Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Palembang & Celah Pajak 11 Tahun, Masalahnya Bukan Hanya Kelalaian

Palembang & Celah Pajak 11 Tahun, Masalahnya Bukan Hanya Kelalaian

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEMUAN kendaraan yang tidak membayar pajak hingga 11 tahun di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang belum lama ini seharusnya tidak dibaca sebagai kejadian mengejutkan semata” karena  lebih tepat dipahami sebagai gejala lama yang akhirnya terlihat di permukaan, yaitu sistem data publik yang belum benar-benar bekerja sebagai satu kesatuan.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menemukan kasus itu saat pengecekan acak di lingkungan kantor pemerintah kota, di tengah agenda validasi data kendaraan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel. Fakta  temuan ini muncul di area pemerintahan sendiri justru memperkuat satu hal, masalahnya bukan hanya di masyarakat, tapi juga di dalam sistem itu sendiri.

Narasi paling mudah dari kasus ini adalah menyalahkan wajib pajak, namun pendekatan itu terlalu dangkal.

Ketika sebuah kendaraan bisa tidak tercatat aktif selama 11 tahun, pertanyaannya tidak berhenti di “kenapa tidak bayar” tetapi bergeser ke arah yang lebih serius, kenapa sistem tidak mendeteksi sejak awal?

Oleh sebab itu, Masalah terkait kepatuhan memang penting, tetapi tanpa sistem pendataan yang solid, kepatuhan hanya menjadi angka yang sulit diverifikasi secara utuh.

Palembang mencatat sekitar 1,6 juta kendaraan pada 2024, naik menjadi 1,7 juta pada 2025, namun tingkat kepatuhan pajak hanya sekitar 36 persen.

Angka ini menunjukkan dua hal sekaligus. Pertama, potensi pendapatan daerah sangat besar. Kedua, ada ruang kebocoran yang juga sama besarnya.

Namun yang lebih mengkhawatirkan bukan hanya rendahnya kepatuhan, melainkan kemungkinan  data kendaraan itu sendiri belum sepenuhnya akurat dan terintegrasi.

Ketika data tidak utuh, kebijakan apa pun yang dibangun di atasnya akan selalu rapuh.

Terkait melibatkan  RT, RW, hingga level kelurahan dalam validasi data kendaraan sering disebut sebagai langkah penguatan dari bawah. Secara teknis, hal ini memang masuk di akal.

Sebab memang RT dan RW  dekat dengan warga, tahu kondisi lapangan, dan bisa membantu mengidentifikasi kendaraan yang aktif maupun tidak aktif.

Namun jujur saja, hal ini juga mengungkap sesuatu yang lebih dalam, yaitu masalah pada sistem digital yang ada belum cukup kuat untuk berdiri sendiri.

Dalam sistem modern yang ideal, data tidak perlu dicari ulang secara manual sampai ke level lingkungan.

Sistem tersebut bisa bergerak otomatis, terhubung antarinstansi, dan diperbarui secara real time.

Ketika justru RT dan RW menjadi tulang punggung verifikasi, itu berarti sistem utama belum selesai bekerja sehingga hal ini nantinya bukan kesalahan mereka, tetapi kelemahan dari desain sistem.

Terlalu sering kita mengalihkan masalah struktural menjadi pekerjaan lapangan. Padahal akar persoalannya ada di integrasi data.

Data kendaraan tersebar di berbagai institusi, pemerintah daerah, provinsi, hingga aparat penegak hukum. Tanpa sistem yang benar-benar menyatu, setiap lembaga hanya melihat sebagian kecil dari keseluruhan gambar.

Akibatnya, kendaraan bisa tidak terlihat dalam sistem pajak, meskipun secara fisik jelas ada dan beroperasi. Inilah jenis masalah yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan penyisiran manual. Karena masalahnya bukan kurangnya pencarian, tapi ketidaktersambungan sistem.

Persepsi publik

Temuan kendaraan dengan tunggakan pajak di lingkungan pemerintah sendiri memperburuk persepsi publik, bukan soal satu kendaraan, namun hal ini merupakan  soal simbol.

Jika di dalam institusi pemerintah saja masih ada celah kepatuhan yang dibiarkan, maka pesan yang sampai ke publik menjadi lemah, bahwa aturan tidak selalu bekerja sama di semua level. Oleh sebab itu, dalam tata kelola publik, konsistensi lebih penting dari sekadar kebijakan.

Dibeberapa negara bisa dijadikan contoh dan refleksi terkait  masalah ini pasalnya mereka sudah tidak lagi menyelesaikan dengan pencarian manual.

Di Singapura, status pajak kendaraan langsung terhubung dengan izin operasional jalan, tidak ada ruang terlewat.

Di Inggris, kamera ANPR secara otomatis membaca dan mencocokkan plat nomor dengan database pajak kendaraan.

Di Korea Selatan, sistem pengawasan berbasis kamera dan database terintegrasi membuat pelanggaran administratif bisa terdeteksi tanpa inspeksi manual besar-besaran.

Mereka tidak memperbanyak tenaga pencari data, mereka memperkuat sistem agar data tidak perlu dicari lagi.

Kondisi Palembang hari ini masih berada di tengah-tengah apalagi digitalisasi sudah berjalan, tetapi belum sepenuhnya menggantikan mekanisme manual.

Karena itu, pendekatan seperti pelibatan RT dan RW masih dianggap perlu.

Namun perlu jujur juga, soal  ini bukan solusi akhir, sebab hanya sebagai jembatan sementara bahkan  jembatan itu tidak bisa terus digunakan sebagai jalan utama.

Kasus kendaraan yang tidak membayar pajak selama 11 tahun di lingkungan Pemkot Palembang bukan hanya anomali administrasi.

Kasus ini adalah sinyal bahwa sistem data masih memiliki celah, integrasi belum selesai, dan verifikasi masih bergantung pada kerja manual.

Oleh sebab itu, jika dibiarkan, masalah seperti ini bukan tidak mungkin akan terus berulang bukan karena orang tidak patuh, tetapi karena sistem tidak cukup kuat untuk melihat dirinya sendiri.

Pertanyaannya soal ini bukan lagi “kok bisa 11 tahun tidak bayar pajak”, tetapi seberapa banyak lagi yang belum terlihat sampai sekarang? (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PTM Hanya Diperbolehkan PPKM Level 1 – 3, Prinsip Kehati-hatian Harus Diutamakan

    PTM Hanya Diperbolehkan PPKM Level 1 – 3, Prinsip Kehati-hatian Harus Diutamakan

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    PEMERINTAH mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 seiring membaiknya situasi pandemi. Namun begitu dalam melakukan hal ini, pemerintah memastikan tetap akan mengutamakan prinsip kehati-hatian, agar seluruh pihak dapat terhindari dari ancaman wabah global COVID-19. “Prinsip kehati-hatian dan penerapan prokes tetap utama demi menjamin keselamatan seluruh insan […]

  • Ratusan pemudik lintasi OKI di tes antigen, dari 140, 3 Reaktif

    Ratusan pemudik lintasi OKI di tes antigen, dari 140, 3 Reaktif

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

      RATUSAN pemudik yang masuk ke wilayah Ogan Komering Ilir, digiring aparat untuk dites Covid-19 di Pos Penyekatan. Pantauan di 2 titik penyekatan  Pintu Tol Celikah Kayuagung dan Pangarayan Tanjung Lubuk OKI sejumlah kendaraan diberhentikan secara acak oleh aparat petugas gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP hingga Dishub OKI. “Hari ini ada seratus empat puluhan  pelintas […]

  • DHL Express Siap Kerahkan 5 Pesawat Kargo Boeing 777 dengan Singapore Airlines dalam Perjanjian Kru & Pemeliharaan

    DHL Express Siap Kerahkan 5 Pesawat Kargo Boeing 777 dengan Singapore Airlines dalam Perjanjian Kru & Pemeliharaan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.297
    • 0Komentar

    Pingintau.id- SINGAPURA / BONN, JERMAN – DHL Express, penyedia layanan ekspres internasional terkemuka di dunia, telah menandatangani perjanjian Crew and Maintenance (CM) dengan Singapore Airlines (SIA) untuk mengerahkan lima pesawat kargo Boeing 777 Perjanjian ini menandai langkah lebih lanjut dalam perluasan jaringan udara antarbenua DHL Express untuk memenuhi permintaan pelanggan di pasar pengiriman ekspres internasional […]

  • DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2017

    DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2017

    • calendar_month Selasa, 22 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 929
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Secara umum DPRD Provinsi Sumsel menerima dan menyetujui laporan LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2017 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan (AMJ) periode 2013-2018. Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna Istimewa XVIII DPRD Prov. Sumsel dengan Agenda Penyampaian Rekomendasi DPRD Prov. Sumsel kepada Gubernur Sumsel terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2017 dan […]

  • TAWA TAPI TAHU : “Kacamata Progresif: Solusi Mata Rabun, Biar Nggak Lagi Meraba-raba Muka Orang di Mall”

    TAWA TAPI TAHU : “Kacamata Progresif: Solusi Mata Rabun, Biar Nggak Lagi Meraba-raba Muka Orang di Mall”

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.323
    • 0Komentar

    KACAMATA progresif itu ibarat jalan tol tiga jalur, tapi buat mata, jalur atas buat lihat jauh, jalur tengah buat lihat jarak menengah, dan jalur bawah buat baca dekat. Jadi kalau kamu lagi di mall, kamu bisa lihat spanduk diskon 70% di lantai 2, nyari eskalator di lantai 1, dan baca harga kaos di rak depan […]

  • Pengawasan Kearsipan/ASKI, Pemkab Muba Gelar Rakor Persiapan

    Pengawasan Kearsipan/ASKI, Pemkab Muba Gelar Rakor Persiapan

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 694
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) menggelar Rapat melalui Video Conference, untuk membahas Persiapan Pengawasan Kearsipan /Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) di Lingkungan Pemkab Muba. Sebagai Lembaga Kearsipan di daerah, DPKD akan melakukan Pengawasan Audit Distem Kearsipan internal (ASKI) di lingkungan Pemkab Muba pada pertengahan Oktober mendatang, dengan tujuan meningkatkan hasil […]

expand_less
WordPress Archive Transland – Transport & Logistics WordPress Theme Translantic – Translation Service Agency Elementor Template Kit TranslatePress Pro - WP Translation Plugin Transpi - Logistics and Transportation WordPress Theme Transpix – Logistics Warehouse WordPress Theme Transport – WP Transportation & Logistic Theme Transposh for AMP TransPress – Ultimate Transport Logistics Warehouse WP Theme Tranzlogistics – Logistics & Cargo Shipping WordPress Theme Trash Mails – Temporary Email Address System