Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Alokasi subsidi pupuk naik jadi 9,55 juta ton, Pusri gelar sosialisasi

Alokasi subsidi pupuk naik jadi 9,55 juta ton, Pusri gelar sosialisasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
  • visibility 5.305
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,   – Pemerintah telah menetapkan alokasi subsidi pupuk untuk petani sebesar 9,55 juta ton atau meningkat 2 kali lipat dari yang sebelumnya 4,7 juta ton. Penambahan alokasi subsidi pupuk ini tertuang pada Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 249 Tahun 2024 dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Permentan Nomor 10 Tahun 2022.

Dengan penambahan alokasi  subsidi tersebut, PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar acara sosialisasi penambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada petani, pemilik kios, distributor, dan dinas pertanian di Sumatera Selatan (Sumsel).

Sosialisasi ini merupakan kolaborasi antara Pupuk Indonesia, Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Sumatera Selatan, Ombudsman, dan Satgassus Pencegahan Korupsi POLRI. Pada kegiatan ini, Pupuk Indonesia diwakili Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, Daconi Khotob.

Daconi menerangkan  Pupuk Indonesia Grup mendukung proses produksi dan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan dengan lancar, tepat sasaran, dan mudah ditebus oleh petani terdaftar. Pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan alokasi kuota pupuk bersubsidi pada tahun anggaran 2024 dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton.

“Sebagai BUMN yang mengemban mandat untuk menopang ketahanan nasional, Pupuk Indonesia siap memenuhi penambahan alokasi pupuk bersubsidi serta mengawasi proses distribusi dan penebusan yang tepat sasaran hingga pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani,” jelas Daconi, dalam keterangan rilisnya, Selasa [7/5/2024].

Berdasarkan Kepmentan Nomor 249 Tahun 2024, Pemerintah telah menetapkan alokasi subsidi pupuk menjadi 9,55 juta ton. Adapun alokasi subsidi tersebut ditujukan kepada empat jenis, yaitu Urea, NPK, NPK Formula Khusus, dan yang terbaru adalah pupuk Organik. Penambahan alokasi terhadap empat jenis pupuk ini ditetapkan sebesar 4.634.626 ton untuk Urea, 4.278.504 ton untuk NPK, 136.870 ton untuk NPK Formula Khusus, dan pupuk Organik sebesar 500.000 ton.

Sejalan dengan penetapan kebijakan Permentan Nomor 01 Tahun 2024 dan Kepmentan Nomor 249 Tahun 2024,  Pupuk Indonesia telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebesar 1,4 juta ton atau mencapai 224 persen per tanggal 3 Mei 2024. Sementara stok pupuk bersubsidi untuk wilayah Sumatera Selatan tercatat sebesar 12.908 ton yang tersedia di gudang lini III. Adapun rinciannya pupuk urea sebesar 5.830 ton dan NPK sebesar 6.379 ton.

Sementara dari sisi penyaluran, sampai dengan 3 Mei 2024, Pupuk Indonesia berhasil menyalurkan pupuk bersubsidi sebesar 54.655 ton yang terdiri dari 27.874 ton Urea dan 26.782 ton NPK Phonska. Lalu, secara nasional Pupuk Indonesia juga telah berhasil menyalurkan pupuk bersubsidi sebesar 1,77 juta ton atau setara 18,6 persen dari total alokasi subsidi pupuk yang sebesar 9,55 juta ton.

 

Petani penuhi kriteria

Sementara itu, penambahan alokasi pupuk subsidi bisa dimanfaatkan oleh petani terdaftar atau petani yang memenuhi kriteria sesuai Permentan Nomor 01 Tahun 2024 yaitu tergabung dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).

Adapun pupuk bersubsidi ini diperuntukan bagi petani yang melakukan usaha tani subsektor tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, serta subsektor tanaman hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih, dan subsektor perkebunan seperti tebu rakyat, kakao, dan kopi.

Dari jenis-jenis usaha tani tersebut, ditetapkan bahwa kriteria luas lahan yang diusahakan maksimal 2 hektar termasuk di dalamnya petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pada aturan baru ini, Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dapat dievaluasi 4 (empat) bulan sekali pada tahun berjalan. Dengan kata lain, petani yang belum mendapatkan alokasi bisa menginput pada proses pendaftaran pada proses evaluasi di tahun berjalan.

Tidak sampai di situ, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi kepada petani penerima pupuk bersubsidi bahwa tambahan alokasi dapat ditebus dengan mudah menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di kios resmi.

Penebusan pupuk menggunakan KTP ini dapat dilakukan karena saat ini seluruh kios resmi telah dilengkapi dengan aplikasi i-Pubers (Integrasi Pupuk Bersubsidi). Lewat aplikasi i-Pubers, pemilik kios dapat melakukan verifikasi data melalui pemindaian KTP asli petani sehingga pupuk bersubsidi bisa didapatkan oleh petani yang berhak dengan mudah.

”Kami berharap kepada seluruh peserta, khususnya ketua kelompok tani kegiatan sosialisasi kebijakan pupuk bersubsidi ini, dapat memberikan edukasi tentang adanya penambahan alokasi subsidi pupuk tahun anggaran 2024. Di samping itu kami juga berharap petani dapat menebus pupuk bersubsidi dengan mudah menggunakan KTP. Petugas kios akan dengan sigap mendampingi dan mengawal proses penebusan pupuk agar pupuk bersubsidi bisa dimanfaatkan petani yang berhak sesuai dengan ketentuan,” tutup Daconi.

Sosialisasi kebijakan pupuk bersubsidi tentang penambahan alokasi yang digelar di Harper Palembang, Sumatera Selatan dihadiri sekitar 200 peserta yang berasal dari Kepala Dinas Pertanian tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan, Tim Verval Kecamatan di Provinsi Sumatera Selatan, Distributor, pemilik kios/pengecer, dan kelompok tani di Provinsi Sumatera Selatan.[***]/ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Raya Natal, Dodi Reza Silaturahmi ke Kediaman Tokoh Umat Kristiani

    Hari Raya Natal, Dodi Reza Silaturahmi ke Kediaman Tokoh Umat Kristiani

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dodi Reza didampingi Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi serta Kepala Perangkat Daerah Muna menyambangi kediaman Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk. “Semoga natal tahun ini menjadi momentum penyemangat untuk selalu bersama-sama menjaga zero konflik di Muba,” ungkap Dodi Reza. Setelah menyambangi kediaman Kapolres Muba, kandidat Doktor Universitas Padjajaran tersebut bertolak […]

  • Senin,Ribuan OJOL di Palembang Bakal Lakukan Aksi 234 di DPRD Sumsel

    Senin,Ribuan OJOL di Palembang Bakal Lakukan Aksi 234 di DPRD Sumsel

    • calendar_month Jumat, 20 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.545
    • 0Komentar

    Ribuan pengemudi ojek online (OJOL) yang mengatasnamakan  Pendukung Gerakan Aksi 234 Lintas Komunitas Palembang akan melakukan aksi di DPRD Provinsi Sumsel, Senin (23/4/2018).Mereka rencananya akan menuntut tarif Rp3.000 per km serta performa menjadi 40%.

  • Gempa Lombok Tewaskan 91 Orang

    Gempa Lombok Tewaskan 91 Orang

    • calendar_month Senin, 6 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.149
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, Lombok – Gempa Lombok, 7.0 Skala Richter (SR) di Nusa Tenggara Barat (NTB) minggu malam menyebabkan 91 orang tewas. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Agung Pramuja, melalui keterangan tertulis yang diterima Senin dini hari mengutip Antara merincikan dari 91 korban tersebut, 65 orang merupakan warga […]

  • Nespresso Luncurkan Konsep Keberlanjutan Baru – RE:FARM Bermitra dengan K11 Musea & Common Farms

    Nespresso Luncurkan Konsep Keberlanjutan Baru – RE:FARM Bermitra dengan K11 Musea & Common Farms

    • calendar_month Sabtu, 22 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.930
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR  – Nespresso dengan bangga mempersembahkan RE:FARM, pameran pengalaman terbatas waktu yang menyoroti perjalanan melingkar penuh kopi – dari kapsul hingga cangkir ke meja makan – semuanya di bawah satu atap. RE:FARM akan berlangsung dari September 2022 hingga Juni 2023 dan konsumen dapat melihat, menyentuh, dan merasakan sendiri hasil dari […]

  • Tiga Alasan Pelemahan Rupiah Kini Berbeda dengan Krisis 1998

    Tiga Alasan Pelemahan Rupiah Kini Berbeda dengan Krisis 1998

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.102
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Kecenderungan rupiah bergerak melemah terhadap dollar Amerika Serikat masih berlanjut. Kemarin, rupiah menyentuh Rp 14.815 per dollar AS, level terendah dalam 20 tahun terakhir. Namun, kendati semakin dekat dengan level pada saat krisis moneter 1998, pelemahan rupiah saat ini sebenarnya sangat jauh berbeda dibandingkan dengan situasi saat krisis, dua dekade silam tersebut. […]

  • Kalau Hutan Rusak, Dendanya Bukan Receh

    Kalau Hutan Rusak, Dendanya Bukan Receh

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.434
    • 0Komentar

    Menebang Pohon di Sumsel Bukan Lagi Urusan Parang, Salah Kaprah, Rekening Ikut Tumbang PERNAH “dak ngeraso,” dulu menebang pohon itu kayak urusan dapur belakang asal kuat parang, urusan selesai, sekarang? salah kaprah sedikit, yang tumbang bukan cuma pohon, tapi rekening ikut tumbang. Di Sumatera Selatan hari ini, urusan hutan tak lagi bisa dipandang santai. Negara […]

expand_less
WordPress Archive Cryptodax – Cryptocurrency & Blockchain Elementor Template Kit Cryptoking – Bitcoin & ICO Theme Cryptokit – Blockchain Cryptocurrency Elementor Template Kit Cryptopia – NFT Crypto Sales Elementor Template Kit Cryptoxo – Cryptocurrency Blockchain & Bitcoin Elementor Template Kit Cryptoz | ICO And Crypto WordPress Theme Cryptrex | Cryptocurrency & Mining WordPress Theme Cryptro - Cryptocurrency, Blockchain , Bitcoin & Financial Technology Cryptum – Luxurious Cryptocurrency Material Design Admin Dashboard CrystalSkull – Gaming Magazine WordPress Theme