Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Kartu Sakti VS Kartu Administrasi

Kartu Sakti VS Kartu Administrasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
  • visibility 1.955
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pada masa pandemi dan pasca covid-19, salah satu kebijakan strategis pemerintah untuk menanggulangi virus salah satunya melalui program vaksin bagi masyarakat. Hal ini tertuang dalam kebijakan yang tertuang dalam peraturan presiden RI Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Saat kebijakan ini diterapkan, berbagai isu muncul seperti halnya pemerintah menggiring masyarakat mengikuti vaksin ini dengan  cara mewajibkannya sebagai syarat untuk mendapatkan Bantuan  Langsung Tunai (BLT) ataupun bantuan-bantuan lainnya. Tidak hanya itu, isu pemerintah juga mewajibkan vaksinasi untuk syarat utama pembuatan KTP dan Kartu Keluarga serta pembayaran pajak. Pola penerapan kebijakan ini, menginmgatkan kita pada sebuah teori kekuasaan yang menyatakan bahwa negara dapat melakukan pemaksaan dalam menjalankan kebijakannya bahkan dengan menggunakan kekerasan. Dalam konteks ini, secara sederhana dapat kita lihat bahwa pemerintah dalam memenuhi target vaksinasi “mengancam” atau “memaksa” warga negara narasi tidak dapat mengakses fasilitas publik apabila tidak berkenan vaksin.  Masih terekam dalam memori kitya bersama, kartu vaksin menjadi persyaratan mutlak bagi warga negara untuk berpergian dengan menggunakan maskapai penerbangan, kereta api, Bis dan fasilitas publik lainnya, bahkan hingga saat ini kewajiban vaksin booster masih menjadi kewajiban untuk mengakses transportasi kereta api.

Padahal, setiap kehidupan kita bersinggungan dengan asas kebebasan berperilaku dan berpendapat. Kartu sakti yang dimaksud disini adalah kartu vaksin yang pada masa puncak pendistribusian vaksin kepada masyarakat menjadi tolak ukur keterbatasan aktivitas administrasi masyarakat jika tanpa melakukan vaksin yang semestinya kegiatan administrasi tidak berkaitan dengan cara pemerintah mendistribusikan vaksin akan tetapi karena isu ini digiring maka seperti menjadi sebuah tolak ukur dalam pemenuhan kegiatan administrasi. Secara sederhana poin yang ingin disampaikan adalah, vaksin dalam rangka penanggulangan dan pencegahan Covid 19 harus disampaikan pemerintah secara subtantif dan komprehensif, publik mempunyai hak untuk mendapatkan edukasi pentingnya vaksin sehingga persepsi publik terhadap vaksin tidak hanya dalam wilayah prosedural dan administratif ansich.

Tentunya dalam hal penerimaan vaksin ini masyarakat tidak hanya dituntut dengan hal-hal baku seperti ini, karena penolakan melakukan vaksin bukan karena ketidak mauan masyarakat akan tetapi terdapat banyak pertimbangan yang salah satu nya kurangnya sosialisasi pemerintah tentang kebutuhan masyarakat akan vaksin ini.

Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah kehilangan legitimasi dalam penangangan virus Covid 19, kegagapan dan ketidakkonsistenan pada masa awal penanggulangan membuat publik kehilangan kepercayaan atas kebijakan pemerintah, sehingga memunculkan banyak penolakan dari publik.

Seharusnya, pemerintah bisa fokus dalam pemberian keilmuan dan pemahaman tentang menjaga kesehatan dengan cara berperilaku hidup bersih dan sehat dan pemenuhan fasilitas-fasilitas kesehatan1ainnya tanpa harus menggiring pembatasan administrasi untuk melakukan vaksinasi.

 

Penulis : Norma Juainah, M.Si

Dosen Prodi Ilmu Politik

FISIP UIN Raden Fatah Palembang

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantapkan Persiapan, Dinkominfo Muba siap Bawa Harum Kabupaten dan Provinsi Sumsel 

    Mantapkan Persiapan, Dinkominfo Muba siap Bawa Harum Kabupaten dan Provinsi Sumsel 

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 752
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Meskipun kompetisi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dilaksanakan pada bulan  Oktober 2023 mendatang. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Herryandi Sinulingga kini sudah mulai fokus melakukan persiapan guna mengharumkan nama daerah dan Provinsi Sumatera Selatan yang diwakilinya. pada kompetisi di 27 – 28 Oktober 2023 yang akan berlangsung di Gedung Balai […]

  • Malaysia (FIM) Tawarkan Beasiswa untuk Talenta Kuliner Muda Melalui Program Chef Muda Mahsuri

    Malaysia (FIM) Tawarkan Beasiswa untuk Talenta Kuliner Muda Melalui Program Chef Muda Mahsuri

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.854
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, PETALING JAYA, MALAYSIA – Media OutReach – Pada 12 Juli, Mahsuri Food Sdn. Bhd. (“Mahsuri”) mengumumkan komitmennya untuk memberikan kembali kepada masyarakat melalui program Chef Muda Mahsuri dengan memberikan kesempatan beasiswa kepada calon warga Malaysia yang ingin mengasah keterampilan kuliner mereka melalui Certificate of Attendance in Malay Dishes Course di Food Institute of Malaysia […]

  • Rektor UIN Raden Fatah Submit Borang UI Green Metric 2021

    Rektor UIN Raden Fatah Submit Borang UI Green Metric 2021

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.604
    • 0Komentar

    SETELAH melakukan serangkaian persiapan, baik teknis maupun non teknis, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Nyayu Khodijah, M.Si, secara resmi menekan tombol submit borang UI Green Metric Campus 2021, Minggu (31/10/01). Acara yang berlangsung di kampus A UIN Raden Fatah ini dihadiri oleh segenap tim Green Metric UIN Raden Fatah serta perwakilan unsur pimpinan fakultas. […]

  • Okta Diposisikan Tertinggi dalam Kemampuan untuk Mengeksekusi

    Okta Diposisikan Tertinggi dalam Kemampuan untuk Mengeksekusi

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 586
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Okta, Inc. (NASDAQ: OKTA), penyedia Identitas independen terkemuka, hari ini mengumumkan bahwa mereka telah diakui sebagai Pemimpin dalam Gartner Magic Quadrant 2022 untuk Manajemen Akses selama enam tahun berturut-turut. Selain itu, Okta menempati posisi tertinggi untuk Kemampuan Menjalankan di antara semua vendor untuk tahun kedua berturut-turut. Versi gratis dari laporan […]

  • Gubernur Sumsel : Wajib Hukumnya Temui Rakyat yang Kena Musibah

    Gubernur Sumsel : Wajib Hukumnya Temui Rakyat yang Kena Musibah

    • calendar_month Kamis, 8 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.097
    • 0Komentar

    Kemarin baru sampai dari Jakarta sudah sore, jadi baru sempat meninjau hari ini.

  • “Ketika Meutya Bertemu Della, Adu Kopi, Adu Digital & Mimpi Jadi Negara Maju”

    “Ketika Meutya Bertemu Della, Adu Kopi, Adu Digital & Mimpi Jadi Negara Maju”

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 613
    • 0Komentar

      DI SEBUAH ruangan ber-AC sedang-sedang saja di Jakarta Pusat, antara kipas angin yang sudah pensiun dini dan kalender dinding bertuliskan “Road to Indonesia Emas 2045”, terjadilah pertemuan yang tidak biasa tapi sangat bermakna. Ibu Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, duduk manis dengan senyum diplomatik sambil menatap tamunya Della Temenggung, Deputi Director dari program […]

expand_less
WordPress Archive Seihintech – Digital Product Elementor Template Kit Seil - A Responsive WordPress Blog Theme Selection – Elementor Addons Pack for WordPress Self-Hosted Google Fonts Pro Selin – Creative Coming Soon WordPress Plugin Seline – Creative Photography & Portfolio WordPress Theme Selio – Real Estate Directory Template Kit Sellbiz - Startup and Business Marketplace Elementor Template Kit Sellegance – Responsive and Clean OpenCart Theme Sellegance – Responsive WooCommerce Theme