Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Dulu Hits, Sekarang Lenyap? Saatnya Rumput Laut Bangkit Lagi!

Dulu Hits, Sekarang Lenyap? Saatnya Rumput Laut Bangkit Lagi!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
  • visibility 1.311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Dulu, budidaya rumput laut di Kepulauan Seribu itu kayak band legendaris—jaya di masanya, banyak penggemarnya, tapi tiba-tiba redup gara-gara banyak faktor, salah satunya si “penyakit ice-ice.” Bukannya es segar yang bikin adem, penyakit ini malah bikin petani rumput laut nangis di pojokan karena panen gagal total. Alhasil, banyak yang pensiun dari dunia per-rumput-lautan dan beralih ke usaha lain yang lebih cuan.

Tapi eh tapi, pemerintah nggak tinggal diam! Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sekarang punya proyek keren: percontohan budidaya rumput laut di Pulau Kongsi. Misi utamanya? Bikin rumput laut naik daun lagi, bukan cuma buat lingkungan tapi juga buat isi kantong masyarakat. SFV alias SMART Fisheries Village jadi panggung utama buat eksperimen ini—bukan cuma sekadar tanam dan panen, tapi juga ajang edukasi, penyuluhan, bahkan inkubasi bisnis. Gaya banget kan?

Nah, meskipun sekarang Kepulauan Seribu makin hits sebagai destinasi wisata, SFV tetap semangat ngajak masyarakat buat ngelirik lagi bisnis rumput laut. Pokdakan Cottoni Jaya dari Pulau Pari jadi bintang utama dalam proyek ini. Dengan bantuan teknologi dan penyuluhan, mereka bisa produksi 8,8 ton rumput laut kering tahun lalu! Makin mantap kan?

Yang bikin tambah asik, SFV ini juga jadi tempat magang buat mahasiswa dari berbagai kampus. Ada yang belajar teknik budidaya, ada yang ngulik kualitas air biar rumput laut tumbuh kece. Bayangin, tahun ini aja ada 29 mahasiswa yang gabung! Bisa jadi generasi baru petani rumput laut yang lebih melek teknologi dan inovasi.

Tapi, bisa nggak sih rumput laut beneran comeback? Ini bukan sekadar nostalgia masa lalu. Kalau percontohan di Pulau Kongsi sukses, bukan nggak mungkin rumput laut bisa jadi sumber pendapatan yang stabil lagi. Soalnya, sekarang polanya beda. Ada standar SNI, ada pendampingan, ada teknologi, dan yang paling penting: ada semangat buat bangkit.

Memang sih, tantangannya masih ada. Mulai dari perubahan tata ruang yang bikin lahan budidaya makin terbatas, hingga kompetisi dengan sektor wisata yang makin merajalela. Tapi kalau ada strategi yang tepat, seperti sinergi antara budidaya dan pariwisata, ini bisa jadi paket kombo yang keren. Bayangin kalau ada wisata edukasi di Kepulauan Seribu, di mana turis nggak cuma snorkling tapi juga belajar budidaya rumput laut, bahkan ikut panen. Bisa jadi nilai jual baru, kan?

Selain itu, tren global juga lagi ngarah ke produk-produk berbasis rumput laut. Dari makanan sehat, kosmetik, sampai bio-plastik, semuanya bisa dikembangkan dari si hijau laut ini. Kalau Indonesia bisa ambil bagian lebih besar dalam industri ini, bukan cuma petani yang senang, tapi ekonomi daerah pun bisa ikut terdongkrak.

Jadi, buat kalian yang mikir budidaya rumput laut itu cuma buat generasi lama, mending pikir ulang deh! Siapa tahu, ini bisa jadi peluang bisnis masa depan yang nggak kalah kece dari usaha kafe kekinian. Ya, siapa tahu kan? Bisa jadi, rumput laut adalah “green gold” berikutnya yang bakal bikin Kepulauan Seribu makin bersinar.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah Muba Buat Mulus Jalan yang Hubungkan Tiga Desa di Tungkal Jaya

    Langkah Muba Buat Mulus Jalan yang Hubungkan Tiga Desa di Tungkal Jaya

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    – Infrastruktur jalan pedesaan di Muba terus dikebut dilakukan pembangunan dan perbaikan. Kini, giliran jalan pedesaan di Kecamatan Tungkal Jaya yang mana Selasa (2/1/2024) siang di cek langsung oleh Pj Bupati Apriyadi Mahmud. Sedikitnya anggaran sebesar Rp14.905.697.000,00 dikucurkan Pj Bupati Apriyadi Mahmud melalui Dinas PUPR Muba memperbaiki jalan penghubung tiga desa yakni Jalan Sri Mulyo-Sinar […]

  • Antisipasi Kemacetan, Gubernur Sumsel Groudbreaking Flyover Simpang Skip Palembang  

    Antisipasi Kemacetan, Gubernur Sumsel Groudbreaking Flyover Simpang Skip Palembang  

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.162
    • 0Komentar

    UNTUK mengurai  kemacetan yang kerap terjadi di simpang skip atau tepatnya di perempatan  angkatan 66 dari Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan R  Sukamto Palembang, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemkot Palembang dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun flyover yang ditandai dengan Groundbreaking oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru  Selasa (7/6). Menurut  Herman Deru pembangunan flyover yang […]

  • Selangkah Lagi Bupati Muba Sandang Gelar Doktor

    Selangkah Lagi Bupati Muba Sandang Gelar Doktor

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.520
    • 0Komentar

    DIAM-diam rupanya Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin selangkah lagi bakal menyandang gelar Doktor. Suami Thia Yufada tersebut mengikuti sidang tertutup naskah disertasi di Ruang Sidang Program Pascasarjana FISIP Universitas Padjajaran Gedung A Lantai 2 dan dinyatakan lulus oleh penguji. Di jenjang pendidikan Doktor jurusan Administrasi Publik Program Pascasarjana FISIP Unpad ini, putra […]

  • Alex  Sebut Sungsang Cocok  Jadi Desa Wisata

    Alex  Sebut Sungsang Cocok  Jadi Desa Wisata

    • calendar_month Minggu, 6 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    Daerah ini nantinya akan lebih ramai dan dampaknya juga terasa bagi perekonomian masyarakat Sungsang.

  • tol-palembang-indralaya

    Catat..! Kalo Tak Ada Hambatan Warga Palembang Bisa Gunakan Tol Palindra

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.640
    • 0Komentar

    PT Hutama Karya mengklaim dalam waktu dekat warga Palembang, Sumsel akan menikmati jalan tol Palembang – Indralaya (Palindra) sepanjang 22 km.

  • Muba, “Beguyur” Relokasi Rumah Warga di Bantaran Sungai Musi

    Muba, “Beguyur” Relokasi Rumah Warga di Bantaran Sungai Musi

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 939
    • 0Komentar

    RASA aman, nyaman dan tentram warga masyarakat Musi Banyuasin sangat diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi. Untuk itu, Bupati Dodi Reza beserta jajarannya sangat memperhatikan betul kondisi dan kebutuhan warganya di Kabupaten Muba dengan berbagai program inovatif. Terutama melihat kondisi […]

expand_less
WordPress Archive Wixi – Personal Portfolio WordPress Theme Wizard – WordPress Affiliate Marketing Plugin for Niche Review Websites Woffice - Intranet, Extranet & Project Management WordPress Theme Woki – Creative Agency Elementor Template Kit Wokiee – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Wolt – Electrician Repair Services & Lighting Store WordPress Theme Women’s Foundation Non-Profit WordPress Elementor Template Kit Woncep – Fashion WooCommerce WordPress Theme Woo Advanced Product Shipping Woo Cart – Slide Cart / Floating Cart For WooCommerce