Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Dana Penerapan Teknologi 4.0 Masih Minim

Dana Penerapan Teknologi 4.0 Masih Minim

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 10 Mar 2019
  • visibility 1.151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,Jakarta – Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara  mengungkapkan sangat sulit jika konsep pengembangan dan pemanfaatan teknologi 4.0 secara luas tidak di dukung dana yang memadai.

“Anggaran belanja riset yang disiapkan pemerintah saat ini masih sangat minim,”ungkapnya melansir warta ekonomi.co.id, minggu.

Menurutnya gelombang penerapan teknologi 4.0 di sejumlah negara terus berkembang demikian pesat. Mulai dari semakin moncernya kinerja perusahaan startup di bidang e-commerce, payment system dan beragam yang lain hingga juga perubahan ‘wajah’ industri konvensional yang terdorong untuk semakin go digital. Tren ini juga terlihat mulai menggejala di Indonesia.

Meski demikian, pergerakan tren tersebut harus diakui sejauh ini masih lebih banyak didorong oleh pelaku industri secara mandiri.

Kondisi ini dinilai kurang ‘sehat’ dan membuat potensi pertumbuhannya menjadi kurang tergarap maksimal lantaran belum didukung oleh kebijakan pemerintah, utamanya dalam hal pengembangan Riset and Development (R&D).

Dalam catatan Bhima, alokasi dana belanja riset yang telah dianggarkan oleh pemerintah sejauh ini masih tertahan di level 0,3 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Porsi tersebut dikatakan Bhima jauh tertinggal bila disandingkan dengan politik anggaran yang dilakukan oleh negara-negara yang selama ini dikenal masyarakat sebagai salah satu pemain utama dalam gelombang industri 4.0.

“(Anggaran R&D) China itu sekarang sudah sampai di level dua persen (dari total PDB nasional), sehingga mereka bisa percaya diri untuk masuk ke era 4.0. Kalau kita mau ke arah sana ya tuntutannya sama, harus ada insentif baik berupa fiskal maupun non fiskal agar pengembangan keilmuan kita bisa maksimal sehingga bisa mengimbangi dinamika perkembangan teknologi yang ada,” tutur Bhima.

Selain anggaran R&D yang mencukupi, lanjut Bhima, pemerintah juga perlu mengusahakan keberadaan lembaga pengolahan dana riset yang profesional.

Dengan begitu harapannya keberadaan dana riset ke depan dapat diolah menjadi lebih produktif layaknya dana bergulir sehingga tidak hanya berhenti pada satu atau dua penelitian lalu tidak nampak secara langsung dampaknya di masyarakat dan juga industri.

“Makin banyak (lembaga pengelola dana riset) makin bagus agar makin kompetitif. Dan sebagai puzzle terakhir yang harus dilengkapi untuk kita bisa sampai di industri 4.0 adalah dengan adanya ekosistem regulasi yang bisa saling support, yang bisa memicu pelaku industri untuk secara bertahap tidak lagi ressistance terhadap perkembangan yang ada dan mulai masuk menjadi bagian di dalamnya,” tegas Bhima.[**]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Puisi dan Cerpen Siswa/Mahasiswa

    Lomba Puisi dan Cerpen Siswa/Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.812
    • 0Komentar

    Dewan Kesenian Palembang (DKP) melalui Komite Sastra mengajak siswa dan dan mahasiswa di Palembang untuk berpartisipasi dalam kegiatan:   Lomba Cipta Puisi dan Cerpen bagi Siswa SLTA dan Mahasiswa di Palembang. Diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Palembang (DKP) Formulir pendaftaran dapat diunduh di bawah ini:     FOMULIR LOMBA CIPTA PUISI DAN CERPEN DKP 2020 (1) Apa […]

  • Walkot Lubuklinggau Ajak Warganya Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Apa Komentar Stafsus Presiden ?

    Walkot Lubuklinggau Ajak Warganya Operasi Jantung di RSUD Sekayu, Apa Komentar Stafsus Presiden ?

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 741
    • 0Komentar

    KEBERHASILAN Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui RSUD Sekayu melakukan operasi  jantung terbuka kepada warga Indonesia di beberapa Provinsi khususnya di Sumsel dan Bangka Belitung (Babel) menuai apresiasi dan pujian dari banyak pihak. Kamis (18/2/2021) dalam rangka kunjungan ke Kantor Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono tampak Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe meminta bantuan langsung ke […]

  • Mudik, SPBU Mobile Milik Pertamina Masih Sepi Pembeli

    Mudik, SPBU Mobile Milik Pertamina Masih Sepi Pembeli

    • calendar_month Rabu, 13 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.409
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Cikampek – Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bergerak (mobile), yang disiagakan PT Pertamina (Persero) di sejumlah tempat istirahat ruas Tol Jakarta-Cikampek, Jabar, selama arus mudik Lebaran 2018 sepi konsumen. “Sejak H-7 (Jumat, 8/6) hingga Selasa (12/6) malam ini baru dua jeriken Pertamax masing-masing berisi 10 liter yang laku terjual,” kata petugas SPBU “mobile” […]

  • Densus 88, Amankan 5 Terduga Teroris di Tiga Daerah

    Densus 88, Amankan 5 Terduga Teroris di Tiga Daerah

    • calendar_month Senin, 11 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    Barang bukti, di antaranya paspor, buku nikah, dan handphone

  • Cegah Pandemi Covid, Taat Prokes dan Vaksinasi Lengkap

    Cegah Pandemi Covid, Taat Prokes dan Vaksinasi Lengkap

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 728
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meninjau vaksinasi COVID-19 yang bertempat di Jogja Expo Center, Kabupaten Bantul pada Jumat (10/9/2021). Sasaran dari kegiatan vaksinasi ini, mulai dari penyandang disabilitas, para abdi dalem, lansia, pengemudi ojek daring, hingga masyarakat umum. Targetnya, sebanyak 8.000 orang yang akan divaksin AstraZeneca. Pada kesempatan kali ini, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, terdapat […]

  • HDMY Minta Semua Rapatkan Barisan, Ada Apa Ya?

    HDMY Minta Semua Rapatkan Barisan, Ada Apa Ya?

    • calendar_month Senin, 8 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.194
    • 0Komentar

    Oleh : Asri SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya [HDMY] untuk pertama kalinya sejak dilantik menghadiri Rapat Paripurna Istimewa XXVI DPRD  Prov. Sumsel, dalam rangka Penyampaian Pidato Visi-Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Masa Jabatan 2018-2023, Senin (8/10/2018). Dalam pidatonya Mantan Bupati OKU Timur dua periode ini meminta […]

expand_less
WordPress Archive LawBusiness – Attorney & Lawyer WordPress Theme LAWE – Lawyer & Attorney Elementor Template Kit Lawex – Lawyer & Attorney Elementor Template Kit Lawgne – Attorney & Lawyers Elementor Template Kit Lawin – Lawyer & Attorney Personal Elementor Template Kits Lawio – Attorney Law Firm Elementor Template Kit Lawkey – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit Lawking – Lawyer and Attorney Responsive WordPress Theme Lawnella – Gardening & Landscaping WordPress Theme Lawnia – Gardener & Landscaping Business Elementor Template Kit