Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Minimnya Pendidikan Masyarakat di Daerah Pedalaman

Minimnya Pendidikan Masyarakat di Daerah Pedalaman

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
  • visibility 2.126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RANAH pendidikan menjadi salah satu hal yang paling  dibutuhkan oleh setiap individu  Pendidikan ini tidak mengenal usia tua ataupun muda dan sesuai dengan perkembangan teknologi sekarang ini dimana kita bisa memperoleh pendidikan tersebut dengan mudahnya.

Pendidikan merupakan langkah penting untuk membawa kehidupan menjadi lebih baik dan merupakan salah satu indikator penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa. Dengan pendidikan, kita dapat memiliki banyak pengetahuan mengenai berbagai hal sehingga mampu menilai dan menempatkan diri ke posisi yang tidak terpikirkan sebelumnya. Semua masyarakat memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pasal 31.

Tetapi pada kenyataanya, kondisi yang terjadi di Indonesia mengenai pendidikan tidak sesuai dengan pasal-pasal tersebut. Indonesia merupakan wilayah yang sangat luas yang terdiri dari ribuan pulau sehingga tidak heran jika banyak sekali permasasalahan yang timbul, terutama masalah yang terjadi di sektor pendidikan. Pendidikan yang ideal menurut Badan Standar Nasional Pendidikan adalah harus memiliki sarana prabot, pralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya.

Namun dalam keadaan real dimasyarakat pedesaan, hal ini masih belum bisa dicapai tanpa diketahui sebab pastinya, padahal pemerintah telah menganggarkan sekurang-kurangnya 20% dari APBD dan APBN untuk keperluan atau kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

Banyak sekali aspek yang menyebabkan daerah terpelosok memiliki tingkat pendidikan yang rendah, diantaranya tidak adanya fasilitas yang cukup untuk menunjang proses pembelajaran, minimnya tenaga pendidik juga menjadi faktor penyebab rendahnya pendidikan di daerah terpencil. Kemudian jika dilihat dari akses ke sekolah yang sulit, serta dari faktor kemiskinan anak-anak yang dibawah umur di mana anak tersebut harus membantu ekonomi keluarganya sehingga menyebabkan pendidikannya terhambat. Keadaan tersebut menyebabkan banyak sekali sekolah di daerah terpencil yang tertinggal jika dibandingkan dengan sekolah yang berada di kota-kota besar.

Kemudian kemendikbud Ristek Nadiem Makarim menjelaskan solusi dan upaya dalam mengatasi kualitas pendidikan di sekolah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Salah satunya adalah memberikan dana BOS untuk sekolah di daerah yang tertinggal.

 

Bagaimana realisasinya?

Solusi yang diberikan oleh pemerintah melalui dana BOS tidak begitu dirasakan dampaknya oleh sekolah-sekolah di daerah terpencil. Seharusnya pemerintah tidak hanya memberi anggaran untuk memperbaiki masalah, tetapi juga harus memperhatikan bahwa anggaran tersebut sudah tersebar dengan merata sampai ke pelosok daerah serta memantau pengunaan dana tersebut agar semua sekolah yang ada di Indonesia memiliki fasilitas yang cukup untuk menaikkan mutu Pendidikan Indonesia.

Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan pendidikan adalah memberikan sosialiasi terhadap masyarakat mengenai urgensi pendidikan, mewajibkan menempuh pendidikan selama 12 tahun, memperbaiki kualitas guru, melengkapi sarana dan prasarana pendidikan di sekolah terpencil, terutama di sekolah yang berada di daerah pelosok yang sulit untuk mendapat perhatian. Dan juga seharusnya Pemerintah bersangkutan lebih berperan aktif dalam penyelenggaran pendidikan di setiap wilayah di suatu negara, bukan hanya pada daerah kota-kota besar saja namun juga aktif dalam penyelenggaraan pendidikan di wilayah pedesaan.[***]

 

 

Penulis : Dicky Pratama

Mahasiswa FISIP UIN Raden Fatah

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sumsel Sebut Venue Dayung Terbaik di Asia

    Gubernur Sumsel Sebut Venue Dayung Terbaik di Asia

    • calendar_month Minggu, 15 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 959
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumsel Alex Noerdin, mengatakan venue dayung yang ada di Jakabaring merupakan fasilitas olahraga yang membanggakan tidak hanya bagi warga Sumsel tapi juga Indonesia. Karena venue ini digadang-gadangkan sebagai salah satu venue terbaik di Asia bahkan sudah diakui Presiden Federasi Kano Asia, Mr Narita beberapa waktu lalu. “Venue ini berstandar internasional dan […]

  • Enam Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ini Yang Kedelapan Kalinya

    Enam Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ini Yang Kedelapan Kalinya

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    ENAM juta dosis bahan baku vaksin CoronaVac dari Sinovac kembali tiba di Indonesia, Minggu (18/04/2021. Kedatangan vaksin kali ini merupakan kedatangan yang kedelapan dari keseluruhan vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia sejak kedatangan pertama pada 6 Desember 2020. Pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA-891 yang membawa vaksin tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira […]

  • Ultimatum Habis, 6 Bangunan di Demang Dibongkar Paksa

    Ultimatum Habis, 6 Bangunan di Demang Dibongkar Paksa

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUASANA di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Rabu (1/4/2026), tak seperti biasanya. Bukan deru kendaraan yang mendominasi, melainkan suara alat berat yang perlahan merobohkan bangunan satu per satu. Ultimatum sudah lewat, tak ada lagi ruang tawar menawar. pembongkaran pun dimulai. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang turun langsung bersama jajaran TNI, Polri, dinas […]

  • Benarkah KEK TAA di Sumsel Selama 10 Tahun Vakum ?

    Benarkah KEK TAA di Sumsel Selama 10 Tahun Vakum ?

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Dibutuhkan percepatan perubahan peraturan daerah tentang RT/RW Kabupaten Banyuasin.

  • Badai Pasti Akan Berlalu, Tapi Krisis Iklim Membuatnya Lebih Merusak

    Badai Pasti Akan Berlalu, Tapi Krisis Iklim Membuatnya Lebih Merusak

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    NEW YORK dilanda banjir bandang kemarin akibat hujan ekstrem yang dibawa Badai Ida hingga dikeluarkan status darurat banjir bandang untuk pertama kalinya. Badai Ida sebelumnya melanda kawasan selatan Amerika Serikat, lalu bergerak ke arah utara Walikota New York City Bill de Blasio menggambarkan banjir dan cuaca ini sebagai “peristiwa cuaca bersejarah“. Berbagai rekor terpecahkan, seperti terjadi […]

  • Ini Pesan Kapolda Sumsel Terkait Pilkada Sumsel 2018

    Ini Pesan Kapolda Sumsel Terkait Pilkada Sumsel 2018

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    Semua pasangan calon mensukseskan demokrasi di Sumatera Selatan.

expand_less
WordPress Archive Vollemobel – Furniture WooCommerce WordPress Theme Volos – One Page Resume WordPress Theme Volt – Newspaper & Magazine WordPress Theme Voltech – Tech & Digital Startup Company Elementor Template Kit Voltee – Volunteering Service Elementor Template Kit Vontex – Digital Agency Elementor Template Kit Vorsa – Portfolio & Agency WordPress Theme Vosio – Creative WordPress Portfolio VOX Radio – Online Radio Streaming Voxel - Multi Purpose Wordpress Dynamic Theme