Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Kartinian Ala DPPKB Muba, Kebaya Berkisah & Emansipasi Nggak Cuma Soal Daster

Kartinian Ala DPPKB Muba, Kebaya Berkisah & Emansipasi Nggak Cuma Soal Daster

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 954
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di pagi yang biasanya hanya ditemani suara printer mendesis dan aroma kopi sachet yang galau, suasana kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Musi Banyuasin mendadak berubah total. Bukan karena datangnya pejabat pusat atau artis FTV yang comeback, tapi karena para pegawai perempuan tampil bak bunga mawar di tengah kebun sawit semuanya mengenakan kebaya!

Di halaman kantor DPPKB Sekayu berubah jadi catwalk kebangsaan. Para perempuan melenggang masuk kantor dalam balutan kebaya warna-warni dari yang brokatnya semanis senyuman mantan, sampai yang motifnya lebih rumit dari isi kepala pas deadline, Senin, 21 April 2025.

“Ini bukan sekadar seragam. Ini pernyataan,” ujar Ibu Tri Nurhayani, Kabid Penyuluhan dan Penggerakan, sambil merapikan sanggulnya yang hampir tumbang gara-gara helm. “Perempuan itu bukan pelengkap layar Zoom. Kita ini penggerak, inspirator, dan kadang juga tukang antar jemput anak sekolah,” tambahnya sambil tertawa renyah.

Kepala DPPKB Muba, Mirwan Susanto, menyambut semarak itu dengan haru dan bangga. Dalam sambutannya, beliau berkata, “Kebaya ini bukan hanya kain. Ini lambang perjuangan. Kalau Kartini dulu berjuang lewat pena, kini para perempuan berjuang lewat laptop, laporan bulanan, dan kadang… gorengan pas rapat.”

Di tengah hingar bingar dunia kerja, peringatan Hari Kartini ini menjadi oase yang menyenangkan. Ada yang saling puji model kebaya, ada yang kelepasan selfie 20 kali, dan ada juga yang akhirnya sadar ternyata warna lilac cocok juga di kulit sawo matang.

Perayaan ini tidak hanya mengubah kantor jadi lebih berwarna, tapi juga mengubah suasana jadi penuh tawa dan cerita“Eh kamu biasanya kelihatan serius, ternyata cocok juga pakai kebaya pink!” Bahkan ada yang harus buka tutorial YouTube malam sebelumnya, karena terakhir pakai kebaya waktu wisuda dan itu pun dibantuin tante.

Namun jangan salah kaprah. Ini bukan gaya-gayaan. Ini bentuk penghormatan. Di luar negeri, peringatan emansipasi perempuan mungkin hanya lewat seminar, kampanye tagar, atau diskusi panjang tentang feminisme di kafe. Tapi di Indonesia, kita punya Kartini. Punya kebaya. Punya tradisi. Kita rayakan bukan dengan pidato akademis, tapi dengan senyum, kain tradisional, dan semangat yang diturunkan dari nenek moyang yang kalau marah bisa menggetarkan genteng.

Bahkan di balik selendang dan sanggul itu, para perempuan ini tetap memikul beban kerja, tugas rumah, dan kadang galau karena sinetron kesayangan dipindah jam tayangnya. Emansipasi bukan tentang meninggalkan dapur, tapi soal kebebasan memilih  mau di dapur, di kantor, atau di mana pun, yang penting berdaya dan bahagia.

Perayaan Kartini adalah hal unik yang tak dimiliki bangsa lain. Di Amerika, tak ada perempuan yang mengenang tokoh emansipasi dengan memakai gaun vintage ke kantor. Di Prancis, tak ada peringatan yang bikin kantor mendadak jadi galeri kebaya. Tapi di Indonesia, kita melakukannya dengan penuh gaya dan makna. Sebab di sini, perjuangan itu bisa ditampilkan lewat anggunnya langkah kaki di koridor kantor dan semangat yang mengalir di balik kain bordir.

Perempuan Indonesia itu ibarat sambal tampak lembut, tapi pedasnya bisa bikin semangat berkobar. Dan Hari Kartini bukan sekadar tanggal merah di kalender, tapi pengingat bahwa emansipasi tak harus kaku. Bisa dibalut kebaya, ditenun dari tawa, dan dihidangkan dalam bentuk semangat yang menginspirasi.

Dari ruang kerja hingga ruang hati, perempuan Indonesia selalu punya cara sendiri untuk bersinar kadang dengan proposal, kadang dengan panci, tapi selalu dengan cinta. Perempuan Indonesia itu seperti rendang dibuat dari rempah-rempah perjuangan, dimasak dengan kesabaran, dan hasilnya tahan lama serta bikin semua orang rindu rumah. Selamat Hari Kartini! Tetaplah jadi perempuan hebat, meski kadang pakai daster, kadang pakai kebaya, tapi semangatnya tetap sama perempuan bukan pelengkap, tapi penggerak!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan Persetujuan Kelas Jabatan Pemkab Muba Selesai Diverifikasi

    Usulan Persetujuan Kelas Jabatan Pemkab Muba Selesai Diverifikasi

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN  Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah selesai melakukan verifikasi dokumen Kelas Jabatan Kabupaten Muba bertempat di Ruang Rapat LT. 3 Kementerian PAN RB Jakarta, Rabu (15/5/2019) sekaligus juga Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, Drs Apriyadi MSi melakukan validasi atas usulan persetujuan Kelas Jabatan Pemkab Musi Banyuasin. Deputi SDM Kementerian PAN RB yang diwakili oleh […]

  • Pasar Murah Pemkot Palembang, Masyarakat Serbu Sembako Harga Rp50 Ribu

    Pasar Murah Pemkot Palembang, Masyarakat Serbu Sembako Harga Rp50 Ribu

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    Palembang – Pemerintah kota Pelembang melalui Dinas Perdagangan menggelar pasar murah ramadhan di lapangan parkir monpera Jumat (10/5/2019).Dihari pertama dibukanya pasar tersebut, ratusan masyarakat setempat dan pengguna jalan langsung memadati stand sembako murah seharga RP. 50.000 perpaket. Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, bahwa saat bulan puasa ini harga sembako biasanya mengalami pelonjakan […]

  • Di Palembang, UNBK  Hanya Diikuti 24 SMP Negeri

    Di Palembang, UNBK Hanya Diikuti 24 SMP Negeri

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Dinas Pendidikan Kota Palembang menyebutkan hanya 24 SMP Negeri dari 97 SMP Negeri di Palembang yang mengikutiUjian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 22 April mendatang menyusul peran serta masyarakat masih sangat minim. “Ada 97 SMP Negeri dan swasta di Palembang, yang akan mengikuti UNBK pada 22 April nanti,” ungkap Kasi Kurikulum SMP, Dinas […]

  • Menag Terbitkan SE Terkait Panduan Ibadah Ramadan, Ini Isinya 

    Menag Terbitkan SE Terkait Panduan Ibadah Ramadan, Ini Isinya 

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 871
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama (Kemenag) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H/2021 M. SE tersebut antara lain mengatur tentang diizinkannya kegiatan buka puasa bersama, salat berjemaah (lima waktu, tarawih, dan witir), tadarus Al-Qur’an, serta iktikaf, dengan jumlah kehadiran maksimal 50% dari kapasitas masjid atau musala. Surat edaran juga mengatur bahwa kegiatan […]

  • Bromo Terbakar Lagi, Ada yang Sedang Dibongkar di Balik Api

    Bromo Terbakar Lagi, Ada yang Sedang Dibongkar di Balik Api

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Api kembali muncul di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kebakaran yang terjadi lagi di kawasan konservasi tersebut kini tidak hanya berujung pada upaya pemadaman, tetapi juga memunculkan pertanyaan soal penyebab dan kemungkinan adanya pelanggaran. Kementerian Kehutanan mulai membedah peristiwa itu dengan melibatkan sejumlah ahli. Pemeriksaan dilakukan untuk mencari tahu bagaimana kebakaran […]

  • Internet Desa Jadi Solusi Warga di Masa Pandemi

    Internet Desa Jadi Solusi Warga di Masa Pandemi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    KEBERADAAN Internet gratis yang diberikan kepada masyarakat Sumsel, kini semakin dirasakan dimasa Pandemi Covid-19. Hampir semua bidang terbantu akan kehadiran jaringan  internet tersebut. Seperti dalam Bidang Pendidikan, pengelolaan  pemerintahan desa, pertanian dan lainnya. Setiap desa diberikan dua titik hotspot atau pancaran akses internet gratis tersebut dengan kecepatan internet 5 Mbps setiap bulannya. Kantor desa dan […]

expand_less
WordPress Archive CSS3 Tooltips For WordPress CSS3 Vertical Web Pricing Tables CSS3 Vertical Web Pricing Tables for WordPress CSV Importer Jetpack CRX Addon CSV User Importer CTL Arcade – WordPress Plugin CTL Woocommerce Search by SKU Ctx Feed Pro - woocommerce product feed manager Cuber | Responsive Multipurpose WordPress Theme Cubez – Creative WordPress Showcase Portfolio Theme