Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » Diberi lebel bukan daerah endemis malaria & Sertifikat Eliminasi Malaria, begini ungkap Pj Bupati Muba

Diberi lebel bukan daerah endemis malaria & Sertifikat Eliminasi Malaria, begini ungkap Pj Bupati Muba

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
  • visibility 667
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABUPATEN Musi Banyuasin (Muba) secara tegas dan lugas dinyatakan Kementerian Kesehatan menjadi daerah yang bukan wilayah endemis Malaria.

Hal ini dipertegas dengan peraihan Sertifikat Eliminasi Malaria yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI) Budi Gunadi Sadikin pada puncak Peringatan Hari Malaria di Mandalika Lombok, Selasa (31/05/2022) lalu.

“Ya, jadi hari ini secara langsung Dinas Kesehatan Muba menyerahkan sertifikat eliminasi Malaria yang diperoleh dari Menteri Kesehatan,” ungkap Pj Bupati Muba, Drs Apriyadi Msi, Jumat (3/6/2022).

Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini menerangkan, ini menjadi nilai plus dari Kabupaten Muba dengan peraihan sertifikat tersebut.

“Tentu ini tidak bisa dipisahkan dengan kegetolan masyarakat, perangkat desa dan RT serta Dinkes Muba yang gencar menjaga kebersihan agar terhindar dari endemik Malaria,” terangnya.

Apriyadi juga mengatakan, bahwasanya Kabupaten Muba memiliki kondisi geografis. Daerah  Muba dapat disimpulkan merupakan daerah rawa-rawa, sungai besar dan sungai kecil, wilayah Muba juga terdapat danau-danau kecil dan lebak-lebak.

“Untuk itu, saya atas nama pemerintah Kabupaten Muba mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Saya tahu ini bukan hal yang mudah.  Dengan didapatkannya Sertifikat Eliminasi Malaria dari Pemerintah Pusat, bukan berarti upaya penanggulangan kasus malaria tidak diperhatikan lagi, namun justru predikat ini akan semakin meningkatkan sinergi, kerjasama semua pihak untuk mempertahankan predikat ini sebagai Kabupaten bebas malaria,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS mengatakan selain kebanggaan dengan mendapatkan sertifikat tersebut merupakan nilai tambah dan memberikan keyakinan kepada masyarakat di luar untuk berinvestasi dikarenakan daerah Musi Banyuasin bukan daerah endemis malaria.

“Terima kasih kepada seluruh yang sudah membantu mulai dari RT, Kades, dan Kades serta petugas kesehatan baik di desa maupun di puskesmas yang bersama-dama dalam melakukan survei komunitas,” imbuhnya.

“Harapan kita bisa mempertahankan wilayah kita dengan tetap menjaga lingkungan dan kebiasaan hidup sehat,” tandasnya.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alur Verifikasi Vaksinasi Bagi WNI dan WNA yang Divaksinasi di Luar Negeri

    Alur Verifikasi Vaksinasi Bagi WNI dan WNA yang Divaksinasi di Luar Negeri

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    WNI dan WNA yang divaksinasi di luar negeri tetap bisa mendapatkan sertifikat vaksinasi yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi. Alur verifikasi vaksinasi adalah dengan mengajukan verifikasi melalui situs web https://vaksinln.dto.kemkes.go.id/sign/in dengan mendaftar terlebih dulu. Setelahnya Data Individu dan Vaksinasi diverifikasi oleh Kementerian Kesehatan (bagi WNI) dan oleh masing-masing kedutaan (bagi WNA). Hasil verifikasi akan dikonfirmasi melalui email, lalu […]

  • Ketawa Itu Vitamin Gratis, Pak Lik & Sepedanya yang Kempes

    Ketawa Itu Vitamin Gratis, Pak Lik & Sepedanya yang Kempes

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    PERNAHKAH kamu melihat seseorang ketawa sampai perutnya kram, padahal hidupnya sedang dipenuhi masalah? Nah, itu seperti yang dialami Pak Lik minggu lalu. Pak Lik, pria paruh baya yang terkenal di kampung karena kelucuannya yang nggak pernah habis, tiba-tiba menghadapi “tragedi nasional” sepedanya kempes. Bayangkan, Pak Lik menuntun sepedanya yang ban depannya kempes sambil tersenyum lebar, […]

  • Temu Kangen dengan Mantan Ketua Komnas HAM Nurkholis

    Temu Kangen dengan Mantan Ketua Komnas HAM Nurkholis

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    SETELAH pada perayaan hari pertama Idul Fitri 1443 H, Senin (2/5/2022) kemarin menyempatkan diri halal bi halal dan silaturahmi ke Kecamatan Sanga Desa, Selasa (3/5/2022) Plt Bupati Beni Hernedi menyisir warga di Kecamatan Sungai Lilin khususnya di Pinang Banjar. Ketua PMI Muba ini menyempatkan diri menyambangi kediaman salah satu Tokoh Masyarakat (Tomas) Pinang Banjar yakni […]

  • Tabrak Motor Tongkang, 3 Selamat, 1 Hilang

    Tabrak Motor Tongkang, 3 Selamat, 1 Hilang

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.036
    • 0Komentar

    SEBUAH perahu kayu yang ditumpangi empat Warga Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin menabrak kapal Tongkang penarik Batu Bara yang lagi parkir. Akibat peristiwa naas itu, satu orang dilaporkan hilang dan saat ini dalam proses pencarian. Selasa (26/5/2020). Menurut Camat Rantau Bayur, Hasanul Hak mengatakan peristiwa tersebut terjadi, selasa saat korban bersama tiga orang temannya menaiki perahu […]

  • Nganyam Masa Depan, Emak-Emak Lawan Ketergantungan

    Nganyam Masa Depan, Emak-Emak Lawan Ketergantungan

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 628
    • 0Komentar

    KISAH ini bukan Cinderella yang sepatu kacanya tertinggal di Istana, namun kisah nyata tentang ibu-ibu Kulonprogo yang meninggalkan jejak anyaman di pasar ekspor, bermodalkan semangat, pelepah pisang, dan sedikit harapan yang dikepang rapat-rapat. Kalau dulu pelepah pisang cuma jadi rebutan kambing atau dibakar di dapur untuk mengusir nyamuk, sekarang ia naik pangkat menjadi bahan baku […]

  • Besok PON Dibuka, Menpora Tiba di Jayapura, Cek Pesiapan Pembukaan PON Papua

    Besok PON Dibuka, Menpora Tiba di Jayapura, Cek Pesiapan Pembukaan PON Papua

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (30/9/2021) pagi. Kehadiran Menpora Amali dan Menko PMK untuk melihat persiapan pembukaan dan jalannya pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Begitu tiba di ruangan VVIP Bandara Sentani, […]

expand_less
WordPress Archive wpDiscuz – Google reCAPTCHA wpDiscuz – Media Uploader wpDiscuz – myCRED Integration wpDiscuz – Online Users wpDiscuz – Private Comments wpDiscuz – Report and Flagging wpDiscuz – Subscription Manager wpDiscuz – Syntax Highlighter wpDiscuz User & Comment Mentioning wpDiscuz – Widgets