Sumsel, tidak ada yang memperoleh suara 50 + 1. Yang mana dalam babak pertama Firdaus Komar memperoleh suara 155, dan Jon Heri  111. “Dari hasil […]

  • Pacu Jalur Goes Global, Ketika Rap AS Bertemu Perahu Tradisional Riau

    Pacu Jalur Goes Global, Ketika Rap AS Bertemu Perahu Tradisional Riau

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    SIAPA sangka, perahu panjang Pacu Jalur yang biasanya dipenuhi dayung cepat dan sorak-sorai rakyat Kuantan Singingi, kali ini kedatangan tamu yang jauh dari bayangan rapper asal Amerika, Melly Mike. Lagu hit-nya, Young Black and Rich, mendadak jadi soundtrack anak-anak menari di atas perahu tradisional. Bayangkan saja, beat hip-hop Amerika nyatu dengan gemercik dayung dan gelombang […]

  • Masyarakat Muba Menikmati Semarak Festival Bongen Fest Merdeka

    Masyarakat Muba Menikmati Semarak Festival Bongen Fest Merdeka

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ribuan masyarakat Musi Banyuasin tumpah ruah memadati jalan Depan Rumah Dinas Bupati Musi Banyuasin menyaksikan penampilan Bian Bagindaz di Festival Bongen Fest Merdeka yang di gelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Muba, Sabtu (19/08/2023) malam. D’Bagindas berhasil menghipnotis masyarakat Muba dengan tembang lagu andalannya yang berjudul Empat […]

expand_less
WordPress Archive Barn2Media WooCommerce Private Store Barnix – Finance & Business WordPress Theme Barristar – Law, Lawyer and Attorney WordPress Theme Bascart – Multivendor Marketplace & Woocommerce WordPress Theme with Builder Basel – Responsive eCommerce Theme Basho – Multipurpose Ghost Blog Theme Basil | Cooking Classes and Workshops WordPress Theme Basil | Cooking Classes and Workshops WP Theme Bathrooms And Kitchens – WordPress Theme Bauhaus – Architecture & Portfolio WordPress Theme